Beranda » Orbit Indonesia

Showing 1–30 of 65 results

Show sidebar

Linda dan Para Pemilik Mimpi

Rp 87.000 Rp 73.950

[BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI]

Mengapa sih orang dewasa kesulitan memahami anak-anak?

Linda yang berusia sebelas tahun gemas. Padahal sebelum dewasa, semua manusia kan pernah menjadi anak-anak. Termasuk mamanya yang berprofesi sebagai psikolog. Linda punya lusinan pertanyaan tak terjawab di kepalanya.

Hingga suatu malam, seorang anak lelaki mengetuk jendela kamarnya. Bersama dengan sepedanya yang bisa terbang, anak itu membawa Linda berpetualang. Ke bintang! Tempat mimpi anak-anak yang kini sudah dewasa berada.

Loss and Breakage

Rp 150.000 Rp 80.000

Joni Kimung dan Don Jarwo, dua pegawai The Internationale Hotel, menginisiasi Serikat Pekerja Muda Baru untuk menggantikan Serikat Pekerja Hotel Sejahtera yang mereka nilai tak lagi kapabel memperjuangkan hak-hak pegawai hotel dan restoran tempat mereka bekerja. Kemurkaan mereka terhadap SPHS ini juga dipicu lantaran tak ada kejelasan terkait uang loss and breakage yang mestinya menjadi hak mereka, juga keputusan sepihak dari manajemen untuk ‘menghabisi’ kontrak dari rekan sesama pekerja hotel.

Perjuangan yang dilakukan dua sekawan itu mesti berhadapan dengan pilihan-pilihan rumit yang tentu harus mereka pertanggungjawabkan. Kendati demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat juang mereka, malah apa yang coba mereka lakukan telah menginisiasi rekan-rekan sesama pekerja untuk melakukan perjuangan yang sama.

Panjang umur perlawanan!
Buruh hotel sedunia, bersatulah!

Yellow Ginkgo Leaves

Rp 80.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

It’s sort of funny when you realize it. How there seems to be a pattern that all objects, be it living or dead, follows. It might not be noticeable to most, but it’s woven into our veins. Our blood is from stardust. Our eyes hold entire galaxies. Our minds have the capacity to absorb information without end. And how there seems to be one true rule that we all abide by.

What was once alive will die. What was gone will be replaced.

Dua Mangkuk Harira

Rp 65.000

Jemaa el-Fna sudah larut kala itu
langit Maroko pekat menghitam—menggulung
seluruh terik mentari
dua bocah penjual mawar mengusik kita di bibir kota
sementara dua mangkuk harira dikepung asapnya
yang mengepul
dan perjalanan menuju gurun yang dingin
menjadi percakapan paling gigil
yang meremukkan penantian
“Carilah Tuhanmu dan kembali padaku.”
tapi waktu justru mematikan kita

Jakatronya Gue

Rp 70.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

Lahir dan besar di Jakarta, gue, Nuria Soeharto, melipir ke Bekasi bareng keluarga selepas SMA. Abis itu, kos di Depok buat sekolah S1. Setelah lulus, kerja di periklanan bareng Agus Makkie. Terus, setelah freelancing di bisnis ini selama hampir 10 tahun, gue nerusin sekolah S2 dan S3 di Paris, Prancis, lanjut nikah (dan pecah-kongsi) dengan bule Swedia, pindah hidup dari Prancis ke Swedia, lanjut Kosovo, nyambung Palestina. Dua belas tahun di Eropa, gue balik ke Jakarta, eh, Bekasi, demi ibu tercinta yang sekarang demensia.

Buku ini kumpulan cerita harian gedabrukan gue, temenan lagi sama keseharian Jakarta, eh Bekasi. Yah, kehidupan Jakarta coret, ‘dah, yang menurut teman gue si Agus Makkie itu, saking ‘seru’-nya jadi nyebutnya kudu: Jakatrooooo…!

Desita: Kisah Perjuangan Seorang Ibu dengan Gangguan Jiwa

Rp 80.000

Desita mendapat diagnosa Skizofrenia dan Gangguan Skizoafektif yang bisa pula berkembang menjadi Skizofrenia jenis Paranoid. Ini gangguan jiwa berat dan kronik, belum lagi kondisi Desita yang sedang hamil.

Bagi Anda yang ingin tahu seluk beluk penyandang gangguan jiwa yang aneh dan misterius, inilah novel unik yang tepat.

(Dr. Inu Wicaksana, Sp.KJ. Lulusan FK UGM, pernah bekerja 30 tahun di RSJ Magelang dan staf dosen luar biasa Bagian Psikiatri FK UGM & Penulis buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” dan “Misteri Jiwa dan Perilaku”)

***

Ini novel ringan tentang ODGJ, tetapi punya gambaran cukup lengkap tentang isi-isi pikiran dan perasaan si penderitanya juga para caregiver-nya. Saya kira, novel ini bisa membantu pembaca yang tertarik dengan isu-isu kesehatan jiwa, lebih memahami keadaan mental para ODGJ terutama yang mengalami Skizoafektif tipe Depresi. Juga membantu memahami bagaimana keadaan para caregiver yang mencoba berdamai dan tetap tabah saat menghadapi perilaku-perilaku ODGJ yang mulai tak masuk akal.

(Adis Yuniasih, S.Psi. Psikolog – Psikolog Klinis)

***

Cerdas! Christina Yoga mengambil latar cerita di rumah sakit jiwa dengan tokoh sentral pun seorang penyandang Skizoafektif di sana.

Konflik cerita yang pasti akan berbuah, berakar, dan bercabang-cabang menghasilkan kisah yang bikin pembaca terus menahan napas. Kalau haus cerita fiksi rasa biografi, baca deh novel ini.

(Anang YB – Mentor & Founder Akademi Penulis Buku)

Asmara Sang Kelana

Rp 85.000

Nyanyi lagu itu adalah senandung yang melagu dari kalbu seorang gadis yang suci nan murni mengagungkan cinta. Karenanya mengunggah kalbu sang pangeran dan menerbitkan benih cinta. Akan tetapi seperti apakah cinta itu dirasa, dipertahankan dan hendak dijadikan satu-satunya cara untuk menemukan bahagia?

“Betapa tak dapat kupersembahkan kesetiaan itu. Bukankah satu-satunya yang paling berharga yang kumili dan menjadi nilaiku sebagai kekasih adalah kesetiaan?”

Sembah Sayang

Rp 65.000

Penjual buku dijarah, ditamui puluhan aparat
Pula penjual miras, aparat menamuinya dan
menjarahnya

Lalu pedagang harus berdagang apa?
Hanya karena soal Aidit

Aparat ketakutan?

“Takut kok sama PKI, takut sama KPI!”

I Love You but I Lied

Rp 85.500 Rp 70.000

Not everyone deserve
your forgiveness

Sometimes you just
have to forget that
they ever existed

And walk away

Lintasan Waktu Lelaki Pemalu

Rp 58.000

Beberapa hari belakangan ini ku melihatmu dari
kejauhan, tak berani ku menemui dirimu dalam
keindahan yang dekat, hanya lewat surat ini ku dapat
rasakan dekat indahmu.

Memang ini awal yang terlalu cepat untuk
memasukkan dirimu ke dalam ruang hidupku, ketika
kau baru saja menginjakan kakimu di tempat ini.

Tapi maafkan aku yang hanya ingin berkenalan
dengan dirimu, dengan sederhana, lewat untaian kata,
pada secarik kertas, yang akan selalu ku kirim diam-
diam ke atas meja mu.

Salam,
Lelaki Pemalu

Amuk Angan

Rp 40.000

Puisi-puisi dalam buku ini, yang ditulis dalam rentang tahun 2016 hingga awal 2021, adalah sebagai cara untuk mengungkapkan angan penulis yang mengamuk terhadap segala sesuatu, mulai dari yang umum seperti cinta dan permasalahan seksualitas hingga yang lebih serius seperti semangat hidup dan pergulatan religiositas yang saya alami pada usia yang—ketika sedang menyusun buku ini—mendekati 25 tahun.

Lindungi Dirimu dengan APD (Anti Penyakit Degeneratif)

Rp 59.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak akses untuk membuka ilmu secara luas. Banyak yang berspekulasi tentang suatu penyakit dengan hanya mencari kesinambungan gejala yang dirasakan dari berbagai sumber yang beredar. Saat mencapai tahap lanjut usia, semakin banyak gejala yang bermunculan, dan semakin sulit mencari kesinambungan dari berbagai gejala tersebut. Lalu, apakah yang terjadi pada saaat fase lansia? Bagaimana gejala-gejala tersebut dapat timbul? Apakah yang dimaksud dengan penyakit menua?

Akhir-akhir ini banyak yang sudah mengetahui tentang berbagai penyakit degeneratif. Seperti misalnya hipertensi, kolesterol, asam urat, dan diabetes. Namun, apakah pendapat yang sering beredar di kalangan masyarakat itu merupakan fakta atau mitos? Apakah penyebab penyakit-penyakit degeneratif itu? Siapa saja yang harus diawasi? Bagaimana cara mengatasi dan mencegah penyakit-penyakit tersebut?

Buku ini menjawab pertanyaan tersebut. Di dalam buku ini dijelaskan secara rinci mengenai kesehatan lansia dan penyakit degeneratif. Buku ini tidak hanya ditujukan bagi tenaga kesehatan atau mahasiswa jurusan Kesehatan, tetapi juga dapat dibaca oleh masyarakat awam dengan penyakit yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Ocehan Kutang

Rp 59.000

Kutang adalah simbol pengekangan bagiku. Kutang menjadi bentuk pengekangan terhadap perempuan karena memakai kutang saat keluar rumah menjadi “keharusan” demi tidak mengganggu syahwat orang. Padahal, ketika aku memakai kutang, apalagi yang terlalu kencang, payudaraku merasa terkurung, dadaku merasa sesak, punggungku pun merasa pegal dan kaku.

Di waktu lainnya, kutang bisa bermakna kebebasan. Aku yang memakai kutang merasa lebih bebas untuk bergerak. Aku bisa lari­larian, lompat ke sana kemari, jumpalitan seharian tanpa takut kesakitan akibat payudara terbanting. Aku juga bisa berlenggang kangkung di tempat umum tanpa takut dipandang sinis dan diomongi orang hanya karena putingku menyembul di balik atasan.

Kutang akhirnya menjadi sebuah ironi karena pemakainya harus mengorbankan diri untuk dikekang demi mendapatkan kebebasannya. Namun memang, dalam hidup, kekangan dan kebebasan seakan terus bergumul tak kunjung henti.

Pergumulan itulah yang melahirkan Ocehan Kutang. Ocehan yang menjadi sajak­-sajak yang di dalamnya menyiratkan isi kepala seseorang yang merasa bebas sekaligus terkekang, baik oleh dirinya sendiri maupun keadaan di luar dirinya.

Apakah Kamu Mengalami Tsundoku?

Rp 50.000

Saya akan berpikir berkali-kali untuk membeli baju, sepatu atau kosmetik, tapi tidak untuk buku.

Mindfulness: Terapi untuk Terapis

Rp 75.000

Dari judul, bahasan buku sekilas berkisar terapi yang diterapkan pada terapis. Terapis di sini adalah profesi yang sering memberikan konseling atau psikoterapi kepada kliennya. Konsep tersebut muncul dari pandangan bahwa terapis adalah manusia seutuhnya di mana kadang memiliki masalah yang belum terselesaikan.

Walaupun demikian, buku ini juga dapat menjadi renungan bagi masyarakat awam yang ingin menjadi terapis bagi dirinya sendiri. Karena pengalaman menyelami perjalanan terapis dalam mehamami dan melakukan terapi bagi diri sendiri, dapat menjadi tambahan sudut pandang tersendiri bagi pembaca.

Adapt or Die

Rp 75.000

Adapt or Die!—Navigating the new world of PR, mengupas fenomena perubahan lanskap dunia PR (Public Relations) dan komunikasi di era kebiasaan baru. Buku ini ingin menitikberatkan pentingnya beradaptasi sebagai sebuah keharusan, yang tidak bisa ditawar lagi oleh praktisi PR. Terlebih, dunia PR saat ini sudah berada dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity), termasuk disrupsi, pandemi sehingga baik langsung maupun tidak langsung sudah berhadapan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan robotik.

Because the End Is Really the Beginning

Rp 65.000

Muhammad Fakhri: umur setengah baya, status cerai, hanya itulah yang ia ingat.

Malam itu ia terbangun di halte bis yang biasa digunakan untuk menaiki bis antar kota. Hanya saja, saat itu halte tersebut sepi sekali.

Lalu, di tengah kegelapan tersebut, terlihat perempuan cantik nan jelita yang amat ia kenal.

Siapakah perempuan tersebut?

Catatan Bona Fide

Rp 65.000

Dalam mencari cinta
hakiki, aku Hanya perlu
kekyakinan dan keberanian,
karena bona fide cintaku
hanya aku yang rasa
hanya aku yang mengerti
mahukah kau berkongsi???
Lillahi Ta’ala…

Bentang Rasa

Rp 55.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

Ini rasa…
Didengar dengan rasa
Dilihat dengan rasa
Ditulis dengan rasa
Dan…, yang membaca, semoga dengan rasa

Aku Tidak Tahu Bahwa Aku Tidak Tahu Apa-Apa

Rp 75.000

Dengan sisa-sisa ingatan yang bisa terkumpul, saya mengintip masa kanakkanak yang jauh. Pernah saya memakai serbet persegi panjang dari meja lalu saya ikat di leher dan memakai kolor di luar celana tidur agar tampak sepersis Superman dari TV. Saya kerap dimarahi karena berdiri di atas meja seraya berkacak pinggang ala jagoan. Saat itu saya merasa sangat pahlawan. Tidak ada yang boleh mengatur-ngatur. Dunia adalah film dan saya pemeran utamanya.

Sampai kaki saya terjedot meja. Saya menangis seraung-raungnya. Pahlawan dalam diri saya melemah, menyerah dalam haribaan ibu. Mungkin meyakini bahwa imajinasi benar selalu lebih menyenangkan daripada mengakui kita keliru dalam banyak hal.

Semerbak dalam Gelap

Rp 65.000

Sepasang Tuan dan Nyonya duduk berhadapan. Merasa sedang diawasi, bola mata mereka bergerak saling bertemu. Membincangkan kegelisahan tanpa tutur. Beberapa detik kemudian telepon rumah mereka kembali berdering.

Paling Tidak Kita Pernah Saling Jatuh Cinta

Rp 85.000

Sebuah kisah sederhana tentang Javas yang tidak menyukai ikatan emosional dalam suatu hubungan, dan tentang Velitha yang justru begitu mengharapkan arah hubungan yang jelas. Mereka adalah dua orang yang berbeda, namun takdir menuntun keduanya untuk saling terlibat dalam bom waktu yang mereka sebut cinta.

Sayangnya perasaan keduanya sama-sama tersimpan rapat, karena masing-masing telah memiliki prinsip hidup yang tidak searah. Javas dengan gaya hidup bersenang-senang tanpa ikatan cinta, sedangkan Velitha dengan segala kelemahan wanita yang menahan gengsinya untuk menyerah pada cinta.

Penulis Pinggiran

Rp 78.800

Kisah perjalanan panjang penuh tantangan terus menarik untuk disimak,—perjalanan menjadi penulis pinggiran, mencari kualitas menulis tanpa henti. Semacam rangkuman pelajaran menulis yang patut diketahui oleh mereka yang gemar menulis dan ingin terus meningkatkan kualitas menulis.

Belum Ada Judul

Rp 60.000 Rp 55.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

Jika engkau menjadi api, aku sebagai tungku yang menjadi tempatmu berkobar, bergejolak dan membakar sampai akhirnya padam. Sisa sisamu akan membekas pada ruang tubuhku.

‪Setelahnya aku akan merindukanmu yang menjadi angin, engkau bebas dan aku tak akan memaksakan kedatanganmu.‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬

Sepatu Lars Untukmu

Rp 76.000 Rp 69.500

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

Suratku kepada waktu,
Setiap detaknya adalah kenangan yang membuatku tetap hidup
Pada rangkaian cerita pendek untuk sebuah memori Panjang
Suratku kepada jarak,
Pada setiap doaku yang memelukmu dari jauh
Pertemuan-perpisahan menjelma tanda pisah pada kalimat Panjang,
Dalam paragraf cerita kita.

Relawan di Jerman

Rp 98.000

Wahyu jadi teringat dulu di tempat kursus dirinyalah yang paling top meski pada awalnya dicemooh tidak akan bisa lulus ujian B1. Semua cibiran itu ia balikkan kepada si pengucap. Ia tampar mereka dengan hasil ujian B1 yang gilang gemilang. Ia menjadi sorotan banyak orang dan tak sedikit dari peserta kursus yang belajar padanya. Meniru caranya belajar, memintanya menjelaskan ini dan itu. Ia merasa betul-betul menjadi seorang master bahasa Jerman.

Perasaan yang hebat itu lalu tiba-tiba runtuh ketika kali pertama menjajakan kaki di Jerman. Telinganya seperti disumpal kapas tak bisa mendengar jelas apa yang dikatakan orang lain, mereka bicara dengan tempo cepat. Lidahnya seperti terikat, suaranya tercekat, pikirannya lambat, ia tak tahu harus merespons apa. Mau sehebat apa pun kita di Indonesia belajar bahasa Jerman, ketika sudah sampai di negara itu, kita akan merasa kurang dan merasa asing. Segala yang telah terjadi selama ini betul-betul sangat cepat. Perubahan yang tidak menunggu ia siap dan menuntutnya untuk segera bisa mengikuti ritme kehidupan di sana.

Keluarga Baru di Belanda

()
Rp 98.000

Suatu kali di akhir musim gugur pada malam hari udara menyentuh angka -1°C, jalanan membeku keesokan harinya. Iona yang saat itu pulang mengantar kedua anak asuhnya ke daycare dan sekolah jatuh tergelincir dari sepeda. Untung saja mereka tidak menangis. Jalanan itu membeku, sangat licin seperti arena ice skating, untuk berjalan saja susah apalagi untuk mengendarai sepeda. Dengan segera Iona menenangkan kedua anaknya dan mereka berjalan pulang. Iona menuntun sepeda dan kedua anaknya berjalan di sampingnya. Mereka bertiga harus berjalan sambil membungkukkan badan agar bisa berjalan ke depan. Iona tidak sanggup naik sepeda melawan badai. Badai di Belanda kecepatan anginnya bisa lebih dari 100 km/jam.

Berpapasan dengan Kematian

Rp 71.000

“Ketika orang didorong masuk ke ruang operasi, apakah ia akan keluar dari sana selamat ataukah sebaliknya, ia baru menyadari pada akhirnya, kalau ada satu buku yang ia belum baca –Buku Hidup Sehat”

Steven Paul Jobs, Pendiri Apple meninggal muda 56 tahun karena kanker pankreas. Pemilik kekayaan bersih US$ 8,3 miliar (2011).

Burung Murai

Rp 78.000

Truk, jip, ban dan pompa, mortir dan bom, seng dan sekop, dan tulang-belulang berserakan di mana-mana. Pepohonan baru mulai tumbuh menutupi bekas perang dahsyat yang telah menelan banyak nyawa. Hantu mereka bergentayangan, pertanda mereka belum beristirahat dengan tenang.

Tetapi, dari pada itu, bocah-bocah ini tak memiliki lapangan bermain lain selain lapangan bekas perang ini. Inilah lapangan permainan mereka, dikelilingi bom dan mortir yang sewaktu-waktu bisa meledak. Hal ini terbukti dengan beberapa kali terjadi kecelakaan sebab muncul ledakan tak terduga.

Novel ini diangkat dari sayatan pengalaman-pengalaman nyata 1955-1959 yang dipadu dengan fiksi. Bagaimana seorang bocah yang hidup pada masa itu, kini semakin pudar oleh waktu. Bagaimana bermain di reruntuhan bekas perang dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat setempat pada masanya.

Beda di Dunia yang Sama

Rp 77.777

Tiap orang tidak ada yang sama. Masing-masing punya perbedaan yang membuat setiap orang unik dengan caranya sendiri. Namun, dalam hal membuat keputusan, manusia cenderung mengikuti keputusan yang sama dengan keputusan yang diambil oleh banyak orang. Saat teman-teman Anda bersepeda, hal yang wajar Anda lakukan adalah ikut bersepeda. Jika tidak, maka Anda dianggap bukan bagian dari mereka. Anda dicap beda dan tidak gaul. Apakah anda salah karena tapil beda? Sudah tentu tidak.

Buku Beda di Dunia yang Sama bercerita pengalaman yang dialami Penulis saat keputusannya berbeda dibanding orang kebanyakan. Ada keputusan yang berakhir baik, tetapi ada juga yang berakhir dengan tidak baik. Itulah bagian dari risiko yang diambil saat kita mau tampil beda.