Showing 91–120 of 206 results

Show sidebar
-6%Hot
Close

Dear Viona – Muhammad Galil Gibran

Rp 70.000 Rp 66.000

Kota Yogyakarta, Selalu ada hal yang dirindukan, entah pada pertemuan ataukah perpisahan. Setiap sudut kota ini yang menyimpan cerita juga cinta yang patah. Bertahun yang lalu Galil merasakan perpisahan itu, saat itu juga ia menyadari bahwa ternyata hubungan yang lama, hobi yang sama, dan banyak kesamaan yang dimiliki tidak menjamin suatu hubungan akan berjalan mulus. Jelas perpisahannya dengan perempuan berdarah sunda-manado itu membuatnya sulit untuk berpaling ke lain hati, apalagi ia ditinggal pergi tanpa sebab, tak ada alasan ataupun penjelasan. Perempuan itu menghilang sembari membawa setengah hati miliknya.

Setelah jatuhnya yang payah itu, Galil mulai menerima kenyataan bahwa tidak semua bisa dia dimiliki. Setelah ia mulai menerima semuanya Tuhan mulai mengambil alih dan pertemuan yang direncanakan pun terjadi, di sebuah toko buku tua dekat UGM kala itu hujan berperan dengan sangat baik, disana dia bertemu dengan Viona, yang mengajarinya untuk kembali jatuh cinta.

Viona benar-benar tahu cara membuatnya jatuh cinta berkali-kali, luka di masa lalu perlahan sembuh, saat dia merasa hubungannya dengan Viona baik-baik saja. Perempuan yang pernah meninggalkannya itu kembali datang, membawa sekotak puisi juga beribu kenangan mereka. Menawarkan kepada Galil untuk sekali lagi kembali bersenyawa.

Perasaan yang tumpah menjadi banyak kata,bukan lagi cinta tapi lebih kepada luka. Perang kata tercipta menjadi bait-bait puisi tanpa tuan menagih janji yang pernah terucap dari lisan.

Sold outHot
Close

Senja yang Terlewat – Febri Kurniawan

Rp 45.000

Senja yang Terlewat

Ada beberapa kosa kata dalam bahasa Indonesia yang begitu aku suka, di antaranya adalah kata rindu, senja, hujan ataupun indah. Dan beberapa kosakata lain yang mampu menginspirasi sebuah kalimat yang disusun.

Adalah rindu yang mampu melebihi kata cinta. Senja yang hadir mampu mengalahkan rasa takjub. Hujan pun turun membasahi penatnya perih. Indah bagaikan perasaan yang mampu mengoyak kekecewaan.

Akan ada saatnya yang terlewat itu terabaikan. Akan ada saatnya yang indah itu akan terlupakan. Akan ada saatnya yang mengalir itu akan terhenti begitu saja. Perjalanan kurang lebih satu tahun terakhir ini, menyusuri berbagai tempat dan pulau di Indonesia. Semakin membuat tersadar, bahwa setiap orang yang kita temui akan begitu banyak memberi pelajaran. Terlebih tentang arti hidup dan makna saling berbagi dalam berbagai hal. Buku ini hadir sebagai coretan yang begitu sederhana, untuk mengabadikan momen dan kejadian yang terjadi. Banyak kejadian hidup yang terlewat begitu saja, tak terekam, tak terabadikan. Tujuan dari sebuah perjalanan adalah kembali ke asalnya, mengerti dirinya sendiri, dan tahu ke arah mana dirinya akan pulang. Buku ini tidak hanya berisi tentang kumpulan puisi, melainkan lebih banyak jurnal perjalanan serta pemaknaannya.

Khairunnas Anfa'uhum Linnas.

Sebaik-baik manusia adalah dia yang paling bisa bermanfaat untuk orang lain.

Dan sebuah pertemuan akan perjalanan mengajari itu semua.

-5%Hot
Close

Unjuk Rasa (Kumpulan Sajak – Sajak Politik) – Safri Arifuddin

Rp 55.000 Rp 52.000

Semenjak aktor perasa adalah penulis, saat itu pula keterlibatan emosi, rasa, cipta, karsa menyatu dan terwujud dalam berbagai rangkain keelokan kata-kata. Pengingat hidup dalam berpolitik seringkali tak mempunyai batasan yang jelas dan cenderung diabaikan karena kekuasan memang menjadi momok membutakan. Pengingat melalui puisi Sudah Waktunya Pulang pada akhirnya menyadarkan diri untuk bersimpuh kepada yang sang pemilik kuasa tertinggi yang tak ubahnya pemilik dari segala pemilik, perasa dari segala perasa, pencipta dari segala pencipta dan pada akhirnya pengingat sesungguhnya tidak hanya kematian tetapi juga keluarga.

Jogjakarta, 2018

Muhammad Fadli Muslimin (Jurnal Puitika UGM)

Membayangkan Hypatia

 

Kau dikutuk sebagai penyihir jalang,

padahal kau hanyalah seorang yang ingin pulang

ke tempat di mana ilmu pengetahuan menjelma

anak-anakmu yang perlu kau beri kasih sayang.

 

Mahar Politik

Ada yang punya mimpi besar
tapi mimpi yang besar tanpa didukung
dengan isi kantong yang lebar
bagi negara ini hanyalah
orang-orang yang baru belajar.

Sudah waktunya pulang

Sudah waktunya pulang,
lepaskanlah rindu yang telah lama meradang
istri dan anak-anakmu butuh doa
yang engkau pandu saat makan malam.
Kembalilah, semua orang punya waktu kedaluwarsa.
Tempat kerjamu tak kenal tua atau muda,
yang ada kepentingan menjelma dewa.

 

-5%Hot
Close

Cara Mudah Menjadi Pewarta Warga – Imam Nugroho

Rp 35.000 Rp 33.250

Jurnalis warga saat ini begitu menjamur di hampir semua lapisan masyarakat, dari yang muda hingga yang tua. Usia bukan lagi menjadi tolok ukur untuk berkiprah. Kehadiran jurnalis warga seperti angin segar bagi perkembangan jurnalistik tanah air.

Jadi, setelah membaca buku ini mulailah menyusun rencana besar untuk menjadi yang terbaik bagi hidup ini. Bergegaslah mengambil pena dan kertas, tuangkan segala ide dan gagasanmu lalu menulislah.

-10%Hot
Close

Makam Seekor Kuda – Sunlie Thomas Alexander

Rp 50.000 Rp 45.000

KUDA betina yang dikuburkan di samping kantor kelurahan itu konon kuda kesayangan seorang wedana Belanda. Van Sevenhoven namanya. Mendiang Kakek pernah menggambarkan sosoknya sebagai lelaki bertubuh jangkung sebagaimana umumnya orang Barat, tapi tidak kurus. Kedua matanya tajam dan berkilat-kilat licik, hidungnya yang mancung bengkok seperti paruh burung betet, keningnya lebar menonjol dan dagunya lancip, dengan rambut pirang berminyak yang tersisir rapi ke atas.

“Wedana itu membenci orang Tionghoa,” kuingat kata-kata mendiang Kakek. Akibatnya, ada saja peraturan yang sengaja dibuatnya untuk mempersulit orang Tionghoa. Toko-toko tak cukup punya surat izin usaha, tapi harus memiliki tambahan surat berstempel dari dirinya. Jangan harap bisa mengadakan keramaian bila ia tak memberi restu. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan tradisi Tionghoa pada hari-hari besar dibatasi, termasuk kegiatan kelenteng dalam skala agak besar.

-6%Hot
Close

JULIA: Komik Biografi John Lennon

Rp 50.000 Rp 47.000

Buku yang menarik. Mungkin dalam bentuk tulisan, biografi John Lennon sudah banyak, tapi dalam bentuk komik? mungkin cuma Harry yang mikir. Salut deh Mas Har.Tajam tuh visinya. Semoga muncul lagi ide lain yang tak kalah cemerlang.

Gerdi WK, Komikus.

-8%Hot
Close

Refrain Penghabisan

Rp 60.000 Rp 55.000

mengalir dari gitar tigaratus ribuan
dibeli dari toko barang bekas dengan sisa uang gajian
refrain penghabisan ini
untukmu perempuan telah dimainkan
sebelum lampu-lampu kafe dipejam
dan suara-suara dibekap oleh sunyi malam
dikirimkan padamu dentingan senar oleh kaki-kaki hujan
menyelinap di ketiak kota, menunggang awan
agar saat fajar tiba membangunkan tidurmu yang dalam

refrain penghabisan adalah khabar
tentang laki-laki yang tak bisa pulang
pada janji yang pernah kalian rangkai di pantai

saat hari akan menutup pintu dalam angin timur
pada cintamu yang menanti puluhan musim
karena jantungnya makin sering lupa berdetak
karena paru-parunya remuk oleh racun tembakau
dan tubuhnya yang sekarat diterkam gonorhea
hadiah Tatiana setelah percintaan di malam penuh bau marijuana

refrain penghabisan keluar dari dawai gitar yang terkelupas
dicabik jari-jarinya yang letih oleh infeksi
bercerita tentang rindunya pada bibirmu yang anti gincu
pada matamu yang menggodanya saat memberi isyarat
untuk kencan di bibir ombak saat bapakmu sibuk menyadap lontar
tentang aroma cengkeh yang mekar saat fajar begitu belia
tentang harum Arabica yang menguap dari periuk tanah liat
tentang kampung dalam rimbunan pohon kelapa
tentang bau sarung yang baru ditenun ibumu
kau hadiahkan padanya di komuni pertama di umurnya dua belas

-8%Hot
Close

Trilogi Rindu – Dinta Dewanto

Rp 65.000 Rp 60.000

MANUSIA SEMESTA

Kerap kali rindu tercipta karena adanya sebuah jalinan antara Tuhan, Manusia, dan Semesta. Di mana letak rindu itu sendiri hadir dengan adanya berbagai kejadian. Berbagai inspirasi. Berbagai rasa. Berbagai rasa. Berbagai kenangan. Buku Trilogi Rindu ini berbicara tentang rindu yang pernah terjadi di dalam kehidupan.

Tentang rindu yang tak pernah tercapai. Tentang rindu yang tinggal bersama kenangan. Tentang rindu yang senyawa dengan masa lalu. Tentang rindu yang mengajak ke hal-hal yang baru. Tentang rindu yang senang bicara dengan keyakinan, dan tentang rindu yang kita rasakan dengan kehadiran Tuhan, Manusia, dan Semesta.
-5%Hot
Close

Mendengar Bisu di Langit – Wahyu Gandi G.

Rp 40.000 Rp 38.000

Sebelum awan datang menggumpal
menghalangi kepuasan melihat keputus asaan,
pandanglah cara langit tersenyum
kepada orang-orang yang tak ia kenali
Sejauh mana matamu mampu menahan hangat
matahari yang sebentar lagi akan mendung
Pastikan suara dari rinai hujan terdengar
jatuh ke sayap burung yang tengah terbang
mencari makan untuk anak-anaknya
Apakah bisu serupa burung yang terbang
tanpa kepakan sayap yang membuatnya
melayang di udara? Tanyamu

Sebuah suara rindu dari yang bisu
engkau berteriak ke langit yang jauh
didengar oleh angin dijawab hujan,
tapi badai datang mendiamkan mulutmu
lalu kemudian orang-orang memayungi dirinya
seolah jawaban adalah kuyup dari kebenaran
disamarkan oleh gigil yang bergetar

Kumpulan puisi karya Wahyu Gandi G. Memilih menciptakan puisi-puisi
di sepanjang tahun 2016-2017. Hingga awal 2018, “Mendengar Bisu di
Langit” siap diterbitkan.

-5%
Close

Kudengar Angin Itu Mencurimu – Chendra M.A.

Rp 40.000 Rp 38.000

Aku ingin menjadi dekat hangat itu

Aku ingin menjadi dekap dingin itu

Menyaputi remuk rangka-rangka

Manampas jarak-jarak rapat kesedihan itu

Meringkas ingatan-ingatan kita

 

Ingatan adalah hal terakhir yang kau temui

waktu tak tahu

hari depan mana yang hendak kau tuju

kau tahu burung-burung gereja yang meminjam telinga

kita untuk mendengar nyanyiannya sendiri itu, telah lama

membicarakan potongan-potongan sayapnya

tersapu angin-angindari barat

dan berkesiap menjelma punggung-

punggung laut itu

pinggang-pinggang bukit itu

 

Aroma tubuhku sendiri

di timur rumah kita

tertangkap

 

Kau hanya perlu menunda makan malam kita

: ada penjara yang akan membebaskanku

seketika. Suatu ketika

Dalam surat-surat yang akan kau ceritakan

aku akan menjadi bunuh diri

palinhg menyenangkan

aku akan menjadi perjalanan terakhir

pada arus tubuhmu

Aku ingin mnedekat hangat itu

Aku ingin mnedekat dingin itu

tapi aku akan pulang

aku akan pulang

kau akan dapat menciumkan sekali lagi

saat jendela pertama yang kau buka

memasukkan amis darahku

ke dalam liang-liang yang kau siapkan

 

Akan kuhabiskan tubuh ini sebelum kau selesai

menyaksikannya

-6%Sold outHot
Close

Sewindu di Jogja – Alam S. Anggara

Rp 80.000 Rp 75.000

Kembali lagi menerbitkan buku, Alam S Anggara kini menerbitkan bukunya yang berjudul “Sewindu di Jogja”.Buku ini merupakan kumpulan tulisannya selama 8 tahun tinggal di Yogyakarta. Laki-laki kelahiran Pangkal Bun 1991 ini tertarik untuk menceritakan kota Yogyakarta dari sudut pandangnya. Kota yang dikenal dengan keistimewannya dan dengan julukannya sebagai kota pelajar diceritakan Alam dengan sangat menarik. Alam menceritakan sisi lain dari Yogyakarta. Isu sosial, politik, pendidikan, dan ekonomi pun ada. Ia juga sudah menjelajahi beberapa tempat yang menjadi bagian dari Yogyakarta. Untuk itu, buku ini siap terbit untuk mengajak teman-teman pembaca agar lebih mengetahui Yogyakarta di setiap sudutnya.

-8%Hot
Close

Lekat – Kumpulan Cerita Pendek

Rp 65.000 Rp 60.000

LEKAT

 

Kejadian terulang untuk ke sekian kalinya. Perjalanan pulang tidak pernah lagi nikmat seperti biasa. Semua akibat dia yang tidak tampak rupanya, namun terasa kehadirannya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, tak ada yang lebih ramah selain rumah beserta isinya. Ragamu yang sudah lelah akibat berlari meniti jalan pulang, menuntutmu untuk segera bertemu dengan tempat tidur kesayangan. Matamu terpejam, tapi tetap bergerak lincah di balik kelopaknya.

Ada sesuatu yang tidak biasa dari desau angin yang mencium jendela. Kamu memberanikan diri untuk membuka mata. Seketika bayangan hitam muncul di jendela. Tampak mengancam, tapi hilang secepat ia tiba. Kau menghampiri jendela, tapi tidak ada siapa-siapa di luar sana, seolah-olah matamu sendiri telah mengkhianatimu.

 

Tersedia tiga belas cerita yang berfariasi dalam buku ini. Tiap cerita di dalamnya terinspirasi dari teori-teori psikologi. Diakhir cerita, penulis menyebutkan teori yang mengilhami tiap ceritanya.

-8%
Close

Pengabadian Rasa – Pambudi

Rp 40.000 Rp 37.000

PENGABADIAN RASA

Melupakan Kenangan, dan mulai berpetualang

Menenangkan rindu bukan suatu hal yang mudah
meski beberapa kali aku membantah
selalu saja hadirkan luka dan resah

Melupakanmu adalah petualangan yang panjang
aku harus merencanakannya dengan matang

Rindu mulai ku tikam
bayangmu yang kian hilang
resah tak lagi terasa
kehilangan ku coba relakan
dan saatnya, kau benar-benar harus ku lupakan

Sendiri dalam kilau hening
kenangan telah memudar
pelukmu yang tak lagi utuh
cintamu yang terus merentuh

Disini, aku berupaya
Melupakan kenangan
dan mulai berprtualang

Kumpulan puisi yang berjumlah 114, karya Agung Pembudi. Berawal dari patah hati yang ditinggal
kekasih, tanpa adanya kejelasan yang pasti. Pembudi mulai berdamai dengan masa lalunya. Ia
menulis puisi sebagai tempat untuk menuangkan isi pikiran dan curahan hatinya. Akhirnya ia berhasil
mengumpulkan dan menciptakan sebuah karya dengan puisi-puisi yang berhasil ia cetak dan siap
untuk dinikmati para pembacanya.

-5%Sold outHot
Close

Ngeden Love – Arul Dagul

(1 ulasan pelanggan)
Rp 50.000 Rp 47.500

NGEDEN LOVE
Arul, laki-laki asal Lombok yang sudah mengenal cinta monyet sejak duduk di bangku SD. Mulai menyukai teman kelasnya yang bernama Sela, pergi bersepeda dan pada akhirnya mereka menabrak sapi. Ada lagi murid pindahan yang bernama Gina. Ketika Arul sudah mempersiapkan diri untuk menyatakan perasannya terhadap Gina, Gina akhirnya pindah (lagi) tanpa sempat berpamitan dengan teman-teman sekolahnya. Setelah lulus, Arul masuk MTs pilihan orangtuanya. Perjalanan cinta monyet Arul tidak hanya sampai disitu. Ada beberapa perempuan yang dia sukai secara diam-diam. Sampai akhirnya ia meresakan patah hati untuk pertama kalinya. Menjadi siswa menengah, Arul mulai mengerti menggunakan internet. Mulai menggunakan facebook untuk add cewek-cewek yang dia sukai dan langsung meminta nomor handphonenya. Sampai lulus SMA, Arul masih saja gagal untuk menjalin hubungan dengan lawan jenisnya. Hal sama juga terjadi ketika Arul menjadi mahasiswa baru Universitas di Malang. Lagi-lagi ia ditolak. Arul teringat pesan dari gurunyanya dulu “Jangan pacaran dulu ya, kalau mau pacaran nanti aja kalau udah kelas dua atau tiga SMA.” Arul baru memahami alasan mengapa dulu gurunya menasehati anak-anak muridnya seperti itu. Jawabannya, karena cinta itu menyakitkan.

-6%Hot
Close

Perempuan Serigala – Gary Gaffuri

Rp 45.000 Rp 42.500

Kalian kemudian memulai kerja sama. Kau membuat beberapa poster yang berisi
propaganda agar kaum muda berani bergerak untuk menentang si babi tua yang mulai
sewenang-wenang menjalankan kekuasaannya. Perempuan serigala dan kawan-
kawannya memanfaatkan media sosial untuk mengunggah poster-postermu. Tentu saja
tim siber pemerintah bertindak ultra cepat dengan menghapus postermu dari laman
media sosial. Namun walaupun hanya satu jam mengudara, orang-orang sudah
terlanjur mengunduh poster-poster bikinanmu dan menyebarkannya layaknya wabah.
(Perempuan Serigala)

Kalau dipikir-pikir, mana ada orang yang menghabiskan uangnya hingga milyaran
rupiah hanya untuk pergi ke luar angkasa kalau ujung-ujungnya hanya buat ngentot.
(Perbincangan Tidak Penting Mengenai Cara Terbaik Untuk Mati Bunuh Diri, Cara
Bercinta Di Luar Angkasa, Kate Upton, Cara Menyunat Wolferine, dan Ilmu Rawa
Rontek)
Buku-buku yang berhasil diselundupkan kemudian dikumpulkan. Sebagian
disumbangkan ke taman baca, perpustakaan jalanan, atau mereka serahkan begitu
saja ke sembarang orang. Tukang becak, tukang parkir, penjaga fotokopi, hingga
gelandangan pernah mereka hadiahi buku. Mereka juga cermat dalam
menyumbangkan buku, karena tentunya tidak mungkin menyerahkan buku Atlas
Anatomi Manusia Sobotta karangan F. Paulsen dan J. Waschke kepada tukang
bangunan. Mereka menyerahkan buku tersebut kepada seorang tukang pijit jalanan
yang sering mangkal pada malam hari di sekitaran pasar. (Dua Orang Pencuri Buku)

Sudah seminggu lamanya kami terjebak di parit busuk yang dingin ini. Perang yang
diramalkan berjalan cepat dan taktis sudah berubah menjadi perebutan sejengkal tanah
yang brutal dan a lot dengan korban yang tak terhitung jumlahnya. Kemenangan
sekarang tidak lagi diukur dari kota per kota, tetapi diukur dalam ukuran yard. Kami
harus berkubang di lumpur dengan bau ratusan mayat yang membuat kepala pening
sambil menahan dinginnya salju desa Levantie, sebuah tempat terpencil di utara
Perancis. (Levantie)

***

Perempuan Serigala merupakan debut buku kumpulan cerpen karangan Gary
Ghaffuri. Tujuh cerita pendek di dalamnya memuat berbagai macam tema mulai dari
pergolakan politik yang secara tidak sengaja melibatkan seorang pemuda dengan
kemampuan istimewa, kronik pembunuhan di sebuah desa pada masa orde baru,

pergulatan antara tugas dan kemanusiaan dalam perang, tradisi yang membelenggu di
masyarakat hingga usaha seseorang dalam merawat ingatan melalui sepakbola.

-9%Hot
Close

Hari yang Sempurna Untuk Tidak Berpikir

Rp 55.000 Rp 50.000

Mendengar itu Kak Onang mendekat ke Teruna, lalu memegang tangannya, “Teruna, bermimpilah. Jangan takut bermimpi. Swiss tidak punya cokelat, tapi bisa jadi tempat pabrik cokelat terbaik di dunia. Setidaknya di Sumbawa sudah banyak sapi. Susunya bisa diperah di sini.” Teruna tidak paham apa Kak Onang sedang menyemangati atau merayunya. “Omong-omong namamu lucu… Teruna, seperti teru-teru bozu.” Kali ini ucapan itu disertai dengan remasan yang lebih kencang di tangan kanannya.

Sebuah kumpulan cerpen fiksi yang sebagian besar berlatar belakang di Sumbawa Besar. Pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Beberapa cerpen yang disajikan menceritakan bagaimana Sumbawa, kota kecil bagian selatan Samudra Hindia juga terdapat tempat-tempat yang menakjubkan yang bisa dengan segera untuk dinikmati keindahannya.

-10%
Close

Koping – Kumpulan Puisi

Rp 40.000 Rp 36.000

Koping adalah sebuah usaha sadar untuk menyelesaikan masalah
personal dan interpersonal dalam rangka menguasai, meminimalisasi
atau menoleransi stres dan konflik.

-6%Sold out
Close

Kiat Kiat Menemukan Luka – Otak Kusut

Rp 48.000 Rp 45.000

“KAu pernah berkata bahwa kebahagiaanku adalah tanggung jawabmu., dan ternyata aku adlahmusuh beratmu.”

-10%Hot
Close

Anggur dan Abu

Rp 35.000 Rp 31.500

biar hujan jatuh berpapasan

ramai bayang kota menemani

kejap kerlipan caya bangunan

bagai setapak jauh di tubir usai

-8%Sold outHot
Close

Merekam Jejak Sepakbola Jerman

Rp 65.000 Rp 60.000

Keajaiban di bern. Bergulirnya Bundesliga. Footbonaut. Akademi sepak bola junior. Kesuksesan finansial Bundesliga. Model 50+1.

Kisah-kisah di atas dan bahkan masih banyak yang lainnya merupakan jejak sepak bola Jerman yang terbentang selama ratusan tahun.

Semuanya merupakan rangkaian yang terjalin sedemikian rupa dan menjadikan Jerman sebagai salah satu kekuatan penting dalam sepakbola. Semua kisah tersebut dapat Anda nikmati dalam buku ini.

-10%Hot
Close

Memeluk Kesedihan – Ely Rizki

Rp 50.000 Rp 45.000

Sehimpun puisi, sajak, dan prosa ini kubingkai dalam pigura buku yang berjudul “Memeluk Kesedihan” yang kupersembahkan untuk orang-orang tercinta.

-6%Hot
Close

Tuhan Kau Di-PHK!

Rp 50.000 Rp 47.000
-8%Hot
Close

Ketika Emak Memakai Celana Dalamku

Rp 65.000 Rp 60.000

Akhirnya kutemukan juga celana dalamku. Hanya saja sekarang celana dalam itu lebih besar dari sebelumnya. Kolornya molor dan tak mau kembali. Ukuran celana dalamku sekarang menyamai ukuran Emak.

I did go to school late that day. And without any underpants.

*

Dengan bahasa yang jernih dan sederhana Ahmad Zaenudin memperkenalkan Emak (Ibu) kepada pembaca melalui sepuluh adegan atau cerita pendek. Emak, seorang janda miskin, adalah tokoh yang boleh dibilang nyentrik. Namun, melalui kesepuluh adegan tersebut, pembaca akhirnya bisa memahami dan memaklumi tindakan Emak yang kadang mengherankan, kadang menjengkelkan. Sepintas, kesan yang mau dibangun oleh penulis adalah humoris dengan fokus pada tingkah laku dan ungkapan Emak yang aneh dan lucu. Tetapi di bawah permukaan humoris ini terdapat pengalaman yang penuh dengan kesusahan, penderitaan, kekecewaan dan kesedihan. Ahmad Zaenudin hanya melaporkan apa yang terjadi; dia tidak menghakimi, tidak protes dan tidak juga berusaha untuk memancing emosi para pembaca. Walaupun begitu, pembaca tidak sanggup menahan air mata ketika membaca halaman-halaman terakhir buku ini.

Hywel Coleman

University of Leeds, Inggris

Pemerhati budaya, bahasa dan pendidikan Indonesia

-8%Hot
Close

Cara Mencintai Monster

Rp 40.000 Rp 37.000

Kepompong Kata

Makna di dalam kepompong
Kata yang membusuk
menghujani pinggiran jalan
seperti cahaya lampu
kendaraan.
Kulit definisi mengering.
Menipis. Tumbuh retak di
mana-mana,
sedangkan makna seperti
mencurangi waktu.

Disetubuhi lidah dan liur,
kata sangup berganti
pakaian.
Berganti tubuh.
Yang satu tetap aman d kapal kamus. Sisanya
liar memangkas kultur.

-8%Hot
Close

Dongeng dari Negeri Bola

Rp 65.000 Rp 60.000

Sepak bola rupanya tidak pernah benar-benar bisa subur dalam langgam hidup yang begitu santai. Oksigen sepak bola adalah ketika dada masih membuncah
dengan energi untuk menaklukkan dunia. Oksigen sepak bola adalah suasana ketika tuntutan bertahan hidup masih menjadi prioritas utama.

-9%Hot
Close

Perawan Cantik yang Terlelap

Rp 55.000 Rp 50.000

Meskipun tempat itu disebut sebagai kelab rahasia, jumlah lelaki tua yang menjadi anggota tampaknya hanya sedikit. Eguchi mengunjungi tempat itu bukan
untuk membuka dosa maupun mengintip perilaku rahasia yang terjadi di rumah itu. Rasa penasarannya ia buang jauh, sebab penderitaan usia tua sudah mulai
menguasainya pun.

“Beberapa lelaki mengatakan, kalau mereka bermimpi indah ketika datang ke sini,” kata perempuan itu. “Ada juga yang mengatakan, bahwa mereka jadi
ingat akan masa muda.”

-8%Hot
Close

20 Puisi Cinta & 1 Nyanyian Putus Asa (Cover Baru)

Rp 50.000 Rp 46.000

Malam Ini Aku Bisa Saja Menulis

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih
Misalnya menulis “Malam penuh bintang,
dan bintang bintang itu biru dan menggigil di kejauhan.”

Angin malam berputar di langit sambil bernyanyi.

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih.
Aku pernah mencintainya, dan kadang dia pun pernah mencintaiku juga.

Di malam-malam seperti ini dulu, kurangkul dia dalam pelukanku.
Kuciumi berkali kali di bawah langit yang tak berbatas.

Dia pernah mencintaiku, kadang-kadang aku pun mencintainya.
Bagaimana mungkin bisa tidak mencintai matanya yang indah dan tenang itu.

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih.
Karena aku tak lagi memilikinya. Karena aku telah kehilangan dia.

Malam begitu mencekam, tambah mencekam tanpa dirinya.
Dan puisi masuk ke dalam jiwa seperti embun ke rumputan.

Tak apa kalau cintaku tak bisa menahannya.
Malam penuh bintang dan tak ada di sini dia.

Begitulah. Di kejauhan, seseorang bernyanyi. Di kejauhan.
Jiwaku resah kehilangan dia.

Seolah ingin menghadirkannya, mataku mencarinya.
Hatiku mencarinya, dan tak ada di sini dia.

Malam yang itu-itu juga, membuat putih pohonan yang itu-itu juga.
Tapi kami tak seperti dulu lagi.

Aku tak lagi mencintainya, itu pasti, tapi betapa cintanya aku dulu padanya.
Suaraku menggapai angin biar didengarnya.

Milik orang lain. Dia akan jadi milik orang lain. Seperti dia dulu milik ciuman-ciumanku.
Suaranya, tubuhnya yang indah. Matanya yang dalam.

Aku tak lagi mencintainya, itu pasti, tapi mungkin aku mencintainya.
Cinta begitu singkat dan lupa begitu lama.

Karena di malam-malam seperti ini dulu kurangkul dia dalam pelukanku,
Jiwaku resah kini kehilangan dia.

Walau ini derita terakhir yang dibuatnya,
dan ini puisi terakhir yang kutulis untuknya.

 

-6%Hot
Close

Sarongge

Rp 80.000 Rp 75.000

Buku ini mengandung perjuangan banyak ide dan ideal mengenai perjuangan dan manusia. Ke-gentle-an Husin, sekalipun dalam kenyataannya sangat sulit ditemukan di kalangan lelaki tradisional-agraris, toh konsisten dengan posisinya sebagai penjaga dan perawat domestik. Keberanian Karen yang menakjubkan pun harus ditebus dengan keterpisahan, apa pun bentuknya. Husin adalah pahlawan keluarga. Karen adalah pahlawan ide-ide besar. Dan keduanya sama penting. Itu barangkali salah satu pesan yang ada dalam buku ini, sekaligus ideal yang dijunjung pengarangnya dalam kehidupannya.

Buku ini sangat menyentuh hati saya …

(Ayu Utami, novelis)

 

Sarongge mempertautkan sejarah perjalanan hidup penulisnya yang telah berulang kali mengalami transformasi. Dengan membaca novel ini kita bisa paham mengapa sudah lima tahun terakhir sektor pangan mengalami defisit dan mengapa nasib petani tak kunjung menggembirakan. Menyembul pula kemiripan kisah cinta dua anak manusia dengan cinta lingkungan. Ini bukan sekadar novel.

(Faisal Basri, dosen Universitas Indonesia)

-5%
Close

Malaikat di Batas Senja

Rp 40.000 Rp 38.000

… Berapa kali kamu mengatakan itu pada diri sendiri? Gerutu diri menolak takdir. Meluap amarah ketidakterimaan.. Bahkan tak jarang sumpah serapah terucap dari labial yang tak sadar. Menyalahkan Tuhan? Memvonis Tuhan? Mengatakan Tuhan tidak adil atas jalan hidupmu?…

Nayatul Aulia, gadis penderita sinutis sekaligus scoliosis. Seorang gadis yang mendapat kejutan istimewa di usianya ke tujuh belas. Awal sebuah vonis yang mengubah dunianya. sekian tahun hidup dalam ketidakterimaan pada takdir yang digariskan untuknya. Tenggelam dalam stigma negatif yang membuatnya melepas semua harapan yang awalnya tergenggam erat. Hingga pada akhirnya ia kembali menemukan dirinya yang telah lama hilang ditelan kepahitan. Melalui perjalanan panjang, ia banyak mendapatkan pelajaran berharga yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang peka akan isyarat alam. Karena dibalik semua itu ada rahasia mata yang tak nampak secara lahiriah namun perlu pemaknaan, perlu penerimaan untuk membaca rahasia itu …