Showing 91–120 of 196 results

Show sidebar
-6%Sold outHot
Close

Sewindu di Jogja – Alam S. Anggara

Rp 80.000 Rp 75.000

Kembali lagi menerbitkan buku, Alam S Anggara kini menerbitkan bukunya yang berjudul “Sewindu di Jogja”.Buku ini merupakan kumpulan tulisannya selama 8 tahun tinggal di Yogyakarta. Laki-laki kelahiran Pangkal Bun 1991 ini tertarik untuk menceritakan kota Yogyakarta dari sudut pandangnya. Kota yang dikenal dengan keistimewannya dan dengan julukannya sebagai kota pelajar diceritakan Alam dengan sangat menarik. Alam menceritakan sisi lain dari Yogyakarta. Isu sosial, politik, pendidikan, dan ekonomi pun ada. Ia juga sudah menjelajahi beberapa tempat yang menjadi bagian dari Yogyakarta. Untuk itu, buku ini siap terbit untuk mengajak teman-teman pembaca agar lebih mengetahui Yogyakarta di setiap sudutnya.

-8%Hot
Close

Lekat – Kumpulan Cerita Pendek

Rp 65.000 Rp 60.000

LEKAT

 

Kejadian terulang untuk ke sekian kalinya. Perjalanan pulang tidak pernah lagi nikmat seperti biasa. Semua akibat dia yang tidak tampak rupanya, namun terasa kehadirannya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, tak ada yang lebih ramah selain rumah beserta isinya. Ragamu yang sudah lelah akibat berlari meniti jalan pulang, menuntutmu untuk segera bertemu dengan tempat tidur kesayangan. Matamu terpejam, tapi tetap bergerak lincah di balik kelopaknya.

Ada sesuatu yang tidak biasa dari desau angin yang mencium jendela. Kamu memberanikan diri untuk membuka mata. Seketika bayangan hitam muncul di jendela. Tampak mengancam, tapi hilang secepat ia tiba. Kau menghampiri jendela, tapi tidak ada siapa-siapa di luar sana, seolah-olah matamu sendiri telah mengkhianatimu.

 

Tersedia tiga belas cerita yang berfariasi dalam buku ini. Tiap cerita di dalamnya terinspirasi dari teori-teori psikologi. Diakhir cerita, penulis menyebutkan teori yang mengilhami tiap ceritanya.

-8%
Close

Pengabadian Rasa – Pambudi

Rp 40.000 Rp 37.000

PENGABADIAN RASA

Melupakan Kenangan, dan mulai berpetualang

Menenangkan rindu bukan suatu hal yang mudah
meski beberapa kali aku membantah
selalu saja hadirkan luka dan resah

Melupakanmu adalah petualangan yang panjang
aku harus merencanakannya dengan matang

Rindu mulai ku tikam
bayangmu yang kian hilang
resah tak lagi terasa
kehilangan ku coba relakan
dan saatnya, kau benar-benar harus ku lupakan

Sendiri dalam kilau hening
kenangan telah memudar
pelukmu yang tak lagi utuh
cintamu yang terus merentuh

Disini, aku berupaya
Melupakan kenangan
dan mulai berprtualang

Kumpulan puisi yang berjumlah 114, karya Agung Pembudi. Berawal dari patah hati yang ditinggal
kekasih, tanpa adanya kejelasan yang pasti. Pembudi mulai berdamai dengan masa lalunya. Ia
menulis puisi sebagai tempat untuk menuangkan isi pikiran dan curahan hatinya. Akhirnya ia berhasil
mengumpulkan dan menciptakan sebuah karya dengan puisi-puisi yang berhasil ia cetak dan siap
untuk dinikmati para pembacanya.

-5%Sold outHot
Close

Ngeden Love – Arul Dagul

(1 ulasan pelanggan)
Rp 50.000 Rp 47.500

NGEDEN LOVE
Arul, laki-laki asal Lombok yang sudah mengenal cinta monyet sejak duduk di bangku SD. Mulai menyukai teman kelasnya yang bernama Sela, pergi bersepeda dan pada akhirnya mereka menabrak sapi. Ada lagi murid pindahan yang bernama Gina. Ketika Arul sudah mempersiapkan diri untuk menyatakan perasannya terhadap Gina, Gina akhirnya pindah (lagi) tanpa sempat berpamitan dengan teman-teman sekolahnya. Setelah lulus, Arul masuk MTs pilihan orangtuanya. Perjalanan cinta monyet Arul tidak hanya sampai disitu. Ada beberapa perempuan yang dia sukai secara diam-diam. Sampai akhirnya ia meresakan patah hati untuk pertama kalinya. Menjadi siswa menengah, Arul mulai mengerti menggunakan internet. Mulai menggunakan facebook untuk add cewek-cewek yang dia sukai dan langsung meminta nomor handphonenya. Sampai lulus SMA, Arul masih saja gagal untuk menjalin hubungan dengan lawan jenisnya. Hal sama juga terjadi ketika Arul menjadi mahasiswa baru Universitas di Malang. Lagi-lagi ia ditolak. Arul teringat pesan dari gurunyanya dulu “Jangan pacaran dulu ya, kalau mau pacaran nanti aja kalau udah kelas dua atau tiga SMA.” Arul baru memahami alasan mengapa dulu gurunya menasehati anak-anak muridnya seperti itu. Jawabannya, karena cinta itu menyakitkan.

-6%Hot
Close

Perempuan Serigala – Gary Gaffuri

Rp 45.000 Rp 42.500

Kalian kemudian memulai kerja sama. Kau membuat beberapa poster yang berisi
propaganda agar kaum muda berani bergerak untuk menentang si babi tua yang mulai
sewenang-wenang menjalankan kekuasaannya. Perempuan serigala dan kawan-
kawannya memanfaatkan media sosial untuk mengunggah poster-postermu. Tentu saja
tim siber pemerintah bertindak ultra cepat dengan menghapus postermu dari laman
media sosial. Namun walaupun hanya satu jam mengudara, orang-orang sudah
terlanjur mengunduh poster-poster bikinanmu dan menyebarkannya layaknya wabah.
(Perempuan Serigala)

Kalau dipikir-pikir, mana ada orang yang menghabiskan uangnya hingga milyaran
rupiah hanya untuk pergi ke luar angkasa kalau ujung-ujungnya hanya buat ngentot.
(Perbincangan Tidak Penting Mengenai Cara Terbaik Untuk Mati Bunuh Diri, Cara
Bercinta Di Luar Angkasa, Kate Upton, Cara Menyunat Wolferine, dan Ilmu Rawa
Rontek)
Buku-buku yang berhasil diselundupkan kemudian dikumpulkan. Sebagian
disumbangkan ke taman baca, perpustakaan jalanan, atau mereka serahkan begitu
saja ke sembarang orang. Tukang becak, tukang parkir, penjaga fotokopi, hingga
gelandangan pernah mereka hadiahi buku. Mereka juga cermat dalam
menyumbangkan buku, karena tentunya tidak mungkin menyerahkan buku Atlas
Anatomi Manusia Sobotta karangan F. Paulsen dan J. Waschke kepada tukang
bangunan. Mereka menyerahkan buku tersebut kepada seorang tukang pijit jalanan
yang sering mangkal pada malam hari di sekitaran pasar. (Dua Orang Pencuri Buku)

Sudah seminggu lamanya kami terjebak di parit busuk yang dingin ini. Perang yang
diramalkan berjalan cepat dan taktis sudah berubah menjadi perebutan sejengkal tanah
yang brutal dan a lot dengan korban yang tak terhitung jumlahnya. Kemenangan
sekarang tidak lagi diukur dari kota per kota, tetapi diukur dalam ukuran yard. Kami
harus berkubang di lumpur dengan bau ratusan mayat yang membuat kepala pening
sambil menahan dinginnya salju desa Levantie, sebuah tempat terpencil di utara
Perancis. (Levantie)

***

Perempuan Serigala merupakan debut buku kumpulan cerpen karangan Gary
Ghaffuri. Tujuh cerita pendek di dalamnya memuat berbagai macam tema mulai dari
pergolakan politik yang secara tidak sengaja melibatkan seorang pemuda dengan
kemampuan istimewa, kronik pembunuhan di sebuah desa pada masa orde baru,

pergulatan antara tugas dan kemanusiaan dalam perang, tradisi yang membelenggu di
masyarakat hingga usaha seseorang dalam merawat ingatan melalui sepakbola.

-9%Hot
Close

Hari yang Sempurna Untuk Tidak Berpikir

Rp 55.000 Rp 50.000

Mendengar itu Kak Onang mendekat ke Teruna, lalu memegang tangannya, “Teruna, bermimpilah. Jangan takut bermimpi. Swiss tidak punya cokelat, tapi bisa jadi tempat pabrik cokelat terbaik di dunia. Setidaknya di Sumbawa sudah banyak sapi. Susunya bisa diperah di sini.” Teruna tidak paham apa Kak Onang sedang menyemangati atau merayunya. “Omong-omong namamu lucu… Teruna, seperti teru-teru bozu.” Kali ini ucapan itu disertai dengan remasan yang lebih kencang di tangan kanannya.

Sebuah kumpulan cerpen fiksi yang sebagian besar berlatar belakang di Sumbawa Besar. Pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Beberapa cerpen yang disajikan menceritakan bagaimana Sumbawa, kota kecil bagian selatan Samudra Hindia juga terdapat tempat-tempat yang menakjubkan yang bisa dengan segera untuk dinikmati keindahannya.

-10%
Close

Koping – Kumpulan Puisi

Rp 40.000 Rp 36.000

Koping adalah sebuah usaha sadar untuk menyelesaikan masalah
personal dan interpersonal dalam rangka menguasai, meminimalisasi
atau menoleransi stres dan konflik.

-6%Sold out
Close

Kiat Kiat Menemukan Luka – Otak Kusut

Rp 48.000 Rp 45.000

“KAu pernah berkata bahwa kebahagiaanku adalah tanggung jawabmu., dan ternyata aku adlahmusuh beratmu.”

-10%Hot
Close

Anggur dan Abu

Rp 35.000 Rp 31.500

biar hujan jatuh berpapasan

ramai bayang kota menemani

kejap kerlipan caya bangunan

bagai setapak jauh di tubir usai

-8%Sold outHot
Close

Merekam Jejak Sepakbola Jerman

Rp 65.000 Rp 60.000

Keajaiban di bern. Bergulirnya Bundesliga. Footbonaut. Akademi sepak bola junior. Kesuksesan finansial Bundesliga. Model 50+1.

Kisah-kisah di atas dan bahkan masih banyak yang lainnya merupakan jejak sepak bola Jerman yang terbentang selama ratusan tahun.

Semuanya merupakan rangkaian yang terjalin sedemikian rupa dan menjadikan Jerman sebagai salah satu kekuatan penting dalam sepakbola. Semua kisah tersebut dapat Anda nikmati dalam buku ini.

-10%Hot
Close

Memeluk Kesedihan – Ely Rizki

Rp 50.000 Rp 45.000

Sehimpun puisi, sajak, dan prosa ini kubingkai dalam pigura buku yang berjudul “Memeluk Kesedihan” yang kupersembahkan untuk orang-orang tercinta.

-6%Hot
Close

Tuhan Kau Di-PHK!

Rp 50.000 Rp 47.000
-8%Hot
Close

Ketika Emak Memakai Celana Dalamku

Rp 65.000 Rp 60.000

Akhirnya kutemukan juga celana dalamku. Hanya saja sekarang celana dalam itu lebih besar dari sebelumnya. Kolornya molor dan tak mau kembali. Ukuran celana dalamku sekarang menyamai ukuran Emak.

I did go to school late that day. And without any underpants.

*

Dengan bahasa yang jernih dan sederhana Ahmad Zaenudin memperkenalkan Emak (Ibu) kepada pembaca melalui sepuluh adegan atau cerita pendek. Emak, seorang janda miskin, adalah tokoh yang boleh dibilang nyentrik. Namun, melalui kesepuluh adegan tersebut, pembaca akhirnya bisa memahami dan memaklumi tindakan Emak yang kadang mengherankan, kadang menjengkelkan. Sepintas, kesan yang mau dibangun oleh penulis adalah humoris dengan fokus pada tingkah laku dan ungkapan Emak yang aneh dan lucu. Tetapi di bawah permukaan humoris ini terdapat pengalaman yang penuh dengan kesusahan, penderitaan, kekecewaan dan kesedihan. Ahmad Zaenudin hanya melaporkan apa yang terjadi; dia tidak menghakimi, tidak protes dan tidak juga berusaha untuk memancing emosi para pembaca. Walaupun begitu, pembaca tidak sanggup menahan air mata ketika membaca halaman-halaman terakhir buku ini.

Hywel Coleman

University of Leeds, Inggris

Pemerhati budaya, bahasa dan pendidikan Indonesia

-8%Hot
Close

Cara Mencintai Monster

Rp 40.000 Rp 37.000

Kepompong Kata

Makna di dalam kepompong
Kata yang membusuk
menghujani pinggiran jalan
seperti cahaya lampu
kendaraan.
Kulit definisi mengering.
Menipis. Tumbuh retak di
mana-mana,
sedangkan makna seperti
mencurangi waktu.

Disetubuhi lidah dan liur,
kata sangup berganti
pakaian.
Berganti tubuh.
Yang satu tetap aman d kapal kamus. Sisanya
liar memangkas kultur.

-8%Hot
Close

Dongeng dari Negeri Bola

Rp 65.000 Rp 60.000

Sepak bola rupanya tidak pernah benar-benar bisa subur dalam langgam hidup yang begitu santai. Oksigen sepak bola adalah ketika dada masih membuncah
dengan energi untuk menaklukkan dunia. Oksigen sepak bola adalah suasana ketika tuntutan bertahan hidup masih menjadi prioritas utama.

-9%Hot
Close

Perawan Cantik yang Terlelap

Rp 55.000 Rp 50.000

Meskipun tempat itu disebut sebagai kelab rahasia, jumlah lelaki tua yang menjadi anggota tampaknya hanya sedikit. Eguchi mengunjungi tempat itu bukan
untuk membuka dosa maupun mengintip perilaku rahasia yang terjadi di rumah itu. Rasa penasarannya ia buang jauh, sebab penderitaan usia tua sudah mulai
menguasainya pun.

“Beberapa lelaki mengatakan, kalau mereka bermimpi indah ketika datang ke sini,” kata perempuan itu. “Ada juga yang mengatakan, bahwa mereka jadi
ingat akan masa muda.”

-8%Hot
Close

20 Puisi Cinta & 1 Nyanyian Putus Asa (Cover Baru)

Rp 50.000 Rp 46.000

Malam Ini Aku Bisa Saja Menulis

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih
Misalnya menulis “Malam penuh bintang,
dan bintang bintang itu biru dan menggigil di kejauhan.”

Angin malam berputar di langit sambil bernyanyi.

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih.
Aku pernah mencintainya, dan kadang dia pun pernah mencintaiku juga.

Di malam-malam seperti ini dulu, kurangkul dia dalam pelukanku.
Kuciumi berkali kali di bawah langit yang tak berbatas.

Dia pernah mencintaiku, kadang-kadang aku pun mencintainya.
Bagaimana mungkin bisa tidak mencintai matanya yang indah dan tenang itu.

Malam ini aku bisa saja menulis puisi yang paling sedih.
Karena aku tak lagi memilikinya. Karena aku telah kehilangan dia.

Malam begitu mencekam, tambah mencekam tanpa dirinya.
Dan puisi masuk ke dalam jiwa seperti embun ke rumputan.

Tak apa kalau cintaku tak bisa menahannya.
Malam penuh bintang dan tak ada di sini dia.

Begitulah. Di kejauhan, seseorang bernyanyi. Di kejauhan.
Jiwaku resah kehilangan dia.

Seolah ingin menghadirkannya, mataku mencarinya.
Hatiku mencarinya, dan tak ada di sini dia.

Malam yang itu-itu juga, membuat putih pohonan yang itu-itu juga.
Tapi kami tak seperti dulu lagi.

Aku tak lagi mencintainya, itu pasti, tapi betapa cintanya aku dulu padanya.
Suaraku menggapai angin biar didengarnya.

Milik orang lain. Dia akan jadi milik orang lain. Seperti dia dulu milik ciuman-ciumanku.
Suaranya, tubuhnya yang indah. Matanya yang dalam.

Aku tak lagi mencintainya, itu pasti, tapi mungkin aku mencintainya.
Cinta begitu singkat dan lupa begitu lama.

Karena di malam-malam seperti ini dulu kurangkul dia dalam pelukanku,
Jiwaku resah kini kehilangan dia.

Walau ini derita terakhir yang dibuatnya,
dan ini puisi terakhir yang kutulis untuknya.

 

-6%Hot
Close

Sarongge

Rp 80.000 Rp 75.000

Buku ini mengandung perjuangan banyak ide dan ideal mengenai perjuangan dan manusia. Ke-gentle-an Husin, sekalipun dalam kenyataannya sangat sulit ditemukan di kalangan lelaki tradisional-agraris, toh konsisten dengan posisinya sebagai penjaga dan perawat domestik. Keberanian Karen yang menakjubkan pun harus ditebus dengan keterpisahan, apa pun bentuknya. Husin adalah pahlawan keluarga. Karen adalah pahlawan ide-ide besar. Dan keduanya sama penting. Itu barangkali salah satu pesan yang ada dalam buku ini, sekaligus ideal yang dijunjung pengarangnya dalam kehidupannya.

Buku ini sangat menyentuh hati saya …

(Ayu Utami, novelis)

 

Sarongge mempertautkan sejarah perjalanan hidup penulisnya yang telah berulang kali mengalami transformasi. Dengan membaca novel ini kita bisa paham mengapa sudah lima tahun terakhir sektor pangan mengalami defisit dan mengapa nasib petani tak kunjung menggembirakan. Menyembul pula kemiripan kisah cinta dua anak manusia dengan cinta lingkungan. Ini bukan sekadar novel.

(Faisal Basri, dosen Universitas Indonesia)

-5%
Close

Malaikat di Batas Senja

Rp 40.000 Rp 38.000

… Berapa kali kamu mengatakan itu pada diri sendiri? Gerutu diri menolak takdir. Meluap amarah ketidakterimaan.. Bahkan tak jarang sumpah serapah terucap dari labial yang tak sadar. Menyalahkan Tuhan? Memvonis Tuhan? Mengatakan Tuhan tidak adil atas jalan hidupmu?…

Nayatul Aulia, gadis penderita sinutis sekaligus scoliosis. Seorang gadis yang mendapat kejutan istimewa di usianya ke tujuh belas. Awal sebuah vonis yang mengubah dunianya. sekian tahun hidup dalam ketidakterimaan pada takdir yang digariskan untuknya. Tenggelam dalam stigma negatif yang membuatnya melepas semua harapan yang awalnya tergenggam erat. Hingga pada akhirnya ia kembali menemukan dirinya yang telah lama hilang ditelan kepahitan. Melalui perjalanan panjang, ia banyak mendapatkan pelajaran berharga yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang peka akan isyarat alam. Karena dibalik semua itu ada rahasia mata yang tak nampak secara lahiriah namun perlu pemaknaan, perlu penerimaan untuk membaca rahasia itu …

-8%
Close

Rembah Bijana

Rp 65.000 Rp 60.000

Apalah arti kekekalan sastra,

jika orang berhenti bersawala,

ia akan mati suri.

Meringkuk sedih di jalan sunyi.

 

Sold outHot
Close

Telembuk: Dangdut dan Kisah Cinta yang Keparat

Rp 90.000

Novel Kedung Darma Romansha ini bercerita tentang dunia prostitusi, panggung dangdut, pergaulan para pemabuk dan tukang kelahi. Adegan seks dan kata-kata kasar bertaburan. Namun uniknya, novel ini tidak terkesan vulgar. Mengapa demikian? Saya rasa hal itu terkait dengan nada penulisan dan posisi narator. Narator berada pada posisi netral: dia tidak memberi penilaian moral apapun, baik dalam arti menghakimi perilaku tertentu, maupun sebaliknya, yaitu merayakan atau membela perilaku yang berada di luar standar moralitas yang menjadi pegangan mayoritas orang Indonesia. Di samping itu, penulis menaruh perhatian pada detail-detail penggambaran suasana, juga bahasa dan gaya pergaulan lokal, yang terkesan cukup realistis dan berbasis pada riset lapangan. Dengan demikian, lingkungan dan perilaku manusia yang diceritakan sekadar hadir sebagai sesuatu yang memang eksis, dan menarik sekali-sekali dilirik, serta dimasuki lewat dunia khayal sebuah novel. Mau dihakimi, dinikmati, atau sekadar diamati, itu terserah pembaca.

—Katrin Bandel, kritikus sastra

 

 

Energi bercerita yang luar biasa. Kejujuran cara bertuturnya membuat saya merasa berada diantara para karakternya. Bentuk novel yang jarang kita temukan di antara kepungan novel-novel populer sekarang ini. Salut!

—Ifa Isfansyah, sutradara film

 

 

Roman ini menunjukkan keseriusan menjelajahi secara kritis pengalaman penulisnya di tanah tumpah darahnya sendiri. Memeriksa timbunan pengetahuan lokal dan mengartikulasikannya dengan bahasa etnografis pengalaman keagamaan dan godaan seksualitas sebuah hiburan. Yang suci dan profan, yang sakral dan banal bercampur membentuk cerita yang memikat.

—Muhidin M. Dahlan, Direktur Indonesia Boekoe dan pendiri warungarsip.co Yogyakarta

 

 

Novel ini memberikan tempat baru untuk mereka di tengah tatanan masyarakat yang berbudaya ini. Mereka lebih manusia dariku, bahkan penulisnya sekalipun, pikirku.

—Alex Abad, aktor film

 

 

Membaca novel Kedung awalnya saya berpikir kalau penulisnya adalah pemain organ tunggal. Karena Kedung menuliskannya benar-benar nyata seperti yang pernah saya lihat pada tahun-tahun tersebut. Saya seolah diajak ke masa lalu, dan saya membacanya benar-benar terbius oleh ceritanya. Hebat.

—Nunung Alvi, penyanyi dangdut Pantura Cirebon-Indramayu

-10%Hot
Close

Divines

Rp 70.000 Rp 63.000

Hayate Tsukuda moves from Nara, Japan to Peloponnese, Greese and works at a watch station. His life is considerably flat until he meets Morea, the tree nymph. He falls in love with her. But before he addresses his love to her, she dies because Clair burns her sacred necklace.

This book is about Hayate's life and love story by Hayate about “Divines”

-12%Hot
Close
-11%Hot
Close

Ketut Rapti: Kumpulan Cerpen Perempuan

Rp 45.000 Rp 40.000

Sebagian cerita dalam kumpulan Ketut Rapti merupakan pengalaman pribadi Ni Komang Ariani yang dimasukkan ke dalam alur cerita yang komikal dan absurd. Cerita Ketut Rapti sebetulnya bermula dari protes keras penulis pada diskriminasi terhadap “dialek kedaerahan” yang membuat seseorang tak dianggap layak untuk menjalani sebuah pekerjaan. Namun pada cerita Ketut Rapti yang kedua, ada dilema dan paradoks yang terjadi belakangan. Ternyata segala hal selalu bertaut dengan hal yang berkebalikan dengannya. Saat Ketut Rapti, kehilangan kehilangan akar kelokalannya, ia pun harus menghadapi menimbulkan bencana baru yang tak kalah peliknya.
Dalam Ketut Rapti, Ni Komang juga banyak menarasikan kisah perempuan yang “terjebak” dalam pernikahan. Bagi perempuan, menikah adalah sebuah pertaruhan: menjadi bahagia atau menjadi keset tempat semua daki diusapkan”

-9%Hot
Close

The 1 Year Singaporean

Rp 35.000 Rp 32.000

Clubbing di usia 18?
Nonton The Born This Way Ball?
Ngeliat langsung Will & Kate?
Jadi third wheeler?

-9%Hot
Close

Kolektor Mitos

Rp 45.000 Rp 41.000

Cetakan kedua.

“Jika teks dan penulisnya dikaitkan, Kolektor Mitos tidak memperlihatkan keutuhan sebentuk personalia. Meskipun saya mengenal Halim cukup baik, membaca kumpulan cerita pendek ini tidak membuat saya merasa lancar menikmatinya. Hanya mengeja. Belum sampai memahami. Kolektor Mitos adalah suatu prolog yang menyimpan banyak kejutan, dan: sindiran licik! Di bagian tertentu, saya gampang mengolok penulisnya sok tahu. Di bagian yang lain, saya begitu saja dibuatnya merasa malu, sekaligus tersinggung. Kadang terharu.” – M Qomarudin, Jurnalis, mukim di Denpasar

Close

Romansa Yang Hilang

Rp 40.000

Lenalah aku sebab dirimu
dalam dekap kenangan lalu
merenung haru mengecap pilu
serupa abu di jalan liku

sembari teja penuh menjingga
aku bermelankolia
mengembus ribuan aksara
pada semat serat jeluang

sampailah aku pada tangis bertalu
mengingat kesah pun menyembilu
setinggal suaramu bergayut rindu
lenalah aku sebab dirimu

Sebab Dirimu

-10%Hot
Close

Remora

Rp 40.000 Rp 36.000

Menjadi pelaut yang mengarungi perairan Indonesia, seorang pemuda berusaha mengenali seluk beluk profesinya. Remora kadang berhadapan dengan predikat yang tak mengenakkan dan menguntungkan dirinya. Namun ia tetap menjalani dan menikmati pengalamannya. Dengan kesediaan mendudukkan diri di tengah lingkungan manapun, Remora justru kian paham dirinya sendiri dan pilihan-pilihannya. Tugas kerja, perjumpaan dengan orang-orang baru, asmara, pertemanan, dan keindahan pemandangan alam melengkapi kisah-kisah pelayaran Remora dan awak-awak kapal lainnya.

Hot
Close

Melepas Batas

Rp 40.000

Kumpulan puisi “Melepas Batas” ini merupakan debut Nickano, penulis yang lahir di Boyolali, akhir 1997. Meskipun begitu, beberapa puisinya telah dimuat dalam buku antologi puisi bersama Sejuta
Suara Anarki dalam Nadi (Oase Pustaka, 2017) yang ditulis oleh para pemenang lomba menulis puisi yang diadakan
Oase Pustaka.