Beranda » Indie Book Corner

Showing 1–30 of 132 results

Show sidebar
Hot
Close

Simbad si Pelaut dan Kisah 1001 Malam Lainnya

Rp 86.000

Sindbad memulai kisah petualangan ajaibnya di hadapan banyak orang yang datang ke kediamannya. Salah satu di antara mereka adalah Hindbad, seorang portir miskin yang merasa hidupnya tak adil. Sindbad menceritakan ketujuh petualangan selama tujuh malam berturut-turut. Setiap malam selepas ia mengakhiri cerita, Sindbad memberikan beberapa payet uang kepada semua yang ia undang, termasuk Hindbad.

Ketujuh petualangan Sindbad diisi dengan cerita-cerita ajaib di mana ia bertemu dengan banyak makhluk luar biasa dan menjumpai beragam fenomena supranatural.

Kisah petualangan Sindbad ini dibarengi dengan kisah-kisah 1001 malam lainnya. Di antaranya ada kisah tentang Nurhadi dan si Persia Cantik, Pangeran Camaralzaman, si Bungkuk Kecil, Kisah Kuda Ajaib, dan Kisah tentang Dua Saudari yang Mencemburui si Bungsu.

Hot
Close

Rumasuar

Rp 87.500

Dalam berpuisi, Bumi menerapkan proses-proses yang terdiri dari pelepasan (releasing), pembingkaian kembali (reframing), pelemasan (relaxing), untuk mengenali, menemukan dan menggali lebih dalam tentang diri. Dari berbagai proses tersebut, terciptalah sekumpulan puisi dalam buku Rumasuar ini. Rumasuar merupakan rumah bagi puisi-puisi Bumi yang dibagi ke dalam 10 bab: Mentari Bumi, Dwipta Jingga, Urip, Eros, 23, Dianingtyas, Bentara, Suwung, Manungsa, dan Ruma.

Sold out
Close

Pundi Suar Intimate

Rp 500.000

Produk ini terdiri dari Pundi Suar, 1 Tiket Virtual Launching Rumasuar tanggal 23 Agustus 2020, pukul 15:30 – 17:30 WIB, dan 1 Tiket Intimate. Sesi ngobrol bareng Bumi selama dua jam tanggal 30 Agustus 2020, pukul 10:00 WIB dan 15:30 WIB (pilih salah satu). Produk ini hanya tersedia sebanyak 22 seat.

Tiket Virtual Launching Buku Rumasuar akan dikirim ke email pembeli tanggal 19 Agustus 2020.
Tiket Intimate akan dikirim ke email pembeli tanggal 25 Agustus 2020.

***

Dalam berpuisi, Bumi menerapkan proses-proses yang terdiri dari pelepasan (releasing), pembingkaian kembali (reframing), pelemasan (relaxing), untuk mengenali, menemukan dan menggali lebih dalam tentang diri. Dari berbagai proses tersebut, terciptalah sekumpulan puisi dalam buku Rumasuar ini. Rumasuar merupakan rumah bagi puisi-puisi Bumi yang dibagi ke dalam 10 bab: Mentari Bumi, Dwipta Jingga, Urip, Eros, 23, Dianingtyas, Bentara, Suwung, Manungsa, dan Ruma.

Rumasuar hadir dengan spirit, to live is to give light. Oleh sebab itu, untuk setiap pemesanan Rumasuar, sebagian keuntungannya akan disumbangkan ke Perihal Hewan.

***

ESTIMASI PENGIRIMAN PRODUK: 24 AGUSTUS 2020

Sold out
Close

Pundi Suar Spesial

Rp 300.000

Produk ini terdiri dari Pundi Suar, 1 Tiket Virtual Launching Buku Rumasuar tanggal 23 Agustus 2020, pukul 15:30 – 17:30 WIB. Produk ini hanya tersedia sebanyak 200 seat.

Tiket Virtual Launching Buku Rumasuar akan dikirim ke email pembeli tanggal 19 Agustus 2020.

***

Dalam berpuisi, Bumi menerapkan proses-proses yang terdiri dari pelepasan (releasing), pembingkaian kembali (reframing), pelemasan (relaxing), untuk mengenali, menemukan dan menggali lebih dalam tentang diri. Dari berbagai proses tersebut, terciptalah sekumpulan puisi dalam buku Rumasuar ini. Rumasuar merupakan rumah bagi puisi-puisi Bumi yang dibagi ke dalam 10 bab: Mentari Bumi, Dwipta Jingga, Urip, Eros, 23, Dianingtyas, Bentara, Suwung, Manungsa, dan Ruma.

Rumasuar hadir dengan spirit, to live is to give light. Oleh sebab itu, untuk setiap pemesanan Rumasuar, sebagian keuntungannya akan disumbangkan ke Perihal Hewan.

***

ESTIMASI PENGIRIMAN PRODUK: 24 AGUSTUS 2020

Hot
Close

Pundi Suar

Rp 250.000

Dalam berpuisi, Bumi menerapkan proses-proses yang terdiri dari pelepasan (releasing), pembingkaian kembali (reframing), pelemasan (relaxing), untuk mengenali, menemukan dan menggali lebih dalam tentang diri. Dari berbagai proses tersebut, terciptalah sekumpulan puisi dalam buku Rumasuar ini. Rumasuar merupakan rumah bagi puisi-puisi Bumi yang dibagi ke dalam 10 bab: Mentari Bumi, Dwipta Jingga, Urip, Eros, 23, Dianingtyas, Bentara, Suwung, Manungsa, dan Ruma.

Rumasuar hadir dengan spirit, to live is to give light. Oleh sebab itu, untuk setiap pemesanan Rumasuar, sebagian keuntungannya akan disumbangkan ke Perihal Hewan.

***

Produk ini terdiri dari
-TTD Penulis
-Buku Rumasuar
-Pembatas Buku Rumasuar
-Totebag Rumasuar
-5 Postcard yang menginterpretasikan beberapa puisi di dalam Rumasuar
-Kaus Rumasuar
-Pouch Rumasuar

ESTIMASI PENGIRIMAN PRODUK: 24 AGUSTUS 2020

-10%
Close

Titik Darah Terakhir

Rp 110.000 Rp 99.000

Ryan, seorang pemuda Indonesia, menemukan sebuah selebaran berisikan informasi tentang kompetisi beladiri di Jepang dengan hadia satu juta yen. Terdorong untuk membantu ekonomi keluarganya, Ryan berangkat ke Jepang untuk mengikuti kompetisi itu. Namun, alih-alih hadiah, Ryan malah terjebak dalam konflik antar-organisasi mafia di Jepang.

Novel ini direkomendasikan bagi pecinta video game dan film bergenre action drama.

-8%
Close

Relasi Teks dan Konteks

Rp 97.300 Rp 90.000

Hadis-hadis Nabi saw., lahir berdasarkan pergumulan konteks historisnya sendiri-sendiri. Memisahkan teks dari konteksnya adalah salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman terhadap sunnah Nabih saw., sehingga terkesan saling bertentangan. Hadis sebagai verbalisasi sunnah Nabi saw., merupakan dokumen hsitoris tentang kehidupan Nabi saw., yang mencakup perilaku, perkataan, dan legitimasi yang bersumber dari beliau sebagai alternatif-alternatif bagi umatnya dalam setiap dinamika kehidupan. Hadis-hadis merupakan serpihan-serpihan informasi historis tentang beliau. Hal ini meniscayakan para pembaca hadis untuk selalu “sadar sejarah”. Pemahaman terhadap hadis dan penentuan maknanya, tidak cukup berhenti pada analisis dan penentuan kualitas sanad melainkan juga dibutuhkan analisis dan penentuan kualitas sanad melainkan juga dibutuhkan analisis terhadap matan dengan aneka pendekatan. Sunnah sebagai verbalisasi sunnah yang terpublikasi dalam kitab-kitab hadis dan literatur sejarah merupakan serpihan-serpihan sejarah telah melalui proses transmisi yang harus diformulasi menjadi sebuah informasi dan dokumentasi historis yang utuh. Pemahaman terhadap hadis tidak cukup dengan mengambil bagian-bagian tertentu untuk digeneralisasi tanpa mempertimbangkan riwayat-riwayat yang lain yang memiliki konteks wurud-nya sendiri-sendiri.

-9%
Close

A Family of Individuals

Rp 70.000 Rp 64.000

Untuk kali keduanya di tahun yang sama, pemakaman untuk keluarga Arvianno diselenggarakan. Kali ini untuk mengirim sosok patriarki, Agus Arvianno, menuju liang lahat. Seperti layaknya Kania Larasati yang sudah mendahuluinya, pemakaman Agus diwarnai nestapa bagi orang-orang yang mencintai dan menghormatinya. Mereka rela untuk menghadiri pemakaman di tengah hujan deras, di mana air mata bercampur menjadi satu. Lubang yang digali sedalam enam kaki terasa pas untuknya. Tidak lebih dan tidak kurang.

Pencapaian terbaik Agus adalah memutarbalikkan kondisi anak-anaknya yang sewaktu itu berada di dalam kesulitan yang parah.

Close

Berbeda Pelangi: “The Hidden Life” – Part I

Rp 65.000

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata yang terjadi pada mereka yang selama ini dianggap berbeda oleh sebagian besar masyarakat. Apa yang akan kamu baca pada buku ini merupakan topik–topik yang selama ini mungkin belum pernah tersentuh atau dibahas oleh penulis lain.

Setiap pembahasan dalam buku ini selalu mengkombinasikan antara pemikiran pro & kontra agar pembacanya juga bisa melihat dari berbagai prespektif. Buku ini hadir sebagai jembatan antara kaum pro & kontra terhadap kaum Gay yang selama ini masih dianggap tabuh.

-6%Hot
Close

Kisah 1001 Malam

Rp 84.000 Rp 79.000

Kisah-kisah dalam buku-buku peri pada umumnya adalah kisah yang diceritakan oleh wanita-wanita tua di pedesaan kepada cucu-cucu mereka. Tidak ada yang tahu berapa umur mereka, atau siapa yang menceritakan kepada mereka terlebih dahulu. Anak-anak Ham, Sem, dan Jafet mungkin mendengarkan kisah-kisah itu di atas bahtera saat hari-hari hujan. Atau Hector, si bocah, mungkin juga mendengar kisah-kisah itu di Kota Troy, karena sudah pasti Homer mengenali kisah-kisah itu, dan beberapa di antaranya ditulis di Mesir sekitar zaman Musa.

-7%Hot
Close

Pinokio

Rp 70.000 Rp 65.000

Si Tua Geppetto akhirnya sampai di rumahnya: rumah yang sangat sangat sederhana, dengan kursi yang jelek, meja yang reyot dan ranjang yang berderit. Ada perapian di pojok rumah, tetapi apinya hanyalah gambar di tembok, lengkap dengan panci yang mendidih dan asap yang terlihat lebih nyata dari api dan asap yang sebenarnya. Seketika Geppetto mengambil alat-alat tukang dan mulai mengerjakan bonekanya.

“Siapa nama yang cocok untuk boneka ini ya?” gumamnya sambil menimbang-nimbang. “Sepertinya aku akan memanggilnya Pinokio. Aku ingat dulu aku pernah diceritakan tentang satu keluarga dengan Pinokio sebagai ayah, Pinokia sebagai ibu, dan si kecil Pino sebagai anaknya; sebuah keluarga pengemis yang bahagia.”

-8%
Close

Setrika Arang di Belakang Bioskop Mega

Rp 65.000 Rp 60.000

Banyak dari anak muda pada dekade 1980-an menggunakan dokar. Dahulu perjalanan terasa cukup jauh jika dari daerah Mayang sebab Jembatan Makalam juga belum dibangun. Peminat setrika arang pun dulu juga banyak. (Hal.99)

Seperti kata Etgar Keret, setiap penulis tentu punya sudut pandang unik terhadap sebuah peristiwa atau suatu objek. Saya kemudianbertanya pada Meiliani tentang apa makna menuliskan Jambi baginya. “Menulis tentang Jambi adalah usaha untuk mengenal diri sendiri,” jawabnya. (Hal.5)

-10%Hot
Close

Parantapa: Sebuah Kisah yang Tak Tuntas

Rp 50.000 Rp 45.000

Parantapa, Sebuah Kisah yang Tak Tuntas adalah sebuah kumpulan puisi yang berisi eksplorasi kisah-kisah pewayangan. Sebagai sarjana Sastra Nusantara yang memiliki ketertarikan pada kisah-kisah pewayangan, Mahayu mencoba menarasikan ulang cerita-cerita wayang yang rumit menjadi kisah yang sederhana, enak dibaca, dan indah dalam bentuk puisi.

Parantapa adalah perkawinan sekaligus kelahiran kisah-kisah pewayangan yang rumit bersama eksplorasi gagasan dan cerita empiris sehari-hari penulisnya.

Membaca puisi-puisi dalam kumpulan ini, kita seolah diajak melihat lanskap dunia imajiner yang lawas nan purba, sekaligus dunia nyata dan dunia urban saat ini. Segala kerumitan kisah yang sudah ada menjadi jauh lebih sederhana dalam puisi-puisi Mahayu, menjadi kisah-kisah cinta pribadi, kisah seorang wanita yang kuat dan tabah berjalan di atas jalan cinta.

***
Aku adalah cinta yang terjatuh
dan patah
pada waktu yang bersamaan.
Lalu tak pernah mau belajar
untuk sekadar
mencoba berdiri.

Pada akhirnya
Aku memutuskan untuk berhenti mengenangmu
dan aku hanya menjadi puisi-puisimu yang kau bakar
sebelum kau berhasil menyelesaikannya.

Membaca puisi-puisi dalam kumpulan ini, kita seolah diajak melihat lanskap dunia imajiner yang lawas nan purba, sekaligus dunia nyata dan dunia urban saat ini. Segala kerumitan kisah yang sudah ada menjadi jauh lebih sederhana dalam puisi-puisi Mahayu, menjadi kisah-kisah cinta pribadi, kisah seorang wanita yang kuat dan tabah berjalan di atas jalan cinta.

-7%
Close

Akibat Menabukan Seks

Rp 75.000 Rp 70.000

Saya percaya pada para ahli yang mengatakan peng alaman seks pertama akan menentukan bagaimana kamu memaknai seks itu. Sama halnya dengan mengetahui informasi seks yang benar akan membawa kamu pada pengetahuan yang benar juga.

Berpengetahuan tentang seks yang benar akan membuat seseorang lebih bertanggung jawab dan paham akan risiko dari melakukan hubungan seks. Lagi-lagi orangtua adalah sosok yang tepat untuk memberikan pengetahuan tentang seks kepada anaknya sejak usia dini.

Hot
Close

Ufuk Timur: Sebuah Perjalanan dan Perjumpaan di Tanah Papua

Rp 89.000

Buku ini terlalu berharga untuk dilewatkan. Seri tulisan ini menjadi menarik, karena dibuat dengan sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan tulisan lain yang dibuat oleh orang luar tentang orang dan budaya Papua. Membaca buku ini, saya seperti dibawa untuk melihat perjalanan spiritual seseorang yang sedang coba menyelami alam budaya masyarakat Papua. Tulisan ini otentik, karena diperoleh lewat interaksi—bertemu dengan banyak pihak dan berdasarkan pengalaman langsung penulis saat mengunjungi berbagai wilayah yang ada di Papua. Dari hutan, rawa, pegunungan, hingga pesisir danau dan laut. Sebagai seorang jurnalis lapangan yang berpengalaman, Christopel Paino mampu mencurahkan berbagai perasaan tentang apa yang dia lihat, dan menganalisa konteks situasi yang ada, yang pada akhirnya diramu dalam tulisan yang dia buat dalam buku ini.

-Ridzki R. Sigit (Pimpinan Operasional Mongabay Indonesia)

Membaca beberapa lembar catatan perjalanan dalam buku ini, mendatangkan iri yang berlapis-lapis. Lapisan pertama adalah sebagai sesama jurnalis, Chris sangat beruntung dapat mengunjungi begitu banyak tempat di Papua, dan berjumpa dengan banyak orang, dalam kurun waktu yang relatif singkat. Papua itu luas. Transportasi dan logistik selalu menjadi isu utama. Bahkan oleh jurnalis lokal sekalipun. Apalagi ini bukan catatan tentang jalan-jalan atau plesiran. Lapisan iri kedua adalah ketekunannya dalam mencatat setiap detil pengalaman. Ini dilakukan bukan semata karena memang sedang melakukan perjalanan jurnalistik. Sebab banyak jurnalis meliput Papua, tapi tak semua sanggup menyusun ulang catatan selain dari apa yang sudah pernah ia publikasikan. Alasan ketiga yang membuat iri adalah, kekayaan waktunya untuk menulis ulang semua pengalamannya dalam sebuah buku, yang akan menghindarkan kita dari penyederhanaan-penyederhanaan ala buku pelajaran sekolah, seperti ‘nasionalisme’ atau ‘NKRI harga mati’ dalam melihat Papua.

-Dandhy Dwi Laksono (Pendiri Watchdoc, Sutradara Alkinemokiye dan The Mahuzes)

Meskipun membicarakan Papua, Ufuk Timur sesungguhnya sedang menguliti habis nasionalisme Indonesia. Jenis nasionalisme yang, sebagaimana yang terlukis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar negara ini, lahir dari semangat anti penjajahan dan penindasan. Nasionalisme yang ironisnya kemudian beralih rupa jadi alat menjajah dan menindas. Bangsa Papua adalah satu dari beberapa pihak yang sepanjang sejarah dipaksa mereguk bagian paling pahit dan mematikan dari nasionalisme Indonesia tersebut. Chris secara blak-blakan menyampaikan hal ini dalam bukunya ini dengan tidak lupa menyertakan saus romantisme dalam takaran yang pas. Mengikuti langkah kaki dan arah tatapan mata Chris melalui buku ini, mungkin akan memberi pembaca cara pandang baru dalam mengakrabi bahagia dan derita bangsa Papua.

-Jamil Massa (Penulis, Orang Gorontalo)

Close

Senandika Elegi

Rp 55.000

Sudah sejauh ini aku masih belum mampu mengungkapkan rasa, sudah sejauh ini pun aku khawatir kau tak memiliki perasaan yang sama. Berkelut didalam ruang kira-kira hanya akan membuahkan hasil yang terkadang tak sesuai realita, dan hanya akan meninggalkan lara.

-11%
Close

Perspektif Imajinatif

Rp 75.000 Rp 67.000

“Suwi po, Kak Gaz?” tanya Nadia.
“Ah, ora kok. Lagi tekan lima menitan lah,” jawab gue,
“Hawa-hawanya di sini pas sepi gini kok menakutkan juga ya, Nad? Jadi pengin manggil Hari Panca buat uji nyali deh.”
“Iya, Kak Gaz, kan do Tarawih. Biasane bar Tarawih lagi ramai bocah-bocah do dolanan sarung.”
“Ohiya lagi Tarawih bener,” kata gue.
“Tapi iya juga ya. Jadi ingat waktu masih kecil.”
“Emang pernah kecil, po?”
“Dipikir aku brojol dari perut ibuku sudah se-gedhe Bagong gini, Nad?”
“Hahaha ya mana tahu kan?”
“Auk ah!”

-10%Sold out
Close

Menerbitkan Rindu

Rp 60.000 Rp 54.000

Meninggi mimpi
Di belantara hari
Sepenuh hati
Memberi kasih

Segenap rasa
Untukmu tercurahkan
Semua asa
Denganmu melangkah

-10%
Close

Rajeev is not an Indian

Rp 92.000 Rp 83.000

Aku membaca cerita-cerita pengalaman orang lain di India. Mulai dari cerita seorang perempuan yang memberanikan diri melakukan perjalanan seorang diri menyusuri negeri Bollywood ini. Hal ini menarik karena ternyata dia, si penulis cerita itu tidak sepenuhnya berjalan di India. Dia lebih sering duduk di kendaraan bukan berjalan.

Walaupun ada banyak kisah aneh dan unik yang kubaca tentang perjalanan ke India, tapi tetap saja aku berdiri pada pendirianku. Aku ingin menemukan alasan dari dasar pertanyaan-pertanyaanku ini. Bahwa di negeri ini ada kemungkinan jawaban kenapa aku seorang Rajeev.

-9%Hot
Close

Belalang Komunis – Cerita-cerita dari Indocina

Rp 65.000 Rp 59.000

Di dalam buku ini tidak akan ada panduan soal bagaimana cara yang murah dan mudah untuk mengunjungi negara-negara yang ada dalam buku ini, apalagi untuk melancong dan menjelajah kota-kota atau situs-situs menarik yang bisa didatangi untuk sekadar berfoto ria. Tak ada rute perjalanan, harga tiket pesawat, bus atau kereta api atau alamat restoran.

Cerita di dalam buku ini adalah sedikit yang tersisa dari hidup menggelandang sebagai pendatang atau ingatan akan kunjungan singkat ke negara-negara Indocina di periode 2013-2017. Masa-masa di mana saya sedikit belajar mengerti tentang masa lalu Indocina. Terutama tentang bagaimana wilayah ini bertaut dengan sejarah sebuah gerakan yang diilhami oleh ide seorang revolusioner asal Jerman bernama Karl Marx. Tentang bagaimana geliat komunisme dan wajah ideologi ini yang tampak dalam gerakan sosial yang berfondasikan Marxisme.

Mencoba memahami dari sudut pandang seorang asing yang negerinya terletak tidak terlalu jauh di selatan, di mana Marxisme adalah tabu dan dianggap sebagai bahaya yang mengancam kesadaran manusia agar tak menemukan daya kritis untuk memperjuangkan kebebasannya.

Close

Terbang Tenggelam

Rp 50.000

Ketika diamku menjadi satu-satunya
alasanku untuk tersenyum, aku tahu,
saat itulah tawa-tawa singgah
dan mendekap tangisku.

Ketika tangisku menjadi satu-satunya
alasanku untuk tertawa, aku tahu,
saat itulah senyum-senyum hadir
dan memecah diamku.

Ketika senyumku menjadi satu-satunya
alasanku untuk menangis, aku tahu,
saat itulah diamku datang
dan memberi arti pada tawaku.

Ketika tawaku menjadi satu-satunya
alasanku untuk diam, aku tahu,
saat itulah tangis-tangisku kembali
dan membuatku mengerti;
kenapa aku harus selalu tersenyum.

-8%
Close

Jemawa

Rp 60.000 Rp 55.000

Sudah habis kesabaran Bambang. Ia mengambil gunng yang berada di lemari meja belajarnya dan memotong leher Meow. Darah mengucur deras dari lehernya. Refleks, Bambang langsung menyedot darah dari leher Meow agar darahnya dak tumpah dan mengotori lantai kamar kosnya. Ini adalah kali pertama Bambang meminum darah kucing. Ternyata, rasanya seper jus stroberi, pikir Bambang. Ia lalu terbayang, sepernya akan terasa lebih nikmat apabila darah Meow dijadikan kuah soto. Tanpa berpikir panjang, Bambang membuka laptopnya kembali dan mencari video tutorial cara memasak soto kuah darah kucing di YouTube.
——————–
Memadukan elemen horror-komedi-fantasi dengan latar belakang lanskap Indonesia modern, kumpulan cerita pendek pertama dari M. Shahriza Rijadi ini mencoba untuk menemukan humor di dalam absurditas terror dan rasa takut manusia. Mulai dari cerita seorang nenek yang secara misterius terlihat awet muda hingga kisah seorang arwah gentayangan yang pantang menyerah menyelesaikan urusan duniawinya, sembilan cerita yang terdapat di dalam Jemawa akan menjadi kisah-kisah yang tak akan kamu lupakan selamanya… atau sedaknya sampai buku ini selesai kamu baca.

-10%
Close

Catatan Kepergianku

Rp 50.000 Rp 45.000

Catatan ini aku tulis untukmu, sebagai kabar kepergianku darimu.
Catatan ini adalah bukti, bahwa aku telah ikhlas kau pergi.
Bacalah! Supaya kau tak lupa, bahwa kita pernah bersama.

-6%
Close

Parade Kisah yang Tak Pernah Berhasil Mati

Rp 47.000 Rp 44.000

Yang tersisa dari cerita panjang hanya kesimpulan yang singkat. Mereka tak peduli meski kau memakai tinta darah yang encer karena keringat. Mereka tak mau tahu sebab-sebab yang ada. Waktu memang cukup sempit untuk mengenang banyak hal.

Yang tersisa dari perang dan petualangan hanya penyesalan, tak ada kemenangan dan pesta pora, yang ada hanya
kehilangan disambut air mata. Kekalahan jadi pilihan paling damai; tak ada dendam, air mata, kehilangan, dan rasa bersalah. Hening seperti cinta yang tak perlu balasan setimpal.

Yang tersisa dari cinta ialah pemberian, yang gugur di pelukannya dan tak perlu dipulangkan. Sebab cinta tak akan berhenti tumbuh sejumlah yang kau butuh. Cinta satu-satunya kehilangan yang terganti, lebih banyak dari apa yang kau beri dan akan lebih pandai dari rencana pengkhianatan.

-10%
Close

Perempuan Kereta

Rp 79.000 Rp 71.000

Bekerja di ibu kota bukanlah perkara mudah bagi Adinda. Untuk orang Bandung seperti dia, Jakarta identik dengan tempat panas yang sesak, mahal, serta dipenuhi orang-orang tidak ramah. Adinda juga tak sampai hati meninggalkan ibunya yang sudah tua tinggal sendirian di Bandung.

Itulah yang menjadi alasan bagi Adinda untuk tetap pulang ke Bandung, Meski sehari-hari bekerja di Jakarta. Dia pulang menggunakan kereta setiap akhir pekan. Namun ternyata, baginya menaiki kereta bukan hanya soal menempuh jarak antara dua kota. Di Keretalah Adinda bertemu dengan sosok yang membuat perjalanannya menjadi sesuatu yang begitu ditunggu.

-20%
Close

Ophelia’s Sweet Occult

Rp 60.000 Rp 48.000

Words that
smell of dead
flowers and settling
midnight lakes.

-20%Hot
Close

Metakuasa Perdagangan Global

Rp 85.000 Rp 68.000

Buku Metakuasa Perdagangan Global memberikan argumentasi tentang fenomena jaringan produksi global sebagai basis dari perdagangan internasional. Penulis menggunakan pendekatan ekonomi-polik internasional dalam menjelaskan evolusi kapitalisme global, di mana terdapat interaksi antara perusahaan multinasional, aktor-aktor negara, perusahaan lokal dan posisi buruh.

***

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI 2014-2019
Analisa kritis dalam buku ini perlu menjadi perhatian para pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi industrialisasi yang selaras dengan kebijakan perlindungan tenaga kerja, mengingat industri domestik dan hubungan majikan dengan buruh memiliki ikatan sistemik dengan perdagangan internasional yang dinamis dan kompleks.

Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
Kehadiran buku ini memberi wawasan baru bagi kaum buruh. Kerja kerja keras Bung Tengku menulis buku ini menyadarkan kaum buruh bahwa posisinya amat rentan di dalam rantai pasokan global. Selain memberikan wacana baru, buku ini pada akhirnya memberikan energi baru bagi semangat gerakan buruh.

Ali Muhammad, pengajar llmu Hubungan Internasional – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Buku ini jauh dari kerangka berpikir reduksionis dalam menjabarkan fenomena perdagangan internasional. Penulis cakap menguak ‘meta’-nya kuasa perdagangan global dengan didukung data dan fakta historis. Sangat bermanfaat bagi yang menekuni ilmu hubungan internasional, khususnya kajian perdagangan internasional.

Ah Maftuchan, Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa
Penulis mendeskripsikan sesuatu yang pada akhirnya menstimulasi hadirnya diskursus tentang bagaimana menyeimbangkan kepentingan dunia industri dengan kepentingan pekerja, dan mengurangi dampak buruk perdagangan internasional terhadap kesejahteraan sosial. Sebuah telaah yang cukup berharga untuk diteli lebih jauh.

-8%
Browse Wishlist
Close

Memeluk Angin

Rp 65.000 Rp 60.000

Seperangkat senyummu adalah bahaya bagi
ketidakberdayaanku.
Peringatan-peringatan datang dalam diriku
sebagai dingin dan panas, lidahku bingung harus
melafalkannya seperti apa.
Aku selalu berusaha untuk tidak menjadi lemah,
tapi pada kenyataannya rindu telah memasuki aku
yang kering sebagai nyala yang tidak mau padam.

Close

Tradisi Pencerita di Balik Tempurung

Rp 48.000

“Tuhan tidak apa-apa ketika mereka mengakui kebingungan, mereka bisa mengundang-Nya”. “Mereka” di dalam rangkaian cerita bagian Belalang Sembah yang Sedang Bingung Berdoa adalah suatu kebingungan yang mengakar terhadap persoalan antara Tuhan dan dirinya. “Mereka” selalu menanggapi mana yang dianggap benar dan mana yang dianggap sebaliknya, seperti pada tokoh yang tercipta sebagai pedagang pasar di dalam puisi “Orang-Orang Dukun yang Sekarang Kaya”, batinnya berteriak menanyakan apakah agama bermain di dalam hidupnya? Atau bagaimana yang seharusnya? Namun, dalam bagian Pelajaran Perdebatan Bercerita berisi pertanyaan tentang keadaan pikiran yang dirasakan dan perasaan yang dipikirkan oleh “kamu” “kau” dan “mereka”.

Saling menggantungkan harapan berceritalah yang murni dengan cinta. Kenyataannya sulit bagi tokoh “aku” untuk merindu di samping tokoh “nenek” yang sederhana menceritakan tentang mendatangkan kebahagiaan, melihat rumah yang menjadi tembok antara peristiwa yang terjadi di pelataran rumput taman dan di ruang tamu.

Di bawah puisi-puisi yang bergemuruh itu, terdapat berbagai cerita yang hidup di hamparan tanah yang luas. Tokoh-tokoh yang saling menggugah kedalaman dirinya bahwa terdapat luapan api yang mendidih dari luar dirinya. Mereka saling hati-hati karena bagi tokoh “Ceret” sebagai seorang politikus, pembual atau yang dikenal sederhana dalam lingkaran politiknya adalah “pembohong” zaman sekarang lah yang dapat menjadikan postur tubuh pembohong dapat terlihat sempurna.

-9%
Close

Aku Ingin Jadi Harimau

Rp 55.000 Rp 50.000

Apa dan seperti apa sistem di kepala kita yang merekam kenangan itu?

Otak kita bekerja sedemikian rupa sehingga kita hanya menyimpan sesuatu yang menurut kita baik, dan menghapus apa-apa yang buruk. Evolusi mungkin mendorong kita untuk selalu berlari atau pergi dari sesuatu yang membuat kita mendirita.

Hidup adalah penderitaan kata Buddha dan selamanya akan begitu. Yang hanya kita perlu persiapkan adalah upaya untuk menghadapi penderitaan itu, segetir apa pun itu.