Beranda » Indie Book Corner

Showing 1–30 of 165 results

Show sidebar
Close

Drama Setengah Jiwa

Rp 45.000

DALAM panggung ini.
Tiada yang serba-beraturan karena sudah semestinya begitu; yang teratur hanyalah mimpi-mimpi karangan sebelum benar-benar tertidur sedalamnya. Panggung ini bukan hanya tentang mimpi. Dalam panggung ini juga tiada yang serba-berantakan karena sudah semestinya begitu; yang berantakan hanyalah kenyataan yang tak sengaja setelah benar-benar tersadar sepenuhnya. Panggung ini bukan hanya tentang kenyataan.

-9%
Close

Ayong

Rp 45.000 Rp 41.000

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan tentang seorang siswa SMA yang berprestasi dan membuat bangga, melainkan tentang siswa yang sering dihukum kepala sekolah karena BERMASALAH.

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan hanya tentang PERSAHABATAN di sekolah yang selalu identik dengan setia dan bahagia, melainkan tentang perseteruan seru antara ANAK IS dan ANAK IA.

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan tentang ROMANSA yang penuh dengan kata-kata mesra, melainkan tentang betapa tipis jarak antara BENCI dan CINTA.

SELAMANYA.

INI BUKAN KISAH YANG SEDERHANA.

-20%
Close

Tentang Kisah [PRE ORDER]

Rp 75.000 Rp 60.000

Ini adalah kali pertama dan terakhir aku pindah rumah dan ini benar-benar menyebalkan. Aku harus meninggalkan segala sesuatu yang kumiliki sejak kecil demi memulai hidup di tempat baru. Walau begitu, aku berusaha untuk selalu menikmati hari-hariku.

Terkadang rasa rindu muncul dan mengingatkanku akan masa lalu di rumah lama. Belum lagi ditambah soal cinta yang tumbuh saat aku menginjak remaja. Beberapa cewek dan satu di antaranya yang begitu menyukaiku.

Walau cewek ini punya hal yang aku keluhkan, tapi apa yang kami jalani selalu bisa membuatku nyaman.

-13%
Close

[Pre Order] Melodi Cinta Jelang 50

Rp 80.000 Rp 70.000

Aku bekerja di saat yang lain tidur. Aku berpikir serius di saat yang lain duduk santai. Aku menghitung hari di saat yang lain pergi berlibur. Hasil nihil. Tabunganku tetap kosong melompong.

Kini saatnya aku harus benar-benar mencari makna dari pesan itu. Sudah terlalu lama aku tenggelam dan belum pernah sekalipun memikirkannya. Hatiku memang bebal, menganggap pesan itu tak lebih dari sekadar ungkapan zaman dahulu saja. Pesan yang tidak lagi sesuai untuk kehidupan orang di zaman sekarang.

-10%
Close

[Pre Order] Karma – Mencinta adalah Menanam Benih Luka

Rp 50.000 Rp 45.000

Adakalanya pergi meninggalkan orang yang kita sayangi dan cintai menjadi satu-satunya jalan, untuk mengembalikan
kebaikan yang tengah padam.

-8%
Close

Memahami Pasar Kerja

Rp 65.000 Rp 60.000

Terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang berperan dalam terbitnya buku “Memahami Pasar Tenaga Kerja: Bacaan Ekonomi untuk Non Ekonom”. Dari sisi produksi, penulis harus secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Murhananto, “teman seperjuangan” yang banyak membantu penerbitan buku edisi pertama. Dari sisi konsumsi, penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga besarnya kepada pembeli dan/atau pembaca buku tersebut.

Sedikit merupakan kejutan, buku “Memahami Pasar Tenaga Kerja” ternyata harus dicetak ulang. Selain beberapa revisi kecil, ada perubahan cukup berarti dalam buku Edisi kedua ini dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Pertama, ada tambahan satu bab, yaitu Bab 13 yang membahas soal outsourcing. Penambahan tersebut dilakukan terutama karena outsourcing merupakan topik hangat dan sekaligus kontroversial dalam wacana ketenagakerjaan di Indonesia.

Perubahan lain yang cukup berarti adalah tambahan pembahasan di Bab 2, Bab 4, Bab 11, dan Bab 12. Dalam Bab 2 masalah penganggur usia muda dibahas lebih banyak dibandingkan di edisi sebelumnya. Bab 4 yang membahas tentang upah minimum ditambahkan pembahasan khusus tentang politisasi upah minimum. Pembahasan tentang fenomena migrasi tenaga kerja antarnegara dalam Bab 11 juga ditambahi dengan pembahasan tentang penanganan masalah tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia. Sementara di Bab 12 tentang migrasi antardaerah (khususnya: ke Jakarta) dilengkapi dengan pembahasan tentang mitos migrasi ke Jakarta yang tidak ada di edisi sebelumnya.

Meskipun demikian, misi dan inti buku ini tetap seperti sebelumnya yaitu berusaha membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan dengan cara yang mudah dimengerti oleh semua orang, termasuk mereka yang tidak belajar Ilmu Ekonomi secara formal. Harapan pun tetap sama, semoga buku ini mampu memainan peran kecil dalam upaya “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

-10%
Close

Cakrawala Kesunyian

Rp 39.000 Rp 35.000

Cakrawala Kesunyian, berisi kumpulan-kumpulan puisi pilihan yang sengaja saya pilih untuk dijadikan satu keutuhan hingga tersusun menjadi tiga lingkaran cakrawala. Entah apa pun maknanya, tentu saja itu tak lepas dari tafsiran setiap pembaca, dan saya serahkan sepenuhnya kepada mereka: yang telah memutuskan untuk turut bersedia membacanya, merenunginya, seperti halnya ketika saya menuliskan buku ini. Pengabdian seorang penyair untuk membentangkan samudra aksara, dan penikmat karyanya memilih arah sampannya sendiri untuk menyeberang dan mengarungi jarak dari bentangannya.

-8%Hot
Close

Sajak Semusim

Rp 60.000 Rp 55.000

Sejarah yang Kita Tulis

hujan tak lagi basah
dan matahari seakan dingin menusuk kesunyian
mata haus akan teduh
jemari meliukkan samudra kata-kata
rongga-rongga mengering
lembah menjadi tempat asing, menyesakkan

dari mana datangnya duka?
buluh rindu terkhianati prasangka
dua lubuk menampung air mata
kedua pasang lengan mencoba saling berkait

hentakkanlah kaki-kaki kita!!
saat ragu menyelinap
mengoyak keyakinan yang mulai dibangun

pada tikungan mana keinginan bertahan?
angin tak mampu membawa setiap kenangan
kisah menjadi cahaya remang
tak lagi terbaca hasrat yang pernah membara

segeralah berlari!!
sekencang badai menghapus debu yang kita tinggalkan

mari kita sulam kembali…
sayap kupu-kupu masih mampu mengepakkan mimpi
dan jangan hentikan ini
di saat perjalanan baru menancapkan arah
genggamlah cinta yang belum menjadi abjad

; kita belum sampai batas kelelahan, pada sejarah yang
sedang kita tulis

-7%Sold out
Close

Wajah Tomat

Rp 70.000 Rp 65.000

BILL dan Arta sudah berhubungan lebih kurang 3 tahun, mereka tinggal bersama di sebuah kamar kos sederhana di sebuah kota yang bising, penuh geliat, dan lenggok suka serta duka. Bill bekerja sebagai pekerja lepas dalam bidang desain, lebih banyak di kosan untuk mengerjakan segala pekerjaannya. Sedangkan Arta yang merupakan account executive di sebuah kantor ternama tentu lebih banyak menghabiskan waktu di kantor atau keliling
mengitari kota demi mengejar target klien.

BILL dan Arta mempunyai kebiasaan sebelum mereka tertidur, yaitu membuka jendela kamar kosan dan mengamati kehidupan orang lain di luaran dari lantai 5 kosan sederhana mereka sambil membicarakan tentang apa saja.

-7%
Close

Dari Mata Turun ke Hati, Dari Gede Turun ke Kaki

Rp 70.000 Rp 65.000

Arimbi, Jena, dan Yoyon tiga manusia yang merasa dikucilkan oleh lingkungan sekitar mereka dipersatukan oleh sebuah kesamaan di antara mereka bertiga: aneh. Arimbi yang mampu berbicara dengan hewan, Jena yang mampu membaca pikiran, dan Yoyon yang mampu berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Keanehan itu membuat jalan hidup mereka penuh perjuangan dan penolakan, khususnya penolakan cinta. Namun, tersebab sama-sama ditolak itulah mereka bertiga akhirnya saling dipertemukan dan diikat dalam sebuah tali persaudaraan.

-9%
Close

Kereta Mawar

Rp 55.000 Rp 50.000

Sang fajar perlahan mulai melebarkan sayap, berusaha menyingsingkan gelap. Percikan cahaya anggunnya segera memberikan kehangatan bagi setiap insan. Seringkali manusia mengartikannya sebagai tanda untuk memulai hari. Namun, tak jarang bermakna sebaliknya. Bahkan di sisi lain dunia yang jauh dari hiruk-pikuk modernitas, manusia-manusia di sana telah lebih dulu menaklukkan dunia sebelum mentari datang member-katinya.

-4%
Close

Ramadan di (Bekas) Jantung Komunis

Rp 45.000 Rp 43.000

Buku ini adalah buah dari petualangan menikmati Ramadan di kota-kota eks jantung komunis Soviet. Sebagai catatan perjalanan, buku ini kaya dengan deskripsi yang akan membuat pembaca seperti sedang ikut merasakan langsung bagaimana serunya suasana Ramadan di Moskow, Saint Petersburg, Kazan, dan Grozny.

Edwin juga secara khusus mengulas bagaimana rukunnya pemeluk Sunni-Syiah di Rusia, meski harus berbagi ruang masjid karena ada sejumlah perbedaan dalam ritual peribadatan. Membandingkannya dengan kondisi dalam negeri yang masih kerap gaduh akibat perbedaan.

-10%
Close

Pikiran-Pikiran Sekarang

Rp 50.000 Rp 45.000

17.03

Dan setidaknya, perkataan-perkataan telah
dirangkai untuk diutarakan

Dialog tersusun
di antara deretan senja,
menuju ganjilnya malam

Dua insan, berusaha merajut kisah untuk kasih
diselipkan di atasnya: pucuk bulan purnama

-9%
Close

Arca Jingga

Rp 70.000 Rp 64.000

Itulah patung Rara Jonggrang, putri Kerajaan Baka yang disihir Raden Bandung Bondowoso, pangeran kerajaan tetangga, menjadi arca karena menolak cintanya dengan cara menipunya?membuatnya mengira hari telah pagi padahal fajar belum lagi terbit, sehingga ia gagal merampungkan pembangunan seribu candi dalam semalam seperti yang disyaratkan Rara Jonggrang untuk mendapatkan cintanya.

Bersama legenda mistis Rara Jonggrang yang begitu kental di ruangan berpendar merah redup itu, nuansa romantis amat mudah terpinggirkan, setidaknya bercampur dengan kutukan dari abad kuno?yang entah benar ada atau tidak, tapi cukup mengusik.

Anjani menatap mata lelaki mimpi. Lelaki mimpi menatap Anjani. Mata mereka terus beradu selama beberapa waktu?yang mungkin sejenak membeku. Tatap-menatap itu tak berlangsung selamanya, tentu saja. Celoteh bergulir dan hidangan disajikan. Tapi lidah Anjani terasa kebas. Ia tak dapat merasakan makanan yang ia kunyah.

-7%
Close

Kumpulan Doa yang Apa Adanya

Rp 45.000 Rp 42.000

Pesan Untuk Laki-laki di Bumi

Semua laki-laki itu sombong
Harusnya mereka sadar
Tanpa perempuan mereka semua lemah

-6%Hot
Close

The Aleasah Heroes

Rp 85.000 Rp 80.000

Ranor berlari menuruni Gunung Gaat. Sebatang suluh ia gunakan menyibak malam dari jalannya. Pemuda itu meliuk-liuk di antara barisan pepohonan dan melompati semak belukar yang menghadang. Tubuhnya telah bermandikan peluh dan jantungnya berdebar kencang tak keruan. Wajah tampan pemuda itu pucat seputih tulang. Sesekali mata cokelatnya melirik ke kaki gunung, tempat sebuah desa yang tengah terbakar hebat.

Tidak lama, Ranor tiba di depan Desa Nizar. Ranor mengedarkan pandangan, ia merinding dalam kengerian. Pagar api membentang mengelilingi desa itu. Mayat-mayat sehitam arang bergelimpangan di desa. Rumah-rumah didera api atau sudah jadi arang. Ladang di kanan Ranor telah menjelma kelam. Ranor syok dan perutnya bergejolak.

Ranor melepaskan obor yang membawanya ke desa itu. Di depan Ranor terbentang pagar api yang menggeliat, menghalangi Ranor masuk ke desa. Paras pemuda itu berubah merah dalam serangan panas. Namun Ranor tak gentar sedikit pun. Ia mengepalkan tangan sebulat tekad di hatinya. Ranor melaung dan berlari ke arah pagar si jago merah.

***

Kisah petualangan para pahlawan Aleasah, daratan yang penuh misteri dan kekuatan magis.

Ranor bergegas menuju rumahnya yang terbakar bersama seisi desa. Pemuda itu berharap dapat menyelamatkan Risa dan bibinya. Namun Ranor terlambat. Ia menemukan jasad dari bibinya yang telah hitam menjadi arang. Tak lama, Ranor menemukan Azmot melayang tinggi di atas desa. Monster yang telah merengut nyawa ayah, ibu, dan kakaknya, muncul kembali. Seketika api amarah membelenggu Ranor. Namun Azmot mengabaikan Ranor dan pergi begitu saja.

Yohana dan Albert yang kebetulan berada di dekat desa berhasil menyelamatkan Risa dari Azmot. Keesokan pagi, Yohana dan Albert mempertemukan Risa dan Ranor. Yohana yang telah kehilangan keluarganya akibat Azmot dapat merasakan kepedihan hati Risa dan Ranor. Yohana mengajak Ranor bergabung dengan Chadavis, kelompok penjaga Aleasah.

Jauh di utara, Oscar, pangeran kerajaan Girandir, bersama Helda, penyihir kerajaan Girandir, bergerak ke wilayah Esteria. Mereka diutus oleh raja Girandir dalam misi khusus untuk menaklukan kerajaan Esteria dan menguasai seluruh daratan Aleasah.

Tagir akhirnya tiba di Aleasah. Sang pangeran kurcaci bertekad untuk menemukan Parla, istrinya yang diculik. Tagir berkelana di daratan asing ini dengan bantuan manusia dan sihir yang diam-diam melindunginya.

Demi menepati sebuah ramalan berusia ribuan tahun, Sa Mair, pemimpin raksasa, berkelana di pegunungan Zeot. Ia bertekad menyatukan kembali bangsa raksasa yang terpencar dan menyiapkan mereka untuk ramalan itu.

Apakah Ranor akan berhasil mengalahkan Azmot? Apakah Yohana dapat mencegah Oscar menaklukan Kerajaan Esteria? Apakah Tagir akan berhasil membebaskan Parla? Apa Sa Mair akan berhasil menyatukan kembali bangsanya? Dan bagaimana semua ini akan saling berhubungan? Ikuti kisah petualangan mereka di The Aleasah Heroes!

***

Lima tokoh, lima petualangan, dalam satu kisah.

Ranor, pemuda yang memburu Azmot untuk membalaskan kematian keluarganya.

Yohana, penyihir yang bertualang menjaga kedamaian di Aleasah.

Sa Mair, pemimpin kaum raksasa yang menjelajah untuk menyatukan kembali kaumnya.

Tagir, kurcaci dari negeri timur yang berkelana demi menemukan istrinya.

Oscar, putra kerajaan Girandir yang bertekad menaklukan daratan Aleasah, apapun bayarannya.

Sebuah kisah berskala besar dalam upaya setiap tokoh mencapai tujuan dan mengubah nasib seluruh daratan Aleasah.

-10%Hot
Close

3 On 3

Rp 98.000 Rp 88.000

Sandrina, Jena, dan Thania adalah tiga orang sahabat karib. Saat SMA, Sandrina dikenalkan pada dua orang teman baru di pesta ulang tahun sahabatnya. Perkenalan ini berlanjut pada pertemuan berikut yang melibatkan satu lagi sahabat Adrian dan Martin yang sombong, “Si Entah Siapa”. Tiga lelaki tersebut dikenal sebagai playboy.

Selepas SMA, trio playboy melanjutkan kuliah di Amerika. Sandrina, Jena, dan Thania melanjutkan kuliah di Jakarta. Kehidupan mereka saling terpisah.

Di sela-sela rutinitas Sandrina yang gemar bertualang, ‘Si Entah Siapa’ muncul kembali yang kemudian memperkenalkan diri sebagai Atilla Siahaan. Tak disangka, perjumpaan ini menjadi awal dari sebuah petualangan cinta yang mengejutkan.

Berhasilkah Atilla mendapatkan cinta Sandrina? Mungkinkah pertemuan tiga sahabat lelaki dan tiga sahabat perempuan ini adalah takdir sekaligus karma yang ingin menyapa?

-6%Hot
Close

Layu Sebelum Berkembang

Rp 50.000 Rp 47.000

Harus saya akui, pada awalnya bukanlah „Layu Sebelum Berkembang‟ yang saya jadikan judul untuk novel ini. Tetapi setelah direnungkan, kenapa tidak? Toh, sejauh yang saya teliti, belum ada pengarang yang menjadikan judul yang sama dengan lagunya Tetty Kadi yang dirilis pada tahun 1966 itu sebagai judul novelnya. Dan pada kenyataannya pula, di tengah saya me-nyusun rising action atau keadaan mulai memuncak dalam novel saya ini, saya iringi dengan mendengarkan lagunya Tetty Kadi „Layu Sebelum Berkembang‟ yang menyayat hati itu. Betapa indah dan memilukan hati, begitu menyentuh kalbu. Setiap kata-kata dan nada-nadanya mengilhami hati saya. Seakan „tersihir‟ oleh lagu itu, maka saya bentuk kisah tragis dalam novel ini berdasarkan apa yang saya rasakan ketika mendengarkan lagu tersebut. Dan alhasil, jadilah Lili itu layu sebelum berkembang.

Sebagaimana indahnya lagu Layu Sebelum Berkem-bang ciptaan A. Riyanto dan yang dinyanyikan oleh Tetty Kadi itu, semoga kisah roman ini juga seperti itu. Dapat menghibur, dan dapat pula membuat hati tergores penuh haru menyelami tragedi cinta yang terukir di dalamnya.

-9%Hot
Close

Pupus

Rp 45.000 Rp 41.000

JINGGA beranjak dari tempat tidur, mencoba memulihkan ingatan tentang seseorang yang pernah hadir dalam hidupnya. Jingga mencoba mengingat Mimpi yang beranjak pergi dari hidupnya.

Jingga adalah orang yang percaya bahwa kisahnya dengan Mimpi belum berakhir.

Mimpi adalah orang yang masih saja hidup dalam hati Jingga, sampai detik ini.
Ternyata dalam satu kesempatan, Tuhan pernah menyatukan Jingga dan Mimpi.

Kehidupan di antara keduanya begitu berwarna. Sedih, senang, luka, bahagia. Itu hanya milik Jingga dan Mimpi.

-8%
Close

Nuit Douce – Afina Iskandar

Rp 50.000 Rp 46.000

Nuit Douce merupakan kumpulan paragraf yang merupakan perwujudan dari imajinasi liar penulis tentang perenungannya sejenak sebelum mengakhiri malamnya.
Buku ini mengajak untuk bertanya dan berkata sebelum tidur.

“Do you know that sometimes between the darkest night, I can hear the silence that kills more than noise?”

-6%
Close

Bidara Dedaunan – Hardian Indra Rukmana

Rp 50.000 Rp 47.000

PRE ORDER SAMPAI 17 DESEMBER

Cinta Seorang Penyair

Cintaku memang tak seluas Rendra
Cintaku pula tak seabadi Sapardi
Tapi cintaku sederhana
Seperti para penyair yang menuliskan namamu di setiap tulisannya

-10%
Close

Cerita Tentang Sebuah Cerita Tentang Sebuah Cerita

Rp 50.000 Rp 45.000

Ketika Yesus disalib, aku benar-benar ada di sana. Aku masih ingat aroma darah dan segala macamnya; tetapi yang melekat hanyasatu, yakni bahwa aku benar benar berada di suatu bukit, dan melihat beberapa lelaki disalib, yang salah satunya kukenal sebagai Yesus. Sembari menyaksikan itu, aku memikirkan apakah mayat-mayat di suatu tempat, yang kusembunyikan dihari yang sama, pada akhirnya ditemukan?

-8%Hot
Close

Nirwana dan Berbagai Ihwal Soal Derita – Dimas Putra

Rp 60.000 Rp 55.000

Duka Sialan!

Larut dalam lamunan
Menatap kosong bualan
Tak perlu mengindahkan kata-kata.
Sialan!
Buang jauh-jauh apa kata pikiran

Perlahan tumbuh, lalu runtuh
Diam-diam membangun, tapi hancur
Hei jangan sampai luluh!
Nanti kita semua akan terkubur

Matahari hilang, bulan datang
Seterusnya akan seperti itu
Mari kita nanti bersulang
Saat kiamat menghampiri kita satu per satu

Bersenang-senanglah selagi bisa
Sebab, kesedihan pasti akan datang juga
Buat apa hidup hanya meratapi duka
Jika suka selalu bisa kita jemput di ujung sana

-10%Hot
Close

Tragedi Tiket Montreal – Eko Wardhana

Rp 90.000 Rp 81.000

Final Pre Olympic 1976 antara Indonesia lawan Korea Utara harus diabadikan. Mengapa? Sebab laga itu adalah peristiwa “Terbesar” dalam dunia sepak bola kita (setidaknya sampai dengan saat tulisan ini dibuat).

Alasan lain, Indonesia miskin artefak, baik itu data, gambar/foto, apalagi video. Sangat langka. Dengan diabadikannya peristiwa itu, diharapkan dapat menjadi sumbangan tambahan pengetahuan bagi kita, anak-cucu kita, terutama mereka yang punya passion di bidang olahraga, sebagai atlet, sebagai wartawan atau sebatas praktisi saja.

***

Isi buku ini luar biasa. Banyak foto yang ditampilkan dalam buku ini yang membuat kenangan saya kembali terbawa ke tahun 1976. Saya sendiri tidak memiliki sesuatu tersisa dari peristiwa itu. Kaus tim, sepatu, dan sebagainya yang harusnya jadi kenang-kenangan untuk generasi sekarang justru entah di mana. Meskipun begitu, dengan buku ini, rasanya saya seperti punya sesuatu yang setiap saat bisa membawa saya kembali ke tahun luar biasa itu.

– LUKMAN SANTOSO, Poros Halang PSSI Pre Olympic 1976/ Kapten Tim Persebaya Surabaya

-10%
Close

Suara – Ridho Ibadurrahman

Rp 50.000 Rp 45.000

Suara itu menjadi sebuah saksi. Suara itu menjadi sebuah titik ketika dunia berputar balik. Ini adalah ceritaku. Aku, Hargoro. Ini adalah cerita ketika cinta yang telah lama saya nantikan akhirnya memeluk erat tubuhku kembali. Namun, ini bukanlah sebuah kisah cinta romantis dengan kata-kata mutiara dengan membawa nama senja. Ini adalah kisahku. Kisah ketika cinta itu datang beriringan dengan kasus penculikan adikku. Ini adalah sebuah kisah cinta. Kisah cinta yang membuat seluruh duniaku berubah dan tidak pernah kembali seperti semula.

-10%Hot
Close
-8%Hot
Close

Memaknaimu Sekali Lagi – Dina Badaruddin

Rp 38.000 Rp 35.000

Memaknaimu, Sekali Lagi mengajak sejenak tenggelam untuk kembali bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana saya memaknai cinta selama ini?”. Kumpulan 25 puisi dibungkus manis untuk menemani perjalanan meredefinisi “Cinta”.

-10%Hot
Close

Malam Sakura – Alex Runggeary

Rp 50.000 Rp 45.000

Mungkin satu-satunya kenangan kolektif terindah bagi mahasiswa Universitas Cenderawasih, khususnya mereka yang ditampung di asrama tahun 1970-1974. Bila sekarang kau bertanya kepada mereka, “Apakah Anda tahu Malam Sakura?” Siapa pun dia masih mengenangnya dengan ulasan terindah yang dimilikinya. Betapa tidak? Inilah satu-satunya acara yang mempersatukan anak-anak asrama sekaligus memperluas jangkauan pergaulan mereka antarmuda-mudi sekota Jayapura, terutama gadisnya yang cantik-cantik dari Sentani sampai ke Base-G. Bagaimana sesungguhnya cerita Malam Sakura ini? Setiap orang tentu memiliki kenangan indah dan mengungkapkannya dengan caranya sendiri. Penulis mengungkapkan kenangan itu menurut titik keterlibatannya di sana.

Buku ini sangat berguna bagi para pemuda yang ragu terhadap kemampuan diri sendiri. Kau dapat belajar dari satu pengalaman nyata seorang pemuda yang nyaris tanpa harapan. Ia bangkit dari keterpurukan bawaan yang hampir saja menghanyutkannya. Akan tetapi, sungguh ada keajaiban. ”Sometimes it happens now and then,” begitu kata Jim Reeves. Gunakan semua peluang yang ada dan manfaatkanlah pertemanan yang baik. Kau tak akan pernah menduga dari mana datang pertolongan di saat kau membutuhkan. Sesederhana apapun itu, pertemanan harus dijaga di mana pun kau berada.

-9%Hot
Close

Di Kota Tuhan – Stebby Julionatan

Rp 45.000 Rp 41.000

Melalui Stebby, kita merasakan puisi menjadi suci dan agung.
Terkadang angkuh, terkadang melata, kerap pula menebas seperti
pedang. Baginya, puisi tidak lahir hanya menjadi etalase
kata-kata indah tapi lautan makna. Ia mengemban tugas utama
menggiring manusia menuju kemuliaan.
–Moch Satrio Welang, pelakon, juri Siwa Nataraja Awards 2016

Sebuah tawaran menarik. Pertemuan mengasyikan antara sejarah
dan puisi. Gambaran atas tenun kebangsaan yang ciamik
menggunakan model carangan kitab suci. Kebhinekaan suku,
ras, dan agama mewujud dengan begitu memesona dalam kepekaan
lokalitas yang menawan.
–F. Aziz Manna, penyair, peraih Kusala Sastra 2016

-8%Hot
Close

Langit Yang Jatuh – Saufi Tahir

Rp 60.000 Rp 55.000

“Kiranya kita semua mengerti bila menulis ialah seni membaca diri sendiri, dan ketika saya membaca tulisan-tulisan di “Langit yang Jatuh”, saya seperti membaca diri saya sendiri. Tak semua penulis sanggup membuat pembaca menemukan dirinya sendiri pada apa yang ditulis oleh penulis, namun Saufi Tahir sanggup melakukannya dan itu hebat.

Saya lebih menikmati tulisan sederhana, tanpa banyak unsur sastra atau majas, pada tulisan milik Saufi Tahir, saya bisa menikmati kesederhanaan kata-katanya.

Pada tulisan-tulisan di dalam manuskrip ini, ia tak hanya sanggup merangkai kata demi kata dengan apik, tetapi ia juga sudah berhasil merebahkan dirinya ke dalam puisi, menjadi puisi sederhana, namun tak mudah terlupakan begitu saja di dalam kepala.

Selamat untuk Saufi Tahir dan untuk tulisan-tulisannya! Saya sampai membacanya berulang kali.”

-Kharisma P. Lanang, Penulis Untuk Matamu.