Beranda » Indie Book Corner

Showing 1–30 of 179 results

Show sidebar
Close

Memutus Belenggu Takdir

Rp 55.000

Seperti kata Imam al-Ghazali, “Kalau kau bukan anakseorang raja dan ulama, maka menulislah”. Bagiku, menulis tidak hanya sekadar mentransformasikan ingatan atau cerita ke dalam bentuk tulisan, melainkan lebih dari itu. Menulis membantu mengasah intuisi dan kreativitas. Maka, bagiku, kertas kosong adalah laboratorium kata untuk berekspresi. Manusia memang tidak diciptakan untuk abadi, tetapi, seperti kata Pram, manusia bisa bekerja untuk keabadian. Karena itulah menulis menjadi kebutuhan dan hobi bagiku.

Perihal isi buku ini, tidak lain adalah tentang kumpulan perjalanan hidup, semangat, dan mimpi seorang anak kampung. Kisah masa lalu yang berupa catatan-catatan kecil di lembaran kertas, kemudian dirangkai menjadi sebuah cerita utuh yang berlatarkan beberapa tempat; Lombok, Jogja, dan Eropa. Namun, gejolak dalam diri yang akhirnya mengantarkan kepada sebuah keberanian untuk merangkai kata menjadi sebuah buku di sela-sela kesibukan sebagai mahasiswa. Memang tidak mudah untuk menyegarkan kembali kenangan masa lalu yang berserakan.

Cikal bakal tulisan ini sebenarnya sudah ditulis ketika masih kuliah di Jogja dalam catatan-catatan kecil dan dilanjutkan kembali saat studi di Eropa hingga puncaknya, libur musim panas 2019. Sebelumnya, cerita dan kenangan masa kecil di Lombok, kerasnya perjuangan kuliah di Jogja dan petualangan di negara empat musim hanya ia tuliskan lewat blog, Facebook, dan Twitter hingga akhirnya muncul suatu ide, “Kenapa tidak dijadikan buku saja?” Sejujurnya masukan
dari teman-teman di media sosial sangat membantu dan mereka adalah salah satu inspirasi dari ide-ide baru.

Sekiranya sempalan cerita juang berisi beragam nuansa budaya; Lombok, Jogja, dan Eropa mendapat tempat untuk dilihat secara utuh. Maka, Memutus Belenggu Takdir hadir untuk para pemimpi nikmati. Selamat membaca dan salam literasi.

Close

Aksara Cinta Sang Pendosa

Rp 50.000

Aku hanyalah seorang penyair jalang
Kumpulan aksaraku tak menganut agama
Tak juga pernah dibaiat oleh suatu dogma
Pun bukan milik tuan-tuan penguasa
Namun, mengalir deras bersama rasa
Melata mencari makna.

Close

Heartthrob

Rp 50.000

Sebuah kronologi kisah sederhana
tentang keinginan, perasaan,
kerelaan dan ketaatan
yang bungkam.

Bermula dari denyut jantung seorang pendamba
Menjelma abjad-abjad igauan
Dari pikiran dan rasa yang tak karuan
Tertahan dan tak mampu terungkapkan
Untuk pujaan yang dalam ketidakmungkinan

Close

Daydream

Rp 100.000

“Gagasan Pak Jack membentuk kelas khusus benar-benar memberi efek positif dan sangat baik untuk Sayon. Gagasan itu ternyata menghasilkan buah yang manis. Semanis saat mendengar siswa keluaran Sayon tidak main-main langsung menembus perguruan tinggi negeri. Bahkan sampai meluncur keluar negeri karena mendapat beasiswa atas prestasinya. Olimpiade pendidikan maupun olahraga berhasil dimenangi. Mereka tidak salah lagi berasal dari kelas-kelas khusus Sayon. Mari kita sambut siswa kelas tiga, kelas khusus, Jack Rose!”

Tapi bagi Junex, Elid, Lea, dan geng Daydream lainnya, kelas Jack Rose tak lebih dari sebuah anomali yang harus dihancurkan.

Hot
Close

The Unexpected Journey

Rp 70.000

Tagline StarWars: The Rise of The Skywalker yang menyatakan bahwa every generation has a legend ini adalah tagline yang luar biasa. Setiap generasi, mulai dari X, Y, dan Z pasti punya legendanya masing-masing. Syekh Maulana Jalaludin Rumi dan Gus Dur adalah legenda di zamannya. Sudah sebaiknya di zaman milenial ini, para milenial punya legendanya sendiri. Namun, sampai sekarang belum menemukan legenda atau calon legendanya. Sungguh rasanya tidak sabar menanti kedatangan sosok sang legenda. Saya membayangkan bahwa sosok itu adalah sosok yang mampu mengombinasikan pemikiran agama di zaman yang serba modern.

Close

Pilihan Hati

Rp 55.000

Kompetisi antarkelas akan segera tiba. Kami hanya punya waktu sebulan lagi sebelum kompetisi dimulai. Dalam minggu-minggu ini kami berpacu dengan materimateri dari kompetisi.

Kami memetakan kemampuan kami terhadap materi itu. Joko unggul di mata pelajaran matematika, Dela unggul di hampir semua mata pelajaran yang dikompetisikan, dan aku unggul dalam usaha keras untuk menjawab semaksimal mungkin.

Demi fokus, kami memutuskan untuk belajar kelompok di rumah Dela yang relatif lebih sepi dan nyaman.

-10%Hot
Close

Samunan Dalam Lamunan

Rp 50.000 Rp 45.000

Rapuh

Aku rapuh,
bersama badanku, seluruh.
Penuh risuh,
berisi keluh.

Melayangku bersama cahaya.
Berhentiku tak berdaya.

-8%Hot
Close

Daun Berselimut Kering

Rp 65.000 Rp 60.000

Semakin dilihatnya semakin indah pandangan yang dia resap, matanya tak ingin berhenti bahkan untuk sejenak. Jika keindahan hidup tercipta dari alam, maka pelukis alamlah yang memberikan keindahan di depan matanya.

Duduk melipat kakinya, Rahmu menegakkan leher melihat dinding besar dan megah di hadapannya, tidak berhenti pikirannya bermain-main dengan harapan dan ketakutan. Ingin dia memiliki kemewahan seperti itu, tapi dia takut berharap akan sesuatu yang tidak mampu dia miliki.

Menutup matanya, dia bebankan rasa ke kepalanya, bersujud dia perlahan tapi segera mengangkat kepalanya kembali. Lagi dia mencoba bersujud, tapi dinginnya lantai mengejutkannya yang kemudian mengembalikannya dalam posisi duduk.

“Inikah aku yang harus menyerahkan diri?” tanyanya dalam hati. Lagi dan mencoba memasrahkan dengan dingin, berat atau pun keinginannya, tapi hasil selalu berkata lain. Dia kembali duduk kesal kemudian berdiri ingin mengutuk tembok. Mencoba menahan, tidak sampai satu detik nafsunya berdiam diri, dia lantas berteriak membenci
tembok.

-10%Hot
Close

Merajut Cerita, Menyelami Makna

Rp 50.000 Rp 45.000

Hidup Untuk Dijalani

Satu ditambah satu
Sama dengan dua
Begitu logika matematika

Punya satu anak
Perlu sekian biaya
Punya banyak anak
Tinggal dikalikan saja
Itu logikanya

Aneh
Bukan begitu yang ayah alami
Bukannya tidak percaya
Namun, hanya bertanya
Apa ada yang salah dengan matematika

Punya satu anak
Itu rezeki
Banyak anak banyak rezeki
Begitu yang ayah pahami

Harap maklum
Ayah sekolah hanya sampai SMA
Tidak jago matematika
Hanya tahu kali bagi tambah dan kurang
Tidak paham kalkulus aritmatika logaritma
Dan matematika rumit lainnya

Generasiku beda dengan generasi ayah
Beraninya punya anak
Hanya satu atau dua
Bila ada yang punya banyak anak
Itu merupakan kejadian langka

Mungkin kami terlalu yakin
Dengan logika matematika
Banyak anak banyak biaya
Kami khawatir tidak mampu menafkahi mereka

-8%Hot
Close

Martir

Rp 60.000 Rp 55.000

Lagi-lagi Adisti harus melihat seseorang diperlakukan secara tidak adil. Dulu ketidakadilan terjadi kepada ayahnya, dan sekarang sang calon presiden harus merasakan hal yang sama. Hatinya terasa pedih. Penangkapan ini terasa terlalu berlebihan. Kesalahan apa yang sudah dibuatnya? Adisti mencoba menerka-nerka.

Suara penyiar dan narasumber yang mengomentari penangkapan tersebut mengabur bercampur aduk di matanya. Adisti baru tahu, politik tidak pernah sederhana. Kelihatannya memang sederhana, tapi sebenarnya tidak. Butuh taktik. Butuh persiapan matang. Butuh masukan kanan kiri. Butuh kesabaran. Jika hanya grasa-grusu pastitidak akan menghasilkan apa-apa.

Hot
Close

Searching For a Lost Star

Rp 52.000

Pertemuan yang tidak disengaja mengantarkan mereka pada Sebuah takdir. Kisah cinta yang penuh dengan pengorbanan dan air mata yang membuat mereka harus berpisah pada waktu yang lama, namun mereka percaya pada harapan yang sudah lama digantungkan pada doa, sekian lama berteman dengan keyakinan akhirnya mereka pun dapat menuai penantian dengan sebuah kenyataan yang indah.

Close

Kata Orang di Semesta

Rp 45.000

Alam semesta adalah bentuk dari peradaban yang akan terus berevolusi. Dan akan terus menciptakan harapan dan kenyataan. Disuatu sisi kita merasa bahagia dan sedih, bahkan mengenal lagi berbagai macam yang di sebut perasaan. Baik perasaan terpukul, dikhianati, ditinggalkan, atau tak lupa merasakan cinta, di percaya atau hal lebih dari itu. Seimbang. Sebagai manusia kita juga memilih untuk menjadi yang terbuka atau yang  menyembunyikan apa yang kita rasakan.

Tak ada yang bisa melarang itu terjadi, kita menyebut itu harapan, dan harapan berbanding terbalik dengan kenyataan, perbedaannya sangat tipis. Harapan jika tak sesuai akan membuat seseorang terluka sekali. Perlu waktu untuk bangkit dari itu semua. Tak ada yang instan jika mengatas namakan perasaan. Meski ia tak bisa diungkapkan namun terlihat. Tak ada yang bisa disembunyikan. Ia bisa sembuh sendiri atau disembuhkan. Dan di alam semesta kita diberi pilihan tetap percaya pada diri sendiri atau setidaknya satu orang yang mampu memotivasi diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan dipercaya adalah hal yang lebih indah dari dicintai oleh seseorang.

Namun tak semua orang memiliki keberanian untuk itu dan memilih untuk berpindah dan menyampaikannya ketika sudah selesai masanya perasaan itu habis dimakan waktu, karena terlalu takut akan penolakan dan ditinggalkan. Menumbuhkan perasaan baru lagi dan berharap sampi benar-benar ditemukan tak takut meski berkali-kali tersesat.

-8%Hot
Close

Mencari Cela(h) Untuk Tertawa

(1 ulasan pelanggan)
Rp 60.000 Rp 55.000

Secara umum, ada dua cara yang dilakukan seseorang dalam menyikapi kehidupan. Yang pertama secara serius dan ndakik-ndakik, yang kedua lebih santai dan menganggap sebagai hiburan. Dalam buku Mencari Cela(H) untuk Tertawa ini, Ema Yusuf mengambil cara kedua. Ia mengajak pembacanya untuk tertawa menyikapi berbagai fenomena yang terjadi melalui tulisan-tulisannya.

Sebagai seorang guru, kepala rumah tangga, umat beragama, dan warga masyarakat biasa, Yusuf merekam berbagai peristiwa yang dialaminya menjadi tulisan yang asyik dan sedap dibaca. Ia berusaha mencari cela dan celah agar setiap peristiwa meninggalkan hikmah. Hikmah yang dimaksud ya tertawa. Ia berupaya agar segala perdebatan, rasa geregetan, atau bahkan kemarahan cukup diselesaikan dengan santai dan tawa. Kalaupun mengumpat, umpatannya juga harus dengan nada tawa. Tak harus terlalu serius. Agar otot longgar, agar otak plong dan tenang.

Di balik itu, sebenarnya Yusuf menyelipkan banyak pesan, meski harus lewat sindiran, ejekan, satire, dan kritikan atas karut marutnya banyak hal di negara ini. Dengan lugas ia gambarkan keadaan masyarakat, dunia pendidikan, lingkungan, maupun cara beragama yang tentunya pantas untuk ditertawakan. Paling tidak menurut dirinya.

Semoga Anda bahagia

-4%Hot
Close

Sakura Destination

Rp 68.000 Rp 65.000

Sakura adalah seorang desainer grafis di sebuah advertising, yang sedang terkena masalah tuduhan pelagiat sebuah desain logo. Sakura telah bertunangan dengan teman satu kuliahnya dahulu, yaitu Yusuf, seorang fotografer yang bekerja di sebuah media cetak fashion & style, yang tiba-tiba ditugaskan oleh bos-nya meliput berita ke sebuah negara yang sedang terjadi konflik peperangan.

Dibalik keharmonisan hubungan Sakura dan Yusuf, ada yang sedang berharap datangnya cinta sejati, yaitu Boni dan Dipo, yang juga sahabat Yusuf sejak kuliah. Boni adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta. Cinta yang di tunggu belum juga kunjung datang, malah ketidak beruntungan menimpanya. Tiba-tiba saja Boni di tuduh sebelah pihak menggelapkan uang perusahaan.

Begitu pun dengan Dipo yang juga seorang karyawan swasta yang berbeda kantor dengan Boni, musibah tiba-tiba saja datang menimpa salah satu anggota keluarganya, yaitu adiknya. Masalah adiknya dan juga masalah di dalam keluarga Dipo yang sudah lama menumpuk di pikirannya, membuat Dipo menjadi galau, dan akhirnya memutuskan untuk menghilang dan pergi jauh dari kedua sahabatnya, Yusuf dan Boni.

Persoalan demi pesoalan datang bertubi-tubi pada Sakura dan Yusuf yang sedang ingin menuju ke hari pernikahan yang sudah di tetapkan. Ditambah masalah lagi, karena Sakura memutuskan untuk melakukan perjalanan ke sebuah negara di bagian Eropa, yang membuat Yusuf berpikir bagaimana dengan nasib pernikahannya dengan Sakura yang tinggal hitungan bulan. Belum habis masalah, sebuah masalah datang dari orang ketiga yang masuk ke dalam kehidupan Yusuf, yaitu Melodi, seorang karyawati swasta yang kebetulan menjadi klien di tempat Yusuf bekerja.

Cinta, jalinan asmara, pershabatan dan pencarian cinta, semuanya di pertaruhkan dalam satu tujuan, untuk menuju satu takdir baik, bagi Sakura, Yusuf dan juga Boni dan Dipo. Tuhan yang menggariskan takdir, manusialah yang berikhtiar.

Hot
Close

Perihal Rasa [PRE ORDER]

Rp 45.000

VII

Aku
Bukanlah seorang juri yang dapat mengatakan apakah itu
salah atau benar
Namun, ketika kita menjalin sebuah hubungan, alangkah
baik jika kita dapat saling menilai
Bukan kamu menilai aku atau aku menilai dirimu
Tapi menilai diri kita masing-masing
Introspeksi diri
Itu yang lebih penting

-MYFadillah

-7%Hot
Close

Drama Setengah Jiwa

Rp 45.000 Rp 42.000

DALAM panggung ini.
Tiada yang serba-beraturan karena sudah semestinya begitu; yang teratur hanyalah mimpi-mimpi karangan sebelum benar-benar tertidur sedalamnya. Panggung ini bukan hanya tentang mimpi. Dalam panggung ini juga tiada yang serba-berantakan karena sudah semestinya begitu; yang berantakan hanyalah kenyataan yang tak sengaja setelah benar-benar tersadar sepenuhnya. Panggung ini bukan hanya tentang kenyataan.

-9%
Close

Ayong

Rp 45.000 Rp 41.000

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan tentang seorang siswa SMA yang berprestasi dan membuat bangga, melainkan tentang siswa yang sering dihukum kepala sekolah karena BERMASALAH.

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan hanya tentang PERSAHABATAN di sekolah yang selalu identik dengan setia dan bahagia, melainkan tentang perseteruan seru antara ANAK IS dan ANAK IA.

Ini bukan kisah yang sederhana.

Bukan tentang ROMANSA yang penuh dengan kata-kata mesra, melainkan tentang betapa tipis jarak antara BENCI dan CINTA.

SELAMANYA.

INI BUKAN KISAH YANG SEDERHANA.

-7%
Close

Tentang Kisah

Rp 75.000 Rp 70.000

Ini adalah kali pertama dan terakhir aku pindah rumah dan ini benar-benar menyebalkan. Aku harus meninggalkan segala sesuatu yang kumiliki sejak kecil demi memulai hidup di tempat baru. Walau begitu, aku berusaha untuk selalu menikmati hari-hariku.

Terkadang rasa rindu muncul dan mengingatkanku akan masa lalu di rumah lama. Belum lagi ditambah soal cinta yang tumbuh saat aku menginjak remaja. Beberapa cewek dan satu di antaranya yang begitu menyukaiku.

Walau cewek ini punya hal yang aku keluhkan, tapi apa yang kami jalani selalu bisa membuatku nyaman.

-13%Hot
Close

[Pre Order] Melodi Cinta Jelang Lima Puluh

Rp 80.000 Rp 70.000

Aku bekerja di saat yang lain tidur. Aku berpikir serius di saat yang lain duduk santai. Aku menghitung hari di saat yang lain pergi berlibur. Hasil nihil. Tabunganku tetap kosong melompong.

Kini saatnya aku harus benar-benar mencari makna dari pesan itu. Sudah terlalu lama aku tenggelam dan belum pernah sekalipun memikirkannya. Hatiku memang bebal, menganggap pesan itu tak lebih dari sekadar ungkapan zaman dahulu saja. Pesan yang tidak lagi sesuai untuk kehidupan orang di zaman sekarang.

-10%Hot
Close

Karma – Mencinta adalah Menanam Benih Luka

Rp 50.000 Rp 45.000

Adakalanya pergi meninggalkan orang yang kita sayangi dan cintai menjadi satu-satunya jalan, untuk mengembalikan
kebaikan yang tengah padam.

-8%Hot
Close

Memahami Pasar Tenaga Kerja

Rp 65.000 Rp 60.000

Terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang berperan dalam terbitnya buku “Memahami Pasar Tenaga Kerja: Bacaan Ekonomi untuk Non Ekonom”. Dari sisi produksi, penulis harus secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Murhananto, “teman seperjuangan” yang banyak membantu penerbitan buku edisi pertama. Dari sisi konsumsi, penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga besarnya kepada pembeli dan/atau pembaca buku tersebut.

Sedikit merupakan kejutan, buku “Memahami Pasar Tenaga Kerja” ternyata harus dicetak ulang. Selain beberapa revisi kecil, ada perubahan cukup berarti dalam buku Edisi kedua ini dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Pertama, ada tambahan satu bab, yaitu Bab 13 yang membahas soal outsourcing. Penambahan tersebut dilakukan terutama karena outsourcing merupakan topik hangat dan sekaligus kontroversial dalam wacana ketenagakerjaan di Indonesia.

Perubahan lain yang cukup berarti adalah tambahan pembahasan di Bab 2, Bab 4, Bab 11, dan Bab 12. Dalam Bab 2 masalah penganggur usia muda dibahas lebih banyak dibandingkan di edisi sebelumnya. Bab 4 yang membahas tentang upah minimum ditambahkan pembahasan khusus tentang politisasi upah minimum. Pembahasan tentang fenomena migrasi tenaga kerja antarnegara dalam Bab 11 juga ditambahi dengan pembahasan tentang penanganan masalah tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia. Sementara di Bab 12 tentang migrasi antardaerah (khususnya: ke Jakarta) dilengkapi dengan pembahasan tentang mitos migrasi ke Jakarta yang tidak ada di edisi sebelumnya.

Meskipun demikian, misi dan inti buku ini tetap seperti sebelumnya yaitu berusaha membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan dengan cara yang mudah dimengerti oleh semua orang, termasuk mereka yang tidak belajar Ilmu Ekonomi secara formal. Harapan pun tetap sama, semoga buku ini mampu memainan peran kecil dalam upaya “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

-10%
Close

Cakrawala Kesunyian

Rp 39.000 Rp 35.000

Cakrawala Kesunyian, berisi kumpulan-kumpulan puisi pilihan yang sengaja saya pilih untuk dijadikan satu keutuhan hingga tersusun menjadi tiga lingkaran cakrawala. Entah apa pun maknanya, tentu saja itu tak lepas dari tafsiran setiap pembaca, dan saya serahkan sepenuhnya kepada mereka: yang telah memutuskan untuk turut bersedia membacanya, merenunginya, seperti halnya ketika saya menuliskan buku ini. Pengabdian seorang penyair untuk membentangkan samudra aksara, dan penikmat karyanya memilih arah sampannya sendiri untuk menyeberang dan mengarungi jarak dari bentangannya.

-8%Hot
Close

Sajak Semusim

Rp 60.000 Rp 55.000

Sejarah yang Kita Tulis

hujan tak lagi basah
dan matahari seakan dingin menusuk kesunyian
mata haus akan teduh
jemari meliukkan samudra kata-kata
rongga-rongga mengering
lembah menjadi tempat asing, menyesakkan

dari mana datangnya duka?
buluh rindu terkhianati prasangka
dua lubuk menampung air mata
kedua pasang lengan mencoba saling berkait

hentakkanlah kaki-kaki kita!!
saat ragu menyelinap
mengoyak keyakinan yang mulai dibangun

pada tikungan mana keinginan bertahan?
angin tak mampu membawa setiap kenangan
kisah menjadi cahaya remang
tak lagi terbaca hasrat yang pernah membara

segeralah berlari!!
sekencang badai menghapus debu yang kita tinggalkan

mari kita sulam kembali…
sayap kupu-kupu masih mampu mengepakkan mimpi
dan jangan hentikan ini
di saat perjalanan baru menancapkan arah
genggamlah cinta yang belum menjadi abjad

; kita belum sampai batas kelelahan, pada sejarah yang
sedang kita tulis

-7%Sold out
Close

Wajah Tomat

Rp 70.000 Rp 65.000

BILL dan Arta sudah berhubungan lebih kurang 3 tahun, mereka tinggal bersama di sebuah kamar kos sederhana di sebuah kota yang bising, penuh geliat, dan lenggok suka serta duka. Bill bekerja sebagai pekerja lepas dalam bidang desain, lebih banyak di kosan untuk mengerjakan segala pekerjaannya. Sedangkan Arta yang merupakan account executive di sebuah kantor ternama tentu lebih banyak menghabiskan waktu di kantor atau keliling
mengitari kota demi mengejar target klien.

BILL dan Arta mempunyai kebiasaan sebelum mereka tertidur, yaitu membuka jendela kamar kosan dan mengamati kehidupan orang lain di luaran dari lantai 5 kosan sederhana mereka sambil membicarakan tentang apa saja.

-7%Hot
Close

Dari Mata Turun ke Hati, Dari Gede Turun ke Kaki

Rp 70.000 Rp 65.000

Arimbi, Jena, dan Yoyon tiga manusia yang merasa dikucilkan oleh lingkungan sekitar mereka dipersatukan oleh sebuah kesamaan di antara mereka bertiga: aneh. Arimbi yang mampu berbicara dengan hewan, Jena yang mampu membaca pikiran, dan Yoyon yang mampu berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Keanehan itu membuat jalan hidup mereka penuh perjuangan dan penolakan, khususnya penolakan cinta. Namun, tersebab sama-sama ditolak itulah mereka bertiga akhirnya saling dipertemukan dan diikat dalam sebuah tali persaudaraan.

-9%
Close

Kereta Mawar

Rp 55.000 Rp 50.000

Sang fajar perlahan mulai melebarkan sayap, berusaha menyingsingkan gelap. Percikan cahaya anggunnya segera memberikan kehangatan bagi setiap insan. Seringkali manusia mengartikannya sebagai tanda untuk memulai hari. Namun, tak jarang bermakna sebaliknya. Bahkan di sisi lain dunia yang jauh dari hiruk-pikuk modernitas, manusia-manusia di sana telah lebih dulu menaklukkan dunia sebelum mentari datang member-katinya.

-4%
Close

Ramadan di (Bekas) Jantung Komunis

Rp 45.000 Rp 43.000

Buku ini adalah buah dari petualangan menikmati Ramadan di kota-kota eks jantung komunis Soviet. Sebagai catatan perjalanan, buku ini kaya dengan deskripsi yang akan membuat pembaca seperti sedang ikut merasakan langsung bagaimana serunya suasana Ramadan di Moskow, Saint Petersburg, Kazan, dan Grozny.

Edwin juga secara khusus mengulas bagaimana rukunnya pemeluk Sunni-Syiah di Rusia, meski harus berbagi ruang masjid karena ada sejumlah perbedaan dalam ritual peribadatan. Membandingkannya dengan kondisi dalam negeri yang masih kerap gaduh akibat perbedaan.

-10%Hot
Close

Pikiran-Pikiran Sekarang

Rp 50.000 Rp 45.000

17.03

Dan setidaknya, perkataan-perkataan telah
dirangkai untuk diutarakan

Dialog tersusun
di antara deretan senja,
menuju ganjilnya malam

Dua insan, berusaha merajut kisah untuk kasih
diselipkan di atasnya: pucuk bulan purnama

-9%Hot
Close

Arca Jingga

Rp 70.000 Rp 64.000

Itulah patung Rara Jonggrang, putri Kerajaan Baka yang disihir Raden Bandung Bondowoso, pangeran kerajaan tetangga, menjadi arca karena menolak cintanya dengan cara menipunya?membuatnya mengira hari telah pagi padahal fajar belum lagi terbit, sehingga ia gagal merampungkan pembangunan seribu candi dalam semalam seperti yang disyaratkan Rara Jonggrang untuk mendapatkan cintanya.

Bersama legenda mistis Rara Jonggrang yang begitu kental di ruangan berpendar merah redup itu, nuansa romantis amat mudah terpinggirkan, setidaknya bercampur dengan kutukan dari abad kuno?yang entah benar ada atau tidak, tapi cukup mengusik.

Anjani menatap mata lelaki mimpi. Lelaki mimpi menatap Anjani. Mata mereka terus beradu selama beberapa waktu?yang mungkin sejenak membeku. Tatap-menatap itu tak berlangsung selamanya, tentu saja. Celoteh bergulir dan hidangan disajikan. Tapi lidah Anjani terasa kebas. Ia tak dapat merasakan makanan yang ia kunyah.

-7%
Close

Kumpulan Doa yang Apa Adanya

Rp 45.000 Rp 42.000

Pesan Untuk Laki-laki di Bumi

Semua laki-laki itu sombong
Harusnya mereka sadar
Tanpa perempuan mereka semua lemah