Rembulan Biru di Suroloyo

Oleh:

Kisah ini bermula dari cinta segitiga antara Nurul, Rehan, dan Bayu. Sejak kepergian Rehan ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah, kemudian Nurul bertemu dengan Bayu. Bayu adalah tetangga baru Nurul yang berasal dari Kota Bandung dan kemudian bermukim di seberang Desa Tritis. Suatu hari ayah Nurul meninggal dunia akibat sakit keras, setelah itu Nurul menjadi tulang punggung untuk ibunya. Ibunya tidak dapat bekerja karena menderita tetanus. Kehidupan nurul semakin buruk, hingga dia tak memiliki tempat tingga, susah payah dia merawat ibunya, dan pada akhirnya ibunya dijemput oleh Tuhan.

Kepergian ibunya menggoreskan luka yang begitu dalam di hati Nurul. Hingga wajahnya menjadi biru, akibat menahan tangis yang begitu lama. Lukanya kembali tersayat ketika dia mengetahui orang yang dicintainya tak kunjung datang. Akhirnya dia menderita depresi hingga dia tak dapat berbicara. Ketika di amencoba mengikhlaskan segalanya, tentang garis takdir yang sudah semestinya tergambar padanya, Nurul menemukan sinar kebahagiaannya kembali. Dia menemukan lelaki yang tulus mencintainya. Semua ini karena buah kesabarannya menerima dengan ikhlas cobaan dari Tuhan.

SKU: 2365
Close