Pesawat Kertas dan Cerita-Cerita Minimalis Lainnya

Oleh:

“Kumpulan cerpen ini termasuk sesuatu yang ingin sekali saya buat. Tapi penulisnya telah mendahului saya. Dan dia mampu mampu menuliskan sebagaimana saya membayangkan kelak akan menuliskannya. Rapat. Ringkas. Gelap. Tapi tidak kehilangan elemen-elemen fundamental sebuah cerpen. Salah satu eksperimen cerpenis muda Indonesia yang sangat menarik.” –Puthut EA, penulis yang tinggal di Yogya

“Ada penulis-penulis tertentu yang selalu membuat saya kepikiran: apa yang sedang mereka garap sekarang? Noor H. Dee salah satunya. Sejak kumpulan cerpen pertamanya “Sepasang Mata untuk Cinta yang Buta” (2008) yang sangat saya suka, tak terdengar ia pernah menerbitkan karya lagi. Maka sungguh antusias saya ketika tahu “Pesawat Kertas” ini hendak terbit. Noor H. Dee bertambah matang, dengan bentuk ekspresi yang justru bertambah sederhana. Betapa saya berharap buku ini bisa dua-tiga kali lipat lebih tebal!” –Ronny Agustinus, pemimpin redaksi Marjin Kiri

“Ini kumcer hemat kata tapi banjir makna. Di dalamnya tersedia aneka rasa yang misterius, kadang membuai, kadang bersiul, kadang menampar, kadang menikam. Tapi akhirnya bikin kecanduan. Karya pendek-pendek ini, bisa membuat kita termenung-menung panjang. Karya yang patut dibanggakan.” –A. Fuadi, penulis Anak Rantau dan Negeri 5 Menara

“Cerita-cerita terlampau pendek karangan Noor H. Dee ini terlampau absurd sekaligus tajam. Setiap cerita punya nyawa dan pisaunya sendiri. Membacanya seperti mendatangi dunia kecil yang penuh kemungkinan. Tak banyak bicara. Langsung tatap. Langsung hunjam. Dan satu lagi, cerita-cerita termapau pendek itu seperti bertelor dalam kepala saya. Bagai memaksa saya melahirkan cerita-cerita baru. Begitulah cerita-cerita dalam buku ini. meracuni saya.” –Mashdar Zainal, penulis Dongeng Pendek tentang Kota-Kota dalam Kepala

“Sederhana, cepat, dan membekas. Seperti sebuah usaha mengembalikan kemurnian cerita pendek: ringkas dan berhenti pada waktu yang tepat. Mengingatkan saya pada karya-karya awal Anton Chekhov.” –Sungging Raga, penulis Reruntuhan Musim Dingin
SKU: 34312
Berat0.300 kg
Format

Jilid Biasa

Tahun Terbit

2017

Jumlah Halaman

72

Close