Kisah Perempuan yang Membalurkan Kotoran Sapi pada Kemaluannya Seumur Hidup

Dalam buku ini akan kau temukan perempuan yang membalurkan kotoran sapi pada kemaluannya seumur hidup, warok yang tak bisa mati kecuali atas kemauannya, pelukis amatir yang selalu melukis apel, lelaki yang melintasi waktu dengan sepeda, pawang hujan yang kehilangan keampuhannya, dan tokoh-tokoh lain yang tak terbayangkan. Juga serangkaian puisi tentang dunia yang menampakkan kelemahannya sendiri, ladang penuh pertumpahan darah, kehidupan yang ironis dan tragis, hingga suara jiwa seseorang yang sedang merindukan kekasihnya.

“Cerita-cerita dalam kumpulan ini membantu merawat kemanusiaan kita lewat imaji tentang yang jauh, yang luka, yang lewat, dan yang mungkin terjadi. Ia, seperti puzle, yang menyatukan serpihan identitas kita.” (Eko Triono—Cerpenis)

“Karakter dominan karya sastra yang dipresentasikan melalui media digital semestinya lebih independen, fluid, interaktif, dan eklektik. Karya-karya dalam kumpulan ini menunjukkan atau mengarah pada karakter-karakter tersebut sehingga layak menjadi referensi yang memperkaya dunia sastra Indonesia kontemporer.” (Ramayda Akmal—Penulis)

“Saya menyukai hampir semua puisi dalam kumpulan ini. Beberapa penyairnya adalah juga orang yang saya ikuti karya dan prosesnya. Beragam tema, isu dan gaya ungkap menjadi warna lain dari kumpulan ini. Dari persoalan sosial, politik, agama, legenda, budaya hingga cinta.” (Indrian Koto—Penyair)

SKU: 37841
Berat0.300 kg
Format

Jilid Biasa

ISBN

978-602-6250-90-2

Penerbit

Interlude

Tahun Terbit

2018

Jumlah Halaman

vi + 209

Close