Ketika Emak Memakai Celana Dalamku

Oleh:

Akhirnya kutemukan juga celana dalamku. Hanya saja sekarang celana dalam itu lebih besar dari sebelumnya. Kolornya molor dan tak mau kembali. Ukuran celana dalamku sekarang menyamai ukuran Emak.

I did go to school late that day. And without any underpants.

*

Dengan bahasa yang jernih dan sederhana Ahmad Zaenudin memperkenalkan Emak (Ibu) kepada pembaca melalui sepuluh adegan atau cerita pendek. Emak, seorang janda miskin, adalah tokoh yang boleh dibilang nyentrik. Namun, melalui kesepuluh adegan tersebut, pembaca akhirnya bisa memahami dan memaklumi tindakan Emak yang kadang mengherankan, kadang menjengkelkan. Sepintas, kesan yang mau dibangun oleh penulis adalah humoris dengan fokus pada tingkah laku dan ungkapan Emak yang aneh dan lucu. Tetapi di bawah permukaan humoris ini terdapat pengalaman yang penuh dengan kesusahan, penderitaan, kekecewaan dan kesedihan. Ahmad Zaenudin hanya melaporkan apa yang terjadi; dia tidak menghakimi, tidak protes dan tidak juga berusaha untuk memancing emosi para pembaca. Walaupun begitu, pembaca tidak sanggup menahan air mata ketika membaca halaman-halaman terakhir buku ini.

Hywel Coleman

University of Leeds, Inggris

Pemerhati budaya, bahasa dan pendidikan Indonesia

SKU: 33416
Berat0.2 kg
Desain Sampul

Alfin Rizal

Penerbit

Indie Book Corner

Tahun Terbit

2017

Jumlah Halaman

xii+188

Close