Dear Viona – Muhammad Galil Gibran

Kota Yogyakarta, Selalu ada hal yang dirindukan, entah pada pertemuan ataukah perpisahan. Setiap sudut kota ini yang menyimpan cerita juga cinta yang patah. Bertahun yang lalu Galil merasakan perpisahan itu, saat itu juga ia menyadari bahwa ternyata hubungan yang lama, hobi yang sama, dan banyak kesamaan yang dimiliki tidak menjamin suatu hubungan akan berjalan mulus. Jelas perpisahannya dengan perempuan berdarah sunda-manado itu membuatnya sulit untuk berpaling ke lain hati, apalagi ia ditinggal pergi tanpa sebab, tak ada alasan ataupun penjelasan. Perempuan itu menghilang sembari membawa setengah hati miliknya.

Setelah jatuhnya yang payah itu, Galil mulai menerima kenyataan bahwa tidak semua bisa dia dimiliki. Setelah ia mulai menerima semuanya Tuhan mulai mengambil alih dan pertemuan yang direncanakan pun terjadi, di sebuah toko buku tua dekat UGM kala itu hujan berperan dengan sangat baik, disana dia bertemu dengan Viona, yang mengajarinya untuk kembali jatuh cinta.

Viona benar-benar tahu cara membuatnya jatuh cinta berkali-kali, luka di masa lalu perlahan sembuh, saat dia merasa hubungannya dengan Viona baik-baik saja. Perempuan yang pernah meninggalkannya itu kembali datang, membawa sekotak puisi juga beribu kenangan mereka. Menawarkan kepada Galil untuk sekali lagi kembali bersenyawa.

Perasaan yang tumpah menjadi banyak kata,bukan lagi cinta tapi lebih kepada luka. Perang kata tercipta menjadi bait-bait puisi tanpa tuan menagih janji yang pernah terucap dari lisan.

SKU: 37454
Berat0.300 kg
Format

Jilid Biasa

ISBN

978-602-309-340-3

Penerbit

Indie Book Corner

Tahun Terbit

2018

Jumlah Halaman

242

Close