Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 703 results

Show sidebar
Close

Heartthrob

Rp 50.000

Sebuah kronologi kisah sederhana
tentang keinginan, perasaan,
kerelaan dan ketaatan
yang bungkam.

Bermula dari denyut jantung seorang pendamba
Menjelma abjad-abjad igauan
Dari pikiran dan rasa yang tak karuan
Tertahan dan tak mampu terungkapkan
Untuk pujaan yang dalam ketidakmungkinan

Close

Daydream

Rp 100.000

Menjadi orang paling berbeda bukanlah hal mudah bagi Junex. Selain ia terus dipaksa, ia merasa seperti mendapat “diskriminasi” di rumahnya sendiri: menjadi pembanding. Memang ia tidak sama seperti saudara lainnya yang begitu mudah mengatakan apa cita-citanya. Sampai sekarang ia pun tidak tahu harus bercita-cita apa. Salahkah belum memiliki cita-cita?

Ia rasa tidak ada yang salah dengan itu. Tidak ada yang salah dengannya yang mengemban ciri-ciri cowok biasa. Tinggi standar cowok Indonesia. Berwajah putih tapi tak pucat. Kulitnya halus tanpa ada noda sedikitpun. Rambut hitam tidak terlampau gondrong, tapi rapi. Rautnya tidak terlihat seram, bisa dikatakan ia berwajah innocent, wajahnya terlalu manis untuk ukuran laki-laki. Mungkin hanya sifatnya yang serampangan, semrawut, dan tidak disiplin. Ia dikenal cukup keras kepala dan selalu bertindak spontan.

Close

Politik Jatah Preman

Rp 89.000

Keberadaan geng, preman, dan milisi telah menjadi ciri yang melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Selama masa Orde Baru, mereka digunakan sebagai alat untuk menegakkan tertib sosial versi negara dan melanggengkan kekuasaan rezim, misalnya “kewenangan” yang dimiliki organisasi pemuda untuk menggebuk para pengkritik rezim dengan mengatasnamakan Pancasila.

Demokratisasi pasca 1998 tidak mengakibatkan lenyapnya kelompok-kelompok ini, melainkan mereka beradaptasi dan mencari celah dalam konteks politik yang berubah. Membela agama—bukan lagi membela rezim—kini menjadi salah satu alasan keberadaan mereka. Lalu desentralisasi menguatkan unsur etnisitas sebagai landasan ormas. Jenis baru ormas-ormas jalanan ini memadukan perburuan rente secara predatoris dengan klaim merepresentasikan kelompok sosial-ekonomi yang terpinggir.

Didasarkan pada riset lapangan yang intens dan panjang, buku ini menyuguhkan analisis komprehensif mengenai hubungan yang berubah antara kelompok-kelompok ini dengan pihak berwenang dan kekuasaan politik pasca Orde Baru. Dalam mengonsolidasi kuasa kewilayahan mereka di tingkat lokal, kelompok-kelompok ini pada taraf tertentu berhasil merebut legitimasi yang tidak semata-mata dilandaskan pada tindak pemalakan dan kekerasan.

Dalam konteks demokrasi elektoral di Indonesia, mereka pun berhasil menjadi perantara antara politik informal jalanan dengan politik formal parlemen. Bagaimana mereka memanfaatkan posisi ini untuk meningkatkan daya tawar mereka, dan bagaimana dunia politik formal memanfaatkan “layanan” mereka akan sangat memengaruhi masa depan kehidupan sosial-politik di Indonesia.

Close

Kekerasan Budaya Pasca 1965

Rp 94.000

“Saat moralitas dibangun di atas kuburan massal dan diamankan melalui teror serta kebohongan, kehampaan moral tak syak lagi terjadi. Wijaya Herlambang dengan cemerlang menganalisa perkembangan historis dan dinamika diskursif dari kehampaan ini, menguak gagasan-gagasan yang membuat kebohongan tampak benar.”— Joshua Oppenheimer, sutradara film dokumenter The Act of Killing

Orde Baru sukses dalam memelintir sejarah kiri di Indonesia untuk mencitrakannya sebagai ideologi iblis yang menjadi ancaman terbesar bagi negara. Terbukti, jauh sesudah Orde Baru jatuh, anti-komunisme tetap bercokol kuat dalam masyarakat Indonesia. Buku ini menjelajahi kembali faktor-faktor yang membentuk dan memelihara ideologi anti-komunis itu, bukan saja sebagai hasil dari kampanye politik, melainkan juga hasil dari agresi kebudayaan, terutama melalui pembenaran atas kekerasan yang dialami oleh anggota dan simpatisan komunis pada 1965-1966.

Buku ini menganalisis upaya pemerintah Orde Baru beserta agen-agen kebudayaannya dalam memanfaatkan produk-produk budaya untuk melegitimasi pembantaian 1965-1966. Dengan bukti-bukti empiris ditunjukkan bahwa intervensi langsung CIA kepada para penulis dan budayawan liberal Indonesia untuk membentuk ideologi anti-komunisme bukanlah isapan jempol belaka. Siapa saja penulis yang terlibat? Bagaimana metodenya? Sebagai tambahan, buku ini juga menganalisis perlawanan kelompok-kelompok kebudayaan Indonesia kontemporer terhadap warisan anti-komunisme Orde Baru itu.

Hot
Close

Orang-Orang Oetimu

Rp 72.000

Oetimu: suatu wilayah kecil di pelosok Nusa Tenggara Timur. Masa itu adalah paruh kedua 1990an, dan kejadian-kejadian di wilayah Indonesia selebihnya mau tak mau berdampak kepada kehidupan sosial orang-orang di kampung yang terpencil itu. Kolonialisme Indonesia di Timor Timur kian disorot dunia internasional, sementara warisan kekerasan antara militer Indonesia dan gerilyawan Fretilin ikut menyebar ke wilayah sekitarnya, demonstrasi menentang Soeharto kian marak di kalangan mahasiswa, dan Brazil berhadap-hadapan dengan Prancis di final Piala Dunia.

Novel mengasyikkan yang menggambarkan masyarakat Timor Barat dengan segala kepelikannya, di mana gereja, negara, dan tentara berperan besar dalam kehidupan sosial. O ya, juga sopi dan seks.

Hot
Close

MOJOK : Tentang Bagaimana Media Kecil Lahir, Tumbuh, Dan Mencoba Bertahan

Rp 60.000

Awalnya lahir hanya untuk tujuan bersenang-senang, tanpa disangka Mojok.co cepat sekali membuat pembacanya jatuh cinta—dan patah hati karena sempat mau tutup selamanya.

Dari yang dikira media abal-abal, eh sekarang sudah jadi media (yang lumayan) profesional. Dari yang awalnya peringkat Alexa ribuan, sekarang sudah masuk peringkat 100-an.

Kok bisa sih mereka tumbuh dan berkembang begitu cepat? Apa iya mereka mengandalkan sihir dan pesugihan? Apa benar krunya punya ilmu kanuragan?

Buku ini akan menjawab semua pertanyaan kalian mengenai bagaimana asal muasal, dan dinamika yang membersamai situs bertajuk sedikit nakal, banyak akal ini hingga bisa tumbuh dan terus bertahan sampai seperti sekarang.

Di buku ini, kru Mojok dengan sengaja buka-bukaan mengenai pengalaman mereka membesarkan Mojok.co agar bisa dijadikan pelajaran (atau bahkan ketawaan) yang boleh direplikasi atau syukur-syukur sampai dimodifikasi.

Hot
Close

The Unexpected Journey

Rp 70.000

Tagline StarWars: The Rise of The Skywalker yang menyatakan bahwa every generation has a legend ini adalah tagline yang luar biasa. Setiap generasi, mulai dari X, Y, dan Z pasti punya legendanya masing-masing. Syekh Maulana Jalaludin Rumi dan Gus Dur adalah legenda di zamannya. Sudah sebaiknya di zaman milenial ini, para milenial punya legendanya sendiri. Namun, sampai sekarang belum menemukan legenda atau calon legendanya. Sungguh rasanya tidak sabar menanti kedatangan sosok sang legenda. Saya membayangkan bahwa sosok itu adalah sosok yang mampu mengombinasikan pemikiran agama di zaman yang serba modern.

-10%
Close

13 Reason Why [PRE ORDER]

Rp 99.000 Rp 89.100

Kau tidak bisa menghentikan masa depan, kau tidak bisa mundur ke masa lalu. Satu-satunya cara
untuk mengetahui rahasia itu adalah menekan… Play.

Clay Jensen pulang dari sekolah dan menemukan sebuah paket berisi setumpuk kaset. Namun ternyata pengirim kaset-kaset itu adalah Hannah Baker—teman sekolahnya yang bunuh diri dua minggu lalu. Di dalam kaset-kaset itu, Hannah menjelaskan alasan-alasan kenapa dia bunuh diri dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Dan Clay menjadi salah satunya.

Hannah Baker sudah tiada. Seharusnya rahasia-rahasia gadis itu terkubur bersamanya. Namun setelah mendengarkan isi kaset, Clay menjadi paham kenapa dia termasuk menjadi salah satu alasan Hannah. Sepanjang malam, Clay mendengarkan kaset Hannah. Dia mengikuti petunjuk yang Hannah berikan untuk menyusuri kota kecilnya… dan yang dia temukan kemudian mengubah hidupnya selamanya.

Hot
Close

Tapak Jejak

Rp 93.500

EDISI KHUSUS TANDA TANGAN PENULIS
Buku ready stock dan tinggal dikirim ke alamat kamu 🙂

Tapak Jejak merupakan sekuel dari buku Arah Langkah yang terbit pada tahun 2018 dan di tulis oleh FIERSA BESARI.

Bulan April, tahun 2013, berawal dengan niat dan tujuan yang berbeda, tiga pengelana memulai sebuah perjalanan menyusuri daerah-daerah di Indonesia. Meski akhirnya teman seperjalanan satu per satu memilih arah pulang, langkah yang sudah dijejakkan harus diteruskan.

Tapak Jejak akan melanjutkan perjalanan Arah Langkah, mengunjungi daerah-daerah di wilayah timur Indonesia, menelusuri keindahan alam, budaya, dan tradisi, menembus dinding kegelisahan akan makna keluarga dan rumah.

Namun, satu hal yang tidak akan pernah berubah bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, hati kita akan selalu menemukan arah pulang menuju satu tempat yang paling tepat: rumah.

Close

Daisy Manis

Rp 45.000

Daisy Manis berkisah tentang Daisy Miller, lambang seorang gadis Amerika yang cantik, kaya, polos, yang sia-sia dalam menghadapi keangkuhan sosial bangsanya di Eropa. Ia lincah dalam bergaul, semaunya sendiri, tahu batas, tapi hancur jadi bahan pergunjingan, hanya karena ia kurang menghormati tata cara dan sopan santun yang telah menjadi adat.

Karya Henry James ini pertama kali terbit pada 1878 dan telah pula difilmkan.

Close

Memikirkan Kata

Rp 235.000

Buku ini memuat catatan dari mereka yang telah begitu lama memikirkan kata, tersesat dalam kegelapannya, mengambil dari wilayah pribadi kata-kata untuk menghasilkan cerita dan pencerahan yang dibutuhkan manusia. Para editor media ternama, para penyair, esais dan para sastrawan berkumpul dalam buku ini untuk membantu anda hidup dalam seni, hidup dalam kata-kata; untuk menjadi pribadi yang tumbuh, khas, berbahagia dan memberi makna bagi kehidupan—dengan menjadi pembaca, pemikir dan pada akhirnya penulis dalam artinya yang paling luas.

terdiri dari 9 bab utama, yaitu: (1) Pengantar tentang berpikir, membaca dan pada akhirnya menulis. (2) Voice of Editor; Menilik Dapur Pikiran Para Editor Tentang Dunia Kepengarangan (3) The Prose Reader: Retorika Pengantar Tentang Teknik Penulisan (4) Tulisan Bermutu Tinggi: Panduan Tidak Sederhana Tentang Cara Menulis Bermutu (5) Tentang Inspirasi dari Saul Bellow hingga Gabriel Marquez (6) Writing Tips: Menulis Itu Terkadang Mudah (7) Essay on Art of Writing—Catatan batin dan tanggung jawab para penuis pada zamannya. (8) Interview—obrolan dengan para pengarang tentang dapur menulisnya. (9) Tips Mengarang dari Penulis Buku Best Seller Dunia.

Buku ini akan cocok tidak hanya untuk para pengarang/ penulis baik baru mau pun mereka yang telah bergulat dengan dunia menulis, tapi juga dalam perangkat teknis penulisan guna kebutuhan kerja di era digital saat ini. Sehingga layak dibaca sebagai upaya peningkatan kapasitas staf kantor/ lembaga baik bisnis, pemerintah atau non-pemerintah khususnya staf media-publikasi, periset dan lainnya.

Close

Puya ke Puya

Rp 50.000

Surga diciptakan karena…

Setelah puluhan tahun kau menunggu, kini kau telah berjalan ke surga. Ketika hampir tiba, ketika kutanyakan ‘kenapa surga diciptakan?’ kau hanya bisa diam. Untuk apa kau berjalan? Kau juga tidak tahu. Dasar manusia!

Kau hidup hanya untuk mati? Jika seperti itu, betapa kasihan kau, saya dan leluhur kau yang lain, tentu sangat kecewa. Tak pantas kau berjalan ke tempat suci ini–tak pantas kau menjadi orang Toraja yang kami banggakan.

Pulanglah, pulanglah dulu, tanyakan kepada kawa kau yang lain, tanyakan kepada semua orang: Kenapa surga diciptakan?

Close

Rumah Tangga Yang Bahagia

Rp 45.000

Rumah Tangga yang Bahagia merupakan kisah cinta yang sederhana antara Marya Alexandrovna dan Sergei Mikhailich. Dengan gambaran detail suasana pedesaan dan gejolak perasaan Marya, Tolstoy menyajikan cerita ini dengan sangat memikat dan gempita.

Leo Tolstoy dilahirkan pada 28 Agustus 1828. Tahun 1859 ia mendirikan sekolah untuk anak-anak petani dengan bekal ilmu metodik dan didaktik dari St. Petersburg, Jerman, Prancis, Italia, dan Inggris. Sekolahnya kemudian menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di negeri Rusia. Roman besarnya Perang dan Damai menggemparkan pembaca, disusul dengan roman Anna Karenina, sehingga ia diakui sebagai pengarang terbesar di Rusia. Bukunya yang berjudul Sebuah Pengakuan menandakan perubahan dalam hidup dan karyanya yang menjadikannya seorang nasionalis dan moralis ekstrem.

Close

Ruang Inap No. 6

Rp 55.000

Buku ini berisi cerpen-cerpen Anton Chekhov dari masa kematangannya sebagai sastrawan, seperti “Ruang Inap No. 6”, “Manusia dalam Kotak”, “Wanita dengan Anjing”, dan “Riwayat yang Membosankan”. Membaca karya-karya tersebut, kita diajak mengenal manusia dengan segala problema psikologis dan sosialnya.

Chekhov tidak hanya berhenti di emperan, melainkan langsung memasuki bangunan rumah bernama manusia dan melihat segenap sudutnya: rasa haru, rasa sakit, rasa duka, kekecewaan, amarah, kekalahan, kepasrahan, kekonyolan, maupun pemberontakan manusia terhadap tatanan. Semua itu ditulis dengan bahasa yang sederhana namun memikat. Tiada penggemar sastra Rusia yang tak mengenal cerpen-cerpen tersebut, yang sudah menjadi klasik, dan dalam buku ini diterjemahkan langsung dari bahasa Rusia.

Close

Pilihan Hati

Rp 55.000

Kompetisi antarkelas akan segera tiba. Kami hanya punya waktu sebulan lagi sebelum kompetisi dimulai. Dalam minggu-minggu ini kami berpacu dengan materimateri dari kompetisi.

Kami memetakan kemampuan kami terhadap materi itu. Joko unggul di mata pelajaran matematika, Dela unggul di hampir semua mata pelajaran yang dikompetisikan, dan aku unggul dalam usaha keras untuk menjawab semaksimal mungkin.

Demi fokus, kami memutuskan untuk belajar kelompok di rumah Dela yang relatif lebih sepi dan nyaman.

-10%Hot
Close

Samunan Dalam Lamunan

Rp 50.000 Rp 45.000

Rapuh

Aku rapuh,
bersama badanku, seluruh.
Penuh risuh,
berisi keluh.

Melayangku bersama cahaya.
Berhentiku tak berdaya.

Hot
Close

Demian

Rp 79.000

Emil Sinclair dibesarkan di keluarga kaya. Dia sejak kecil tahu bahwa dia diharuskan seperti ayah dan ibunya: berpendidikan, saleh, dan baik. Namun, peraturan itu membuatnya merasa terkungkung.

Sampai dia bertemu Max Demian, teman yang membantunya mempertanyakan membuatnya merasa terkungkung. apa arti menjadi manusia.

Buku ini merupakan pergolakan batin anak muda untuk memilih dunia terang dan dunia gelap, semua itu demi menemukan jati dirinya.

-8%Hot
Close

Daun Berselimut Kering

Rp 65.000 Rp 60.000

Semakin dilihatnya semakin indah pandangan yang dia resap, matanya tak ingin berhenti bahkan untuk sejenak. Jika keindahan hidup tercipta dari alam, maka pelukis alamlah yang memberikan keindahan di depan matanya.

Duduk melipat kakinya, Rahmu menegakkan leher melihat dinding besar dan megah di hadapannya, tidak berhenti pikirannya bermain-main dengan harapan dan ketakutan. Ingin dia memiliki kemewahan seperti itu, tapi dia takut berharap akan sesuatu yang tidak mampu dia miliki.

Menutup matanya, dia bebankan rasa ke kepalanya, bersujud dia perlahan tapi segera mengangkat kepalanya kembali. Lagi dia mencoba bersujud, tapi dinginnya lantai mengejutkannya yang kemudian mengembalikannya dalam posisi duduk.

“Inikah aku yang harus menyerahkan diri?” tanyanya dalam hati. Lagi dan mencoba memasrahkan dengan dingin, berat atau pun keinginannya, tapi hasil selalu berkata lain. Dia kembali duduk kesal kemudian berdiri ingin mengutuk tembok. Mencoba menahan, tidak sampai satu detik nafsunya berdiam diri, dia lantas berteriak membenci
tembok.

-10%Hot
Close

Merajut Cerita, Menyelami Makna

Rp 50.000 Rp 45.000

Hidup Untuk Dijalani

Satu ditambah satu
Sama dengan dua
Begitu logika matematika

Punya satu anak
Perlu sekian biaya
Punya banyak anak
Tinggal dikalikan saja
Itu logikanya

Aneh
Bukan begitu yang ayah alami
Bukannya tidak percaya
Namun, hanya bertanya
Apa ada yang salah dengan matematika

Punya satu anak
Itu rezeki
Banyak anak banyak rezeki
Begitu yang ayah pahami

Harap maklum
Ayah sekolah hanya sampai SMA
Tidak jago matematika
Hanya tahu kali bagi tambah dan kurang
Tidak paham kalkulus aritmatika logaritma
Dan matematika rumit lainnya

Generasiku beda dengan generasi ayah
Beraninya punya anak
Hanya satu atau dua
Bila ada yang punya banyak anak
Itu merupakan kejadian langka

Mungkin kami terlalu yakin
Dengan logika matematika
Banyak anak banyak biaya
Kami khawatir tidak mampu menafkahi mereka

Sold outHot
Close

Confessions

Rp 87.000

Moriguchi Yuko adalah seorang guru SMP.
Saat anaknya yang berusia 4 tahun ditemukan meninggal, semua orang mengira itu cuma
kecelakaan nahas.

Akan tetapi, Moriguchi yakin anaknya dibunuh oleh dua dari anak didiknya.
Karena itu, dia tidak akan membiarkan kedua anak itu bebas.

Dia ingin membalas dendam, dan balas dendam yang dia lakukan itu hanyalah awal dari sebuah
mimpi buruk….

-10%Hot
Close

Organisasi, Manajemen, dan Perilakunya: Eksplorasi Teori

Rp 65.000 Rp 58.500

Sudah banyak buku yang bicara organisasi dan manajemen beredar. Mengapa buku ini terbit? Satu hal yang dipegang penulis dalam menulis buku Organisasi, Manajemen, dan Perilakunya : Eksplorasi Teori ini adalah: Mengungkap sebanyak mungkin teori dalam bidang organisasi, manajemen, dan perilaku organisasi.

Penulis berupaya menghadirkan teori langsung dari buku sumber. Penulis fokus pada satu topik, lalu menyari aneka teori penafsir topik dari para ahli. Harapannya, pembaca mengetahui “banyak jalan menuju Roma”, banyak teori untuk menjelaskan sebuah topik.

Topik-topik dalam buku ini meliputi: Organisasi dan Manajemen, Perkembangan Pemikiran Organisasi, Perkembangan Pemikiran Manajemen, Lingkungan Manajerial, Pembuatan Keputusan Manajerial, Struktur Organisasi, Budaya Organisasi, Kepemimpinan Organisasi, Motivasi Organisasi, Kelompok dan Tim, Kekuasaan dan Politik dalam Organisasi, Konflik Organisasi, serta Job Stress dan Job Satisfaction sebagai penutupnya. Juga, penulis memuat bibliografi dari buku-buku yang penulis ambil sebagai sumber dan pembaca dapat melakukan tabayyun dengannya.

-8%Hot
Close

Martir

Rp 60.000 Rp 55.000

Lagi-lagi Adisti harus melihat seseorang diperlakukan secara tidak adil. Dulu ketidakadilan terjadi kepada ayahnya, dan sekarang sang calon presiden harus merasakan hal yang sama. Hatinya terasa pedih. Penangkapan ini terasa terlalu berlebihan. Kesalahan apa yang sudah dibuatnya? Adisti mencoba menerka-nerka.

Suara penyiar dan narasumber yang mengomentari penangkapan tersebut mengabur bercampur aduk di matanya. Adisti baru tahu, politik tidak pernah sederhana. Kelihatannya memang sederhana, tapi sebenarnya tidak. Butuh taktik. Butuh persiapan matang. Butuh masukan kanan kiri. Butuh kesabaran. Jika hanya grasa-grusu pastitidak akan menghasilkan apa-apa.

Hot
Close

Unfinished Boyfriend

Rp 55.000
Let’s get naked as our souls meet and collide to be one love.  Let’s get naked so you could explore my body and my imperfect world. 
 
Let’s get naked cause I wanna love you more than just your body, but your fears, your pain, your unpleasant moment, and your darkest unbearable side. 
 
It’s not a love poem but if I say I wanna sit there with you in the kitchen floor at two am, you know I love you just a little too much. 
Hot
Close

Searching For a Lost Star

Rp 52.000

Pertemuan yang tidak disengaja mengantarkan mereka pada Sebuah takdir. Kisah cinta yang penuh dengan pengorbanan dan air mata yang membuat mereka harus berpisah pada waktu yang lama, namun mereka percaya pada harapan yang sudah lama digantungkan pada doa, sekian lama berteman dengan keyakinan akhirnya mereka pun dapat menuai penantian dengan sebuah kenyataan yang indah.

Close

Perempuan Di Titik Nol

Rp 55.000

Dari balik sel penjara, Firdaus — yang divonis gantung karena telah membunuh seorang germo — mengisahkan liku-liku kehidupannya. Dari sejak masa kecilnya di desa, hingga ia menjadi pelacur kelas atas di Kota Kairo. Ia menyambut gembira hukuman gantung itu. Bahkan dengan tegas ia menolak grasi kepada presiden yang diusulkan oleh dokter penjara. Menurut Firdaus, vonis itu justru merupakan satu-satunya jalan menuju kebebasan sejati. Ironis.

Lewat pelacur ini, kita justru bisa menguak keboborokan masyarakat yang didominasi kaum lelaki. Sebuah kritik sosial yang amat pedas!

Novel ini didasari pada kisah nyata. Ditulis oleh Nawal el-Saadawi, seorang penulis feminis dari Mesir dengan reputasi Internasional.

Close

Harimau-Harimau

Rp 55.000

Harimau! Harimau! telah mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama sebagai buku penulisan sastra terbaik tahun 1975.

Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau yang kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka dan seorang demi seorang di antara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau.

Di tingkat lain, juga terjadi petualangan dalam diri masing-masing anggota kelompok pengumpul damar ini. Di bawah tekanan ancaman harimau yang terus-menerus memburu mereka, dalam diri meraka masing-masing, yang mempertinggi pula kesadaran mereka tentang kekuatan dan kelemahan-kelemahan para anggota kelompok mereka yang lain.

Di antara mereka malahan sampai pada kesadaran bahwa sebelum membunuh harimau yang memburu-buru mereka, tak kalah pentingnya ialah untuk membunuh terlebih dahulu harimau yang berada dalam setiap anak manusia.

Hingga halaman terakhir pembaca akan terpikat dan terpesona dengan ketegangan yang terjalin dalam karya ini.

Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Belanda, Jerman, dan sebuah terjemahan dalam bahasa Jepang sedang dilakukan pula

Close

Malas Itu Perlu

Rp 75.000

Buku ini berisi kiat hidup bahagia dalam kondisi apa pun, terutama tentang bagaimana bisa tetap bahagia di lingkungan yang negatif atau tidak sesuai dengan keinginan kita.

Dodaeche mengemukakan kiatnya berdasarkan tema-tema yang sangat biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, tentang perjalanan dari rumah ke kantor, bagaimana menghadapi rekan kerja, mengatasi rasa malas, dan sebagainya.

Tema-tema tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk komik dengan ilustrasi menarik dan kata-kata yang sederhana, lucu, namun sangat bermakna.

Pembaca akan dibuat tertawa dengan cerita-cerita dan gaya penulisan Dodaeche, dan pada akhirnya, mungkin akan mampu melihat bahwa masalah yang ada dalam kehidupan manusia sebenarnya tidak perlu dijadikan beban pikiran yang berat. Semua masalah dalam hidup (seberat apa pun) bisa disikapi atau diselesaikan dengan santai, sehingga kita pun akan selalu bahagia dalam keadaan apa pun.

Bagian 1 mengulas rutinitas sehari-hari dan berbagai masalahnya, terutama di tempat kerja. Mulai dari bangun pagi, menghadapi rekan kerja yang memiliki kegemarannya sendiri-sendiri, mendengar hal-hal menarik yang membuat kita pun ingin mendapatkan hal yang sama, melakukan kebodohan/kesalahan dalam pekerjaan, dsb. Ditutup dengan poin penting tentang jika ada orang yang tidak menyukai kita.

Bagian 2 mengulas bagaimana mengatasi rasa malas dan berbagai masalah lain dalam hidup, dan mengelola pekerjaan dan kehidupan dengan lebih baik dan teratur, namun tetap santai, dan tetap memiliki keyakinan bahwa setiap kehidupan tentunya memiliki kekhasan, tugas, dan ceritanya masing-masing yang menarik.

Bagian 3 mengulas hal-hal yang terjadi di luar keinginan kita. Dalam kehidupan, mungkin kita banyak mengalami hal yang tidak kita inginkan atau mengecewakan. Namun menurut penulis, semua itu jangan membuat kita menyerah terhadap keadaan. Kehidupan tonggeret bisa menjadi contoh yang baik bagi manusia dalam menjalani hidupnya dengan senang hati, apa pun keadaannya.

Bagian 4 memberi pelajaran kepada kita bahwa masalah bukanlah sesuatu yang harus dipikirkan terlalu dalam. Kejadian-kejadian yang tidak diharapkan, terpaksa melepaskan mimpi, dan sebagainya sebaiknya diterima saja dengan lapang dada, karena hidup adalah hidup. Ada hal-hal yang tidak perlu dicari jawabannya, Tugas kita hanyalah menjalaninya saja apa adanya.

Bagian 5 mengulas hal-hal membahagiakan yang harus dilakukan ketika kita merasa kosong dan sedih. Hal-hal tersebut bisa apa saja, termasuk berandai-andai menjadi orang kaya dan membeli gedung dengan papan reklame yang berisi tulisan tak berguna. Kita harus belajar untuk bisa bahagia dan tertawa.

Bagian 6 mengulas bagaimana bertahan hidup dan belajar tertawa bahagia di situasi yang tidak menyenangkan, Jangan pernah menyerah apa pun yang terjadi, dan harus terus berjalan mencapai tujuan dan terus belajar menjadi manusia yang lebih baik.

Close

Kuasa Media di Indonesia: Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital

Rp 82.000

Cara berkomunikasi, cara mencari berita dan informasi, bahkan kehidupan sosial dan politik yang lebih luas di Indonesia saat ini tengah berubah pesat akibat perkembangan media-media digital kontemporer. Kendati statistik resmi menyebut penetrasi internet di Indonesia masih rendah, nyatanya Indonesia dikenal sangat aktif di media sosial: lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mempunyai akun Facebook dan kicauan terbanyak di Twitter berlokasi dari Jakarta.

Berdasarkan riset selama tujuh tahun, buku ini meneliti bagaimana digitalisasi telah membuat industri media massa di Indonesia mengalami pemusatan dan konglomerasi, yang memungkinkan para oligark pemilik media menjadi semakin kaya sekaligus berpengaruh secara politik. Namun, media digital sebaliknya juga membuka peluang bagi warga biasa untuk menyuarakan kepentingannya dan memperjuangkan perubahan. Dilengkapi wawancara-wawancara langsung bersama para oligark media, politisi, dan pelaku jurnalisme di lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana media digital kian menjadi kancah tempur bagi kepentingan yang saling bertabrakan antara oligarki dan warga.

Close

Tempat Terbaik di Dunia: Pengalaman Seorang Antropolog Tinggal di Kawasan Kumuh Jakarta

Rp 57.000

Mau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.”

Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena pemukiman itu ilegal, dan terutama pergulatan mereka dengan banjir dari sungai yang sangat tercemar. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut, penghuni pemukiman kumuh ini menemukan cara-cara yang efisien, kerap inovatif dan kreatif, yang mereka ajarkan kepada “anak angkat” mereka yang baru. Dengan informatif, intim, dan penuh humor, Roanne van Voorst memberikan wawasan unik tentang kehidupan penghuni kampung kumuh yang keras, tetapi pantang menyerah.

Buku ini mematahkan pra­sangka negatif dari para pejabat dan kelas menengah atas Indonesia yang cenderung mencap penghuni kampung kumuh sebagai kriminal dan pemalas, sekaligus juga pra­duga positif dari sebagian aktivis dan peneliti yang kerap memandang persoalan riil kemiskinan secara romantik.

“Van Voorst memiliki keberanian untuk melangkah masuk ke dalam kehidupan keras orang-orang termiskin di Jakarta. Lewat pandangan matanya kita mengikuti pergulatan mereka untuk bertahan hidup. Sarat dengan derita tapi kadang juga meninggalkan tawa.” — Step Vaessen, koresponden Al Jazeera di Jakarta

“Hanya orang yang mencintai Indonesia bisa menggambarkannya seperti Roanne van Voorst—modern sekaligus absurd. Tempat Terbaik di Dunia adalah potret kehidupan sebuah kampung kumuh yang menakjubkan dan begitu menyentuh.” — Gustaaf Peek, novelis, pengarang Dover

Close

Menyusu Celeng

Rp 68.000

Dengan menyusu pada raja celeng, mereka pun memperkuat ilmu celengnya. Dan apa lagi ilmu celeng itu, selain ilmu serakah, ilmu kemaruk, ilmu mengeruk harta, ilmu korupsi, ilmu gila kuasa untuk menumpuk kekayaan yang tiada batasnya. Namun untuk bisa menyusu dan memperoleh ilmu-ilmu itu ada syaratnya. Kurang lebih sama dengan pesugihan, yang juga menuntut syarat kurban.

Menyusu Celeng karya Sindhunata bercerita tentang kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, dan perilaku manusia berwatak celeng. Mengutip Friedrich Nietzsche, binatang buas itu memang belum mati di masa sekarang, binatang buas itu masih hidup, dan makin hidup karena terlahir kembali.