Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 727 results

Show sidebar
Hot
Close

Belalang Komunis – Cerita-cerita dari Indocina

Rp 65.000

Di dalam buku ini tidak akan ada panduan soal bagaimana cara yang murah dan mudah untuk mengunjungi negara-negara yang ada dalam buku ini, apalagi untuk melancong dan menjelajah kota-kota atau situs-situs menarik yang bisa didatangi untuk sekadar berfoto ria. Tak ada rute perjalanan, harga tiket pesawat, bus atau kereta api atau alamat restoran.

Cerita di dalam buku ini adalah sedikit yang tersisa dari hidup menggelandang sebagai pendatang atau ingatan akan kunjungan singkat ke negara-negara Indocina di periode 2013-2017. Masa-masa di mana saya sedikit belajar mengerti tentang masa lalu Indocina. Terutama tentang bagaimana wilayah ini bertaut dengan sejarah sebuah gerakan yang diilhami oleh ide seorang revolusioner asal Jerman bernama Karl Marx. Tentang bagaimana geliat komunisme dan wajah ideologi ini yang tampak dalam gerakan sosial yang berfondasikan Marxisme.

Mencoba memahami dari sudut pandang seorang asing yang negerinya terletak tidak terlalu jauh di selatan, di mana Marxisme adalah tabu dan dianggap sebagai bahaya yang mengancam kesadaran manusia agar tak menemukan daya kritis untuk memperjuangkan kebebasannya.

Close

Pernah Patah Hati Tapi Tetap Bidadari [BOXSET]

Rp 300.000

Sumi nama depanku, Yati nama belakangku. Tersakiti cerita hidupku.

Ini adalah sedalam-dalamnya rasaku: kisah-kisah soal patah hati, lalu terabadikan luka yang lupa disembuhkan. Lagi pula, mana ada sih luka yang sembuh cuma karena dilupakan?

Tidak ada yang salah dari patah hati, kecuali ia mematikan gembiranya jiwa saat jatuh cinta. Sialnya, tak pernah ada yang siap dengan kehilangan. Tak pernah ada gladi resik untuk perpisahan.

Rindu adalah puing-puing yang tersisa. Ia mengiris benci menjadi hati yang haus kasih sayang.

Rindu adalah apa yang tertinggal. Sayangnya, ia juga terlalu abadi, sampai-sampai aku lupa kita sudah pernah patah dan berpisah.

-20%Hot
Close

Pernah Patah Hati Tapi Tetap Bidadari

Rp 120.000 Rp 96.000

Sumi nama depanku, Yati nama belakangku. Tersakiti cerita hidupku.

Ini adalah sedalam-dalamnya rasaku: kisah-kisah soal patah hati, lalu terabadikan luka yang lupa disembuhkan. Lagi pula, mana ada sih luka yang sembuh cuma karena dilupakan?

Tidak ada yang salah dari patah hati, kecuali ia mematikan gembiranya jiwa saat jatuh cinta. Sialnya, tak pernah ada yang siap dengan kehilangan. Tak pernah ada gladi resik untuk perpisahan.

Rindu adalah puing-puing yang tersisa. Ia mengiris benci menjadi hati yang haus kasih sayang.

Rindu adalah apa yang tertinggal. Sayangnya, ia juga terlalu abadi, sampai-sampai aku lupa kita sudah pernah patah dan berpisah.

Close

Terbang Tenggelam

Rp 50.000

Ketika diamku menjadi satu-satunya
alasanku untuk tersenyum, aku tahu,
saat itulah tawa-tawa singgah
dan mendekap tangisku.

Ketika tangisku menjadi satu-satunya
alasanku untuk tertawa, aku tahu,
saat itulah senyum-senyum hadir
dan memecah diamku.

Ketika senyumku menjadi satu-satunya
alasanku untuk menangis, aku tahu,
saat itulah diamku datang
dan memberi arti pada tawaku.

Ketika tawaku menjadi satu-satunya
alasanku untuk diam, aku tahu,
saat itulah tangis-tangisku kembali
dan membuatku mengerti;
kenapa aku harus selalu tersenyum.

-8%Hot
Close

Jemawa

Rp 60.000 Rp 55.000

Sudah habis kesabaran Bambang. Ia mengambil gunng yang berada di lemari meja belajarnya dan memotong leher Meow. Darah mengucur deras dari lehernya. Refleks, Bambang langsung menyedot darah dari leher Meow agar darahnya dak tumpah dan mengotori lantai kamar kosnya. Ini adalah kali pertama Bambang meminum darah kucing. Ternyata, rasanya seper jus stroberi, pikir Bambang. Ia lalu terbayang, sepernya akan terasa lebih nikmat apabila darah Meow dijadikan kuah soto. Tanpa berpikir panjang, Bambang membuka laptopnya kembali dan mencari video tutorial cara memasak soto kuah darah kucing di YouTube.
——————–
Memadukan elemen horror-komedi-fantasi dengan latar belakang lanskap Indonesia modern, kumpulan cerita pendek pertama dari M. Shahriza Rijadi ini mencoba untuk menemukan humor di dalam absurditas terror dan rasa takut manusia. Mulai dari cerita seorang nenek yang secara misterius terlihat awet muda hingga kisah seorang arwah gentayangan yang pantang menyerah menyelesaikan urusan duniawinya, sembilan cerita yang terdapat di dalam Jemawa akan menjadi kisah-kisah yang tak akan kamu lupakan selamanya… atau sedaknya sampai buku ini selesai kamu baca.

-10%
Close

Catatan Kepergianku

Rp 50.000 Rp 45.000

Catatan ini aku tulis untukmu, sebagai kabar kepergianku darimu.
Catatan ini adalah bukti, bahwa aku telah ikhlas kau pergi.
Bacalah! Supaya kau tak lupa, bahwa kita pernah bersama.

-4%Hot
Close

Rahasia Salinem

Rp 125.000 Rp 120.000

Salinem, seorang perempuan yang melepaskan segalanya demi cinta yang tak biasa. Ia adalah seorang abdi dalem, seorang perempuan yang mengabdikan hidupnya untuk mengurusi kebutuhan keluarga keraton. Sepanjang hidup Salinem yang merentang hampir satu abad lamanya, sejak 1923 hingga 2013, latar ketika cerita sebenarnya dimulai, ia bergelut dengan serangkaian peristiwa kelam. Namun, barulah saat menjelang kematiannya, misteri hidup Salinem yang sesungguhnya terkuak. Misteri yang tidak hanya menggoyahkan keutuhan sebuah keluarga keturunan bangsawan, tapi juga mengungkap peran penting seorang jelata sebagai baut kecil yang mempertahankan keutuhannya selama hampir 100 tahun. Novel Terbaik Pilihan Pembaca Storial ini akan mampu membuatmu menemukan arti cinta sesungguhnya. Jangan lewatkan!

-6%
Close

Parade Kisah yang Tak Pernah Berhasil Mati

Rp 47.000 Rp 44.000

Yang tersisa dari cerita panjang hanya kesimpulan yang singkat. Mereka tak peduli meski kau memakai tinta darah yang encer karena keringat. Mereka tak mau tahu sebab-sebab yang ada. Waktu memang cukup sempit untuk mengenang banyak hal.

Yang tersisa dari perang dan petualangan hanya penyesalan, tak ada kemenangan dan pesta pora, yang ada hanya
kehilangan disambut air mata. Kekalahan jadi pilihan paling damai; tak ada dendam, air mata, kehilangan, dan rasa bersalah. Hening seperti cinta yang tak perlu balasan setimpal.

Yang tersisa dari cinta ialah pemberian, yang gugur di pelukannya dan tak perlu dipulangkan. Sebab cinta tak akan berhenti tumbuh sejumlah yang kau butuh. Cinta satu-satunya kehilangan yang terganti, lebih banyak dari apa yang kau beri dan akan lebih pandai dari rencana pengkhianatan.

Close

Orphic Tales

Rp 45.000

Our lives are brighter than it seems. They glow with their own lights, illuminating the horizon with our personal stories. Kaleidoscope is a collection of short stories written in 2006 – 2019 ranging from mystery, science fiction, human drama, humor, and fantasy.

Close

Kaleidoscope

Rp 45.000

Our lives are brighter than it seems. They glow with their own lights, illuminating the horizon with our personal stories. Kaleidoscope is a collection of short stories written in 2006 – 2019 ranging from mystery, science fiction, human drama, humor, and fantasy.

-10%Hot
Close

Perempuan Kereta

Rp 79.000 Rp 71.000

Bekerja di ibu kota bukanlah perkara mudah bagi Adinda. Untuk orang Bandung seperti dia, Jakarta identik dengan tempat panas yang sesak, mahal, serta dipenuhi orang-orang tidak ramah. Adinda juga tak sampai hati meninggalkan ibunya yang sudah tua tinggal sendirian di Bandung.

Itulah yang menjadi alasan bagi Adinda untuk tetap pulang ke Bandung, Meski sehari-hari bekerja di Jakarta. Dia pulang menggunakan kereta setiap akhir pekan. Namun ternyata, baginya menaiki kereta bukan hanya soal menempuh jarak antara dua kota. Di Keretalah Adinda bertemu dengan sosok yang membuat perjalanannya menjadi sesuatu yang begitu ditunggu.

Close

Cerita yang Datang dari Pulau Berkaki Empat

Rp 49.900

Cerita yang Datang dari Pulau Berkaki Empat adalah rekaman kecil pengembaraan Ahmad Yunus selama di Sulawesi. Baik yang ditulis di atas kapal maupun dalam perjalanan dengan sepeda motor. Tulisan-tulisan ini tercatat pada halaman jurnalnya yang sudah lecek serta ujung halamannya yang mengeriting.

Catatan ini mengisahkan sisi personal Yunus dalam melihat tempat dan perjumpaan dengan orang-orangnya. Kenangan yang membuatnya terasa sentimental. Seolah ia akan merantau ke negeri jauh dan tak mengenal kata pulang. Mungkin, inilah yang dinamakan rindu yang tumbuh dalam perjalanan.

Kisah ini merupakan serumpun dua ekspedisi yang berbeda. Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa (2009 – 2010) dan Ekspedisi Ring of Fire (2012). Namun, rupanya kisah ini tak berakhir di sana. Peristiwa gempa dan tsunami di Palu pada akhir September 2018, justru menjadi babak baru dalam pengembaraanya selama di Sulawesi. Sebuah perjalanan menyelami semesta Sulawesi.

-20%
Close

Ophelia’s Sweet Occult

Rp 60.000 Rp 48.000

Words that
smell of dead
flowers and settling
midnight lakes.

-20%Hot
Close

Metakuasa Perdagangan Global

Rp 85.000 Rp 68.000

Buku Metakuasa Perdagangan Global memberikan argumentasi tentang fenomena jaringan produksi global sebagai basis dari perdagangan internasional. Penulis menggunakan pendekatan ekonomi-polik internasional dalam menjelaskan evolusi kapitalisme global, di mana terdapat interaksi antara perusahaan multinasional, aktor-aktor negara, perusahaan lokal dan posisi buruh.

***

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI 2014-2019
Analisa kritis dalam buku ini perlu menjadi perhatian para pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi industrialisasi yang selaras dengan kebijakan perlindungan tenaga kerja, mengingat industri domestik dan hubungan majikan dengan buruh memiliki ikatan sistemik dengan perdagangan internasional yang dinamis dan kompleks.

Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
Kehadiran buku ini memberi wawasan baru bagi kaum buruh. Kerja kerja keras Bung Tengku menulis buku ini menyadarkan kaum buruh bahwa posisinya amat rentan di dalam rantai pasokan global. Selain memberikan wacana baru, buku ini pada akhirnya memberikan energi baru bagi semangat gerakan buruh.

Ali Muhammad, pengajar llmu Hubungan Internasional – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Buku ini jauh dari kerangka berpikir reduksionis dalam menjabarkan fenomena perdagangan internasional. Penulis cakap menguak ‘meta’-nya kuasa perdagangan global dengan didukung data dan fakta historis. Sangat bermanfaat bagi yang menekuni ilmu hubungan internasional, khususnya kajian perdagangan internasional.

Ah Maftuchan, Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa
Penulis mendeskripsikan sesuatu yang pada akhirnya menstimulasi hadirnya diskursus tentang bagaimana menyeimbangkan kepentingan dunia industri dengan kepentingan pekerja, dan mengurangi dampak buruk perdagangan internasional terhadap kesejahteraan sosial. Sebuah telaah yang cukup berharga untuk diteli lebih jauh.

-8%Hot
Close

Memeluk Angin [Pre Order]

Rp 65.000 Rp 60.000

Seperangkat senyummu adalah bahaya bagi
ketidakberdayaanku.
Peringatan-peringatan datang dalam diriku
sebagai dingin dan panas, lidahku bingung harus
melafalkannya seperti apa.
Aku selalu berusaha untuk tidak menjadi lemah,
tapi pada kenyataannya rindu telah memasuki aku
yang kering sebagai nyala yang tidak mau padam.

Sold out
Close

Murder at Shijinso Paket Dua [Pre Order]

Rp 99.000

Hamura Yuzuru, seorang mahasiswa tahun pertama, terpaksa ikut sebuah acara menginap di Vila Shijinsō bersama senior penggemar misteri.

Akan tetapi, pada hari pertama, mereka segera berhadapan dengan zombie-zombie yang tiba-tiba menyerang dan mengurung mereka di dalam vila. Tidak selesai dengan itu, salah satu anggota terbunuh dengan kondisi yang begitu mengerikan, dan itu baru sebuah awal dari malam-malam panjang pembunuhan berantai.

Sold out
Close

Murder at Shijinso Paket Satu [PRE ORDER]

Rp 105.000

Hamura Yuzuru, seorang mahasiswa tahun pertama, terpaksa ikut sebuah acara menginap di Vila Shijinsō bersama senior penggemar misteri.

Akan tetapi, pada hari pertama, mereka segera berhadapan dengan zombie-zombie yang tiba-tiba menyerang dan mengurung mereka di dalam vila. Tidak selesai dengan itu, salah satu anggota terbunuh dengan kondisi yang begitu mengerikan, dan itu baru sebuah awal dari malam-malam panjang pembunuhan berantai….

Hot
Close

Tradisi Pencerita di Balik Tempurung

Rp 48.000

“Tuhan tidak apa-apa ketika mereka mengakui kebingungan, mereka bisa mengundang-Nya”. “Mereka” di dalam rangkaian cerita bagian Belalang Sembah yang Sedang Bingung Berdoa adalah suatu kebingungan yang mengakar terhadap persoalan antara Tuhan dan dirinya. “Mereka” selalu menanggapi mana yang dianggap benar dan mana yang dianggap sebaliknya, seperti pada tokoh yang tercipta sebagai pedagang pasar di dalam puisi “Orang-Orang Dukun yang Sekarang Kaya”, batinnya berteriak menanyakan apakah agama bermain di dalam hidupnya? Atau bagaimana yang seharusnya? Namun, dalam bagian Pelajaran Perdebatan Bercerita berisi pertanyaan tentang keadaan pikiran yang dirasakan dan perasaan yang dipikirkan oleh “kamu” “kau” dan “mereka”.

Saling menggantungkan harapan berceritalah yang murni dengan cinta. Kenyataannya sulit bagi tokoh “aku” untuk merindu di samping tokoh “nenek” yang sederhana menceritakan tentang mendatangkan kebahagiaan, melihat rumah yang menjadi tembok antara peristiwa yang terjadi di pelataran rumput taman dan di ruang tamu.

Di bawah puisi-puisi yang bergemuruh itu, terdapat berbagai cerita yang hidup di hamparan tanah yang luas. Tokoh-tokoh yang saling menggugah kedalaman dirinya bahwa terdapat luapan api yang mendidih dari luar dirinya. Mereka saling hati-hati karena bagi tokoh “Ceret” sebagai seorang politikus, pembual atau yang dikenal sederhana dalam lingkaran politiknya adalah “pembohong” zaman sekarang lah yang dapat menjadikan postur tubuh pembohong dapat terlihat sempurna.

-9%
Close

Aku Ingin Jadi Harimau

Rp 55.000 Rp 50.000

Apa dan seperti apa sistem di kepala kita yang merekam kenangan itu?

Otak kita bekerja sedemikian rupa sehingga kita hanya menyimpan sesuatu yang menurut kita baik, dan menghapus apa-apa yang buruk. Evolusi mungkin mendorong kita untuk selalu berlari atau pergi dari sesuatu yang membuat kita mendirita.

Hidup adalah penderitaan kata Buddha dan selamanya akan begitu. Yang hanya kita perlu persiapkan adalah upaya untuk menghadapi penderitaan itu, segetir apa pun itu.

Close

Prameswari

Rp 50.000

Dari balik jendela kamarku,
Hari ini aku melihatmu,
Memandang penuh cinta,
Tersenyum penuh mesra.

Tapi aku jadi nelangsa,
Sakitnya tak terkata,
Karena di sampingmu ada “Dia”.

Hari pun berlalu,
Singgasana pun telah berganti puan,
Aku pun hanya
prameswari-prameswarian

Close

Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Rp 85.000

“Allah SWT menciptakan kita sebagai orang Indonesia yang secara fisik berbeda dengan bangsa-bangsa Eropa dan Arab, karena Allah SWT menempatkan kita di bumi yang paling baik di dunia.”

*

KH Ahmad Muwafiq atau yang lebih akrab dipanggil Gus Muwafiq merupakan salah seorang ulama muda Nahdlatul Ulama (NU) yang namanya tengah naik daun, hingga sempat diundang oleh Presiden Jokowi untuk berceramah di Istana Negara. Meski populer, ia tetap konsisten berdakwah dari satu provinsi ke provinsi lain, dari satu kot ke kita lain, bahkan dari kampung pelosok ke kampung pelosok lain, demi tegaknya Islam yang rahmatan lil alamin.

Dahaga yang dilakukan Gus Muwafiq, dengan pemahamannya yang mendalam tentang Islam dan sejarah perkembangannya, sejatinya melanjutkan tradisi para ulama NU yang memang konsen membimbing umat dari belenggu kebodohan menuju cahaya keilmuan. Selain itu, ia juga berdakwah dengan membawa pesan-pesan kedamaian Islam di tengah fenomena keberagaman budaya yang kini makin jauh dari esensi Islam.

Sold out
Close

Paket Stillhouse Lake Confessions

Rp 186.000

Stillhouse Lake

Gina Royal, seorang ibu dengan dua anak, tidak pernah menyangka dia menikahi seorang pembunuh berantai. Sampai akhirnya sebuah kecelakaan mengungkap identitas asli suaminya, dan Gina harus memulai hidupnya lagi dari awal sebagai Gwen Proctor.

Dengan mantan suaminya di penjara, Gwen akhirnya menemukan suakanya di Danau Stillhouse, di sebuah rumah yang nyaman. Meski dia masih menjadi target penguntit dan bajingan Internet, dia kira dia bisa membesarkan kedua anaknya dalam damai.

Sampai suatu ketika… ada mayat ditemukan di danau, dibunuh dengan cara yang sama dengan korban-korban suaminya. Saat itulah Gwen tahu, suaminya sedang memburu dirinya dan anaknya. Namun, satu hal yang pasti, dia sudah belajar untuk melawan iblis itu, hal tergila pun rela dia lakukan demi anaknya. Apakah semua usahanya itu bisa membuahkan hasil? Ataukah, suaminya malah berhasil menangkap mereka?

Confessions

Moriguchi Yuko adalah seorang guru SMP. Saat anaknya yang berusia 4 tahun ditemukan meninggal, semua orang mengira itu cuma kecelakaan nahas. Akan tetapi, Moriguchi yakin anaknya dibunuh oleh dua dari anak didiknya. Karena itu, dia tidak akan membiarkan kedua anak itu bebas.

Dia ingin membalas dendam, dan balas dendam yang dia lakukan itu hanyalah awal dari sebuah mimpi buruk.

Sold outHot
Close

Stillhouse Lake

Rp 99.000

Gina Royal, seorang ibu dengan dua anak, tidak pernah menyangka dia menikahi seorang pembunuh berantai. Sampai akhirnya sebuah kecelakaan mengungkap identitas asli suaminya, dan Gina harus memulai hidupnya lagi dari awal sebagai Gwen Proctor.

Dengan mantan suaminya di penjara, Gwen akhirnya menemukan suakanya di Danau Stillhouse, di sebuah rumah yang nyaman. Meski dia masih menjadi target penguntit dan bajingan Internet, dia kira dia bisa membesarkan kedua anaknya dalam damai.

Sampai suatu ketika… ada mayat ditemukan di danau, dibunuh dengan cara yang sama dengan korban-korban suaminya. Saat itulah Gwen tahu, suaminya sedang memburu dirinya dan anaknya. Namun, satu hal yang pasti, dia sudah belajar untuk melawan iblis itu, hal tergila pun rela dia lakukan demi anaknya. Apakah semua usahanya itu bisa membuahkan hasil? Ataukah, suaminya malah berhasil menangkap mereka?

Hot
Close

Born Outlaw

Rp 78.000

“Rovshan Janiyev masih berusia 17 tahun ketika suatu hari ia mendatangi sebuah ruang persidangan, lalu menembak mati para terdakwa yang telah membunuh ayahnya. Atas hal tersebut, Janiyev kemudian dijatuhi hukuman dua tahun penjara, tetapi dibebaskan lebih cepat karena keputusan pengadilan.”

Eddward S. Kennedy menaruh minat pada kisah-kisah pelanggara hukum di berbagai belahan dunia. Ia lalu menuliskan kembali kisah-kisah yang diserapnya dari berbagai media: buku, film, surat kabar dan berbagai media daring. Born Outlaw adalah 33 catatan tentang aksi mafia, kartel, pembangkang, dan anarkis di berbagai belahan dunia. Tidak hanya perihal kejahatan yang mereka lakukan, tetapi juga berbagai faktor yang menjadi pendorongnya.

Hot
Close

Memutus Belenggu Takdir

Rp 55.000

Seperti kata Imam al-Ghazali, “Kalau kau bukan anakseorang raja dan ulama, maka menulislah”. Bagiku, menulis tidak hanya sekadar mentransformasikan ingatan atau cerita ke dalam bentuk tulisan, melainkan lebih dari itu. Menulis membantu mengasah intuisi dan kreativitas. Maka, bagiku, kertas kosong adalah laboratorium kata untuk berekspresi. Manusia memang tidak diciptakan untuk abadi, tetapi, seperti kata Pram, manusia bisa bekerja untuk keabadian. Karena itulah menulis menjadi kebutuhan dan hobi bagiku.

Perihal isi buku ini, tidak lain adalah tentang kumpulan perjalanan hidup, semangat, dan mimpi seorang anak kampung. Kisah masa lalu yang berupa catatan-catatan kecil di lembaran kertas, kemudian dirangkai menjadi sebuah cerita utuh yang berlatarkan beberapa tempat; Lombok, Jogja, dan Eropa. Namun, gejolak dalam diri yang akhirnya mengantarkan kepada sebuah keberanian untuk merangkai kata menjadi sebuah buku di sela-sela kesibukan sebagai mahasiswa. Memang tidak mudah untuk menyegarkan kembali kenangan masa lalu yang berserakan.

Cikal bakal tulisan ini sebenarnya sudah ditulis ketika masih kuliah di Jogja dalam catatan-catatan kecil dan dilanjutkan kembali saat studi di Eropa hingga puncaknya, libur musim panas 2019. Sebelumnya, cerita dan kenangan masa kecil di Lombok, kerasnya perjuangan kuliah di Jogja dan petualangan di negara empat musim hanya ia tuliskan lewat blog, Facebook, dan Twitter hingga akhirnya muncul suatu ide, “Kenapa tidak dijadikan buku saja?” Sejujurnya masukan
dari teman-teman di media sosial sangat membantu dan mereka adalah salah satu inspirasi dari ide-ide baru.

Sekiranya sempalan cerita juang berisi beragam nuansa budaya; Lombok, Jogja, dan Eropa mendapat tempat untuk dilihat secara utuh. Maka, Memutus Belenggu Takdir hadir untuk para pemimpi nikmati. Selamat membaca dan salam literasi.

Close

Aksara Cinta Sang Pendosa

Rp 50.000

Aku hanyalah seorang penyair jalang
Kumpulan aksaraku tak menganut agama
Tak juga pernah dibaiat oleh suatu dogma
Pun bukan milik tuan-tuan penguasa
Namun, mengalir deras bersama rasa
Melata mencari makna.

Hot
Close

Heartthrob

Rp 50.000

Sebuah kronologi kisah sederhana
tentang keinginan, perasaan,
kerelaan dan ketaatan
yang bungkam.

Bermula dari denyut jantung seorang pendamba
Menjelma abjad-abjad igauan
Dari pikiran dan rasa yang tak karuan
Tertahan dan tak mampu terungkapkan
Untuk pujaan yang dalam ketidakmungkinan

-5%
Close

Daydream

Rp 100.000 Rp 95.000

“Gagasan Pak Jack membentuk kelas khusus benar-benar memberi efek positif dan sangat baik untuk Sayon. Gagasan itu ternyata menghasilkan buah yang manis. Semanis saat mendengar siswa keluaran Sayon tidak main-main langsung menembus perguruan tinggi negeri. Bahkan sampai meluncur keluar negeri karena mendapat beasiswa atas prestasinya. Olimpiade pendidikan maupun olahraga berhasil dimenangi. Mereka tidak salah lagi berasal dari kelas-kelas khusus Sayon. Mari kita sambut siswa kelas tiga, kelas khusus, Jack Rose!”

Tapi bagi Junex, Elid, Lea, dan geng Daydream lainnya, kelas Jack Rose tak lebih dari sebuah anomali yang harus dihancurkan.

Sold out
Close

Politik Jatah Preman

Rp 89.000

Keberadaan geng, preman, dan milisi telah menjadi ciri yang melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Selama masa Orde Baru, mereka digunakan sebagai alat untuk menegakkan tertib sosial versi negara dan melanggengkan kekuasaan rezim, misalnya “kewenangan” yang dimiliki organisasi pemuda untuk menggebuk para pengkritik rezim dengan mengatasnamakan Pancasila.

Demokratisasi pasca 1998 tidak mengakibatkan lenyapnya kelompok-kelompok ini, melainkan mereka beradaptasi dan mencari celah dalam konteks politik yang berubah. Membela agama—bukan lagi membela rezim—kini menjadi salah satu alasan keberadaan mereka. Lalu desentralisasi menguatkan unsur etnisitas sebagai landasan ormas. Jenis baru ormas-ormas jalanan ini memadukan perburuan rente secara predatoris dengan klaim merepresentasikan kelompok sosial-ekonomi yang terpinggir.

Didasarkan pada riset lapangan yang intens dan panjang, buku ini menyuguhkan analisis komprehensif mengenai hubungan yang berubah antara kelompok-kelompok ini dengan pihak berwenang dan kekuasaan politik pasca Orde Baru. Dalam mengonsolidasi kuasa kewilayahan mereka di tingkat lokal, kelompok-kelompok ini pada taraf tertentu berhasil merebut legitimasi yang tidak semata-mata dilandaskan pada tindak pemalakan dan kekerasan.

Dalam konteks demokrasi elektoral di Indonesia, mereka pun berhasil menjadi perantara antara politik informal jalanan dengan politik formal parlemen. Bagaimana mereka memanfaatkan posisi ini untuk meningkatkan daya tawar mereka, dan bagaimana dunia politik formal memanfaatkan “layanan” mereka akan sangat memengaruhi masa depan kehidupan sosial-politik di Indonesia.

Sold out
Close

Kekerasan Budaya Pasca 1965

Rp 94.000

“Saat moralitas dibangun di atas kuburan massal dan diamankan melalui teror serta kebohongan, kehampaan moral tak syak lagi terjadi. Wijaya Herlambang dengan cemerlang menganalisa perkembangan historis dan dinamika diskursif dari kehampaan ini, menguak gagasan-gagasan yang membuat kebohongan tampak benar.”— Joshua Oppenheimer, sutradara film dokumenter The Act of Killing

Orde Baru sukses dalam memelintir sejarah kiri di Indonesia untuk mencitrakannya sebagai ideologi iblis yang menjadi ancaman terbesar bagi negara. Terbukti, jauh sesudah Orde Baru jatuh, anti-komunisme tetap bercokol kuat dalam masyarakat Indonesia. Buku ini menjelajahi kembali faktor-faktor yang membentuk dan memelihara ideologi anti-komunis itu, bukan saja sebagai hasil dari kampanye politik, melainkan juga hasil dari agresi kebudayaan, terutama melalui pembenaran atas kekerasan yang dialami oleh anggota dan simpatisan komunis pada 1965-1966.

Buku ini menganalisis upaya pemerintah Orde Baru beserta agen-agen kebudayaannya dalam memanfaatkan produk-produk budaya untuk melegitimasi pembantaian 1965-1966. Dengan bukti-bukti empiris ditunjukkan bahwa intervensi langsung CIA kepada para penulis dan budayawan liberal Indonesia untuk membentuk ideologi anti-komunisme bukanlah isapan jempol belaka. Siapa saja penulis yang terlibat? Bagaimana metodenya? Sebagai tambahan, buku ini juga menganalisis perlawanan kelompok-kelompok kebudayaan Indonesia kontemporer terhadap warisan anti-komunisme Orde Baru itu.