Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 1198 results

Show sidebar
Close

Dinamika: Semua Akan Mencinta dan Terluka Pada Waktunya

Rp 40.000

Seorang penyair ialah petani:
Berjibaku untuk menanam rasa dalam ladang kata
Dan rasa yang paling sering kutanam adalah luka
Tetapi ialah yang paling sedikit memekarkan bunga

Percuma luka kusiram dengan airmata
Memupuknya dengan berbagai perasaan merana
Sampai aku kehabisan luas ladang kata-kata
Untuk menanam rasa lain yang berbuah bagi jiwa

Ternyata begitu bodoh aku berperasa
Begitu boros aku berkata-kata
Dan begitu keliru akalku bekerja
Jika yang terjadi telah diatur oleh semesta
Bahwa semuanya akan mencinta dan terluka
Tepat pada waktunya

Close

Merahnya Merah – Iwan Simatupang

Rp 88.000

Inilah Karya Iwan Simatupang yang terkenal itu, “roman baru” yang setiap tokohnya, melalui perasaan-pikiran-tindakan, adalah filsafat yang dipersonifikasikan. Beberapa orang juga menyebut filsafat yang dipersonifikasikan sebagai “filsafat in-action” atau orang-darah-daging yang di-filsafat-eksistensialis-kan.

Inilah “roman baru” yang selalu terasa baru setiap dibaca ulang, dan pemunculannya telah “menggegerkan” dunia Kesusastraan Indonesia.

Close

Creative Writing

Rp 88.000

Menulis adalah aktivitas yang menyenangkan. Namun, terkadang kita mengalami kebuntuan ide saat memulai sebuah kalimat atau bagaimana menutup sebuah cerita. Pada dasarnya, menulis akan terasa mudah dan menyenangkan bila kita punya keterampilan.

Creative Writing karya A.S. Laksana akan membantumu mengenali hal-hal mendasar dalam penulisan kreatif. Semisal, bagaimana membuat adegan yang menarik, sudut penceritaan beragam, dan dialog yang tidak berlarat-larat. Setiap pembahasan dalam buku ini dilengkapi contoh yang memudahkanmu berlatih.

Close

Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang

Rp 88.000

BUKU AKAN DIKIRIM PERTENGAHAN JUNI 2020

Kau akan menjumpai sentilan tajam di sana-sini dalam Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang, terutama yang ditujukan kepada orang-orang yang dengan enteng menggunakan agama untuk semua perkara. Namun, Ben Sohib selalu jenaka, jadi pasrah sajalah diajak bertamasya menyusuri cerita-cerita ajaibnya.

Tempat produk
Close

Elang – Amy Djafar

Rp 96.000

PRE ORDER BUKU ELANG DIKIRIM PERTENGAHAN JUNI 2020

Kisah cinta yang tak terungkap antara Bhumi dan Elang Gadisha, bermula dari kuliner. Elang, seorang gadis yang bercita-cinta menjadi koki, justru beralih tatkala kakeknya memberi sebuah buku. Salah satu syarat untuk mengetahui isi buku misterius itu adalah Elang harus membacanya di puncak gunung, sekaligus ikut merasakan proses pendakian. Namun, ketika tiba di puncak, Elang justru kehilangan buku yang seolah punya ikatan dengannya, bahkan jauh sebelum dia lahir.

Perjuangan mendapatkan kembali buku itu dilakukan dengan kondisi muskil, hingga membawanya bertemu dengan badut yang memberinya sebuah ponsel yang bisa meramal masa depan alam semesta.

Kisah cinta yang tak terungkap dari Elang juga Bhumi disebabkan oleh banyak hal, yang kemudian membuat Elang melarikan diri dari rumah dan secara kebetulan bertemu dengan orang yang memperkenalkannya pada konsep alam semesta. Hal yang juga membuat Elang tiba pada perenungannya tentang makna sebuah hubungan.

-10%Sold out
Close

Merayakan Sepak Bola: Fans, Identitas, dan Media (Edisi 2) – Fandom Indonesia

Rp 75.000 Rp 67.500

Fans, identitas, dan media adalah tiga ranah yang berkelindan dengan sepakbola di Indonesia. Desentralisasi dan otonomi daerah pasca 1998 menggelorakan kebangkitan berbagai klub di berbagai kota yang awalnya belum dikenal secara luas oleh publik, mendampingi klub-klub lama yang telah mapan.

Identitas baru tercipta di kalangan fans sepakbola melalui interaksi yang terjadi di antara fans sepakbola maupun interaksi fans dengan media massa. Berbarengan dengan desentralisasi pasca Orde Baru, kebebasan media tumbuh pesat.

Bersaing merebut pasar, praktek jurnalisme tergelincir pada jurnalisme yang dikendalikan oleh pasar. Konflik suporter sepakbola dikemas dengan beragam framing, narasi, dan wacana.

Akurasi dalam jurnalisme rentan terabaikan. Teknologi digital yang terkoneksi denganjaringan internet menjadi pilihan baru anak muda fans sepakbola dalam konsumsi informasi tentang sepakbola, serempak menjadi media baru yang berkelindan dengan pembentukan identitas fans sepakbola di berbagai kota.

-10%Sold out
Close

Merayakan Sepak Bola: Fans, Identitas, dan Media (Edisi 1) – Fandom Indonesia

Rp 75.000 Rp 67.500

Sepak bola telah berkembang dan mendudukkan dirinya sebagai olah raga paling populer di permukaan bumi. Dalam perspektif cultural studies, sepak bola tidak hanya bisa dimaknai sebagai olah raga, namun menjadi arena pertarungan (site of struggle) dari beragam wacana yang berkembang, mulai dari budaya, ekonomi, politik, dan sosial.

Memperbincangkan sepak bola berarti bukan hanya bicara tentang apa yang terjadi dengan bola yang diperebutkan oleh pemain dari dua kesebelasan yang bertanding di atas lapangan hijau, namun bicara tentang fans, identitas, dan media. Buku ini berisi kumpulan tulisan tentang sepak bola dalam ketiga ranah tersebut.

-10%Sold out
Close

Sepakbola 2.0 – Fandom Indonesia

Rp 80.000 Rp 72.000

Buku ini merupakan proyek kreatif yang melibatkan 20 penulis. Lalu didukung oleh 67 orang yang membantu mewujudkan buku ini melalui crowdfunding yang dilakukan oleh Fandom selama dua bulan (November-Desember). Untuk proses pengerjaannya sendiri kami, kami melakukan sejak 2015. Setelah melalui serangkaian diskusi baik tatap muka maupun melalui media sosial, akhirnya ada 19 naskah (ada satu naskah yang ditulis oleh dua penulis) yang lolos kurasi dan masuk ke daftar isi buku ini dengan beragam tema seputar sepak bola dalam konteks kekinian.

“Secara perilaku, kurang gila apa sih orang Indonesia pada sepak bola? Jawabannya mungkin satu: kurang menggilai buku-buku sepak bola. Lha gimana kurang gila kalau literaturnya pun memang tak banyak. Maka ketika ada orang-orang kita yang mau membukukan pikiran-pikirannya tentang sepak bola—seperti yang dilakukan Fandom ini—, barangkali itu sebuah kegilaan tersendiri agar sepak bola tak sekadar cuap-cuap belaka, yang membuat mulut berbusa saat memperbincangkannya, tapi busa itu lalu mengering begitu saja dan setiap kegilaan pikiran sepak bola itu menjadi tak pernah terdokumentasikan,”

Andi A. Sururi, Redaktur Olahraga Detik.com.

“Saat ini, sepak bola Indonesia memang sedang terpuruk. Namun, dunia penulisan sepak bola sedang menggeliat. Buku ini adalah bukti nyata,”

Mahir Pradana, Staf Pengajar Univeristas Padjajaran Bandung.

“Sebagaimana judulnya, buku ini mengajak pembacanya untuk berinteraksi lebih jauh mengenai sepak bola. Namun, terlepas dari itu semua, buku ini juga membuktikan satu hal krusial: bahwa di Indonesia, sepak bola ternyata tak cuma melulu soal politik dan ketamakan, tetapi juga berguna untuk mencerdaskan. Buku ini jelas harus masuk daftar belanja Anda,”

Eddward S. Kennedy, Penulis Buku Sepak Bola Seribu Tafsir, Pemimpin Redaksi Mojok.co.

-10%Sold out
Close

Arsenal Berhati Nyaman – Fandom Indonesia

Rp 69.000 Rp 62.100

Arsenal Berhati Nyaman banyak membahas sisi-sisi menarik klub Meriam London yang tidak banyak orang ketahui. Buku ini adalah karya pertama Yamadipato Seno, seorang Chef dari Arsenal’s Kitchen. nikmatilah sajian terbaiknya, fresh from the oven.

Sebenci apa pun kamu, sesengit apa pun kamu, di sisi jauh hatimu, letakkan altar penghormatan yang sederhana untuk Wenger. Sederhana saja, karena cinta sebetulnya tak pernah menuntut untuk diberi mahkota dan kalung bertahtakan berlian. Cinta adalah hal sederhana yang menjadi dasar setiap perjuangan.

-24%Sold out
Close

Merawat Sepakbola Indonesia – Fandom Indonesia

Rp 69.000 Rp 52.100

“Yogyakarta adalah kota bersejarah bagi sepakbola Indonesia. Di kota pendidikan inilah, sepakbola tumbuh dan berkembang menjadi alat perjuangan dan kebangsaan.”

– Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM., Ketua Asprov PSSI DIY

***

Buku ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan Fandom Indonesia dalam program yang bertajuk “Pendampingan dan pengembangan literasi untuk supporter sepak bola melalui jurnalisme sepakbola.”

Tulisan-tulisan dalam buku buku ini adalah hasil karya dari peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

-10%Sold out
Close

Goodbye Pele – Fandom Indonesia

Rp 80.000 Rp 72.000

Seperti habitus yang sengaja dipelihara, permusuhan antar suporter telah menjadi suatu keniscayaan dalam sepakbola. Barangkali, memang hanya dengan berperanglah para suporter itu mengenal perdamaian. Pertanyaannya: harus sampai kapan dan mesti berapa lama lagi?

– dalam Perang dan Damai di Antara Koalisi Suporter Sepakbola

Buku ini ditulis Eddward S. Kennedy, sebelumnya Eddward sempat juga menulis buku ‘Sepakbola Seribu Tafsir.’ Dan buku ini melanjutkan buku lanjutannya. Masih berisi kumpulan catatan penulis mengenai sepakbola.

Semoga Anda bisa menikmati atau, ya, minimal bisa memamerkan buku ini ke orang-orang yang getol membicarakan sepakbola. Dan jika sudah selesai membacanya, sebaiknya anda segera menyadari: semua tulisan yang Eddward tulis hanyalah omong kosong.

-10%Sold out
Close

Persib dan Kisah Kompetisi Perserikatan 1978 – Fandom Indonesia

Rp 58.000 Rp 52.200

Kisah perjuangan Persib di kompetisi Perserikatan 1978 merupakan salah satu episode penting bagi sejarah klub asal Bandung ini. Pada masa inilah, Maung Bandung dianggap memasuki episode kelam dalam dunia persepakbolaan nasional. Saat itu, Maung Bandung mengalami penurunan prestasi hingga memasuki jurang degradasi.

Buku ini berisikan kumpulan tulisan yang berusaha menguak apa yang sebenarnya terjadi pada Maung Bandung di kompetisi Perserikatan 1978. Dibalut dengan ulasan yang lugas dan ciamik, pembaca dibawa oleh penulis yaitu Novan Herfiyana untuk merasakan gelora, gairah dan luka yang tersaji dalam buku Persib dan Kisah Kompetisi Perserikatan 1978.

-10%Sold out
Close

Drama Persebaya – Fandom Indonesia

Rp 100.000 Rp 90.000

Bonek dan Persebaya memang layak mendapat bab tersendiri dalam buku sejarah panjang sepak bola Indonesia. Kini, mereka identik dengan kisah heroik yang menegaskan betapa pentingnya sepak bola di negeri ini.

Buku ini ditulis oleh Oryza A. Wirawan, seorang jurnalis Beritajatim.com dan menulis artikel lepas untuk beberapa media massa cetak dan dalam jaringan. Beberapa buku bertema sepak bola yang ditulisnya antara lain imagined Persebaya, Berni: Pride of The City, Merindukan Anfield, buku panduan Piala Dunia 2014, buku panduan Piala Dunia 2018 dan Sepakbola 2.0 (bunga rampai bersama penulis lain).

-10%Sold out
Close

Sepak Bola Tak Pernah Mati – Fandom Indonesia

Rp 60.000 Rp 54.000

Sepak bola bukan Cuma hitung-hitungan di atas kertas. Bukan sekadar angka-angka statistik. Ada rasa, emosi, gelora, dan segala hal yang melekat pada manusia. Karena itu, tak ada 90 menit yang sama. Karena itu pula, sepak bola menarik dan tentu saja membahagiakan.

Buku ini ditulis oleh seorang asal Lamongan yang mencintai sepak bola Indonesia, yaitu Miftakhul F. S. Miftakhul lahir di Mantup, Lamongan. Pernah belajar menendang bola di Indonesia Muda Gresik. Juga pernah belajar ilmu kepelatihan sepak bola di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.

Buku Sepak Bola Tak Pernah Mati lahir setelah sebelumnya sudah dua buku terlebih dahulu yang ditulis oleh Miftakhul. Buku tersebut adalah Mencintai Sepak Bola Indonesia Meski Kusut dan Persela Menegaskan Identitas Kami.

-5%Sold out
Close

Menjemput Rindu di Taman Maluku – Rua Aksara

Rp 45.000 Rp 42.750

Diterbitkan pertama kali oleh Bengkel Sastra Taman Maluku Semarang bekerjasama dengan Rua Aksara dan Bening Pustaka.

-5%Sold out
Close

Mencari yang Pintang Menugur yang Terguncang – Rua Aksara

Rp 60.000 Rp 57.000

Sebagai orang yang pernah belajar sastra Indonesia di bangku kuliah, NTT, khususnya Flores, adalah sebuah enclave yang istimewa. Buku-buku ajar klasik Gorrys Keraf, novel-novel awal Gerson Poyk, esai-esai dan telaah sastra (dan ilmu sosial) Ignas Kleden dan Dami N. Toda, tapi terutama secara khusus adalah buku-buku terbitan Nusa Indah, tak terpisahkan bagi masa-masa awal perkuliahan. Karena itu, ketika belakangan menjadi saksi menggeliatnya kesusastraan Indonesia paling kiwari dan mendapati bahwa Indonesia Timur, terkhusus NTT, menjadi bagian pentingnya, saya menjadi salah satu orang yang paling berbahagia. Membaca puisi Mario Lawi, cerpen-cerpen Dicky Senda, juga cerita-cerita Felix Nesi, adalah pengalaman yang sedikit nostalgik tapi juga menyiratkan harapan yang menggembirakan di masa depan–sebab rata-rata mereka semua masih sangat muda. Hans Hayon, dengan kumpulan esainya ini, saya kira akan jadi puzzle penting lain yang akan berharga melengkapi peta NTT dalam lanskap kebudayaan literer Indonesia di era mendatang. —Mahfud Ikhwan, Sastrawan

-5%Sold out
Close

Variasi Kebahagiaan – Rua Aksara

Rp 37.000 Rp 35.150

Bukankah jatuh berkali-kali itu tanda kita berhasil menempuh luas jarak dan ruang. Meski yang sunyi tak selalu berkabar baik, kepadamu kualihkan arti sunyi itu. Kubunyikan lonceng tanda pergantian cuaca di kota yang tiba-tiba gersang sehabis mengusir bencana. telah kutemu kebahagiaan lain dalam menara babel, dalam guernica, dalam minotaur, dalam negara yang digoncang perang dan pengungsian. telah kutemu semua itu dalam dirimu, dan kupastikan dirimu baik-baik saja.

-5%Sold out
Close

Elegidia: Elegi-Elegi Pendek – Rua Aksara

Rp 35.000 Rp 33.250

SULPICIA hidup pada zaman pemerintahan Augustus. la merupakan bagian dari penyair elegi dalam lingkaran Messalla. Ayahnya, Servius Sulpicius Rufus, adalah seorang orator dan ahli hukum. Ibunya, Valeria, adalah saudari Messalla.

“Puisi-puisi Sulpicia dalam tafsir Mario F Lawi bergerak sebagai referensi metaforis atas kenyataan Roma masa silam. Saya dimasukkan ke sebuah biografi diri. Di sana cinta penuh menyeru, meratapi yang tak tergapai, menggoda saya untuk berhenti.”
(Shinta Febriany, penyair dan aktivis teater)

“Cinta memang hanya mungkin dibaca sebagai ratapan, memuat permohonan tanpa usai pada kekasih. Elegi-elegi Sulpicia adalah penerimaan pada kegelapan, agar cahaya dapat terlahir;. Cinta adalah kepercayaan pada Venus dan daya kosmisnya bahwa, cinta pasti tiba.”

(Saras Dewi, penyair dan akademisi)

-5%Sold out
Close

Puisi Kanvas – Rua Aksara

Rp 52.000 Rp 49.400

Ketika sebait kata digoreskan di kanvas lukisan, maka sebait kata yang disebut puisi itu berpotensi mengacaukan esensi lukisan. Karena lukisan juga puisi, lewat media yang lain. Tetapi sering kali kata-kata menghadirkan pemahaman baru, mungkin menunjuk arah yang lain, atau memunculkan sugesti lain. Hal ini kita jumnpai dalam berbagai budaya dan tradisi.
Wendoko, 2019

-5%Sold out
Close

Ludah Nabi di Lidah Syekh Raba – Rua Aksara

Rp 58.000 Rp 55.100

Ketika ia membuka mulut, Nabi meludah di atas lisannya, diikuti keempat sahabat. Di lidah Syekh Raba, ludah kelima sosok itu terasa legit dan harum. la merasakan secawan tirta amerta yang mengalir dari Telaga Kausar merasuk ke dalam raga dan sukmanya.

Tiba-tiba ia melihat angkasa menyibakkan tabir.
Penglihatannya terbuka. Misteri-misteri tersingkap. Kaki langit melenyapkan batas. Dari pucuk ubun-ubunnya bergema seberkas suara, “Bacalah…”

Syekh Raba tercekik. la menjawabnya dengan terbata-bata, “Aku bukan penyair…”

Kecupan Nabi menenangkannya. Kecupan itu meninggalkan kelembapan yang wangi di keningnya. Sementara itu, di kening sang junjungan, ia melihat rajah kenabian bersinar seperti warna halo yang memancar di ubun-ubun malaikat.

“Sekarang kau bisa mengajari orang-orang,” sabda Nabi, “sebab kau telah mewarisi pengetahuan Khidir dan lidah Harun.”

-5%Sold out
Close

Piweling – Rua Aksara

Rp 50.000 Rp 47.500

Perjalanan hidup tidak selalu mulus. Alang-alang, batu kerikil, hujan dan becek adalah hal yang wajar kita temui. “Karenanya manusia hidup seperti apapun keadaannya harus pasrah, yakin pada Tuhan. Semua hal sudah ada yang mengatur, manusia ibarat wayang yang mengikuti dalang, seperti nasi yang akan masuk pada perut siapa saja yang dikehendaki.” Begitu nasehat dari ibuku pada anak-anaknya, aku salah satunya.

Banyak sekali nasihat orang tuaku yang tak terhitung jumlahnya, yang menemani hidupku untuk berjalan lebih baik.
Tidak beranjak dari perihal pengingat-ingat (nasihat) tadi, akan lebih banyak nasihat-nasihat hidup yang akan kau temukan pada buku antologi “piweling” ini, terutama untuk mengetahui hidup seperti apa dari mulai lahir, anak-anak, cinta, impian, sampai dengan pengingat mati.

Lantas bagaimana dan apa isinya? Buku ini wajib bagi kawan-kawan ingin mengerti lebih dalam nasihat singkat sebagai pedoman hidup dan penambah wawasan dalam hal kepenulisan sampai dengan bahasa yang mudah untuk dipahami. Buku antologi ini cocok untuk teman bersantai sambil menyeruput kopi sore Anda. Jawa Jaya!
(Pengantar Penulis)

-5%Sold out
Close

Kalah – Rua Aksara

Rp 55.000 Rp 52.250

Samm berpanjang lebar menjelaskan tentang kematian adalah cara terbaik setelah kehidupan yang membosankan juga melelahkan. Ah, memuakkan segalanya yang seragam. Sekarang ini mungkin menjadi terlihat pintar lebih mudah bagi manusia dibanding menjadi seseorang yang bertanggungjawab.

“Seperti kartu remi, satu sisi adalah terkaan dan sisi lainnya adalah kenyataan. Memangnya, selain judi, hal apalagiyang bisa menafsirkan rupa kehidupan?”

-5%Sold out
Close

Peran Imajinasi Dalam Seni – Rua Aksara

Rp 90.000 Rp 85.500

Buku ini menawarkan suatu cara pandang baru dalam melihat seni yakni dalam kerangka psikologis sekaligus fenomenologis. Dalam buku ini, karya seni dipandang bukan sebagai suatu hal yang riil, namun sebagai irreality. Karya seni pada dasarnya selalu melampaui apa yang menampakkan diri. la ada di hadapan kita, namun absen dari keberadaannya, itulah irreality. Dengan demikian, ketika kita melihat suatu karya seni, yang kita Iihat bukanlah karya seni itu sendiri, melainkan hanyalah analogonnya. Analogon tersebut adalah medium yang menjembatani antara seniman dan penikmat seni. Dengan adanya analogon tersebut, membuat kegiatan manusia mengimajinasikan objek menjadi memadai. Imajinasi itu sendiri tak Iain adalah keseluruhan kesadaran yang menyadari kebebasannya. Imajinasi juga bukan merupakan kekuatan empiris kesadaran. Maka, pada hakekatnya, kegiatan menikmati seni tak Iain adalah kegiatan pelampauan akan yang riil. Peran imajinasi dalam melihat seni tersebut dapat pula diimplementasikan ke dalam naskah adaptasi yang penulis sertakan dalam bagian akhir buku.

“Dalam buku ini penulis mendaratkan hasil riset masternya (filsafat) tentang imajinasi dalam seni dari J.2 Sartre ke wilayah praksis seni, terutama teater, dunia yang sudah lama digeluti dan menjadi minat penulis. Maka hasilnya adalah pemahaman mengenai seni teater — khususnya dari naskah-naskah adaptasi yangjuga disertakan dalam buku ini sebagai contoh/model — sebagai seni yang konkret, mudah dipahami dan relevan untuk pendidikan karakter para remaja dan kaum muda. Buku ini memberikan pengertian yang mengena tentang seni, khususnya teater dan menengahi pemahaman keliru seolah seni dikhususkan hanya bagi orang-orang yang mempunyai keahlian khusus, atau pun sebaliknya disamakan dengan pentas hiburan belaka bagi orang kebanyakan.”
—Prof. Dr. A. Sudiarja (Dosen STF Driyarkara)

-5%Sold out
Close

Di Balik Bayang-Bayang Kasih Sayang – Rua Aksara

Rp 120.000 Rp 114.000

Dia bernama Theo, seorang politikus kawakan paruh baya yang sedang bekerja sebagai legislator di Jakarta dan menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPR RI. Sedang istri dan ketiga anak lelakinya tetap tinggal di kota asal mereka di Semarang.

Saat sang istri, Ipo, meninggal dunia, Theo tidak terlalu risau. Bahkan belum tiga bulan istri meninggal, Theo sudah menikahi Lita, penyanyi dangdut cantik, seksi, dan baru berusia 24 tahun, sebagai istri baru.

Ketika Theo lebih sering berada di Jakarta, dan Lita, istri mudanya, berasa di rumah dengan anak lelakinya yang sedang menginjak dewasa, tentu akan banyak terjadi kejutan seperti kisah yang didongengkan orang tua sebagai pengantar tidur di masa kita kanak-kanak dulu.

Seperti apa kira-kira kisah itu? Ikuti jalan hidup keluarga elit politik negeri ini, yang penuh intrik pergulatan psikologis tokoh-tokohnya, dan mampu membawa pembaca terus larut sebelum sampai akhir cerita.

-5%Sold out
Close

Igauan Seismograf – Rua Aksara

Rp 50.000 Rp 47.500

kursi dan meja itu memakai tubuhku sebagai ranjang untuk saling mencintai, ketika kutulis paragraf pendek ini, buatmu. matahari memakai mataku sebagai rahim untuk melahirkan hijau pada daun-daun, pula waktu, dan merahasialah segala dalam pejamnya; umpama adegan mencintai tanpa peristiwa bersetubuh. lalu waktu memakai telingaku untuk mengucap patah dan jatuh. mulutku mengucap hijau untuk kehilangan daunnya dan mengatakan daun untuk kehilangan hijaunya. lidahku lumpuh, sebab sepasang telingaku terus mendengar yang tak bisa kusentuh.

tuhan memakai kehendakku untuk mencintai dirinya sendiri.

-5%Sold out
Close

Filosofi Perempuan dan Makna Bom – Rua Aksara

Rp 58.000 Rp 55.100

Sebagian besar laki-laki akan terpengaruh oleh tubuh perempuan, bukan karena dirinya telanjang, tetapi justru jika yang ada pada diri perempuan itu sesuai dengan apa yang ada di pikiran laki-laki, seluruh tubuh perempuan itu dililiti dengan kain yang tebal pun akan mampu membuat para laki-laki terhenyak kagum dan seperti mendadak kaku bila di hadapannya.

Jadi sebenarnya karena hal apa, laki-laki bisa jatuh dalam dosa? Kamu menguraikan jawaban itu dengan rumus kimia yang baru saja kamu pelajari dari dosenmu. Kuliah di teknik nuklir bagimu sangat membantu mencari tahu bagaimana caranya menuntaskan dendam tanpa susah payah.

-5%Sold out
Close

Siapa Sebenarnya Ajengan Hamid Sebelum Diburu Anjing Anjing? – Rua Aksara

Rp 58.000 Rp 55.100

Aku ingat betapa Bupati tua itu tidak bisa menyelamatkan ibuku. Bajingan tengik itu malah hampir mengkhianatiku lantaran kekuasaannya hampir saja runtuh. Betapa mudahnya aku menciptakan berhala-berhala hanya demi kesembuhan ibuku. Sungguh, aku telah bertawakal kepadanya: Bupati Karsa.
(Ajengan Hamid Sebelum Diburu Anjing-Anjing)

Nyai, bukan anjing-anjing itu yang membuat Ajengan Hamid menderita. Tapi akulah yang membuatnya harus menjadi musuh. Maafkan aku, Nyai. Akulah yang memengaruhinya sehingga ia mempunyai pemahaman baru atas agama ini. Itulah Al-Haq. Tapi sungguh aku melakukannya bukan atas nama kebenaran. Kejahatan ini tak bisa aku simpan sepanjang hidup.
(Surat-surat untuk Nyai Fatima)

-5%Sold out
Close

Pegasus Lilika dan Kisah-Kisah lainnya – Rua Aksara

Rp 58.000 Rp 55.100

“Betapa menyedihkannya kehidupan manusia yang menjadikan kesunyian sebagai panduan hidupnya!”
(Hukum Kekekalan Kesunyian)

“Hidupmu pasti akan bahagia, kataku. Yang aku ingat, itu terakhir kalinya aku bicara seperti itu. Itupun dengan memotong sebuah kata, tidak ada kata ‘denganku’ yang biasanya kutaruh di ujungnya. Kau akan bekerja di tempat yang nyaman, aku melanjutkan. Lalu kau akan bertemu dengan seorang lelaki yang mapan dan menikah dengannya.”
(Di Perjalanan yang Jauh)

“Cobalah untuk jatuh cinta di Tembalang” katanya, entah kapan. la sudah jatuh cinta, sekaligus diam pada saat yang sama.
Lalu ia diam, sekaligus sakit hati pada saat yang sama. (Tembalang)
“Inilah kesalahanku: menganggap dosa-dosa yang dilakukan oleh orang gila tidaklah sama dengan dosa-dosa pada umumnya.”
(Pegasus Lilika)

-5%Sold out
Close

Bercerita Jawa – Rua Aksara

Rp 55.000 Rp 52.250

Buku ini berisi karya-karya yang dihimpun dari 20 kontributor untuk mengenang Darmanto Jatman. Para kontributor mencoba menginterpretasikan pertemuan-pertemuan mereka baik secara fisik maupun melalui karya-karya yang telah ditulis oleh almarhum Darmanto Jatman. Buku ini penting untuk mengenang seberapa besar jasa Darmanto Jatman selama hidupnya di masa lalu, di masa kini, maupun di masa yang akan datang.

-5%Sold out
Close

Dear Anna – Bening Pustaka

Rp 45.000 Rp 42.750

Bagaimana kau bisa tetap bersenandung gembira? Hatiku sedang terluka…

ah, apakah kau menyanyikan sebuah lagu untuk menghiburku? Jika demikian, jangan hentikan senandungmu.