Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 81 results

Show sidebar

Active filters

-6%Sold out
Close

Musik Untuk Kehidupan (Kumpulan Tulisan)

Rp 50.000 Rp 47.000

Buku ini memuat 50 esai dengan dilengkapi prosa untuk menggambarkan berbagai fakta musik atas kaitannya makna-makna bagi kehidupan manusia. Ditulis dalam rentang 1 tahun (2015-2016), buku ini adalah lanjutan dari seri Short Music Service yang dicanangkan Erie sebagai memoar kumpulan tulisan-tulisan musiknya. Musik Untuk Kehidupan adalah Seri Short Music Service yang keempat, setelah Refleksi Ekstramusikal Dunia Musik Indonesia (2008), Memahami Musik dan Rupa-rupa Ilmunya (2014), dan Intuisi Musikal (2015).

 

“Seandainya musik bukan bagian dari nafas-nafas kehidupan individual, kehidupan sosial, dan kehidupan kebudayaan, maka musik di Indonesia sudah lama mati, dan Erie Setiawan, melalui bukunya ini, mengingatkan kita akan hal itu.” Rizaldi Siagian, Etnomusikolog

 

“Pikiran Erie melengkapi dan mencari-menemukan pasca perspektif era Dungga, Amir Pasaribu, Suka Hardjana, Remy Sylado, dan sekian esais kolom cetak kertas koran mapan. Kuota dimensi musikal Erie beda tajam melebihi mitos musikolog, komposer, instrumentalis dan operator non-digital, rekayasawan industri, pra online, dan hantam kromo. Erie punya ketekunan berharga, dan buku ini penting bagi generasinya.” Sutanto Mendut, Budayawan

 

-5%
Close

Malaikat di Batas Senja

Rp 40.000 Rp 38.000

… Berapa kali kamu mengatakan itu pada diri sendiri? Gerutu diri menolak takdir. Meluap amarah ketidakterimaan.. Bahkan tak jarang sumpah serapah terucap dari labial yang tak sadar. Menyalahkan Tuhan? Memvonis Tuhan? Mengatakan Tuhan tidak adil atas jalan hidupmu?…

Nayatul Aulia, gadis penderita sinutis sekaligus scoliosis. Seorang gadis yang mendapat kejutan istimewa di usianya ke tujuh belas. Awal sebuah vonis yang mengubah dunianya. sekian tahun hidup dalam ketidakterimaan pada takdir yang digariskan untuknya. Tenggelam dalam stigma negatif yang membuatnya melepas semua harapan yang awalnya tergenggam erat. Hingga pada akhirnya ia kembali menemukan dirinya yang telah lama hilang ditelan kepahitan. Melalui perjalanan panjang, ia banyak mendapatkan pelajaran berharga yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang peka akan isyarat alam. Karena dibalik semua itu ada rahasia mata yang tak nampak secara lahiriah namun perlu pemaknaan, perlu penerimaan untuk membaca rahasia itu …

-9%Hot
Close

Khotbah

Rp 45.000 Rp 41.000
-8%Hot
Close

Seikat Kisah Tentang yang Bohong

Rp 60.000 Rp 55.000

Begitulah. Henry kecil terus berlari ke tengah hutan, diajaknya serta Susan yang terengah-engah mengikutinya dari belakang. Panas itu menjalar perlahan ke arah Susan. Dilihatnya mata Susan dipenuhi asap putih abu-abu bergumpalgumpal.

Hidung Susan mengeluarkan busuk belerang. Henry semakin mempercepat larinya. Rasa iba menjadijadi
pada dirinya. Ah, karena dia, Susan pun terbakar sekarang. Oh, Susan yang malang, gadis penyayang binatang yang tak paham rasa air hangat maupun air dingin kini terpaksa merasakan sengatan api di mulutnya. Terus berlari. Tak terasa ia punya kaki lebam-lebam.

Sold out
Close
Sold outHot
Close

Candide

Rp 77.000

Candide – Roman ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Candide yang, seperti karakter utama dua novel Voltaire yang lain, Zadig dan L’Ingenu, amat jujur, baik, hati, dan lugu. Dan seperti mereka pula, keutamaan Canidide tidak membuatnya terhindar dari berbagai macam musibah. Penderitaan Candide dimulai ketika ia, laksana Adam yang harus meninggalkan Taman Eden, diusir dari istana baton Thunder-ten-tronckh, di mana Cunegonde, gadis yang dicintainya, tinggal. Selanjutnya, Candide harus mengalami kesialan demi kesialan dalam petualangan lintas benuanya demi bersatu kembali dengan Cunegonde. Meski novel ini hakekatnya adalah satir–paragraf pertamanya saja sudah sarkastik, ia juga dipandang sebagai cerita coming-of-age yang menceritakan pertumbuhan karakter utamanya, dalam hal ini secara filosofis.

Sold out
Close

Jiwa-Jiwa Yang Sakit

Rp 37.500

Hidup adalah tentang

Orang-orang yang berdamai

Dengan Tuhannya

Alamnya

Manusianya

Dan dirinya sendiri.

-11%
Close

Lara Karuna

Rp 45.000 Rp 40.000

Joko Kumboro, seorang pemuda yang sedang mengalami dorongan perasaan yang dalam pada Dewi Sharmila putri. Dorongan perasaan yang membuatnya merasa tak berdaya dengan kedalaman perkembangan perasaannya sendiri yang coba ia redam di dalam hatinya selama bertahun-tahun. Joko Kumboro merasakan begitu fluktuatifnya hidup.

Pertemuan dengan seorang lelaki paruh baya membukakan mata dan nurani Joko Kumboro untuk melihat realitas kehidupan yang membuatnyamulai memahami bahwa cinta tak sebatas gairah asmara.

Lalu, bagaimanadengan perasaannya terhadap Dewi Sharmila Putri yang telah membuatnya terombang-ambing dalam gelisah?

Sold out
Close

Sayang Tanpa Ng

Rp 150.000

Berbagai macam cara dilakukan orang untuk menyampaikan sebuah cerita. Ada yang menyampaikannya melalui kata, melalui gambar, atau melalui warna. Dan buku ini menyampaikan Ketiganya sekaligus.

Dilengkapi dengan ilustrasi visual yang menarik. Setiap halaman buku ini membebaskan serta menjembatani imajinasi pembaca.

Ada Warna, ada gambar, ada kata. Sebuah refleksi Nita Tracy yang lahir dari banyak cerita manusia. selamat menikmati cerita dalam kata, gambar dan warna dalam refleksi Sayang Tanpa Ng.

Nb: buku ini juga diterjemahkan ke dalam bahasa inggris dengan judul Shame Without Sha.

Sold out
Close

Serendipity

Rp 40.000

Tapi terkadang aku benci
Aku benci dengan ketidakmampuanku
Ketidakmampuanku menyadari kau tidak ada di sini
Kau tidak sedekat saat sapamu ada pertama kali

-9%Sold out
Close

Rumah Delima

Rp 44.000 Rp 40.000

Rumah Delima berisikan empat cerita pendek: “Sang Raja Muda”, “Ulang Tahun Sang Infanta”, “Si Nelayan dan Jiwanya”, dan “Anak Bintang”.

Kumpulan dongeng ini diterbitkan tahun 1891. Tak seperti kebanyakan dongeng, Rumah Delima menawarkan gaya bahasa yang indah, dan buku inilah salah satu dari sekian banyak karya Oscar Wilde yang membuatnya dikenal sebagai pelopor sastra estetis.

Sold out
Close

Aesop

Rp 49.000

Ada seratus lima puluh fabel dimuat dalam buku ini. Di antaranya fabel-fabel terkenal seperti: Angsa Bertelur Emas, Keledai Berulu Singa, dan Serigala Berbulu Domba. Konon fabel Aesop telah ada sejak abad 6 SM. Bukan sekadar kisah moral, fabel Aesop sesungguhnya adalah alegori politik, yang menggambarkan betapa golongan yang kuat selalu berusaha menguasai, mengendalikan, dan bahkan menghancurkan golongan yang lebih lemah.

-8%Sold outHot
Close

Menulis Itu Indah

Rp 65.000 Rp 60.000

Para penulis tak juga berhenti merangkai kata. Umberto Eco bahkan menganggap menulis sebagai kewajiban politis-nya. Jika tak punya kendali atas otoritas politik, maka tuliskan keesahan itu bagi orang lain. Inilah tugas yang sebenarnya bagi para sarjana, juga warga negara lainnya, tutur Eco. Kita harus terus berpendapat karena kita wajib menyatakan sesuatu, dan bukan dimestikan karena kita punya kepastian ilmiah yang tanpa boleh dibantah.

Bukan maksud para penulis di buku ini untuk menjadi yang paling tahu. mereka sekadar memberitahu, sudah lama melalui karya mereka dan kini–dalam buku ini–melalui esai-esai mereka tentang dunia kepenulisan. Maka dari itulah,gatra-gatra tentang tulisan dalam kumpulan esai ini pun hadir dengan beragam perspektif. Bahkan, latar belakang disiplin kerja mereka secara ilmiah pun beraneka rupa.

-8%Sold out
Close

Lima Serpihan Moral

Rp 65.000 Rp 60.000

Buku ini adalah kumpulan esai Umberto Eco yang mencakup lima topik penting dalam kebudayaan. Ia menulis tentang perang, spiritualitas, pers, fasisme, dan situasi menjelang pergantian milenium. Dari asal-usulnya, esai-esai ini muncul dari pembicaraan dalam konferensi dan perbincangan tentang tema-tema aktual. Yang menyetukan esai-esai ini adalah ciri etikal tentang apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan, serta apa yang tidak harus kita lakukan dengan dalih apapun.

 

Etik adalah masalah penting bagi Eco. Pengalaman masa mudanya yang lekat dengan kehidupan di bawah kekuasaan fasis di itali semakin mengukuhkan telaahnya atas etik.Apalagi, menurutnya, repetisi kekejaman tidak pernah menemukan ujungnya walaupun zaman telah berganti.Kebiadaban Manusia tampaknya hanya persoalan waktu saja, soal wataknya kita semua sudah mengetahuinya.

Sold out
Close

Menikmati Budaya Layar, Membaca Film

Rp 40.000

Buku ini diawali dengan bagaimana melakukaan kajian film, lalu dilanjutkan dengan analisis produksi film dan diakhiri dengan analisis teks film. Buku ini meliputi tulisan tentang bagaimana melakukan telaah dan analisis film dalam beragam genre, juga teori-teori film antara lain Mrxisme klasik, neo marxisme gramsci, industri budaya, kajian budaya dan feminisme. juga tulisan pada ranah produksi film indie yang berkembang di Yogyakarta.

Sold out
Close

Petuah Kinara Dan Kinari

Rp 50.000

Beberapa cerita pendek di buku ini pernah dimuat di majalah Bobo. Buku ini cocok untuk anak-anak karena banyak bercerita tentang pesan-pesan moral/kebaikan. Ada 9 cerita pendek yang kesemuanya bercerita tentang persahabatan, perundungan/bullying, liburan, mahkluk mitos dari abad ke-7, serta kepercayaan diri seorang anak, dan banyak lagi. Helmi menulis ceritanya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak kecil sekalipun. Buku yang pas untuk mengajarkan anak-anak untuk belajar menyukai buku dan cerita.

-11%Sold out
Close

Merayakan Sandiwara

Rp 45.000 Rp 40.000

Barangkali kita telah tiba pada suatu zaman di mana orang-orang sibuk mencari kebenaran dan pembenaran. Beberapa hal menjadi lebih baik terlihat sebagai yang tidak sesuai aslinya. untuk itu tiba-tiba kehidupan memaksa orang-orang pandai bermain peraan, bahkan kadang bertukar peran. Apakah sejak orang-orang sibuk bermain dan bertukar peran kemudian lahirlah istilah sandiwara? Tulisan-tulisan dalam buku ini dapat pula dipertanyakan apakah benar begitu atau sandiwara belaka? Apakah kekasihmu benar-benar mencintaimu seperti apa yang ia katakan di setiap kencan? Apakah gajimu selalu cukup atau hanya selalu berhasil kaupaksakan?Apakah dirimu selalu menjadi dirimu sendiri di setiap keramaian? Sebaiknya buku ini dibaca saat kau benar-benar sendirian. Karena sandiwara lebih mudah dilakukan di tengah kerumunan.

-6%Sold out
Close

Wajah Kota, Wajah Kita

Rp 50.000 Rp 47.000

Berbagai hal menarik dituliskan di dalam buku ini. Mencakup Transportasi(perilaku, manajemen lalu lintas, infrastruktur), Permukiman(Sampah, Harga tanah, air bersih), maupun kebijakan pembangunan secara luas.

Wajah Kota, Wajah Kita merupakan potongan-potongan pengamatan yang dilakukan pada sebuah kota dengan berbagai dimensinya. pngamatan-pengamatan yang kemudian mengerucut pada satu gagasan bahwa wujud kota yang kita tinggali adalah representasi dari kita sebagai warganya.

Hot
Close

Para Bajingan yang Menyenangkan (Cover Baru)

Rp 65.000

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi.

-8%
Close

Impala-Impala Hindia

Rp 200.000 Rp 185.000
-15%Sold outHot
Close

Sepasang Sepi

Rp 65.000 Rp 55.000

Tatapan Ilyas menunggu penjelasan Milia yang tampak menggantung.

“Yang aku percaya, perempuan itu lebih mudah jatuh cinta dan menerima karena kondisi, Kak, kalau laki-laki beda, nggak akan segampang itu. Jadi, lebih baik memang mencintai perempuan yang ingin Kak Ilyas seriusi, bukan mungkin aji mumpung karena ada yang lebih gampang mengiyakan keseriusan Kak Ilyas, tanpa ada perasaan.”

“Sepertinya Milia terlalu merendahkan diri sendiri dan meninggikan saya.””

-4%
Close

Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya

Rp 68.000 Rp 65.000

Buku ini mulanya adalah tulisan berseri selama dua tahun di situs web Mojok.co. Sejak kali pertama tayang, kisah sufi dari Madura bernama Cak Dlahom ini segera digemari. Dibaca lebih dari setengah juta pemirsa Mojok.co.

-14%Hot
Close

Sayap Kupu-Kupu

Rp 35.000 Rp 30.000

Jika sayap kupu-kupu adalah aku
Bolehkan aku terbang melewati batas dengannya?
jika sayapnya hilang, biarlah terjaga bersamaku
Sayap kupu-kupu tetap terbanglah melewati
batasnya

Sold outHot
Close
Sold outHot
Close

My Uncle’s Dream (Impian Pamanku)

Rp 65.000

 

Impian Pamanku mengisahkan tragedi yang dialami Marya Alexandrovna Moskaleva beserta kehidupan keluarga, suasana lingkungan, dan ambisi-ambisinya untuk meraih status sosial lebih tinggi melalui siasat yang cerdik dan culas. Dostoyevsky memaparkannya dengan bahasa kocak dan menghibur, melengkapinya dengan potret situasi masyarakat Rusia pada masa itu, sehingga menjadi jalinan cerita dengan alur yang tak terduga dan sangat menarik untuk dibaca.

Sold out
Close

Memories, Dreams, Reflections (Memori, Mimpi, Refleksi)

Rp 130.000

Carl Gustav Jung adalah psikiater Swiss dan perintis psikologi analitik. Pendekatan Jung terhadap psikologi yang unik dan berpengaruh luas ditekankan pada pemahaman “psyche” melalui eksplorasi dunia mimpi, seni, mitologi, agama serta filsafat. Bagi Jung, kepribadian merupakan kombinasi yang mencakup perasaan dan tingkah laku, baik sadar maupun tidak sadar. Meskipun ia adalah seorang psikolog teoretis dan praktis dalam sebagian besar masa hidupnya, kebanyakan karyanya mengeksplorasi bidang lain, seperti filsafat Timur vs Barat, alkimia, astrologi, sosiologi, juga sastra dan seni. Jung juga menekankan pentingya keseimbangan dan harmoni. Ia memperingatkan bahwa manusia modern terlalu banyak mengandalkan sains dan logika dan akan mendapat manfaat dari pengitegrasian spiritualitas serta apresiasi terhadap dunia bawah sadar.

Sold outHot
Close

Seorang Dokter Desa

Rp 59.000

Cerpen-cerpen Franz Kafka dalam Seorang Dokter Desa ini, meski mungkin kurang relatif kurang dikenal dan dibicarakan, tidak kalah dan absurd daripada novel-novelnya. Kita bahkan bisa berargumen bahwa absurditas khas Kafka dapat lebih terasa bila dituangkan dalam bentuk cerita pendek. Sudah barang tentu bahwa kisah-kisah gubahan Kafka dalam kumpulan ini amatlah menarik: ada cerita tentang suatu mahkluk yang wujudnya mirip gulungan benang, tentang racauan seorang ayah mengenai anak-anaknya, tentang kuda yang bertindak bagai manusia, tentang kera yang bertindak bagai manusia, dan lain sebagainya. Selain berguna bagi pembaca yang memang sudah menggemari Kafka, buku yang diterjemahkan langsung dari bahasa Jerman ini, mengingat ukurannya yang tidak terlalu tebal dan cereita-ceritanya yang tidak terlalu panjang, kiranya juga akan berguna bagi Anda yang ingin membaca karya Franz Kafka dalam bahasa Indonesia untuk pertama kalinya.

Hot
Close

Sang Pengoceh

Rp 90.000

Llosa lewat El Hablador, barangkali adalah karya yang paling banyak menimbulkan perdebatan. Puluhan buku dan kajian ilmiah telah ditulis untuk mengurai dan menafsirkan novel tentang benturan antara ekspansi modernitas dan pertahanan hidup masyarakat adat dan pencarian jati diri pribadi, masyarakat, dan arti minoritas dalam sebuah bangsa-bangsa ini.

“Beberapa tahun lalu, saat pertama kali membaca novel menakjubkan Mario Vargas Llosa El Habrador, seketika saya merasa berpapasan lagi dengan rongrongan perbandingan; karena yang terlintas seketika di depan mata saya adalah Tetralogi Buru karya maestro Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, dan dalam rentang yang lebih panjang dibarengi oleh novel-novel Spanyol besar karya pahlawan nasionalis Filipina, Jose Rizal […] Mahakarya nasionalis Amerika/Latin/Spanyol/Peru.” – Benedict Anderson, “El Malhaldado Pais”, The Spectre of Comparisons (1998)

“Apa yang dilakukan Hassan Fathy dalam arsitektur, […], Mario Vargas Llosa dalam novel El Habrador, misalnya, menyentakkan kita bahwa keangkuhan ilmiah tidak benar.” – Nirwan Dewanto, Pidato Kongres Kebudayaan 1991

“Intelek, etik, dan artistic, semuanya sekaligus dan brilian adanya. Bagi saya, inilah buku Vargas Llosa yang paling menarik.” – Ursula K. Le Guin, The New York Times Book Review

“Memikat dan menggugah pikiran… Jalinan rumit komentar politik dengan gaya naratif.” – Minneapolis Star-Tribune

-5%Sold out
Close

Tanpa Senja

Rp 50.000 Rp 47.500

TANPA SENJA merupakan diorama dari refleksi sebuah fase biologis seorang manusia yang disebut Hidup. Hidup berakar dari basis materi, dan Waktu adalah bagian kecil dari materi itu. Waktu menjadi ruang di mana sebuah langkah dan pikiran dibentuk.

Melalui Waktu itulah Senja menjelma sebuah titik temu yang terkadang dirindukan tapi juga menjemukan. Senja berdiri sebagai titik arbitrer antara siang dan petang. Tapi Senja tak mutlak, dia bisa saja abstain karena mendung menggantung. Senja, bagaimanapun dia hanya riak kecil dari Waktu.

Berangkat dari Waktumaka lahirlah langkah yang disebut Perjalanan. Perjalanan adalah perpanjangan tangan dari Waktu, dia melangkah dan menggambarkan setiap peristiwa menjadi pengalaman, hingga Waktu membekukannya sebagai kenangan.

Melalui Perjalanan seseorang akan keluar dari belenggu ruang dan kemudian berkembang. Melalui Perjalanan pula keberadaan seorang manusia menjadi nyata di hadapan manusia lainnya.Tapi tidak berhenti di situ, Perjalanan ini tanpa sadar telah membentuk seseorang untuk berinteraksi dengan keberadaan mereka yang lainnya dan mengobservasi keberadaannya terhadap mereka.

Semua hal itu akhirnya melahirkan Idealisme, sebuah fondasi dari pemikiran manusia. Dia melebur bersama laku dan napas relasi seseorang. Idealisme hanya akan menjadi Idealisme jika terhenti pada nalar dan tersangkut pada tenggorokan. Dia adalah apa yang tidak bisa dilihat tetapi bisa meledakkan hati orang lain. Oleh karena itu, melalui Tanpa Senja ini diharapkan ada hati yang beku kaku menjadi cair seiring larutnya siang oleh petang. Tanpa Senja bukan berarti melenyapkan senja itu sendiri, tetapi mencoba lepas dari dramatisir senja yang menggerus tulang.

Senja menandai akhir sebuah hari, tapi tidak untuk semangat yang harus digantung pada mimpi malam hari.