Beranda ยป Toko Buku Online

Tampilkan 4 hasil

Show sidebar

Active filters

-5%Sold out
Close

Oidipus Sang Raja

Rp 40.000 Rp 38.000

Diceritakan di buku ini, Oidipus adalah seorang Raja di kota Thebes. Bagaimana sampai dia bisa menjadi Raja Thebes adalah karena sebelumnya Oidipus berhasil mengalahkan Sphinx dan membebaskan rakyat Thebes dari cengkeraman ketakutan. Saat dia diangkat menjadi Raja tidak ada satupun yang tahu bagaimana asal-usul Oidipus sebenarnya, hingga suatu ketika kota Thebes terserang suatu wabah. Sebagai seorang Raja adalah tugas Oidipus untuk menyelamatkan kota dan rakyatnya dari kebinasaan.

Maka diutuslah Creon, saudara istrinya, Jocasta, pergi ke Delphi ke tempat para Dewa, untuk mencari petunjuk bagaimana cara menyelamatkan kota Thebes, sekembalinya Creon dari Delphi, tidak hanya petunjuk yang dibawanya tetapi juga kebenaran tentang asal-usul Oidipus yang mulai terungkap sedikit demi sedikit.

Creon membawa petunjuk dari para Dewa kepada Oidipus. Dia mengabarkan, agar rakyat Thebes terbebas dari wabah maka Sang Pembunuh Raja Laius harus diasingkan, petunjuk yang setengah-setengah itu membuat Oidipus kebingungan, karena baik dia maupun pejabat istana tidak ada yang mengetahui siapa pembuhun Raja Thebes sebelumnya, Laius. Oidipus kembali memerintahkan Creon untuk mencari seorang peramal yang tahu segalanya, dia berpikir bahwa peramal itu pastilah tahu siapa pembunuh Laius.

Saat sang peramal sudah berdiri di hadapan Oidipus, dia menolak untuk memberitahukan siapa pembunuh Laius, Oidipus menjadi berang dan memaksa si peramal yang bernama Teirisias untuk berbicara. Bukannya gembira dengan jawaban yang diberikan Teirisias, Oidipus malah semakin murka dan menyumpahi Teirisias serta Creon yang dituduh bersekongkol untuk menjatuhkan posisinya sebagai Raja. Tidak lama, istrinya, Jocasta datang kedalam istana karena merasa mendengar keributan antara Oidipus dan Creon, Jocasta berusaha menenangkan suaminya dan menceritakan kejadian yang menimpa suami terdahulunya, Raja Laius dan bagaimana sampai Laius terbunuh.

Pada saat itulah datang utusan dari kota Corintha, yang mengabarkan bahwa ayah Oidipus, Raja Polybus telah meninggal. Di sinilah kebenaran besar terungkap.

Siapakah sebenarnya Oidipus, Jocasta, Laius dan Polybus? Baca kelanjutan ceritanya di buku Oidipus Sang Raja.

-35%Sold out
Close

Pompeii–Robert Harris

Rp 60.000 Rp 39.000

Minggu yang gerah di akhir bulan Agustus. Tempat mana yang paling tepat untuk menghabiskan akhir musim panas selain di Teluk Napoli yang cantik?

Tetapi, sementara kaum berada Romawi terkantuk-kantuk dan bersantai di vila-vila mereka di sekitar Pompeii, alam mulai memberikan peringatan bahaya. Sumur dan mata air mengering, seseorang hilang tak tentu rimbanya, dan saluran air paling panjang di dunia–Aqua Augusta yang perkasa–tiba-tiba berhenti mengalir.

Dari sudut pandang empat tokoh–insinyur muda, gadis remaja, jutawan korup, serta ahli ilmu pengetahuan terkenal–Robert Harris membangun kembali kota Pompeii yang hilang, sesaat sebelum kehidupan mewah itu ditelan malapetaka yang menghancurkan.

-15%Sold out
Close

Tuesday Erotica Club–Klab Erotika Selasa

Rp 59.000 Rp 50.000
Empat wanita bertemu di ruang rapat kosong. Kesemuanya sedikit gugup, sedikit gelisah, dan membawa fantasi membara karya mereka. Klab sastra yang semula membosankan berubah menjadi sesuatu yang benar-benar lain, sesuatu yang tabu, sesuatu yang menjadikan mereka teman selamanya. “kadang teman didapat di tempat yang tak pernah terpikirkan.

 

-38%Sold out
Close

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali

(1 ulasan pelanggan)
Rp 40.000 Rp 25.000

Adalah kumpulan cerpen Puthut EA. Buku ini berisi cerpen-cerpen memesona dari fragmentasi; gempa bumi yang meluluhlantakkan tanah, rumah-rumah dan hubungan-hubungan keluarga.

Peristiwa-peristiwa politik berakhir seiring lenyapnya desa-desa dan orang-orang secara misterius. Anak-anak ditinggalkan dan harus bertahan hidup sendiri di usia dini. Kekerasan juga masih hadir di sana, tersembunyi, namun tiba-tiba bisa begitu saja terlihat, muncul di tengah-tengah kehidupan sehari-hari. Cerpen-cerpen indah dan menarik ini sangat puitis, detail, dan merakyat, menyuguhkan kepada pembaca sebuah kenyataan hidup yang sebenarnya. Di sana, misteri bercampur seperti resep masakan.