Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 8 hasil

Show sidebar
-10%Sold out
Close

How To Stop Feeling Like Sh*t – Shira Media

Rp 75.000 Rp 67.500

Andrea Owen menjelaskan—secara lugas—bagaimana cara mengenali kebiasaan buruk, memilih kebiasaan yang berbeda, dan mempraktikkan perilaku baru. Salah dan coba lagi. Perbaiki dan bertindak lagi. Ini tentang tindakan, bukan semata-mata membaca cara bertindak dan berpikir, “Hmmm … itu terdengar bagus.” TIDAK. Ini tentang berpikir, “Hmmm … itu terdengar bagus, dan itu terdengar sedikit tidak nyaman. Akan kulakukan itu. Dan aku mungkin saja akan berbuat kacau. Tapi aku akan terus berusaha karena aku lelah merasa seperti sampah.”

“Setelah membaca How to Stop Feeling Like Sh*t, saya berhenti merasa seperti sampah! Buku ini adalah bacaan yang bagus untuk siapa saja yang ingin menerima kegembiraan yang sudah ada dalam hidup mereka, menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai mereka, dan berhenti membuat bencana.” —DR. ERIS HUEMER, bintang Bravo’s LA Shrinks dan penulis Break-Up Emergency

Buku ini mengatakan dengan tanpa rasa takut, kepada pembacanya nasihat yang tidak masuk akal dan cerdas yang membantu mengatasi berbagai omong kosong dan siap untuk bangkit dengan gemilang.

-10%Sold out
Close

Betapa Kita Masih Belum Beranjak dari Pertanyaan tentang Cinta – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Lelaki itu kulihat begitu kanak untuk seseorang yang bertubuh dewasa. la menangis sepanjang senja. Tapi, aku bisa memahaminya, sebab cinta memang biasa membuat orang dewasa menjadi kekanak-kanakan.

la telat mendengar berita kematianmu. Hingga berita kematian itu terdengar seperti kematian baginya. Kau tahu, ia meninggalkan hari pernikahan yang seharusnya berlangsung hari ini dengan seorang perempuan yang pernah kau bayangkan akan menjadi istrinya. Dan kini, lelaki itu lebih memilih menemuimu dalam kubur.

Sold out
Close

Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya – Shira Media

Rp 69.000

Adakah yang lebih brengsek dari paket buku ini? Saya pikir TIDAK!!! Dalam waktu dekat karya termutakhir Puthut EA ini akan dapat segera kalian miliki. Novela terbarunya ini merupakan novela yang kasar, bahkan cenderung brutal, dan gelap. Penulisnya yang dikenal sangat menguasai teknis narasi apik dan liris, seakan membuang semua kemampuannya.

Seperti membuka katup kontrol emosi dan bahasanya. Menggedor dan meledak, tanpa tedeng aling-aling. Tokoh utamanya menguliti realitas dengan cara pandangnya yang sepintas naif dan tolol. Tapi mungkin dia, si tokoh utama, adalah sisi gelap kita. Sisi yang diam-diam ingin kita tutupi, tapi tak pernah sungguh-sungguh bisa kita sembunyikan. Tanpa dinyana, kadang meletup di salah satu bilik paling sunyi di kehidupan kita.

Ini karya kolaborasi antara penulis Puthut EA dan seniman jalanan Gindring Wasted yang kasar, bahkan cenderung brutal dan gelap. Tokoh utamanya menguliti realitas dengan cara pandangnya yang sepintas naif dan tolol. Tapi mungkin dia, si tokoh utama, adalah sisi gelap kita. Sisi yang diam-diam ingin kita tutupi, tapi tak pernah sungguh-sungguh bisa kita sembunyikan. Tanpa dinyana, kadang meletup di salah satu bilik paling sunyi di kehidupan kita.

Sold out
Close

[Pre Order] Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian – BOX SET

Rp 299.000

VERSI BOXSET:
– 1 buku bertanda tangan
– 1 random totebag (15 desain Totebag)
– 1 random Kaos (4 desain, ukuran S, M, L, XL)
– 1 blocknote
– 1 Postcard
– 1 Pin

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

-5%Sold outHot
Close

Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian

Rp 99.000 Rp 94.000

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

Close

Residu – Semua Yang Tersisa Dari Cinta

Rp 59.000

Buku ini berisi puluhan puisi dan prosa yang menjadi karya terbaru dari Bernard Batubara. Kalimat dan ilustrasi yang menarik disuguhkan di dalam buku ini. Berisi pandangan-pandangan yang unik tentang cinta dan dinamika di dalamnya.

Profil:
Bernard Batubara (Benzbara) menulis sejak tahun 2007 dan sudah menerbitkan 14 buku. Saat ini tinggal di Yogyakarta, bekerja sebagai penulis dan editor lepas. Selain menulis dan membaca, ia juga hobi menyeduh kopi.

Sold out
Close

Residu – Semua yang Tersisa Dari Cinta (Plus T-shirt)

Rp 159.000

Buku ini berisi puluhan puisi dan prosa yang menjadi karya terbaru dari Bernard Batubara. Kalimat dan ilustrasi yang menarik disuguhkan di dalam buku ini. Berisi pandangan-pandangan yang unik tentang cinta dan dinamika di dalamnya.

Profil:
Bernard Batubara (Benzbara) menulis sejak tahun 2007 dan sudah menerbitkan 14 buku. Saat ini tinggal di Yogyakarta, bekerja sebagai penulis dan editor lepas. Selain menulis dan membaca, ia juga hobi menyeduh kopi.

-6%Hot
Close

Misa Arwah dan Puisi-Puisi Lainnya

()
Rp 69.000 Rp 65.000

***

sebab kecemasan itu tak pernah selesai
kini kutempatkan diri
di antara wajah pucat rumah duka
dan kaca-kaca jendelanya
yang memantulkan kegetiran tak bernama

kulihat orang-orang menyanyi dan berdoa bersama
cahaya memancar dari telapak tangan mereka yang terbuka
tetapi langit telah menjadi sekeping logam,
terlalu keras dan menyilaukan
bagi segala yang berasal dari manusia

di sudut jauh, di bawah bayangan salib yang jenuh
seorang perempuan tua
menyeka sudut-sudut matanya yang basah
dan mensucikan kesedihan
sebagai miliknya sendiri

sebab kecemasan itu tak pernah selesai
begitu mudah sunyi menyelinap
lalu bekerja dalam diriku

sembari menunduk dalam-dalam
kuraba gelang pemberianmu. dan diam-diam
tubuhku gemetar, menahan sepenggal keharuan
yang mungkin tak akan pernah kita percakapkan.