Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 2 hasil

Show sidebar
Sold out
Browse Wishlist
Close

Babad Tanah Jawi

Rp 65.000

Jawa menyimpan misteri sejarah yang sangat dramatis dan mencekam. Namun tidak banyak jejak yang terekam dalam catatan tertulis. Babad Tanah Jawi merupakan satu dari sangat sedikit penuturan sejarah Jawa yang bisa terdokumentasikan.

Teks asli Babad Tanah Jawi memuat silsilah raja-raja Jawa sejak Nabi Adam, dewa-dewa dalam agama Hindu, kisah Mahabharata, cerita Panji di masa Kediri, era Kerajaan Pajajaran, Majapahit, Demak, Pajang hingga Mataram, dan berakhir pada masa Kartasura. Sebuah era ketika Jawa dirongrong oleh Perang Takhta, dan Mataram mulai terpecah belah menjadi Yogyakarta dan Surakarta.

Hanya ada dua versi Babad Tanah Jawi yang dianggap orisinal dan berbobot oleh para sejarawan; versi Meinsma (terbit 1874) dan W.L. Olthof (terbit 1941). Menurut sejarawan M.C. Ricklefs, “Babad Tanah Jawi versi Meinsma bukan sumber primer yang bisa diterima untuk riset historis…. Acuan-acuan selalu pada edisi dan terjemahan W.L. Olthof” (Yogyakarta di Bawah Sultan Mangkubumi, 1749-1792). Jadi bandingkan berbagai versi yang banyak beredar, Babad Tanah Jawi versi W.L. Olthof ini telah mendapat pengakuan sejarawan terkemuka sebagai versi yang paling otoritatif dan berbobot.

-4%
Close

Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia

Rp 120.000 Rp 115.000

Terjemahan karya Cindy Adams mengenai otobiografi Bung Karno ini telah mengalami cetak ulang berkali- kali, sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1966. Tetapi di kemudian hari baru diketahui ternyata banyak kesalahan-kesalahan dalam terjemahan, bahkan ada juga selipan-selipan isi yang tidak ada pada naskah aslinya. Hal ini sempat menimbulkan kesalahpahaman pada beberapa tokoh nasional kita. Karena itu saya menyambut baik penerbitan edisi revisi dari terjemahan karya Cindy Adams ini. Semoga buku ini dapat menghilangkan kesalahpahaman tersebut di atas dan mampu memberi pengertian yang lebih baik mengenai Bung Karno.

Guntur Soekarno Putra
Ketua Dewan Pendiri Yayasan Bung Karno

Sebenarnya pihak keluarga tidak yakin kalimat melecehkan para pemimpin bangsa itu dari Bung Karno. Bahkan Guntur Soekarno Putra pernah menuturkan, ketika Bung Karno tahu bahwa dalam sebuah pembacaan naskah proklamasi nama Bung Hatta tidak disebut, Bung Karno marah… Dengan diterbitkannya edisi revisi masyarakat tidak perlu ragu lagi bahwa buku ini merupakan terjemahan yang otentik dari buku asli yang ditulis Cindy Adams.

Guruh Sukarno Putra
Ketua Umum Yayasan Bung Karno

“Saya merasa bangga bahwa saya ikut serta pada permulaan dari ditulisnya buku ini. Buku tersebut amat menarik dan penting, karena melalui buku ini maka terbukalah bagi dunia untuk mengenal Sukarno sebagaimana kawan-kawannya yang terdekat mengenalnya- masa mudanya, masa bertahun-tahun dalam penjara, perjuangannya, dan pandangannya tentang masalah-masalah dunia. Buku tersebut mengungkapkan sifat dan jiwa beliau secara menyeluruh.”

Howard P. Jones
Bekas Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia