Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 10 hasil

Show sidebar

Active filters

Close

Menyusu Celeng

Rp 68.000

Dengan menyusu pada raja celeng, mereka pun memperkuat ilmu celengnya. Dan apa lagi ilmu celeng itu, selain ilmu serakah, ilmu kemaruk, ilmu mengeruk harta, ilmu korupsi, ilmu gila kuasa untuk menumpuk kekayaan yang tiada batasnya. Namun untuk bisa menyusu dan memperoleh ilmu-ilmu itu ada syaratnya. Kurang lebih sama dengan pesugihan, yang juga menuntut syarat kurban.

Menyusu Celeng karya Sindhunata bercerita tentang kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, dan perilaku manusia berwatak celeng. Mengutip Friedrich Nietzsche, binatang buas itu memang belum mati di masa sekarang, binatang buas itu masih hidup, dan makin hidup karena terlahir kembali.

Sold outHot
Close

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini – Marchella Fp

Rp 125.000

PRE ORDER Sampai Tanggal 18 November 2018
STOCK TERBATAS

Buku visual grafis, yang menceritakan tentang perempuan bernama Awan (27th) yang takut akan lupa rasanya menjadi muda, jadi dia membuat surat yang dia kirim untuk masa depan. Sebagai pengingat untuk dia dan anaknya kelak.
Berisikan kumpulan pesan dan cerita dari yang ia hadapi dan lihat. Awan mencoba sederhanakan dari pelajaran yang dia hadapin di masa mudanya.

-4%
Close

Cahaya di Tirai Sakura – Riza Perdana Kusuma

Rp 68.000 Rp 65.000

Penugasan Riza di Nagoya, Jepang, oleh perusahaan penerbangan tempatnya bekerja, membuatnya merasakan bagaimana hidup di negara lain. Tak hanya strategi untuk mengembangkan bisnis, usaha menjalani budaya Jepang yang berbeda dengan budayanyaIndonesia, Jawa, dan muslimjuga menjadi tantangan baginya.

Culture shock yang ia alamimulai dari cara orang Jepang menghargai waktu, kebiasaan mereka minum sake, mahalnya harga barang-barang di sana, hingga harakiri yang terjadi pada kolega dekatnyamemberi makna dan ilmu tersendiri bagi hidupnya. Ia percaya, dengan hati yang ikhlas, perbedaan dua budaya itu bisa dijalani tanpa menanggalkan prinsip yang tertanam dalam dirinya sejak kecil.

Sold out
Close

Sepotong Senja Untuk Pacarku

Rp 85.000

Dear Seno Gumira Ajidarma,
Saya dapat e-mail ini dari teman saya. Semoga Anda tidak keberatan. Saya hanya ingin Anda tahu, bahwa saya hanya bisa menikmati senja dari cerita-cerita Anda. Mungkin Anda heran… tapi begitulah kenyataannya, saya rabun senja sejak saya berusia 10 tahun.
Lewat e-mail ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menghadirkan senja sedemikian indah dalam cerita-cerita Anda.

Natasha Azalea

Alina tercinta, Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja–dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap? Seperti setiap senja di setiap pantai, tentu ada juga burung-burung, pasir yang basah, siluet batu karang, dan barangkali juga perahu lewat di jauhan. Maaf, aku tidak sempat menelitinya satu persatu. Mestinya ada juga lokan, batu yang berwarna-warni, dan bias cahaya cemerlang yang berkeretap pada buih yang bagaikan impian selalu saja membuat aku mengangankan segala hal yang paling mungkin kulakukan bersamamu meski aku tahu semua itu akan tetap tinggal sebagai kemungkinan yang entah kapan menjadi kenyataan. Kukirimkan sepotong senja ini untukmu Alina, dalam amplop yang tertutup rapat, dari jauh, karena aku ingin memberikan sesuatu yang lebih dari sekedar kata-kata. Sudah terlalu banyak kata di dunia ini Alina, dan kata-kata, ternyata, tidak mengubah apa-apa… (Sepotong Senja Untuk Pacarku)

“Atau, apakah didunia ini sebetulnya seperti didalam amplop ya Sukab, dimana kita tidak tahu apa yang berada di luar diri kita, dimana kita merasa hidup penuh dengan makna padahal yang menonton kita tertawa-tawa sambil berkata, “Ah, kasihan betul manusia.” Apakah begitu Sukab, kamu yang suka berkhayal barangkali tahu.”
― Seno Gumira Ajidarma, Sepotong Senja untuk Pacarku: Sebuah Komposisi Dalam 13 Bagian

-9%Sold out
Close

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Rp 58.000 Rp 53.000

Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.

-10%Sold out
Close

Cantik Itu Luka (Cover Baru)

Rp 99.500 Rp 89.550

Cantik itu Luka merupakan novel pertama karya penulis Indonesia, Eka Kurniawan. Pertama kali diterbitkan tahun 2002 atas kerjasama Akademi Kebudayaan Yogyakarta dan Penerbit Jendela. Edisi kedua dan seterusnya, diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama sejak tahun 2004.

Novel ini pernah masuk long list Khatulistiwa Literary Award tahun 2003. Pada tahun 2006, terbit edisi bahasa asing pertama atas usaha Ribeka Ota yang menerjemahkannya ke dalam Bahasa Jepang.

 

Sold out
Close

Rahasia Selma

Rp 35.000

Setelah Kuda Terbang Maria Pinto karya Linda Christanty meraih Khatulistiwa Literary Award 2004 untuk kategori buku fiksi Indonesia terbaik, kini Linda kembali lagi dengan cerita-ceritanya tentang dunia hari ini dalam Rahasia Selma. Rahasia orang-orang yang berjuang melawan ketidakadilan, trauma, doktrin, mitos, kesunyian, atau bahkan apa yang mereka sendiri tak tahu. Cerita-cerita ini meluaskan pandangan kita tentang manusia dan kemanusiaan, sampai ke batas-batas terjauh yang dimungkinkan.

Sapardi Djoko Damono mengatakan, dalam cerita-cerita Linda, ia membayangkan perkembangan cerita pendek Indonesia di masa datang. Kritikus sastra Nirwan Dewanto menyebut realisme Linda mencekam, justru karena antididaktik. Penyair Sutardji Calzoum Bachri menyatakan Linda menampilkan tema kemanusiaan tanpa menyerahkan sastra ke bawah telapak kaki penindasan pesan. Di kata pengantar antologi dwibahasa Terra, Sandra Thibodeaux mengemukakan bahwa ketakutan yang dialami seorang serdadu Indonesia dalam Kuda Terbang Maria Pinto dengan cemerlang menggoyahkan pemahamannya tentang konflik bersenjata dan maskulinitas.

-38%Sold out
Close

Dari Datuk ke Sakura Emas

Rp 40.000 Rp 25.000

Tak ada yang lebih membahagiakan Datuk Batungkek Ameh selain mengabdi kepada suku. Namun kepergiannya untuk meminpin upacara adat di Padang membawa misi lain. Haruskah ia terus mempertahankan wibawanya sebagai Datuk? Kisah ini merupakan salah satu cerita pendek dalam buku ini. Cerpen lain berkisah tentang keputusan Amelia untuk, “Aku akan menikah dengan dia. Tapi kamu adalah suamiku sepanjang hidup.” Ikuti pula kisah Kei, seorang gadis Jepang yang mempertanyakan kenapa ia harus bersekolah di Higa International School. Apa karena semua anak rekan bisnis ayahnya bersekolah di situ? Empat belas cerita di buku ini ditulis oleh empat belas penulis kontemporer Indonesia. Mereka datang dari beragam latar belakang, beragam tema, beragam gaya, dan beragam genre penulisan.

-35%Sold out
Close

Imperium-Robert Harris

Rp 60.000 Rp 39.000

Kisah dimulai ketika Tiro, sekretaris pribadi senator Romawi, Marcus Tullius Cicero, membuka pintu pada suatu hari bulan November yang dingin dan menemukan seorang pria tua yang ketakutan, penduduk Sisilia yang menjadi korban perampokan gubernur Romawi korup, Verres. Orang itu meminta Cicero mewakilinya menuntut sang gubernur. Namun, bagaimana seorang senator yang tidak kaya, tak dikenal, bahkan dibenci kaum aristokrat, dapat memulai tuntutan terhadap seorang gubernur Romawi yang kejam dan memiliki pendukung di tempat tinggi?

Dengan kecerdasannya, dengan kekuatan suaranya, Cicero mempertaruhkan kasus ini—dan seluruh hidupnya—demi ambisinya meraih jabatan tertinggi di republik Romawi. Imperium yang sesungguhnya.

“Buku ini adalah karyanya yang paling hebat.” — Los Angeles Times

“Novel politik yang diriset dengan teliti… dengan latar belakang era paling menentukan dalam sejarah Romawi kuno.” — Newsday

“Biografi fiksi yang brilian mengenai karakter paling kompleks dan penuh kemenangan.” — Booklist

“Memikat… Imperium sangat teliti, menawan, dan informatif.” — The New York Times (less)

-35%Sold out
Close

Pompeii–Robert Harris

Rp 60.000 Rp 39.000

Minggu yang gerah di akhir bulan Agustus. Tempat mana yang paling tepat untuk menghabiskan akhir musim panas selain di Teluk Napoli yang cantik?

Tetapi, sementara kaum berada Romawi terkantuk-kantuk dan bersantai di vila-vila mereka di sekitar Pompeii, alam mulai memberikan peringatan bahaya. Sumur dan mata air mengering, seseorang hilang tak tentu rimbanya, dan saluran air paling panjang di dunia–Aqua Augusta yang perkasa–tiba-tiba berhenti mengalir.

Dari sudut pandang empat tokoh–insinyur muda, gadis remaja, jutawan korup, serta ahli ilmu pengetahuan terkenal–Robert Harris membangun kembali kota Pompeii yang hilang, sesaat sebelum kehidupan mewah itu ditelan malapetaka yang menghancurkan.