Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 33 results

Show sidebar

Adakah Air Mata untuk Orang-Orang Tak Bersalah?

Rp 78.000

“Di Jakarta, saya menyaksikan dengan lebih jelas bagaimana praktik kekuasaan memecah belah warga dan turut merasakan dampak dari trauma yang dialami orang-orang di luar Pulau Jawa begitu mereka mendengar kata Jakarta. Helai-helai rambut mereka langsung berdiri tegak (dalam benak saya), begitu kata kunci ini disebut, terutama di wilayah-wilayah bekas konflik di luar Jawa. Jakarta dianggap sebagai sumber masalah. Sebagian orangnya dianggap pembawa masalah, terutama para politikus. Karena itu, memindahkan ibu kota dan mengganti namanya mungkin dianggap semacam jalan keluar dan juga kesempatan membagi citra buruk itu kepada kota lain.”

Melalui 36 tulisan dalam buku ini, Linda mengajak kita menelusuri dinamika relasi manusia di berbagai wilayah dengan beragam nilai dan sudut pandang. Linda tidak hanya mencatat hal-hal besar yang terjadi sepanjang kehidupan umat manusia. Ia mencatat hal-hal kecil, hal-hal yang sangat dekat dan akrab dengan kehidupannya secara personal. Dari perkara-perkara kecil itulah kita bisa merenungkan dan kemudian memahami kejadian-kejadian besar yang menyita banyak perhatian. Memadukan pengalaman, data, dan perenungan, tulisan-tulisan dalam buku ini sudah selayaknya menjadi asupan untuk semakin menajamkan kepekaan atas berbagai permasalahan yang menghantam sisi kemanusiaan kita sehari-hari.

Menumis itu Gampang, Menulis Tidak

Rp 78.000

BUKU DIKIRIM SETELAH PRAPESAN SELESAI

“Bagaimana cara mendapat ide?” demikian orang biasa bertanya di seminar penulisan. Kumpulan esai Mahfud Ikhwan ini membuktikan ilham bisa datang dari mana saja. Dari ayam, dapur, bonsai, jendela—nyaris apa pun, termasuk di dalamnya dari upaya yang hampir putus asa mencari ide itu sendiri. Meski begitu kesimpulan Mahfud tetap tegas: yang gampang itu menumis, menulis sih tidak.

Madgeo: Ensiklopedia Nabati-Hewani Seadanya dan Semampunya – Mojok

Rp 78.000

Boleh jadi dari begitu banyak hewan, unta adalah satu-satunya hewan yang pernah menjalankan ibadah tawaf. Namun, unta toh ternyata tidak pernah punya gelar haji. Satu-satunya hewan yang mendapat julukan haji pada kenyataannya bukanlah unta, melainkan burung emprit, lebih tepatnya emprit kaji. Tak jelas ia berangkat lewat kloter mana, yang jelas, ia burung haji.

***

Tak hanya populer secara “nasional”, pohon beringin juga populer secara supranatural. Bersama pohon sawo, asem, dan randu, ia sukses membentuk aliansi empat serangkai pohon markas dhemit yang disegani dan selalu bikin bergidik ngeri siapa pun yang melewatinya.

Pernah Patah Hati Tapi Tetap Bidadari [BOXSET]

Rp 300.000 Rp 280.000

Sumi nama depanku, Yati nama belakangku. Tersakiti cerita hidupku.

Ini adalah sedalam-dalamnya rasaku: kisah-kisah soal patah hati, lalu terabadikan luka yang lupa disembuhkan. Lagi pula, mana ada sih luka yang sembuh cuma karena dilupakan?

Tidak ada yang salah dari patah hati, kecuali ia mematikan gembiranya jiwa saat jatuh cinta. Sialnya, tak pernah ada yang siap dengan kehilangan. Tak pernah ada gladi resik untuk perpisahan.

Rindu adalah puing-puing yang tersisa. Ia mengiris benci menjadi hati yang haus kasih sayang.

Rindu adalah apa yang tertinggal. Sayangnya, ia juga terlalu abadi, sampai-sampai aku lupa kita sudah pernah patah dan berpisah.

Pernah Patah Hati Tapi Tetap Bidadari

Rp 120.000

Sumi nama depanku, Yati nama belakangku. Tersakiti cerita hidupku.

Ini adalah sedalam-dalamnya rasaku: kisah-kisah soal patah hati, lalu terabadikan luka yang lupa disembuhkan. Lagi pula, mana ada sih luka yang sembuh cuma karena dilupakan?

Tidak ada yang salah dari patah hati, kecuali ia mematikan gembiranya jiwa saat jatuh cinta. Sialnya, tak pernah ada yang siap dengan kehilangan. Tak pernah ada gladi resik untuk perpisahan.

Rindu adalah puing-puing yang tersisa. Ia mengiris benci menjadi hati yang haus kasih sayang.

Rindu adalah apa yang tertinggal. Sayangnya, ia juga terlalu abadi, sampai-sampai aku lupa kita sudah pernah patah dan berpisah.

Forgiving the Unforgivable – Mojok

Rp 78.000

Bayangkan, seandainya kita tidak memiliki rasa marah, benci, atau demam kepada orang yang telah melanggar kita, mungkin kita tidak akan pernah mengenal bagaimana cara memaafkan.

Seandainya memaafkan itu sama mudahnya dengan mengumbar janji-janji politik, mungkin kita akan lebih ringan melakukan kesalahan.

Lara Tawa Nusantara – Mojok

Rp 128.000

Indonesia tidak semata bisa terdefinisikan lewat carut-marut politik dan gejolak ekonomi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Tidak. Indonesia adalah juga pelosok, daerah-daerah terpencil dan terlupakan walau di atlas dan Google Map namanya terpampang, tetapi kita tidak tahu banyak tentangnya.

Indonesia, juga adalah wilayah-wilayah yang kini seakan asing, pulau-pulau terpencil yang jauh dari radar Jakarta, yang kerap dianaktirikan oleh pembangunan, tempat-tempat yang jarang diberitakan media, yang tidak terdengar dan tidak bersuara, wilayah-wilayah yang terdepak dan kerap disebut sebagai “Indonesia yang merana”.

Buku ini mencoba melihat Indonesia dari tempat-tempat yang jauh dan gamang.

Kelakuan Orang Kaya – Mojok

Rp 78.000

Beragam kelakuan orang kaya. Dari mulai yang suka memperlihatkan kemewahan, sampai berpenampilan seperti orang biasa. Tapi yang jelas, orang yang berpura-pura kaya, pasti bukan orang kaya.

Orang Kaya itu lalu memalingkan mukanya kepada sekretaris pribadinya, “Coba kamu cari informasi, dari perusahaan apa mobil boks itu. Kamu kontak pemiliknya. Siapa tahu perusahaan itu mau dijual. Sepanjang hidupku, kalau aku kecelakaan, orang yang menabrakku selalu punya usaha yang bagus. Dan biasanya bersedia aku beli.”

“Saya sudah tahu perusahaannya, Pak.”

“Bagus?”

“Bagus sekali, Pak.”

“Siapa yang punya?”

“Bapak.”

Laki-laki kaya yang sorot matanya penuh pesona itu terlihat kaget.

“Maksudmu?”

“Iya, Pak. Mobil boks itu adalah salah satu mobil dari salah satu perusahaan Bapak di kota ini”, ujar si Sekretaris itu dengan muka datar.

“Oh…” laki-laki itu melambaikan tangannya. Memberi tanda agar sekretarisnya segera pergi.

Tuhan yang Tersembunyi: Renungan dari Balik Aksara – Mojok

Rp 78.000

Tuhan yang Tersembunyi adalah sebuah ajakan untuk menertawakan, menelusuri, memikirkan dan akhirnya merenungkan makna kebenaran, spiritualitas, kemanusiaan, relasi antarkeyakinan, dan akhirnya kehadiran Tuhan. Renungan-renungan yang mengejutkan, menggetarkan dan sekaligus indah.

Kekal – Mojok

Rp 80.000

Hari terakhir berada di hutan sekitar Danau Ciharus, kawasan Cagar Alam Kamojang, menjadi tragedi yang tidak mudah kulupakan. Terlebih, yang paling buruk; kami kehilangan Nugi.

Nugi saat itu tidak dapat diselamatkan. Dalam perjalanan ke rumah sakit, ia meregang nyawa. Ini merupakan pukulan paling berat bagi kami, dan tentunya sudah dapat diperkirakan, Pepep menjadi salah satu yang paling merasa bersalah. Save Ciharus yang diperjuangkannya semenjak dua tahun yang lalu, hari ini memakan satu korban nyawa.

Politik Sirkulasi Budaya Pop

Rp 78.000 Rp 75.000

Kehadiran internet, khususnya media sosial, tidak hanya mengubah cara orang berkomunikasi melainkan juga membentuk berbagai pola baru aktivitas keseharian masyarakat. Buku ini menggambarkan proses perubahan tersebut dengan melihat perkembangan budaya populer, kondisi politik, serta komodifikasi agama yang terjadi di indonesia.

Seandainya Aku Bisa Menanam Angin – Mojok

Rp 78.000

“Ah Sese, ko jangan pintar dolo, biar kita sama-sama bodoh dolo, pintar nanti juga sama-sama. Sa jangan ditinggal begitu, tidak bole itu. Tidak baik,” kata Tadius Bisaka, anak ajaib dari Asmat, Papua.

Sokola Rimba adalah rangkuman kisah, perpaduan tawa bahagia dan tangis sendu. Kisah yang tak pernah sudah tentang hubungan manusia paling jernih: saling percaya, menerima perbedaan, hingga mengiklaskan.

Mengajar bersama Sokola Rimba bukan perkara hitung-hitungan dan tata bahasa. Saya mengajar, sekaligus diajari; tentang sesama, alam raya, dan tentu saja, cara berbahagia.

Muslimah yang Diperdebatkan (Cover Baru)

Rp 78.000

Mengapa perempuan selalu salah? Mengapa ia tak boleh bicara? Mengapa perempuan harus menjadi pihak yang paling ikhlas, paling sabar, dan paling tak boleh melawan?

—Tubuh Perempuan dan Penghormatan Kepada Hidup

***

Kalis Mardiasih mulai dikenal publik ketika tulisannya yang berjudul “Sebuah Curhat Untuk Girlband Hijab Syar’i” terbit di situs Mojok.co dan dibagikan lebih dari 17 ribu kali. Sejak saat itu Kalis rajin menulis dan tulisannya tak pernah bergeser dari isu keperempuanan.

Narasi yang ditulis Kalis dalam buku ini berfokus kepada tubuh, kerudung, kemanusiaan, dan relijiusitas perempuan. Akhir kata, selamat membaca!

Nanti Kita Sambat Tentang Hari Ini – Mojok

Rp 120.000

Kata siapa ‘sambat’ atau ‘mengeluh’ hanyalah kegiatan nirfaedah?

Salah satu kunci yang membuat kita bertahan dari kerasnya drama kehidupan ini adalah mengakui bahwa kadang kita memang butuh mengeluh. Sampaikanlah walau hanya satu kata sambat, niscaya nyesek di dada akan berkurang.

‘Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini’ membuktikan padamu, bahwa manusia punya hak untuk mengeluh.

HADEEEEEH…..

Ingat, kamu tak sendiri. Di luar sana ada manusia lain yang pernah ada di titik yang pantas untuk sesekali sambat.

Perihal Cinta Kita Semua Pemula – Mojok

Rp 70.000

Perihal Cinta Kita Semua Pemula adalah segala tumpahan hati Mohammad Ali Ma’ruf. Ditulis dengan segenap perasaan. Dipertegas dengan ilustrasi yang akan membuatmu tersenyum getir dan tanpa sadar air matamu menetes begitu saja.

Arapaima

Rp 48.000 Rp 45.000

Ruhaeni Intan mengawali karya perdananya dengan menyajikan sebuah novela yang ringan namun matang kepada pembaca. Berkisah tentang seorang perempuan 21 tahun, pegawai toko ikan yang memiliki rahasia-rahasia, dari yang paling misterius hingga yang paling tragis.

Meski begitu, si “Aku” sanggup menjalani hidupnya tanpa terjebak dalam keluhan-keluhan yang klise. Novela ini dapat dikatakan sebagai debut yang tidak bisa diabaikan begitu saja sebab narasi di dalamnya merupakan bentuk kesungguhan penulis untuk menghadirkan realita ketidakadilan yang melingkupi perempuan pekerja dan ancaman-ancaman yang mengintai kehidupan mereka.

Cukup Cintamu Saja yang Palsu, Ijazah Mah Jangan

Rp 65.000 Rp 63.000

Beberapa pertanyaan masyarakat yang kerap saya terima ketika mereka hendak bergabung dalam komunitas belajar saya yang melayani pula program pendidikan kesetaraan adalah seperti ini: “Bu, bolehkah saya datang pas ujian saja, nggak ikutan belajar?” atau “Saya mau ijazahnya saja, Mbak. Nggak usah belajar, nggak usah ujian. Kalau perlu, ketika ujian, tolong saya disediakan joki ujian sekalian.”

Lewat sebuah komunitas belajar, Nyimas Gandasari bercerita soal pengalamannya bertemu banyak karakter manusia. Esai-esai apik dalam buku ini merangkum kekuatannya sendiri, baik rasa ingin tahu, kritis, atau kemampuannya menerima ketidakseragaman pandangan. Mulai dari body shaming, pindah agama, alunan lagu “Indonesia Raya” di bioskop, hingga perang politik yang kian memanas tak masu kakal, seluruhnya habis dihajar!

Seekor Anjing Ditabrak Honda Astrea Dini Hari Tadi – Mojok

Rp 65.000

Berbeda dengan para cerpenis umumnya di Indonesia, Dony Iswara memilih menyajikan cerita Pendek layaknya potongan fragmen film pendek yang muram, senyap, dan menggantung. Keenam Belas cerita pendek di dalam buku ini berkisah mengenai misteri kejiwaan manusia yang muncul di Permukaan sebagai sekumpulan adegan filmis, tanpa berusah amemberikan pesan tunggal kepada pembaca.

Dengan pendekatan seorang penulis skenario, cerpen-cerpen Dony Iswara membuka ruang tafsir yang luas terhadap tokoh-tokoh karyawan kantoran, penjual rokok, para pekerja serabutan, ibu rumah tangga, anak-anak, dan lain-lain. Mereka adalah jenis manusia di sekitar kita, mudah diabaikan dan tak tampak istimewa, namun menyimpan berbagai keresahan, kegilaan sekaligus kesunyianny amasing-masing.

La La La Leeds!: Catatan Perjalanan Mahasiswa Indonesia di Inggris – Mojok

Rp 78.000

Seorang kawan baik menunjukkan tulisan lama saya. Ternyata tujuh atau delapan tahun lalu saya pernah menulis kalau saya ingin kuliah di Inggris dan belajar kajian media dan demokrasi. Saya ingin melihat domba-domba yang sedang merumput di padang hijau yang luas. Saya benar-benar sudah melupakan tulisan itu, dan terkesiap ketika membacanya sekali lagi. Sekarang saya telah terbiasa melihat pemandangan pedesaan seperti itu di sini dan semester lalu saya mengambil mata kuliah “Media dan Demokratisasi”. Ternyata begitulah hidup berjalan. Di Arthur’s Seat, Skotlandia, saya mengingat teman-teman baik saya, guru-guru bijak saya.

(Akhir Tahun di Arthur’s Seat)

***

Wisnu Prasetya Utomo banyak menulis, menerjemahkan, dan menyunting berbagai tulisan mengenai kajian media dan jurnalisme di sejumlah media dan jurnal. Ia baru saja menyelesaikan kuliah master di Communicationand Media, UniversityofLeeds. Kumpulan catatan dalam buku ini merangkum penggalan kecil interaksinya dengan Leeds dan Inggris. Buku ini mewakili apa-apa saja yang menurutnya menarik dari Inggris: buku, sepakbola, sejarah, dan politik.

Wanita yang Merindukan Surga (New Cover) – Mojok

Rp 70.000

Bagaimana bisa naik kelas ngomongin hijrah dan peradaban kalau diajak berprestasi setelah hijrah saja banyak alasan?

(Hijrah Penampilan, Wanita yang Merindukan Surga)

***

“Cara berpikir bertahap, berproses, fokus pada keahlian, fokus pada substantif, fokus pada kontribusi, adalah hal yang ingin disampaikan dan mendasari seluruh pemikiran kritis terhadap pemaknaan hijrah dalam buku yang ditulis Esty ini. Dengan caranya yang kritis, dan gaya tutur yang dialogis, buku ini menjadi salah satu buku penting untuk dibaca oleh mereka yang sedang terus-menerus berhijrah.”

S. Intan Savitri (Izzatul Jannah), Praktisi dan Konselor Narrative Writing Therapy

Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis – Mojok

Rp 56.000

“Urusan akidah adalah urusan masing-masing individu tapi urusan berhubungan baik dengan sesama manusia adalah urusan bersama.”

Ketika kebencian merajalela, kedengkian meningkat, dan fanatisme terhadap agama memuncak, Cak Rusdi hadir membagikan kisah-kisah yang tak hanya menyejukkan hati melainkan mengajak manusia untuk berserah diri kepada-Nya.

Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya – Mojok

Rp 68.000

Dea Anugrah menulis puisi, kemudian cerita pendek, terutama untuk menghibur diri. Ketika buku-bukunya—Misa Arwah (2015) dan Bakat Menggonggong (2016)—terbit, dia bersiap dihajar komentar-komentar keji dan laporan penjualan yang mengenaskan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: buku-buku itu diterima dengan baik.

Buku ini adalah bunga rampai nonfiksi pertamanya. Ia membicarakan mulai dari perang sampai industri pisang, dari kesedihan kolektif sebuah bangsa hingga seni membikin senang bagian tubuh tertentu.

Omong Kosong yang Menyenangkan – Mojok

Rp 48.000

“Entah karena pengaruh alkohol atau tidak, sebelum mereka memutuskan untuk tidur, Lani mengeluarkan sesuatu dari lemari: kaleng sarden yang bertulis “Sardines in TomatoSauce”, tempat ia menyimpan abu Penny Lane. Saat Lani membuang abu Penny Lane ke dalam lubang toilet, Sal melihat perempuan itu hampir menangis.”

***

Dalam novelet ini Robby menunjukkan ketelatenannya menggarap cerita. Ia meyakinkan pembaca bahwa pertemuan tidak terduga (dan sebentar) seperti gerakan bandul nasib, berayun antara keberuntungan atau kesialan. Yang terpenting, sejauh Robby menggunakan piranti intertekstual dari khazanah film, lagu, dan bacaan sebagai strategi penceritaan, ia dengan penuh kesadaran tetap mencecah narasi geobudaya kepengarangannya: nama-nama arkais, mitos pengusir jin, ulayat dalam perspektif adat dan pemerintah, serta orang muda yang memilih tinggal di kampung….

— Esha Tegar Putra, Sastrawan

Milenialnomics: Mengatur Keuangan dengan Bahagia – Mojok

Rp 68.000

Benar, uang tidak selalu membawa kebahagiaan. Namun, jangan lupa, alat, metode, dan cara membawa kebahagiaan beririsan dengan pengeluaran. Data ini tolong direnungkan, kemampuan menabung Indonesia, secara makro ada di jajaran 20 besar. Lumayan, sepertinya karena menjiwai peribahasa hemat pangkal kaya. Jauh mengungguli Finlandia yang berada di urutan 82 (2016)

Akan tetapi, untuk urusan kebahagiaan gapnya sangat lebar. Finlandia menduduki ranking 1 dunia, sementara Indonesia tercecer di urutan 96 (2018). Penghasilan besar tapi pelit pada pengeluaran bisa berakibat tidak bahagia, tabungan besar tapi hanya dibiarkan sampai setinggi anak Krakatau karena jarang berbagi tidak akan membuat kita mendapatkan kenikmatan hidup.

Cinta yang Bodoh Harus Diakhiri

Rp 58.000

“Sebagai seorang perempuan, tentu saja dia tak menginginkan patah hati berulang-ulang. Layaknya seorang perempuan pada umumnya, dia selalu berharap menemukan satu cinta lalu melewati kehidupan bersama sampai tua.”

(PerawanYamadipati)

***

Eugene merasa perlu membalaskan dendam pada istrinya dengan cara yang mengesankan. Dia menyimpan murkanya jauh-jauh hari, ditanam di dalam palung hati, untuk mewujudkan rencana besarnya. Di kota mati itulah semua berakhir seperti cinta yang harus diakhiri.

***

Keenam belas cerita pendek di dalam buku ini sebagian besar berkisah mengenai pengkhianatan dan cara memaknai perasaan yang penuh dengan luka. Ditulis dengan narasi yang teramat puitik, cerita-cerita kelam karya Artie Ahmad adalah kumpulan kisah romansa yang penuh dengan masalah di tengah kerapuhan manusia dalam menjalin hubungan.

Lambe Akrobat – Mojok

Rp 58.000

Banyak hal yang kita hindari dalam hidup ini: gagal, tertimpa masalah dan musibah, bahkan tertipu. Daripada mengutuk nasib dan terpuruk, orang-orang yang diceritakan dalam buku ini justru menghadapinya dengan menertawakan diri sendiri.

Perempuan yang Memesan Takdir – Mojok

Rp 48.000

“Kenangan adalah bualan fiksi menurutnya. Seperti cerita-cerita pendek dalam sebuah mimpi, hanya alur yang tercipta karena sebuah ilusi. Dimensi yang tidak nyata. Di belahan mana lagi dia harus pergi? Berlari dari sebuah hal yang tidak bermateri; kenangan.”

Album prosa ini menyingkap sisi lain perempuan yang tengah menjalani takdirnya masing-masing. Para tokoh di dalamnya mempunyai sudut pandang dalam memaknai cinta, kenangan, keluarga, budaya, pernikahan, bahkan hubungan manusia dengan Tuhan. Keenam belas kisah dalam album prosa ini tercipta dari permenungan sunyi-liris, liar, dan acak, sebagai monolog sekaligus dialog untuk menyelami hakikat kehidupan.

Samaran

Rp 65.000 Rp 60.000

“Salah satu wabah yang paling cepat menular adalah kecemasan dan ketakutan.”

Yati Gendut mulai mencium bau kutukan di beranda rumah. Ia menjelaskannya kepada Marjiin, suaminya. Baunya mengandung sedikit amis ikan mati yang sudah berumur tiga hari, karat besi dan aroma cacing gelang yang kepanasan. Porsi terbanyak adalah aroma kenanga dicampur mawar. Marjiin tak peduli. Ia lebih memilih tidur lagi. Yati Gendut sampai harus menyeretnya turun dari atas ranjang agar mencium sendiri bau kutukan itu. “Aku belum pakai celana!” teriak Marjiin.

Mereka tak pernah menduga kalau bau kutukan itu akan membentangkan seluruh kisah tersembunyi di Samaran. Aroma kenanga dicampur mawar itulah yang juga akan menentukan nasib seluruh penghuni Samaran.

Sebuah novel yang tenang dan sederhana, tapi mengejutkan dan mendebarkan.

Para Bajingan yang Menyenangkan (Cover Baru 2019) – Mojok

Rp 58.000

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi.