Beranda » Toko Buku Online

Showing 1–30 of 98 results

Show sidebar

Active filters

Close

Hadji Murat

Rp 57.000

Peluru, kamu panas dan membawa kematian, tetapi bukankah kamu abdiku yang setia? Tanah hitam, kamu kelak menajdi selimutku, tetapi dengan kudaku? Maut, kamu dingin, tetapi akulah tuanmu. Bumi akan merebut jasadku, dan surga menjemput jiwaku.

Saat itu 1852 dan Hadji Murat adalah satu pemimpin Muslim yang disegani dan menjadi momok bagi tentara Rusia. Ketika ida menyerahkan diri, ornag-orang Rusia sangat bergembira dapat menaklukkan musuh sengitnya. Atau mereka itu telah sedemikian naifnya sehingga mempersilahkan seorang agen ganda berada di tengah-tengah mereka?

Karena datang dari dua kultur yang berbeda seperti itu, ternyata tidak mungkin bagi seseorang untuk menerka-nerka pihak lain. Dengan serangkaian potret pertentangan yang tajam, dari Hadji Murat yang seperti siluman di Pegunungan Chechnya, hingga Tsar Rusia yang tambung dan canggung di istana Rusia yang ter-Eropa-kan, cerita Tolstoy adalah komentar yang cerdas dan luar biasa tentang hubungan politis saat perang. Hadji Murat adalah fiksi terakhir karya Tolstoy yang diterbitkan tahun 1912, tahun setelah kematiannya. Namun begitu, gambarannya yang murung tentang konflik antaradua kebudayaan yang terpolarisasikan, dan pertemuan dahsyat mereka, bergema luar biasa dan tak terduga pada peristiwa-peristiwa zaman kini.

-10%
Close

Berkaca Kata

Rp 45.000 Rp 40.500

Puisi karya Muhammad Lutfi Topan sangat kaya akan kiasan-kiasan yang tajam dan menikam. Ciri khasnya adalah kekuatan yang ada pada pilihan kata-katanya. Setiap kata mampu menimbulkan imaji- nasi yang kuat dan membangkitkan kesan yang berbeda-beda bagi penikmatnya, menghidupkan suasana, dan bahasa yang dipakai men- gandung suatu kekuatan. Dengan kata-kata, Lutfi Topan mampu menghidupkan imajinasi. Puisi-puisi yang ditulis beliau juga puisi kritik sosial yang merupakan bentuk halus dari demonstrasi yang dit- ulis dengan bahasa karya sastra. Lebih dekat kepada persoalan politik dalam negeri, kondisi sosial dalam negeri dan hal-hal kontempo- rer lainnya. Puisi yang paling saja suka adalah “Untuk Media Massa”. Sangat bermakna dan pesannya sampai ke hati.

Sold out
Close

Tentang Seseorang – Elvira

Rp 45.000

Akan ada masa di mana kita merasa sangat dekat dengan seseorang. Masa itu saat kamu membaca buku ini. Seseorang yang jauh, terasa dekat lewat rangkaian kata. Sesederhana itu.

-5%Sold out
Close

Orang – Orang Malang – Fyodor Dostoevsky

Rp 85.000 Rp 80.700

Baiklah, biar aku katakan padamu, aku sangsikan kemasyhuranku akan lebih tinggi dari yang kucapai sekarang ini, tulis Dostoevsky kepada adiknya, Mikhail, bulan November 1845. Orang-orang Malang, novelnya yang pertama, baru diterbitkan bulan Januari berikutnya, tetapi masyarakat St. Petersburg sudah ramai membicarakan bakat sastra yang baru ini. Orang-orang pertama yang dipinjami naskahnya tidak berhenti membaca sebelum mereka menamatkannya pada pukul empat pagi, kemudian bergegas ingin bertemu dengan penulisnya. Air mata berlelehan di pipi mereka, mereka memeluk dan menyelamatinya sebagai Gogol yang baru.
ㅤㅤ
Penulis berusia dua puluh empat itu tidak mampu berkata-kata dan merasa rikuh. Tidak lama kemudian Vissarion Belinsky, kritikus sastra paling berpengaruh waktu itu, juga ikut memujinya. Bisakah Dostoevsky sendiri Belinsky bertanya mengerti besarnya nilai dari apa yang sudah ditulisnya itu? Hugh Aplin, penerjemah adikarya sastra Rusia memuji karya ini sebagai: Orang-orang Malang menunjukkan Dostoevsky yang masih muda itu membuat debut yang dipengaruhi banyak oleh apa yang sudah berlangsung dalam budaya Rusia, tetapi pada waktu yang sama memberikan syarat yang menggoda terhadap lahirnya seorang seniman yang matang yang akan memiliki pengaruh besar terhadap apa yang kemudian akan datang mengikutinya di seluruh dunia sastra.

Hot
Close

Bukan Perawan Maria – Feby Indirani (Hard Cover)

Rp 100.000

Maria hamil. Tanpa disetubuhi lelaki mana pun. Tanpa status pernikahan. Saat menyadari itu, ia ketakutan bukan main. Ini tahun 2016, keajaiban macam Siti Maryam tidaklah mungkin dianggap masuk akal. Semuanya sudah berakhir ketika Nabi Isa lahir tanpa ayah berabad jarak yang lalu. Jaman sekarang, siapa hendak percaya bahwa Maria bisa hamil tanpa berhubungan dengan lelaki mana pun. Apalagi, Maria memang bukan perawan.

(Cerpen Bukan Perawan Maria)

*

Dalam dunia yang tuntas dicipta Feby Indarani, kita menjumpai malaikat yang ingin cuti karena kelelahan melihat kedegilan manusia, babi yang punya permintaan mengharukan, tanya-jawab di alam kubur yang melenceng dari harapan, atau seorang pelaku teror terguncang di ruang tunggu akhirat. Sembilan belas cerita dari Feby menyelusup masuk ke dalam dunia ajaib kaum pemercaya, mengajak kita melihat alam doktrin dengan simpati dan juga rasa humor.

-8%Sold out
Close

Dunia dalam Ganja – Abdul Kholiq

Rp 65.000 Rp 60.000

Ganja tak hanya tentang fantastika psikedelia atau hura-hura di skena. ia memiliki catatan perjalanan yang panjang dari kegunaan–juga penyalahgunaan. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber komoditi industri dan medis, sekaligus sumber imajinasi. Namun, dalam perkembangannya, pengetahuan tentang Ganja mengalami dekadensi. Efek yang memabukkan yang ditimbulkan ganja sering kali dianggap sebagai potensi masalah di masyarakat.

Sementara kontroversi tentang ganja tak kunjung usai, Bob Marley memilih “menghisapnya bersama Tuhan”. Bukan tanpa sebab ungkapan demikian muncul. Baginya ganja adalah tanaman yang mampu mendekatkan diri pada Tuhan. Membuatnya menjadi legenda musik reggae dengan pesan-pesan revolusioer menentang ketidakadilan dunia. Ungkapan penting lainnya menyertakan ganja sebagai obat penyembuh penyakit suatu bangsa.

Dunia dalam Ganja: Sebuah Kisah dari Aceh Hingga Bob Marley adalah suatu catatan mengenai pohon ganja yang kompleks, namun dituliskan secara personal. Pertemuan antara penulis dengan ganja menjadi titik penting yang dikisahkan tanpa menggurui. Meski demikian, catatannya tak kehilangan nas untuk menyingkap relasi ganja dengan tema yang lebih luas.

-5%
Close

Pengakuan Pejuang Khilafah – Ed Husain

Rp 70.000 Rp 66.500

Buku ini ditulis dalam rangka refleksi diri sekaligus bahan tawaran dari pertimbangan mendasar atas alasan-alasan kenapa ia keluar dari organisasi yang didalamnya mengkordinir kelompok ekstrimis-radikal Islam yang selama ini ia yakini dan percayai sebelum kemudian insyaf dan taubat dari pembodohan yang dipraktikan. Karena itu, bagi Ed Husain, buku ini adalah sebuah tugas untuk “mengutarakan kebenaran, bahkan andai kata hal itu harus menentang kaum (nya) sendiri”.
Masa kecil dan lingkungan keluarga Ed Husain dalam berislam sangatlah terbuka, moderat dan memahami agama Islam sebagai kultur yang kental akan tradisi sufi, seperti pembacaan maulid Nabi, majlis dzikir, semaan al-Qur’an, dan kegiatan-kegiatan tarekat lainnya. Hal ini disebabkan ayah dan kakek Ed Husain merupakan salah satu pengikut tarekat dan secara rutin menggelar kegiatan-kegiatan tarekat di rumahnya.
Keterlibatan Ed Husain dengan organisasi Islam bersama Hizbut Tahrir dimulai ketika ia dekat dengan seorang teman lalu mulai aktif dalam kegiatan masjid dan kampus, hingga pada puncaknya, ia menempel kutipan Hasan al Banna di dinding kamarnya “Allah adalah Tuhan kami, Muhammad adalah pemimpin kami, al-Qur’an adalah konstitusi kami, jihad adalah jalan kami, Syahid adalah keinginan kami.”
Kutipan tersebut dibaca oleh ayahnya sambil bercucuran air mata seraya menjelaskan “Anakku, Nabi Muhammad bukanlah pemimpin kita, dia adalah guru junjungan kita, sumber santapan ruhani kita… al-Qur’an bukanlah dokumen politik. Islam bukan pula sebuah konstitusi, melainkan sumber kedamaian bagi hati yang beriman…” Ayahnya telah merasa kehilangan anaknya sendiri.

-8%Sold out
Close
-6%Hot
Close

Perempuan Serigala – Gary Gaffuri

Rp 45.000 Rp 42.500

Kalian kemudian memulai kerja sama. Kau membuat beberapa poster yang berisi
propaganda agar kaum muda berani bergerak untuk menentang si babi tua yang mulai
sewenang-wenang menjalankan kekuasaannya. Perempuan serigala dan kawan-
kawannya memanfaatkan media sosial untuk mengunggah poster-postermu. Tentu saja
tim siber pemerintah bertindak ultra cepat dengan menghapus postermu dari laman
media sosial. Namun walaupun hanya satu jam mengudara, orang-orang sudah
terlanjur mengunduh poster-poster bikinanmu dan menyebarkannya layaknya wabah.
(Perempuan Serigala)

Kalau dipikir-pikir, mana ada orang yang menghabiskan uangnya hingga milyaran
rupiah hanya untuk pergi ke luar angkasa kalau ujung-ujungnya hanya buat ngentot.
(Perbincangan Tidak Penting Mengenai Cara Terbaik Untuk Mati Bunuh Diri, Cara
Bercinta Di Luar Angkasa, Kate Upton, Cara Menyunat Wolferine, dan Ilmu Rawa
Rontek)
Buku-buku yang berhasil diselundupkan kemudian dikumpulkan. Sebagian
disumbangkan ke taman baca, perpustakaan jalanan, atau mereka serahkan begitu
saja ke sembarang orang. Tukang becak, tukang parkir, penjaga fotokopi, hingga
gelandangan pernah mereka hadiahi buku. Mereka juga cermat dalam
menyumbangkan buku, karena tentunya tidak mungkin menyerahkan buku Atlas
Anatomi Manusia Sobotta karangan F. Paulsen dan J. Waschke kepada tukang
bangunan. Mereka menyerahkan buku tersebut kepada seorang tukang pijit jalanan
yang sering mangkal pada malam hari di sekitaran pasar. (Dua Orang Pencuri Buku)

Sudah seminggu lamanya kami terjebak di parit busuk yang dingin ini. Perang yang
diramalkan berjalan cepat dan taktis sudah berubah menjadi perebutan sejengkal tanah
yang brutal dan a lot dengan korban yang tak terhitung jumlahnya. Kemenangan
sekarang tidak lagi diukur dari kota per kota, tetapi diukur dalam ukuran yard. Kami
harus berkubang di lumpur dengan bau ratusan mayat yang membuat kepala pening
sambil menahan dinginnya salju desa Levantie, sebuah tempat terpencil di utara
Perancis. (Levantie)

***

Perempuan Serigala merupakan debut buku kumpulan cerpen karangan Gary
Ghaffuri. Tujuh cerita pendek di dalamnya memuat berbagai macam tema mulai dari
pergolakan politik yang secara tidak sengaja melibatkan seorang pemuda dengan
kemampuan istimewa, kronik pembunuhan di sebuah desa pada masa orde baru,

pergulatan antara tugas dan kemanusiaan dalam perang, tradisi yang membelenggu di
masyarakat hingga usaha seseorang dalam merawat ingatan melalui sepakbola.

-10%
Close

Koping – Kumpulan Puisi

Rp 40.000 Rp 36.000

Koping adalah sebuah usaha sadar untuk menyelesaikan masalah
personal dan interpersonal dalam rangka menguasai, meminimalisasi
atau menoleransi stres dan konflik.

-5%Sold outHot
Close

Titik Temu

Rp 78.000 Rp 74.000

Sebuah kisah cinta yang menggetarkan, menyatukan dua manusia yang berbeda kebangsaan dan agama.

 

 

Kemerdekaan Republik Indonesia memberikan harapan baru bagi kebanyakan orang, tetapi tidak bagi Katheljin Sophie, putri keluarga kaya berkebangsaan Belanda. Peristiwa itu justru membuatnya terjebak dalam kondisi sulit. Ancaman pengambilalihan asset milik keluarganya dan dipulangkan ke negeri Belanda mengintai di depan mata. Sedangkan ibunya, satu-satunya keluarga yang tersisa meninggal mendadak dalam sebuah kecelakaan.

 

Pilihan bertahan di Indonesia membuatnya harus bersiasat, yakni menikah dengan dokter Andjana Ranggawangsa, seorang pribumi yang 20 tahun lebih tua darinya, berhutang budi kepada keluarganya, dan sedang membutuhkan bantuan untuk membangun klinik.

 

Novel ini mengajak Anda menyelami makna kehidupan secara lebih mendalam, bahwa memang ada keinginan-keinginan yang tidak tergapai, serta menggiring ke dalam keadaan yang kita hindari. Meski demikian, keputusan perlu diambil dan dijalani dengan keteguhan hati.

 

 

-5%Sold outHot
Close

Binorrow: Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne

Rp 78.000 Rp 74.000

Sudarman BK mendokumentasikan kegemaran mendaki gunung dengan cara tidak biasa. Alih-alih menuliskan catatan perjalanan, ia justru menuangkannya dalam bentuk novel fantasi yang memukau.

 

Binorrow nyaris putus asa dihina terus-menerus karena kebodohannya. Ia bahkan melakukan percobaan bunuh diri. Beruntung, ia mampu bertahan. Dan kembali melakukan kegiatan sebagaimana biasa. Peristiwa menyedihkan itu membuat orang tuanya memindahkannya ke sekolah berasrama.

 

Di sekolah barunya, Binorrow bertemu Leon, Franklin, dan Evelyn. Ketiga sahabat yang melenyapkan bayangan seram ‘sekolah berasrama’. Mereka juga ikut serta dalam petualangan menuju gunung Sweden, gunung angker yang menjadi batas antara dunia manusia dan Dunia Grovog.

 

Berbagai rintangan menghambat Binorrow dan ketiga sahabatnya dalam mendaki gunung Sweeden. Dari bertemu manusia kerdil, makhluk penjaga puncak Sweeden, hingga menghalangi para Grovog membuka pintu ke dunia manusia. Perjalanan yang menguji tekad dan persahabatan, serta mengantarkan Binorrow menemukan dirinya yang sejati.

 

-7%Sold outHot
Close

Filosofi Pendidikan Musik – Kritik dan Renungan

Rp 59.000 Rp 55.000

Sejak dekade 1950-an hingga kini, pendidikan musik di Indonesia telah berkembang sedemikian rupa. Namun, bukan hal yang mudah untuk menghadapi tantangan-tantangan yang terjadi. Pendidikan musik di Indonesia belum memiliki identitas yang kuat, landasan filosofis yang kokoh, dan belum bisa dikatakan maju. Secara kritis, buku ini mengurasi abstraksi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam dimensi filosofis. Menjadi renungan bersama demi menuai asa di masa selanjutnya.

-4%Sold out
Close

Mendengar di Bali – Sebuah Buku Harian Bunyi

Rp 120.000 Rp 115.000

Buku ini adalah catatan harian komponis-pianis Gardika Gigih selama 31 hari tinggal di Bali (Juli – Agustus 2017). Setiap hari tanpa henti ia mencatatkan pengalaman kreatifnya, mulai dari mengunjungi sanggar, menonton pertunjukan gamelan, aktifitas rekaman musik, hingga impresi-impresi atas karya musik yang ia dengar dengan dilengkapi data historis yang informatif. Buku ini adalah buku Gardika Gigih yang kedua, setelah Merindukan Awajishima (2016), yang menceritakan proses kreatif bermusik selama di Jepang.

-10%Hot
Close

Anggur dan Abu

Rp 35.000 Rp 31.500

biar hujan jatuh berpapasan

ramai bayang kota menemani

kejap kerlipan caya bangunan

bagai setapak jauh di tubir usai

-8%Sold outHot
Close

Merekam Jejak Sepakbola Jerman

Rp 65.000 Rp 60.000

Keajaiban di bern. Bergulirnya Bundesliga. Footbonaut. Akademi sepak bola junior. Kesuksesan finansial Bundesliga. Model 50+1.

Kisah-kisah di atas dan bahkan masih banyak yang lainnya merupakan jejak sepak bola Jerman yang terbentang selama ratusan tahun.

Semuanya merupakan rangkaian yang terjalin sedemikian rupa dan menjadikan Jerman sebagai salah satu kekuatan penting dalam sepakbola. Semua kisah tersebut dapat Anda nikmati dalam buku ini.

-5%Sold out
Close

Kudeta 1 Oktober 1965

Rp 80.000 Rp 76.000

Sejarah resmi menitahkan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah dalang peristiwa penculikan dan pembunuhan 7 jenderal pada subuh buta 30 September 1965. Bernaung di bawah nama Dewan Jenderal, partai ini melakukan upaya untuk menjatuhkan dan sekaligus merebut pemerintahan. Para Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama dari sayap Angkatan Darat (AD), yang berseberangan dengan PKI disingkirkan untuk memuluskan langkah ini.

Setelah peristiwa itu, PKI dilarang. Para pemimpinnya, di semua tingkatan, diburu, disiksa, dibunuh, dan ditahan bertahun-tahun tanpa pengadilan. PKI segera menjadi banyak hal. Menjadi hantu. Menjadi lambang kebejatan moral. Menjadi masa silam. Dan terutama menjadi segala hal yang buruk, sumpah serapah, dan kekeraskepalaan. Citra ini kuat melekat, lebih-lebih pada warga Indonesia yang diasuh oleh pendidikan sejarah Orde Baru, dan terus meninggalkan jejaknya hingga kini. Dengan narasi demikian, tidak ada orang yang tak berakal sehat pun yang tak membenci PKI. Sejarah resmi yang ditulis belakangan menebalkan saja persepsi dan citra ini. Peristiwa ini telah menjadi suatu perspektif untuk memandang Indonesia masa lalu dan di masa mendatang.

-6%Hot
Close

Anarkisme: Apa yang Sesungguhnya Diperjuangkan

Rp 65.000 Rp 61.000

ANARKISME adalah filosofi yang membawa manusia pada kesadaran akan dirinya sendiri; menyatakan bahwa Tuhan, Negara, dan Masyarakat tidak eksis, bahwa janji-janji mereka tidaklah sah dan tidak berlaku karena hal tersebut hanya dapat dipenuhi melalui subordinasi manusia. Anarkisme kemudian adalah guru bagi kesatuan kehidupan; bukan hanya pada alam, juga pada manusia. Tak ada konflik antara naluri individu dan sosial, seperti yang terjadi antara jantung dan paru-paru: yang satu sebagai wadah esensi kehidupan yang berharga, yang lainnya sebagai elemen pernafasan yang menjaga esensi kehidupan tetap murni dan kuat. Individu adalah jantung masyarakat yang melestarikan esensi kehidupan sosial; masyarakat adalah paru-paru yang mendistribusikan elemen-elemen untuk menjaga esensi kehidupan – itulah individu – murni dan kuat.

 

Kabut yang telah lama menyelubungi nama Emma Goldman akhirnya secara perlahan mulai hilang. Energinya dalam mendorong gagasan yang tidak populer seperti Anarkisme, keteguhan hatinya yang mendalam, semangat dan kemampuannya, akhirnya dikagumi dan dipahami. Emma Goldman adalah salah satu di antara mereka yang dengan sepenuh hati mampu menjaga kepribadiannya, dan menjadi faktor penting dalam atmosfer sosial dan intelektual Amerika. Kehidupan yang dijalaninya penuh dengan warna, penuh dengan perubahan dan keragaman. Ia telah menggapai puncak tertinggi, dan juga merasakan pahitnya ampas kehidupan.

 

 

-4%Sold out
Close
-5%Sold out
Close

Ketika Demokarasi Melahirkan Kudeta

Rp 62.000 Rp 59.000

Buku ini merupakan sebuah upaya untuk melihat apakah memang kudeta merupakan satu-satunya opsi yang harus ditempuh dan disepakati sebagai jalan keluar ketika demokrasi tidak berfungsi? Apakah pengambilalihan kekuasaan secara ilegal merupakan solusi ketika demokrasi ternyata justru menjadi jawaban ketika seorang megalomaniak terus menerus berkuasa? Mungkinkah kudeta tampil sebagai satu-satunya pilihan paling logis secara politik untuk mendorong perubahan demokratik?

Penulis: Coen Husain Pontoh | Luky Djani | Vedi R. Hadiz | Andre Barahamin | Giles Ji Ungpakorn| Ted Sprague | Muhammad Ridha | Iqra Anugrah | Sapto Waluyo | Samir Amin | Muhhamad Al Fayyadl

-10%Hot
Close

Memeluk Kesedihan – Ely Rizki

Rp 50.000 Rp 45.000

Sehimpun puisi, sajak, dan prosa ini kubingkai dalam pigura buku yang berjudul “Memeluk Kesedihan” yang kupersembahkan untuk orang-orang tercinta.

-5%Sold out
Close

Pesawat Kertas dan Cerita-Cerita Minimalis Lainnya

Rp 35.000 Rp 33.250

“Kumpulan cerpen ini termasuk sesuatu yang ingin sekali saya buat. Tapi penulisnya telah mendahului saya. Dan dia mampu mampu menuliskan sebagaimana saya membayangkan kelak akan menuliskannya. Rapat. Ringkas. Gelap. Tapi tidak kehilangan elemen-elemen fundamental sebuah cerpen. Salah satu eksperimen cerpenis muda Indonesia yang sangat menarik.” –Puthut EA, penulis yang tinggal di Yogya

“Ada penulis-penulis tertentu yang selalu membuat saya kepikiran: apa yang sedang mereka garap sekarang? Noor H. Dee salah satunya. Sejak kumpulan cerpen pertamanya “Sepasang Mata untuk Cinta yang Buta” (2008) yang sangat saya suka, tak terdengar ia pernah menerbitkan karya lagi. Maka sungguh antusias saya ketika tahu “Pesawat Kertas” ini hendak terbit. Noor H. Dee bertambah matang, dengan bentuk ekspresi yang justru bertambah sederhana. Betapa saya berharap buku ini bisa dua-tiga kali lipat lebih tebal!” –Ronny Agustinus, pemimpin redaksi Marjin Kiri

“Ini kumcer hemat kata tapi banjir makna. Di dalamnya tersedia aneka rasa yang misterius, kadang membuai, kadang bersiul, kadang menampar, kadang menikam. Tapi akhirnya bikin kecanduan. Karya pendek-pendek ini, bisa membuat kita termenung-menung panjang. Karya yang patut dibanggakan.” –A. Fuadi, penulis Anak Rantau dan Negeri 5 Menara

“Cerita-cerita terlampau pendek karangan Noor H. Dee ini terlampau absurd sekaligus tajam. Setiap cerita punya nyawa dan pisaunya sendiri. Membacanya seperti mendatangi dunia kecil yang penuh kemungkinan. Tak banyak bicara. Langsung tatap. Langsung hunjam. Dan satu lagi, cerita-cerita termapau pendek itu seperti bertelor dalam kepala saya. Bagai memaksa saya melahirkan cerita-cerita baru. Begitulah cerita-cerita dalam buku ini. meracuni saya.” –Mashdar Zainal, penulis Dongeng Pendek tentang Kota-Kota dalam Kepala

“Sederhana, cepat, dan membekas. Seperti sebuah usaha mengembalikan kemurnian cerita pendek: ringkas dan berhenti pada waktu yang tepat. Mengingatkan saya pada karya-karya awal Anton Chekhov.” –Sungging Raga, penulis Reruntuhan Musim Dingin
-7%Hot
Close

Origin

Rp 145.000 Rp 135.000

Siapapun dirimu
Apa pun keyakinanmu
Semuanya akan berubah.

Bilbao, Spanyol
Robert Langdon, profesor simbologi dan ikonologi agama Universitas Harvard, tiba di Museum Guggenheim yang supermodern untuk menghadiri pengumuman besar tentang penemuan yang “akan mengubah dunia sains.” Tuan rumah acara malam hari itu adalah Edmond Kirsch, seorang miliuner dan Futuris berusia empat puluh tahun. Kirsch adalah sosok yang terkenal di seluruh dunia, berkat penemuan-penemuan teknologi tingkat tingginya yang mengagumkan, serta prediksi-prediksinya yang berani. Dia juga merupakan salah satu mahasiswa Langdon dua puluh tahun yang lalu, dan sekarang dia akan mengungkap suatu terobosan yang mencengangkan… yang akan menjawab dua pertanyaan fundamental terkait eksistensi manusia.

Begitu acara dimulai, Langdon dan beberapa ratus hadirin lainnya terpukau oleh pemaparan yang begitu orisinil, dan Langdon menyadari bahwa ini akan jauh lebih kontroversial daripada dugaannya. Namun acara yang telah diatur dengan amat cermat itu tiba-tiba kacau balau, dan penemuan berharga Kirsch nyaris hilang selamanya. Terguncang dan menghadapi bahaya besar, Langdon terpaksa melarikan diri dari Bilbao. Dia didampingi oleh Ambra Vidal, sang direktur museum yang bekerja sama dengan Kirsch untuk menyelenggarakan acara. Keduanya bertolak ke Barcelona untuk mencari password teka-teki yang akan mengungkap rahasia Kirsch.

Menyusuri koridor-koridor gelap sejarah rahasia dan agama ekstrem, Langdon dan Vidal harus menghindari lawan yang sepertinya tahu segalanya, yang kemungkinan didukung oleh pihak Istana Kerajaan Spanyol … yang tidak akan melakukan apa pun untuk membungkam Edmond Kirsch. Mengikuti jejak-jejak tersembunyi dalam karya seni modern dan beragam simbol misterius, Langdon dan Vidal menemukan petunjuk-petunjuk yang pada akhirnya membawa mereka berhadapan dengan penemuan Kirsch… dan kenyataan mencengangkan yang selama ini tidak kita ketahui.

Sold outHot
Close

Perempuan Sore

Rp 40.000

Saya tidak sepakat dengan kalimat ini: Jatuh cinta dengan orang yang salah.

Bagi saya, setiap orang pernah melakukan kesalahan. Tidak ada yang berhak menghakimi orang lain.

Kamu tidak pernah jatuh cinta dengan orang yang salah. Tidak ada satu orang pun di bawah langit ini yang punya kuasa untuk mengatur, yang itu “salah”, yang itu “benar”, yang itu “tepat” karena konon hati manusia itu terlalu dalam untuk dinilai hanya dari permukaannya.

-8%Hot
Close

Mobil Bekas dan Kisah-Kisah Dalam Putaran

Rp 49.000 Rp 45.000

“Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran” merupakan adaptasi luwes dari film layar lebar karya Ismail Basbeth berjudul sama, yang kini sedang melalangbuana di festival film Internasional di Busan, Tokyo, dan yang terbaru Hong Kong.

Rio begitu terobsesi dengan mobil jeep hijau yang menghuni garasi rumahnya. Setiap saat, dia berharap bersama mobil itu akan mampu memupus kerinduannya kepada sosok bernama Indah. Tetapi, rasa sepi dan hampa malah makin menggigit.

Kuku mengemudi mobilnya kencang-kencang. Memacari seorang pembunuh adalah pilihan yang tak pernah ada dalam kamusnya, apalagi pembunuh yang mencabut nyawa kekasihnya.

Bagi Rio, Kuku, dan manusia-manusia lainnya, mobil jeep hijau itu bukanlah sekadar kendaraan yang membawa mereka melintasi tempat. Lebih jauh lagi, mobil bekas tersebut menjadi saksi pergulatan mereka melakoni hidup yang penuh absurditas.

-6%Hot
Close

Tuhan Kau Di-PHK!

Rp 50.000 Rp 47.000
Sold out
Close

Cerita Perjalanan dengan Kamu

Rp 30.000

“Untuk lelaki dengan senyuman paling teduh,aku mencintaimu.”

Sold outHot
Close
-5%Sold outHot
Close

Aliarcham: Sedikit Tentang Riwayat dan Perjuangannya

Rp 42.000 Rp 40.000

Pada saat Jepang menyerang telah tumbuh bermacam-macam grup dalam PKI. Grup Alimin/Musso yang hijrah ke Rusia, grup PKI 35, grup Digul di bawah Sardjono, grup mahasiswa di negeri Belanda, serta grup-grup yang tidak tertangkap selama pendudukan Belanda dan Jepang. Mereka memiliki tradisi kerja yang berlainan, memiliki pengalaman yang berbeda – beda, serta membawa emosi yang beraneka warna. Mereka semua mengaku tunduk kepada Komintern serta berkiblat ke Moskow. Mereka merasa bahwa di atas bahu mereka terletak tugas untuk menyelamatkan “kaum yang terhina dan tertindas”. Semua tekad itu dibakar oleh bunyi “pesan” di atas nisan Aliarcham yang meninggal dunia pada 1933.

Bagi kami kau tak hilang tanpa bekas, tidak hari ini tumbuh dari masamu. Tangan kamu yang meneruskan. Kerja agung jauh hidupmu. Kami tancapkan kata mulia hidup penuh harapan. Suluh dinyalakan dalam malammu. Kamin yang meneruskan kepada pelanjut angkatan.