Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 17 hasil

Show sidebar

Active filters

Close

Seorang Laki-laki yang Keluar dari Rumah (New Cover 2019) – Mojok

Rp 88.000

“Anda bisa membaca novel ini dari setiap bab bernomor ganjil sampai tuntas, baru kemudian membaca bab genap; atau membaca novel ini sebagaimana lazimnya, dari awal sampai akhir; atau tidak membacanya sama sekali. Dan itulah golongan orang-orang yang merugi.”

Tokoh-tokoh yang ada dalam cerita ini sedang meniti jalan tanda. Dari bisikan alam yang lirih, hingga hentakan perasaan kepada sesama yang menderu liris. Dari senyum tipis nan ayu, hingga cinta lama yang membelenggu.

Sebuah usaha yang mengantarkan mereka berlutut di hadapan karunia Tuhan yang menyilaukan hati: welas asih.

Close

Sastrawan Salah Pergaulan – Mojok

Rp 42.000

Memasuki tahun ketiga kuliah, Unggun punya kecemasan yang akut. Sementara teman-teman lainnya punya ketakutan nanti kalau lulus kuliah mau kerja di mana, Unggun justru mengkhawatirkan eksistensinya di depan kawan-kawannya. Dia merasa tidak pernah dianggap benar-benar ada.

Close

Kitab Rasa (New Cover) – Mojok

Rp 48.000

Bagiku, bukan sekadar sajian yang enak dan istimewa. Bagiku, daya tarik utama sebuah warung makan justru terletak pada kisah-kisah di balik berdirinya warung makan tersebut. Rasa makanan saja tak cukup. Warung makan yang menarik adalah warung makan yang di dalamnya tersimpan kisah manusia yang bersambung menghadapi hidup ini.

Close

Dunia Kali – Mojok

Rp 78.000

“Ya, Dunia Kali adalah dunia kanak-kanak. Dunia kanak-kanak adalah dunia manusia juga. Dan, dunia manusia adalah semesta yang terlalu sederhana untuk dirumit-rumitkan, tapi juga terlalu pelik untuk disederhanakan.”

?Roem Topatimasang

Buku ini merekam interaksi seorang bapak dengan anak laki-lakinya. Banyak kisah jenaka, ada juga kisah yang mengaduk perasaan. Dari situ kita tahu, dalam relasi bapak-anak, bukan hanya anak yang belajar dari bapak, juga sebaliknya.

Hari ini seharian, kami mengantar Kali mencari sekolah. Sebelum itu, kami mendaftar dulu keinginan Kali jika kelak dia masuk sekolah dasar. Ini daftar keinginan Kali:

Boleh telat masuk.
Ada acara kemping.
Ada pelajaran kungfu.
Boleh makan indomie.
Ada kambingnya.
Ada kolam renangnya.
Ada sungainya.
Ada panggung untuk menyanyi dan orasi.
Ada lapangan futsalnya.
Tidak masuk sekolah gak apa-apa.
Boleh berlari-lari di dalam kelas.
“Gak sekalian ada gedung bioskopnya, Nak?” tanya saya dengan setengah putus asa.

“Yaaa! Bapak cerdaaas sekali… itu juga penting!” jawabnya dengan girang.

Ndasku langsung ngelu….

***

Puthut EA – Dunia Kali

-10%Sold out
Close

Buku Latihan Untuk Calon Penulis – Mojok

Rp 58.000 Rp 52.200

Kamu tipe penulis yang seperti apa?

Seorang penulis adalah seorang petualang imajinasi. Tapi kerap kali, dia juga seorang pejalan.

Jangan beranggapan bahwa pejalan itu selalu menempuh rute yang jauh dan menantang secara fisik. Pejalan adalah soal perspektif. Mau kerap pergi ke tempat-tempat jauh kalau perspektifnya lama dan layu, tak ada yang bisa diharapkan tumbuhnya gagasan dan narasi cemerlang.

Tapi biar pun hanya jalan di dalam kota, naik bis kota, kalau perspektifnya segar, akan menghasilkan sesuatu yang baru. Tentang perspektif, berikut latihannya.

-10%Sold out
Close

Kupu-Kupu Bersayap Gelap (2006) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“…Puthut adalah pencerita yang piawai. Kata-katanya sederhana. Kalimat-kalimatnya ringkas. Tidak neko-neko. Tidak ingin dianggap pintar meliuk-liukkan kata, tapi ceritanya tetap memukau.

Dia bukan hanya tahu teknik menulis yang baik, tapi saya kira, cerpen-cerpennya tak hanya ditulis dengan teknik menulis dan bercerita yang baik itu, melainkan ditulis dengan melibatkan perasaannya. Dan itulah yang penting. Karena tulisan yang ditulis dengan sepenuh perasaan tidak bisa dibohongi. Beberapa kali dada saya terasa sesak karena larut membaca cerpen-cerpen Puthut. Seolah saya ada di sana, di dalam cerpen-cerpennya. Menjadi saksi. Menjadi pelaku.” – Rusdi Mathari, wartawan dan penulis.

-10%Sold out
Close

Dua Tangisan Pada Satu Malam (2003) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Ia telah menghimpun kata-kata, menghunusnya, lalu bersiaga di udara terbuka, memandang lanskap, menunggu. Ia telah menghimpun kebusukan, menguhunusnya, lalu bersiaga di udara terbuka, memandang lanskap, menunggu. Oleh karena sebab-sebab sudah tidak lagi bisa disusun, oleh karena akibat-akibat sudah tidak lagi bisa disusun, ia kalah. Tak punya keberanian berlebih seperti Karna, tak punya patuh berlebih seperti Ekalaya. Ia kalah. Pulang dengan lunglai, lalu mengendap mencuri koin-koin ibunya untuk kemudian menyusun, menghunus, dan mengulang kebusukan yang sama. Ia kalah lagi. Kini, dalam lunglai, ia mengendap, mengincar koin-koin Anda!

***

“Ketika saya sesekali membaca karya-karya lama saya, termasuk kumpulan cerpen ini, saya bisa merasakan kembali kegembiraan saya dalam menulis, terlebih ketika bisa menyelesaikan sebuah cerpen. Hal yang hampir sama ketika saya usai menulis status facebook . Hanya sayang, dalam status-status itu, saya belum berani memberi cap beberapa di antaranya dengan stempel ‘cerpen’. Belenggu medium dan kurasi itu tampaknya masih kuat melilit saya. Karena itu pula, saya belum berani menulis cerpen lagi. Setidaknya sampai hari ini.” (Penulis, Puthut EA)

-10%Sold out
Close

Sebuah Kitab Yang Tak Suci (2001) – Shira Media

Rp 49.000 Rp 44.100

“Semenjak itu kami tak pernah lagi belajar berdoa, karena kami melihat setiap orang yang akan saling berbunuhan juga berdoa bahkan dengan berteriak nyaring.

Kami sudah tak punya lagi air mata. Tak ada lagi yang mengajari kami menyanyi, ilmu bumi apalagi rumus-rumus matematika. Ketika semuanya telah reda, yang tertinggal hanya sedikit, termasuk kami yang hidup.”

-10%Sold out
Close

Retakan Kisah (2009) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“Aku bisa mengerti, tidak mudah baginya untuk mengingat. Tidak mudah baginya untuk memanggil masa lalu. Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. Sedangkan masa lalu adalah belukar lampau yang terus hidup, tumbuh, dengan cara rumit dan sedih, di sebuah tempat yang sulit dijangkau. Mengingat dan masa lalu, adalah dua hal yang terpilin, dan sama-sama berdebu.”

-10%Sold out
Close

Sarapan Pagi Penuh Dusta – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Kumpulan Cerpen karya Puthut EA

“Esok adalah padang halimun yang membuat lamat bagaimana aku harus berbagi sedih, berbagai ringan, berbagi risiko, berbagi kenangan. Sedih, selalu tidak bisa dipercakapkan lebih panjang.”

Kumpulan cerita pendek ini membawamu bertamasya ke keseharian yang tak biasa. Kisah-kisah yang dihadirkan menyelami dunia batin para tokohnya. Dinarasikan secara ringan dan tak rumit, tapi tetap memesona. Hanya saja, yang perlu diwaspadai, cerita-cerita di dalamnya menyimpan kejutan tak terduga.

-10%Sold out
Close

Isyarat Cinta Yang Keras Kepala – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“Pada pagi yang belum bangkit, aku sudah menunggumu di sana, di bangku bangku panjang serupa mayat dari zaman kolonial. Dan aku sangat menikmati berada di tempat seperti itu. Sebuah pemberhentian sementara, di mana ada semacam pusat kecil, di sana orang-orang berangkat, dan di sana orang-orang berpulang.”

Sold out
Close

Makelar Politik

Rp 88.000

“Makelar politik seperti ular, jenisnya beraneka ragam. Ada yang seperti ular air dan ular tanah, ada juga yang seperti ular piton dan ular kobra…”

Karya yang sedang Anda genggam saat ini, berisi 50 tulisan seorang Puthut EA “muda” dalam memandang kehidupan di sekitarnya. Bagaimana penulis yang juga dikenal sebagai seorang peneliti dan terlibat dalam pergerakan mahasiswa di tahun 1998, melihat fenomena para makelar politik yang justru dijadikan profesi bagi para eks-aktivis gerakan kemahasiswaan yang awalnya mengusung kemurnian demokrasi. Pun bagaimana dirinya memandang secara jenaka pertanyaan seputar kelangsungan kehidupannya.

Close

Kelakuan Orang Kaya – Mojok

Rp 78.000

Beragam kelakuan orang kaya. Dari mulai yang suka memperlihatkan kemewahan, sampai berpenampilan seperti orang biasa. Tapi yang jelas, orang yang berpura-pura kaya, pasti bukan orang kaya.

Orang Kaya itu lalu memalingkan mukanya kepada sekretaris pribadinya, “Coba kamu cari informasi, dari perusahaan apa mobil boks itu. Kamu kontak pemiliknya. Siapa tahu perusahaan itu mau dijual. Sepanjang hidupku, kalau aku kecelakaan, orang yang menabrakku selalu punya usaha yang bagus. Dan biasanya bersedia aku beli.”

“Saya sudah tahu perusahaannya, Pak.”

“Bagus?”

“Bagus sekali, Pak.”

“Siapa yang punya?”

“Bapak.”

Laki-laki kaya yang sorot matanya penuh pesona itu terlihat kaget.

“Maksudmu?”

“Iya, Pak. Mobil boks itu adalah salah satu mobil dari salah satu perusahaan Bapak di kota ini”, ujar si Sekretaris itu dengan muka datar.

“Oh…” laki-laki itu melambaikan tangannya. Memberi tanda agar sekretarisnya segera pergi.

Sold out
Close

[Pre Order] Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian – BOX SET

Rp 299.000

VERSI BOXSET:
– 1 buku bertanda tangan
– 1 random totebag (15 desain Totebag)
– 1 random Kaos (4 desain, ukuran S, M, L, XL)
– 1 blocknote
– 1 Postcard
– 1 Pin

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

-5%Sold outHot
Close

Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian

Rp 99.000 Rp 94.000

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

Hot
Close

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu – Mojok

()
Rp 78.000

Puthut EA, lahir di Rembang 28 Maret 1977. Dia telah membukukan lebih dari 20 buku, baik fiksi nonfiksi. Kini laki-laki yang di Yogya itu selain mengurus lembaga ‘Komunitas Bahagia EA’, juga menggawangi sejumlah situsweb seperti www.mojok.co, www.minumkopi.com dan www.jombloo.co.

-38%Sold out
Close

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali

(1 ulasan pelanggan)
Rp 40.000 Rp 25.000

Adalah kumpulan cerpen Puthut EA. Buku ini berisi cerpen-cerpen memesona dari fragmentasi; gempa bumi yang meluluhlantakkan tanah, rumah-rumah dan hubungan-hubungan keluarga.

Peristiwa-peristiwa politik berakhir seiring lenyapnya desa-desa dan orang-orang secara misterius. Anak-anak ditinggalkan dan harus bertahan hidup sendiri di usia dini. Kekerasan juga masih hadir di sana, tersembunyi, namun tiba-tiba bisa begitu saja terlihat, muncul di tengah-tengah kehidupan sehari-hari. Cerpen-cerpen indah dan menarik ini sangat puitis, detail, dan merakyat, menyuguhkan kepada pembaca sebuah kenyataan hidup yang sebenarnya. Di sana, misteri bercampur seperti resep masakan.