Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 6 hasil

Show sidebar

Active filters

Close

Makelar Politik

Rp 88.000

“Makelar politik seperti ular, jenisnya beraneka ragam. Ada yang seperti ular air dan ular tanah, ada juga yang seperti ular piton dan ular kobra…”

Karya yang sedang Anda genggam saat ini, berisi 50 tulisan seorang Puthut EA “muda” dalam memandang kehidupan di sekitarnya. Bagaimana penulis yang juga dikenal sebagai seorang peneliti dan terlibat dalam pergerakan mahasiswa di tahun 1998, melihat fenomena para makelar politik yang justru dijadikan profesi bagi para eks-aktivis gerakan kemahasiswaan yang awalnya mengusung kemurnian demokrasi. Pun bagaimana dirinya memandang secara jenaka pertanyaan seputar kelangsungan kehidupannya.

-4%
Close

Kelakuan Orang Kaya

Rp 78.000 Rp 75.000

Beragam kelakuan orang kaya. Dari mulai yang suka memperlihatkan kemewahan, sampai berpenampilan seperti orang biasa. Tapi yang jelas, orang yang berpura-pura kaya, pasti bukan orang kaya.

Orang Kaya itu lalu memalingkan mukanya kepada sekretaris pribadinya, “Coba kamu cari informasi, dari perusahaan apa mobil boks itu. Kamu kontak pemiliknya. Siapa tahu perusahaan itu mau dijual. Sepanjang hidupku, kalau aku kecelakaan, orang yang menabrakku selalu punya usaha yang bagus. Dan biasanya bersedia aku beli.”

“Saya sudah tahu perusahaannya, Pak.”

“Bagus?”

“Bagus sekali, Pak.”

“Siapa yang punya?”

“Bapak.”

Laki-laki kaya yang sorot matanya penuh pesona itu terlihat kaget.

“Maksudmu?”

“Iya, Pak. Mobil boks itu adalah salah satu mobil dari salah satu perusahaan Bapak di kota ini”, ujar si Sekretaris itu dengan muka datar.

“Oh…” laki-laki itu melambaikan tangannya. Memberi tanda agar sekretarisnya segera pergi.

Sold out
Close

[Pre Order] Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian – BOX SET

Rp 299.000

VERSI BOXSET:
– 1 buku bertanda tangan
– 1 random totebag (15 desain Totebag)
– 1 random Kaos (4 desain, ukuran S, M, L, XL)
– 1 blocknote
– 1 Postcard
– 1 Pin

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

-5%Hot
Close

Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian

Rp 99.000 Rp 94.000

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

-5%Sold outHot
Close

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu

()
Rp 78.000 Rp 74.000

Puthut EA, lahir di Rembang 28 Maret 1977. Dia telah membukukan lebih dari 20 buku, baik fiksi nonfiksi. Kini laki-laki yang di Yogya itu selain mengurus lembaga ‘Komunitas Bahagia EA’, juga menggawangi sejumlah situsweb seperti www.mojok.co, www.minumkopi.com dan www.jombloo.co.

-38%Sold out
Close

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali

(1 ulasan pelanggan)
Rp 40.000 Rp 25.000

Adalah kumpulan cerpen Puthut EA. Buku ini berisi cerpen-cerpen memesona dari fragmentasi; gempa bumi yang meluluhlantakkan tanah, rumah-rumah dan hubungan-hubungan keluarga.

Peristiwa-peristiwa politik berakhir seiring lenyapnya desa-desa dan orang-orang secara misterius. Anak-anak ditinggalkan dan harus bertahan hidup sendiri di usia dini. Kekerasan juga masih hadir di sana, tersembunyi, namun tiba-tiba bisa begitu saja terlihat, muncul di tengah-tengah kehidupan sehari-hari. Cerpen-cerpen indah dan menarik ini sangat puitis, detail, dan merakyat, menyuguhkan kepada pembaca sebuah kenyataan hidup yang sebenarnya. Di sana, misteri bercampur seperti resep masakan.