Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 19 hasil

Show sidebar
-10%Sold out
Close

How To Stop Feeling Like Sh*t – Shira Media

Rp 75.000 Rp 67.500

Andrea Owen menjelaskan—secara lugas—bagaimana cara mengenali kebiasaan buruk, memilih kebiasaan yang berbeda, dan mempraktikkan perilaku baru. Salah dan coba lagi. Perbaiki dan bertindak lagi. Ini tentang tindakan, bukan semata-mata membaca cara bertindak dan berpikir, “Hmmm … itu terdengar bagus.” TIDAK. Ini tentang berpikir, “Hmmm … itu terdengar bagus, dan itu terdengar sedikit tidak nyaman. Akan kulakukan itu. Dan aku mungkin saja akan berbuat kacau. Tapi aku akan terus berusaha karena aku lelah merasa seperti sampah.”

“Setelah membaca How to Stop Feeling Like Sh*t, saya berhenti merasa seperti sampah! Buku ini adalah bacaan yang bagus untuk siapa saja yang ingin menerima kegembiraan yang sudah ada dalam hidup mereka, menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai mereka, dan berhenti membuat bencana.” —DR. ERIS HUEMER, bintang Bravo’s LA Shrinks dan penulis Break-Up Emergency

Buku ini mengatakan dengan tanpa rasa takut, kepada pembacanya nasihat yang tidak masuk akal dan cerdas yang membantu mengatasi berbagai omong kosong dan siap untuk bangkit dengan gemilang.

-10%Sold out
Close

And I Say it’s All Right – Shira Media

Rp 99.000 Rp 89.100

Menggambar bagi saya adalah terapi saat saya sedang penat, jengah, lelah, bahkan hingga sedang dalam kondisi mental yang tidak stabil. Selama 5 tahun ke belakang, lebih tepatnya, saya mulai menggambar lagi setelah beberapa tahun tidak menggambar. Saya tidak berusaha menjadikan gambar sebagai mata pencaharian, hanya untuk membuat diri saya lebih tenang.

Dan itu berhasil, bertahun-tahun saya menggambar, untuk mendapat ketenangan. Ternyata Sang Pencipta lebih baik lagi kepada saya, ada pintu-pintu rezeki yang Ia buka untuk saya melalui gambar. Tiba-tiba, saya menjadi seorang ilustrator buku, membuat buku sendiri dengan ilustrasi saya di dalamnya, diminta membuat beberapa kover buku, dan pekerjaan lainnya yang sebelumnya tidak berani saya mimpikan. Ditambah, banyak orang yang mengapresiasi gambar-gambar saya saat saya memberanikan diri membagikannya di sosial media. Hingga timbul pikiran untuk membukukan gambar-gambar saya selama ini.

“And I Say It’s All right” adalah rekam jejak bagaimana saya melewati hari-hari ketika saya tinggal sendirian di Bandung dan Jakarta. Me

-10%Sold out
Close

Batu Manikam – Shira Media

Rp 49.000 Rp 44.100

Ini merupakan novela pertama yang ditulis oleh Bernard Batubara. Novelanya berkisah tentang tokoh Batu Manikam dengan tiga burung yang hidup dalam lehernya, bahkan sejak masih berupa janin. Plot Batu Manikam menembus batasan ruang dan waktu. Dikisahkan secara mendebarkan. Saintifik dan futuristik.

Setelah bertahun-tahun bergelut dengan kisah roman, kini dirinya beralih ke genre lain; thriller. Jikalau dahulu prosa Bara dipenuhi bunga-bunga dan roman yang menyentuh hati, dunia fiksi ciptaan Bara kini tiba-tiba menjadi penuh darah, perjalanan waktu, dan hewan-hewan yang berbicara.

-10%Sold out
Close

Kupu-Kupu Bersayap Gelap (2006) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“…Puthut adalah pencerita yang piawai. Kata-katanya sederhana. Kalimat-kalimatnya ringkas. Tidak neko-neko. Tidak ingin dianggap pintar meliuk-liukkan kata, tapi ceritanya tetap memukau.

Dia bukan hanya tahu teknik menulis yang baik, tapi saya kira, cerpen-cerpennya tak hanya ditulis dengan teknik menulis dan bercerita yang baik itu, melainkan ditulis dengan melibatkan perasaannya. Dan itulah yang penting. Karena tulisan yang ditulis dengan sepenuh perasaan tidak bisa dibohongi. Beberapa kali dada saya terasa sesak karena larut membaca cerpen-cerpen Puthut. Seolah saya ada di sana, di dalam cerpen-cerpennya. Menjadi saksi. Menjadi pelaku.” – Rusdi Mathari, wartawan dan penulis.

-10%Sold out
Close

Dua Tangisan Pada Satu Malam (2003) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Ia telah menghimpun kata-kata, menghunusnya, lalu bersiaga di udara terbuka, memandang lanskap, menunggu. Ia telah menghimpun kebusukan, menguhunusnya, lalu bersiaga di udara terbuka, memandang lanskap, menunggu. Oleh karena sebab-sebab sudah tidak lagi bisa disusun, oleh karena akibat-akibat sudah tidak lagi bisa disusun, ia kalah. Tak punya keberanian berlebih seperti Karna, tak punya patuh berlebih seperti Ekalaya. Ia kalah. Pulang dengan lunglai, lalu mengendap mencuri koin-koin ibunya untuk kemudian menyusun, menghunus, dan mengulang kebusukan yang sama. Ia kalah lagi. Kini, dalam lunglai, ia mengendap, mengincar koin-koin Anda!

***

“Ketika saya sesekali membaca karya-karya lama saya, termasuk kumpulan cerpen ini, saya bisa merasakan kembali kegembiraan saya dalam menulis, terlebih ketika bisa menyelesaikan sebuah cerpen. Hal yang hampir sama ketika saya usai menulis status facebook . Hanya sayang, dalam status-status itu, saya belum berani memberi cap beberapa di antaranya dengan stempel ‘cerpen’. Belenggu medium dan kurasi itu tampaknya masih kuat melilit saya. Karena itu pula, saya belum berani menulis cerpen lagi. Setidaknya sampai hari ini.” (Penulis, Puthut EA)

-10%Sold out
Close

Sebuah Kitab Yang Tak Suci (2001) – Shira Media

Rp 49.000 Rp 44.100

“Semenjak itu kami tak pernah lagi belajar berdoa, karena kami melihat setiap orang yang akan saling berbunuhan juga berdoa bahkan dengan berteriak nyaring.

Kami sudah tak punya lagi air mata. Tak ada lagi yang mengajari kami menyanyi, ilmu bumi apalagi rumus-rumus matematika. Ketika semuanya telah reda, yang tertinggal hanya sedikit, termasuk kami yang hidup.”

-10%Sold out
Close

Retakan Kisah (2009) – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“Aku bisa mengerti, tidak mudah baginya untuk mengingat. Tidak mudah baginya untuk memanggil masa lalu. Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. Sedangkan masa lalu adalah belukar lampau yang terus hidup, tumbuh, dengan cara rumit dan sedih, di sebuah tempat yang sulit dijangkau. Mengingat dan masa lalu, adalah dua hal yang terpilin, dan sama-sama berdebu.”

-10%Sold out
Close

Sarapan Pagi Penuh Dusta – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Kumpulan Cerpen karya Puthut EA

“Esok adalah padang halimun yang membuat lamat bagaimana aku harus berbagi sedih, berbagai ringan, berbagi risiko, berbagi kenangan. Sedih, selalu tidak bisa dipercakapkan lebih panjang.”

Kumpulan cerita pendek ini membawamu bertamasya ke keseharian yang tak biasa. Kisah-kisah yang dihadirkan menyelami dunia batin para tokohnya. Dinarasikan secara ringan dan tak rumit, tapi tetap memesona. Hanya saja, yang perlu diwaspadai, cerita-cerita di dalamnya menyimpan kejutan tak terduga.

-10%Sold out
Close

Isyarat Cinta Yang Keras Kepala – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

“Pada pagi yang belum bangkit, aku sudah menunggumu di sana, di bangku bangku panjang serupa mayat dari zaman kolonial. Dan aku sangat menikmati berada di tempat seperti itu. Sebuah pemberhentian sementara, di mana ada semacam pusat kecil, di sana orang-orang berangkat, dan di sana orang-orang berpulang.”

-10%Sold out
Close

Betapa Kita Masih Belum Beranjak dari Pertanyaan tentang Cinta – Shira Media

Rp 59.000 Rp 53.100

Lelaki itu kulihat begitu kanak untuk seseorang yang bertubuh dewasa. la menangis sepanjang senja. Tapi, aku bisa memahaminya, sebab cinta memang biasa membuat orang dewasa menjadi kekanak-kanakan.

la telat mendengar berita kematianmu. Hingga berita kematian itu terdengar seperti kematian baginya. Kau tahu, ia meninggalkan hari pernikahan yang seharusnya berlangsung hari ini dengan seorang perempuan yang pernah kau bayangkan akan menjadi istrinya. Dan kini, lelaki itu lebih memilih menemuimu dalam kubur.

Sold out
Close

Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya – Shira Media

Rp 69.000

Adakah yang lebih brengsek dari paket buku ini? Saya pikir TIDAK!!! Dalam waktu dekat karya termutakhir Puthut EA ini akan dapat segera kalian miliki. Novela terbarunya ini merupakan novela yang kasar, bahkan cenderung brutal, dan gelap. Penulisnya yang dikenal sangat menguasai teknis narasi apik dan liris, seakan membuang semua kemampuannya.

Seperti membuka katup kontrol emosi dan bahasanya. Menggedor dan meledak, tanpa tedeng aling-aling. Tokoh utamanya menguliti realitas dengan cara pandangnya yang sepintas naif dan tolol. Tapi mungkin dia, si tokoh utama, adalah sisi gelap kita. Sisi yang diam-diam ingin kita tutupi, tapi tak pernah sungguh-sungguh bisa kita sembunyikan. Tanpa dinyana, kadang meletup di salah satu bilik paling sunyi di kehidupan kita.

Ini karya kolaborasi antara penulis Puthut EA dan seniman jalanan Gindring Wasted yang kasar, bahkan cenderung brutal dan gelap. Tokoh utamanya menguliti realitas dengan cara pandangnya yang sepintas naif dan tolol. Tapi mungkin dia, si tokoh utama, adalah sisi gelap kita. Sisi yang diam-diam ingin kita tutupi, tapi tak pernah sungguh-sungguh bisa kita sembunyikan. Tanpa dinyana, kadang meletup di salah satu bilik paling sunyi di kehidupan kita.

Sold out
Close

[Pre Order] Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian – BOX SET

Rp 299.000

VERSI BOXSET:
– 1 buku bertanda tangan
– 1 random totebag (15 desain Totebag)
– 1 random Kaos (4 desain, ukuran S, M, L, XL)
– 1 blocknote
– 1 Postcard
– 1 Pin

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

-5%Sold outHot
Close

Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyian

Rp 99.000 Rp 94.000

Hasrat terdalam saya adalah menulis. Gairah terbesar saya ya menulis. Saya akan terus berusaha menulis selagi mampu. Dibaca atau tidak. Laku atau tidak. Karena hanya itu yang saya merasa bisa.

Saya juga tidak mau terus berbuih bilang bahwa setiap buku akan menemukan pembaca setianya dan melampaui waktu. Tidak perlu seberat itu. Jika hasrat serupa dengan rasa gatal, menulis serupa dengan prosesi menggaruknya. Mungkin akan menimbulkan luka. Tapi bisa jadi tak ada apa-apa. Hanya gejala psikologis tertentu. Yang jelas: nikmat rasanya.

Semacam itu. Sebiasa itu. Selazim itu. Dari presiden sampai paria tahu, rasa gatal bisa digaruk, dan nikmat. Tak ada sakralitas dan drama di sana. Hanya semacam garukan lembut di atas kulit gatal, yang bisa jadi tak ada apa-apa.

(Puthut EA)

Close

Residu – Semua Yang Tersisa Dari Cinta

Rp 59.000

Buku ini berisi puluhan puisi dan prosa yang menjadi karya terbaru dari Bernard Batubara. Kalimat dan ilustrasi yang menarik disuguhkan di dalam buku ini. Berisi pandangan-pandangan yang unik tentang cinta dan dinamika di dalamnya.

Profil:
Bernard Batubara (Benzbara) menulis sejak tahun 2007 dan sudah menerbitkan 14 buku. Saat ini tinggal di Yogyakarta, bekerja sebagai penulis dan editor lepas. Selain menulis dan membaca, ia juga hobi menyeduh kopi.

Sold out
Close

Residu – Semua yang Tersisa Dari Cinta (Plus T-shirt)

Rp 159.000

Buku ini berisi puluhan puisi dan prosa yang menjadi karya terbaru dari Bernard Batubara. Kalimat dan ilustrasi yang menarik disuguhkan di dalam buku ini. Berisi pandangan-pandangan yang unik tentang cinta dan dinamika di dalamnya.

Profil:
Bernard Batubara (Benzbara) menulis sejak tahun 2007 dan sudah menerbitkan 14 buku. Saat ini tinggal di Yogyakarta, bekerja sebagai penulis dan editor lepas. Selain menulis dan membaca, ia juga hobi menyeduh kopi.

Sold out
Close
-6%Sold outHot
Close

Enaknya Berdebat Dengan Orang Goblok – Puthut EA

Rp 69.000 Rp 65.000

Bagi banyak orang, berdebat dengan orang goblok itu mengesalkan. Kadang saya juga merasa begitu. Sebab otak mereka seringkali di bawah rata-rata, dan niat berdebatnya bukan untuk mencari kebenaran.

Kalau menghadapi orang seperti itu, begitu dibantah pasti berbelok ke arah lain. Karena sejak awal, tidak ada niat yang beres di otaknya. Tapi apa pun itu, berdebat dengan orang goblok, apalagi yang menggebu, tak usah diambil pusing. Dibikin gampang saja. Lebih dari itu, harus bisa mendapatkan hiburan dari sana. Plus bonus. Misalnya, paling tidak, jadi tulisan ini.

(Puthut EA)

-7%Sold outHot
Close

Out of The Lunch Box – Iqbal Aji Daryono

Rp 59.000 Rp 55.000

Tulisan-tulisan Iqbal adalah ikhtiar untuk melontarkan kritik-kritik sosial yang disesuaikan dengan bahasa zamannya. Upaya seperti ini mesti diperbanyak, agar kalangan terdidik tidak putus komunikasi dengan masyarakat yang harus terus-menerus mereka ajak berdialog. -Ahmad Syafii Maarif

Anda penggemar gado-gado, yang makannya di pinggir jalan sambil duduk mengangkat kaki, ditemani secangkir kopi dan sebatang rokok? Jika iya, ini buku yang cocok untuk Anda. Isinya dipenuhi dengan tema beragam, mengalir santai, bisa dibaca kapan saja sesuai mood Anda. Dan satu lagi: gaya bertutur penulisnya begitu akrab seperti keakraban Anda dengan Mbok Yu penjual gado-gado. -Nadirsyah Hosen

-6%Hot
Close

Misa Arwah dan Puisi-Puisi Lainnya

()
Rp 69.000 Rp 65.000

***

sebab kecemasan itu tak pernah selesai
kini kutempatkan diri
di antara wajah pucat rumah duka
dan kaca-kaca jendelanya
yang memantulkan kegetiran tak bernama

kulihat orang-orang menyanyi dan berdoa bersama
cahaya memancar dari telapak tangan mereka yang terbuka
tetapi langit telah menjadi sekeping logam,
terlalu keras dan menyilaukan
bagi segala yang berasal dari manusia

di sudut jauh, di bawah bayangan salib yang jenuh
seorang perempuan tua
menyeka sudut-sudut matanya yang basah
dan mensucikan kesedihan
sebagai miliknya sendiri

sebab kecemasan itu tak pernah selesai
begitu mudah sunyi menyelinap
lalu bekerja dalam diriku

sembari menunduk dalam-dalam
kuraba gelang pemberianmu. dan diam-diam
tubuhku gemetar, menahan sepenggal keharuan
yang mungkin tak akan pernah kita percakapkan.