Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan hasil tunggal

Show sidebar
-9%Sold outHot
Close

Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu (Cover Baru)

Rp 45.000 Rp 41.000

HARI INI HUJAN DAN IA INGIN MENULIS TENTANG SELAIN hujan. Betapa membosankan, tiap waktu ia membaca tulisan, menemukan kata ‘hujan’ di situ. Bahkan, kata itu sudah mulai menggeser rasa paling klise di dunia, ‘aku mencintaimu’. la ingat, ketika ibunya mengambil air dari sumur—yang agak jauh dari rumah kami —di waktu kemarau mengatakan: pakailah air dengan sederhana. Dari sanalah ia menyadari, bahwa air, di waktu-waktu tertentu, sangat sulit diperoleh.

Jarang mandi adalah cara terbaik menghemat air. Tetapi si ibu akan marah jika ia jarang mandi. Akhirnya, ia mandi sekali sehari (meski di perantauan ia tetap kembali ke muasal: mandi dua atau tiga hari sekali). Apakah ia tipe orang yang jorok? Baginya tidak. la jarang berkeringat, jadi mandi sekali sehari termasuk perbuatan yang sehat. Jarang berkeringat? Apakah ia sehat? la sehat. Hanya pikirannya yang kurang baik.

“jangan salahkan hujan saat ia turun dan membuatmu pilu sebab rindu. Hujan sudah menanggung rindu yang lebih berat dan banyaknya melebihi rintiknya sendiri.”
—Alfin Rizal