Beranda » Toko Buku Online

Tampilkan 29 hasil

Show sidebar

Active filters

Sold out
Close

Buku Tiket #patjaristimewa – Eka Kurniawan

Rp 150.000

Produk ini adalah tiket #patjaristimewa untuk Obrolan Patjar: “Belajar Menulis dari Karya-Karya Penulis Dunia” oleh Eka Kurniawan. Penjualan tiket dibuka mulai 28 April 2020. Lakukan konfirmasi pembayaran dengan mengunggah tangkapan layar bukti bayar melalui aplikasi atau website patjarmerah.com untuk langkah pendaftaran selanjutnya.

Deskripsi Buku Tiket #patjaristimewa – Eka Kurniawan

Penjualan Khusus Periode 28 April – 3 Mei 2020

CARA MENGIKUTI SESI VIRTUAL BERSAMA EKA KURNIAWAN:
1. Kunjungi website patjarmerah.com atau unduh aplikasi patjarmerah
2. Daftar atau login dengan akun mu
3. Masuk ke menu Festival Literasi
4. Pilih Sesi Obrolan Patjar “Belajar Menulis dari Karya-Karya Penulis Dunia”
5. Pilih Menu Unggah Bukti (tangkapan layar pembelian yang berhasil dari Tokopedia)
6. Kamu akan mendapatkan konfirmasi dan petunjuk untuk masuk ke ruang virtual melalui surel 2 jam sebelum acara dimulai

*

  • Setiap pembelian tiket #patjaristimewa bersama Eka Kurniawan , peserta akan mendapatkan sebuah buku pilihan (blind book) yang ditulis oleh para penulis dunia.
  • Buku-buku pilihan tersebut diterbitkan oleh Penerbit Moooi yang dikelola Eka Kurniawan atau karya Eka Kurniawan yang diterbitkan oleh Penerbit Circa.
  • Buku pilihan #patjaristimewa akan dikirim ke alamat pemesan.

*

patjarmerah mengadakan #galangpatjar melalui kitabisa, sebuah aksi mengumpulkan donasi #marisalingjaga untuk membantu pengadaan APD tenaga medis ke seluruh Indonesia lewat MAMAJAHIT (Majelis Mau Jahitin). Gerakan ini digagas para seniman di Jogjakarta, yaitu @paksiraras @santizaidan @killtheDJ. Info lengkap sila cek mamajahit.id

-10%Sold out
Close

Transendensi Ego – Jean Paul Sartre – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Transendensi Ego

Transendensi Ego adalah salah satu esai filsafat Jean-Paul Sartre yang paling awal dan penting untuk memahami lintasan karyanya secara keseluruhan. Ketika pertama kali diterbitkan di Prancis pada tahun 1937, Sartre belum begitu dikenal dan masih mengajar sebagai guru di Lycée de Laon.

Sartre menawarkan gagasan yang cemerlang dan radikal tentang diri sebagai produk kesadaran, yang terletak di dunia. Dia meletakkan tema sentral untuk karya terbesarnya, Being and Nothingness: sifat kesadaran, masalah pengetahuan diri, pikiran lain, dan penderitaan.

-10%Sold out
Close

Tujuh Tipe Ateisme – John Gray – Circa

Rp 80.000 Rp 72.000

Tujuh Tipe Ateisme

“Buku ini mengingatkan kita bahwa ada berbagai cara yang berbeda untuk menjadi ateis.” -Christopher Beha, The New York Review of Books

“John Gray menantang pra-anggapan dan posisi ateis kontemporer dan orang-orang liberal sekuler dalam buku yang kuat ini… Gray dengan memikat mengajak para pembaca untuk mempertimbangkan kembali apa itu ateisme dan apa seharusnya ateisme itu.” -Publishers Weekly

“Selalu mendidik dan meyakinkan… Gray melakukan penyelaman dalam-dalam ke dalam sejarah, memeriksa evolusi gagasan dengan cara yang secara umum dapat diakses. Pemeriksaan yang berharga dari salah satu dari banyak persimpangan yang menarik di mana agama dan filsafat bertemu.” -Michael Cart, Booklist

“John Gray adalah salah satu provokator intelektual terhebat di zaman kita.” -Noel Malcolm, New Statesman

“Bernas dan membuka wawasan… Tujuh Tipe Ateisme membawa kita dari humanisme liberal John Stuart Mill (1806-1873), yang percaya bahwa umat manusia menjadi lebih baik tanpaTuhan, hingga futuris Amerika, Ray Kurzweil… Semua itu didedah untuk menunjukkan betapa bias beragamnya repertoar ketidakbertuhanan.” –Christopher de Bellaigue, Financial Times

Judul : Tujuh Tipe Ateisme

-10%Sold out
Close

Tractatus Logico-Philosophicus – Ludwig Wittgenstein – Circa

Rp 60.000 Rp 54.000

Tractatus Logico-Philosophicus

Tractatus adalah salah satu karya terbesar dan terpenting filsafat abad dua puluh. Dalam karya ambisius ini, Ludwig Wittgenstein berikhtiar memaparkan hubungan antara kenyataan dan representasinya di dalam bahasa dan logika, juga mendefinisikan batas-batas sains. Disusun dalam gaya aforistik, buku ini adalah satu-satunya karya Wittgenstein yang diterbitkan semasa dia hidup. Dalam pengantarnya yang jernih di buku ini, Bertrand Russell mengatakan bahwa dengan menulis buku ini Wittgenstein sudah merampungkan kerja yang sangat sulit dan dahsyat dan dengan demikian “kerja berat itu membuat tidak seorang pun filsuf serius sanggup mengabaikan buku ini.”

-10%Sold out
Close

Titik Awal – Naguib Mahfouz – Circa

Rp 70.000 Rp 63.000

Titik Awal

Mungkin tidak banyak pembaca yang tahu bahwa Mahfouz amat dalam pengetahuannya tentang filsafat Barat. Kebanyakan esai dalam kumpulan ini menunjukkannya. Ada banyak esai yang terlihat sebagai rangkuman-rangkuman yang luas tentang aliran-aliran filsafat layaknya sebuah ensiklopedi ringkas Socrates, Plato, Aristoteles, kaum Sofis, Stois, Epikurean, Neo-Platonis, semua ada di sana, begitu pula Descartes, Kant, David Hume, John Stuart Mill, Bergson, William James, Pavlov, dan banyak lagi yang lain. Bagi yang belum mendalami filsafat Barat, esai-esai Mahfouz dalam buku ini bisa dijadikan titik awal dan pengantar yang mengalir dan tenang.

Mahfouz juga menulis mengenai sastra di Mesir. Komenar-komentarnya seputar sastrawan Mesir patut disimak sebab mengungkap bagaimana struktur sastra Arab di sana dibangun. Ia juga menulis esai mengenai Umm Kulthum, biduanita yang kemasyhurannya sampai Indonesia, mengaitkannya dengan sejarah dan seni di negerinya. Esai penutup dalam kumpulan ini juga cukup mengejutkan sebab ia ternyata pernah menulis tanggapan dengan gaya surat terbuka kepada Sayyid Qutb, sang tokoh Ikhwanul Muslimin, tentang karyanya Tamsil Seni di dalam Al-Qur’an.

Dengan membaca esai-esai Mahfouz, kita jadi lebih mengerti bagaimana ideologi dan jalan hidupnya yang belum kita dapatkan saat membaca karya sastranya. Dalam esai semuanya terbuka, dalam karya sastra ada bagian tertentu yang tertutup demi kepatuhan pada bangunan estetika. Jika tak percaya, bacalah, dan pikiran Anda akan lebih terbuka sebagaimana buku yang tengah Anda baca ini. Selamat membaca.

-10%Sold out
Close

Tembok, Polanco, dan Alien – Azhari Aiyub – Circa

Rp 60.000 Rp 54.000

Tembok, Polanco, dan Alien

Manusia tidak seperti burung yang dengan mudah berpindah dari Galapagos menuju benua Australia demi melarikan diri dari musim dingin yang mengerikan. Tembok udara yang tak terlihat ini sebenarnya tidak kalah mengerikan serta diskriminatif dibandingkan tembok-tembok di atas permukaan tanah yang pernah dibangun untuk membatasi hubungan antar umat manusia dan telah memisahkan jutaan orang.

-10%Sold out
Close

Teknologi Teknologi Diri – Michel Foucault – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Teknologi – Teknologi Diri

Pembahasan tentang diri (the self) selalu muncul hampir di semua karya-karya Michel Foucault. Hal itu adalah konsekuensi logis dari pergulatan Foucault yang intensif dengan masalah-masalah kegilaan, penyimpangan, kriminalitas, dan seksualitas. Namun, di sepanjang karir intelektualnya, Foucault tidak menghadirkan diskursus tentang diri dengan narasi linier dan tunggal.

Di dalam karya-karya besarnya, diskursus tentang diri terkait teknologi kekuasaan dan dominasi, yang di dalamnya diri sedemikian rupa diobjektifikasi melalui penyelidikan ilmiah (The Order of Thing) dan melalui apa yang ia sebut ‘praktik pembelahan’ (Madness and Civilization; The Birth of the Clinic; dan Discipline and Punish). Namun, sejak 1981, minat Foucault mulai berubah pada soal bagaimana seorang diri menjadi subjek bagi dirinya sendiri. Soal inilah yang menjadi pokok bahasan buku kecil ini. Dengan demikian, buku kecil ini menandai adanya sebuah retakan epistemik di dalam sejarah pemikiran Foucault sendiri.

-10%Sold out
Close

Tanah Air Imajiner – Salman Rushdie – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Tanah Air Imajiner

“Menulis adalah proses validasi diri. Maka bisa dikatakan, bahwa sebuah buku tidak bisa dinilai karena individu yang menulisnya, namun karena kualitas tulisannya. Ada beberapa buku luar biasa yang ditulis tidak berdasarkan pengalaman langsung, buku yang lahir dari pencapaian imajiner yang luar biasa dari penulisnya, karena alasan tertentu hanya bisa mendekati bahan tulisannya dari luar.

kesusastraan bukanlah perkara menentukan tema-tema tertentu untuk kelompok-kelompok tertentu pula. Dan sebagai risikonya: risiko hakiki yang akan dituai oleh sang penulis, adalah ketika ia mendorong karyanya ke batas yang paling memungkinkan, guna memperluas hal-hal yang memiliki peluang untuk dipikirkan.

Buku-buku yang berkualitas adalah yang menjangkau tepi dan mengambil risiko untuk terjungkal dari tersebut. Buku yang membahayakan penulisnya karena beragam hal, buku yang menantang secara artistik.”

-10%Sold out
Close

Senyap Yang Lebih Nyaring – Eka Kurniawan – Circa

Rp 100.000 Rp 90.000

Senyap yang Lebih Nyaring

Setelah beberapa tahun mencoba, saya menemukan sejenis medium berkelamin ganda, pada bentuk yang kemudian berkembang: blog, sebuah ungkapan ringkas dari weblog. Di satu sisi, seperti tulisan di media cetak, ia bersifat publik. Terbuka untuk dibaca siapa saja.

Di sisi lain, seperti catatan harian atau surat, bisa juga bersifat pribadi dan personal. Apalagi mengingat bentuk ini nyaris tak memiliki sekat antara ketika ditulis dan diterbitkan: tak ada otoritas media, tak ada saringan editorial. Saya bisa memilih sendiri buku yang saya baca dan menulis sesuatu dengan cara yang saya inginkan.

Di sini saya bisa menebarkan remah-remah roti Hansel dan Gretel untuk melacak jejak-jejak bacaan saya, juga pikiran, agar mudah kembali ke sana, sekaligus memungkinkan untuk dibaca siapa pun. Siapa tahu dalam perjalanan ini saya tersesat dalam labirin bacaan tak berujung, dan kita dipertemukan di suatu tempat, untuk memulai perbincangan yang lain.

-10%Sold out
Close

Seni Melejitkan Daya Ingat – Kevin Horsley – Circa

Rp 65.000 Rp 58.500

Seni Melejitkan Daya Ingat

Apakah Anda harus mengingat bejibun informasi? Apakah Anda sering kesulitan untuk mengingat hal-hal penting? Apakah Anda terjebak menghabiskan waktu mempelajari dan mempelajari lagi hal yang sama berulang-ulang?

Panduan dahsyat melejitkan daya ingat ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana melatih daya ingat, memperkaya kemampuan mental dan menjaga agar pikiran tetap awas dan tangkas. Anda akan mengembangkan strategi-strategi untuk mengingat sejumlah besar informasi agar Anda selalu berada dalam performa puncak entah dalam bisnis atau dalam kehidupan.

Melalui buku ini, Anda akan belajar:
• Bagaimana meningkatkan konsentrasi dan fokus.
• Bagaimana mengingat dengan mudah apa yang sudah Anda pelajari untuk sebuah tes ujian
• Bagaimana mengingat nama dengan sangat mudah dalam situasi apa pun.
• Strategi luar biasa untuk mengingat angka.
• Cara menggunakan peta pikiran untuk mengunci dan menghubungkan ratusan bahkan ribuan gagasan dalam ingatan jangka panjang Anda (metode ini akan memungkinkan Anda untuk menjadi ahli terkemuka di bidang Anda secara lebih cepat dari apa yang pernah Anda impikan).

Jika Anda siap memanfaatkan kekuatan luar biasa pikiran Anda untuk mengingat lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat, buku ini sangat cocok untuk Anda.

-10%Sold out
Close

Seni Berdebat – Arthur Schopenhauer – Circa

Rp 65.000 Rp 58.500

Seni Berdebat

Seni Berdebat: 38 Jurus memenangkan Argumen, merupakan sebuah risalah klasik yang ditulis Arthur Schopenhauer. Di dalam karya ini, filsuf Jerman tersebut memeriksa secara total tiga puluh delapan metode untuk menundukkan argument lawan dalam debat. Dia mengawali esainya dengan pendapat bahwa para filsuf telah memusatkan perhatian mengenai kaidah-kaidah logika, tetapi tidak menggeluti sisi kelam dari dialektika, dari kontroversi.

Mengingat tujuan logika secara sederhana disebut sebagai metode untuk memperoleh kebenaran, dialektika, kata Schopenhauer, “sebaliknya, hendak menguji hubungan antara dua individu yang, karena adalah makhluk rasional, hendaknya berpikir dalam kebersamaan, tapi ketika mereka berhenti bersepakat seperti dua jam yang tetap berputar bersamaan secara tak putus-putus, menciptakan sebuah perdebatan atau kontestasi intelektual.

Dengan kata lain, jika logika identik dengan upaya mencari kebenaran maka dialektika fokus pada keterampilan memenangkan debat; Sama seperti duel ksatria lebih penting dari pada siapa yang salah dan yang benar.

-10%Sold out
Close

Sanjungan Kepada Cinta – Alain Badiou – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Sanjungan Kepada Cinta

Cinta tanpa risiko adalah suatu kemustahilan, seperti perang tanpa kematian. Terperangkap antara konsumerisme dan perjumpaan seksual biasa tanpa hasrat, cinta hari ini—tanpa unsur utama, peluang—berada dalam bahaya besar. Alain Badiou mengusulkan visi cinta sebagai petualangan individu.

Cinta yang terkekang dan mereka yang bercinta untuk kesenangan instan dan non-komitmen jadi sia-sia ketika Badiou membawa pemikiran para filsuf dari Plati ke Lacan melalui Karl Marx untuk menciptakan narasi baru tentang romansa, hubungan dan seks—yang tidak takut akan komitmen cinta.

-10%Sold out
Close

Menuliskan Jejak Ingatan – Anton Kurnia – Circa

Rp 100.000 Rp 90.000

Menuliskan Jejak Ingatan

Cinta sejati itu sungguh ada dan terkadang memang tidak rasional. Yang harus dilakukan oleh sepasang kekasih adalah bersedia menunggu—kalau perlu hingga dua puluh tahun—untuk kembali bertemu dan mau memperjuangkan cinta itu melalui berbagaia rintangan kehidupan. Apa pun risikonya. (Sepasang Kekasih dan Cinta yang Absurd)

Bagi kita kini, membaca dan memaknai buku-buku itu adalah bagian dari laku perlawanan terhadap pembodohan dan kesewenang-wenangan yang masih saja terjadi di Tanah Air kita hingga hari ini—baik atas nama kuasa politik, kuasa budaya, maupun kuasa agama. (Teringat Multatuli di Frankfurt)

Menulis adalah kerja kreatif yang bersifat individual. Seorang penulis pada hakikatnya berproses, bergelut dan bertempur dengan dirinya sendiri, bukan dengan penulis lain. Sama halnya dengan seorang atlet sprinter yang pada dasarnya berlomba dengan waktu untuk menapai kecepatan terbaiknya. (Mencari Kundera)

-10%Sold out
Close

Memancing: Sepilihan Karya Jurnalistik – Ernest Hemingway – Circa

Rp 55.000 Rp 49.500

Memancing : Sepilihan Karya Jurnalistik

Saat tidak menulis novel, Ernest Hemingway mengisi waktu dengan petualangan. Ia berburu hewan berukuran besar di Afrika, adu banteng di Spanyol, dan memancing di laut dalam di sekitar Florida dan Kuba.

Buku ini adalah kumpulan laporan tentang salah satu hobinya, yaitu pengalaman memancing di beberapa tempat di dunia, mulai dari pedalaman Kanada di Amerika dan pedesaan Austria di Eropa hingga perairan laut dalam di sekitar Kuba.

Walaupun ditulis sebagai laporan jurnalistik, pembaca dapat merasakan gaya bahasa efektif dan efisien yang biasa dijumpai dalam karya-karya prosa fiksi Hemingway.

-10%Sold out
Close

Matahari dan Baja – Yukio Mishima – Circa

Rp 60.000 Rp 54.000

Matahari dan Baja

Buku ini bisa dibaca sebagai cerita tentang bagaimana seorang anak menemukan nilai penting tubuh. Namun, bisa juga dinikmati sebagai sebuah perenungan yang intim oleh seorang novelis terkemuka tentang relasi antara aksi dan seni, khususnya dengan karyanya sendiri.

Secara lebih personal, buku ini merupakan rekaman tentang pencarian akan identitas diri. Atau, bisa juga dipandang sebagai semacam demonstrasi tentang bagaimana kesibukan personal yang sangat intensif dapat tumbuh menjadi filsafat yang mendalam tentang kehidupan.

“Sejak saat aku menempatkan tubuh tanpa kata, yang penuh dengan keindahan fisik, dalam posisi bertentangan dengan kata-kata indah yang meniru keindahan fisik, dan dengan demikian menyamakan keduanya sebagai dua hal yang memancar dari sumber konseptual yang sama, maka tanpa menyadarinya aku telah membebaskan diriku dari pikiran kata-kata.”

-10%Sold out
Close

Kumpulan Pidato Nobel Sastra – Nanda Akbar A. – Circa

Rp 70.000 Rp 63.000

Kumpulan Pidato Nobel Sastra

Seorang novelis berhak mempunyai pendirian dan sudut pandangnya sendiri. Namun ketika menulis ia harus berpihak pada kemanusiaan, dan menggunakannya sebagai panduan. (Mo Yan)

Aku ingin cerita-cerita kubisa membuat orang tergerak, tak peduli apakah mereka pria, wanita, atau anak-anak. Aku ingin cerita-cerita kumenjadi bagian tak terpisahkan dari hidup. (Alice Munro)

Sering kali jalanan sama diikat oleh rentetan kenangan, sampai pada satu titik di mana topografi sebuah kota telah menjadi keseluruhan hidupmu. (Patrick Modiano)

Aku tertarik dengan orang-orang kecil. Orang-orang kecil yang hebat, begitulah aku melihatnya, karena penderitaan membuat manusia berkembang. (Bob Dylan)

Yang paling penting bagiku, cerita itu mampu mengkomunikasikan perasaan. Ia bias mewakili apa yang kita bias sama-sama rasakan sebagai manusia, melampaui batas-batas perbedaan. (Kazuo Ishiguro)

-10%Sold out
Close

Kumpulan Fabel – Jalaluddin Rumi – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Kumpulan Fabel

Seekor keledai yang malang dengan sangat sabar berjalan membawa muatan yang berat sepanjang hari tanpa rehat sedikit pun. Ia bahkan tidak diperbolehkan berhenti untuk sekadar buang air kecil. Begitu sang majikan sampai di tempat tujuannya, barang dagangan yang ditumpuk di atas punggung keledai pun diturunkan. Akhirnya, keledai itu bisa dengan leluasa menguras kandung kemihnya yang sudah penuh. Tak jauh dari situ seekor lalat kecil sedang beristirahat di atas sehelai daun yang tergeletak di tanah. Air kencing keledai mengalir deras dan mulai menghanyutkan daun itu berikut lalat yang ada di atasnya. Awalnya lalat itu terkejut dan bingung, tidak tahu apa yang sedang terjadi. Namun beberapa saat kemudian ia mulai percaya: “Aku sedang berlayar di lautan. Aku adalah kapten dari kapal ini dan aku seorang navigator ulung! Siapa berani menghentikanku sekarang?”

Lalat itu larut dalam rasa bangganya yang membuncah, mengambang di atas aliran urin, meyakini dirinya sedang mengarungi tujuh lautan. Ia lupa bahwa sejatinya ia masih seekor lalat biasa. Aliran urin yang deras itu rupanya benar-benar membuatnya terbuai, ia tidak menyadari bahwa apa yang tampak olehnya belum tentu sesungguhnya terjadi.

-10%Sold out
Close

Knulp – Hermann Hesse – Circa

Rp 40.000 Rp 36.000

Knulp

Novela Knulp yang ada di tangan Anda ini terbit tahunn 1915; dan tokoh utamanya yang seorang pengelana dan mempunyai kawan di mana saja namun tak punya rumah ataupun istri bisa dianggap sebagai pendahulu Siddharta. Ia menyukai kebebasan, sambal pula mengakui bahwa menjadi bebas bukan berarti lepas dari perjuangan hidup.

Menurut Knulp, setiap orang harus mewujudkan bagi dirinya sendiri apa yang benar dan seperti apa kehidupan itu. Itulah dua hal yang tak bisa kau pelajari dari buku manapun dan kau bisa mengamati betapa konyolnya manusia, kau bisa membiarkan mereka berjalan di jalurnya masing-masing. Itu karena setiap manusia mempunyai jiwa tersendiri, dan ia tak bisa mencampurnya dengan jiwa orang lain. Dua orang bisa berjumpa, saling bicara, menjadi dekat satu sama lain. Tapi jiwa mereka seperti bunga, masing-masing berakar di tempatnya.

“Sebagai seorang legenda, Hesse melukiskan Knulp dengan begitu mudahnya.”
—New Yorker

“Karya awal Hesse adalah masterpiece, sebagaimana semua bukunya.”
—The Guardian

-10%Sold out
Close

Kisah-Kisah Kebebasan – Ben Okri – Circa

Rp 60.000 Rp 54.000

Kisah-Kisah Kebebasan

Kisah-Kisah Kebebasan menawarkan untaian imaji menghantui yang menyala dan berpendar ketika tersorot cahaya. Hanya butuh waktu singkat untuk membacanya, tetapi perlahan-lahan mampu menggugah dalam ingatan.

Kisah-kisah dalam buku ini menawarkan cara pandang yang berbeda terhadap dunia sekeliling kita yang ekstrem. “… Kisah-Kisah Kebebasan menawarkan sebuah pandangan alternatif yang melampaui persepsi kita sehari-hari.”
— Lucy Daniel, The Telegraph

-10%Sold out
Close

Hidung: Kumpulan Cerpen – Nikolai Gogol – Circa

Rp 60.000 Rp 54.000

Hidung: Kumpulan Cerpen – Nikolai Gogol

Buku ini menghimpun tiga kisah panjang Gogol yang paling penting. Hidung, Catatan Harian Si Gila, dan Mantel. Ketiga kisah tersebut mengajak kita berfilsafat tentang manusia, bukan dengan pendekatan akademis, pedantik, sistemik, namun dengan bertutur tentang manusia-manusia yang walaupun tidak begitu konkret dan lebih berupa karikatur, namun dengan itu, dia malah memberi pembaca kesempatan untuk mengisi wajah-wajah karikatur itu dengan wajahnya sendiri berdasarkan pengalaman-pengalaman dan perasaan-perasaan pribadi masing-masing dan mengambil hikmah darinya.

“Gogol tidak mengabaikan konvensi-konvensi realisme, tetapi sebaliknya, mengacaukannya sebagaimana dalam mimpi.” -The Guardian

-10%Sold out
Close

Bagaimana Berdebat Dengan Kucing – Jay Heinrichs – Circa

Rp 65.000 Rp 58.500

Bagaimana Berdebat Dengan Kucing

Kucing adalah manipulator ulung yang dapat membujuk Anda untuk melakukan apa saja meski tanpa mengeluarkan sepatah kata pun (atau mungkin satu-dua ngeongan). Mereka dapat membuat Anda meninggalkan apapun yang sedang Anda lakukan untuk bermain-main dengannya. Mereka dapat membuat Anda menyajikan makan malam bagi mereka jauh lebih cepat dari jadwal. Mereka dapat membuat Anda duduk saat ini juga dan menyediakan pangkuan. Sebaliknya, cobalah membuat kucing melakukan apa yang Anda inginkan…

Meskipun sulit, tapi sebetulnya memungkinkan untuk meyakinkan kucing. Dan setelah itu, membujuk manusia menjadi lebih mudah, dan itulah yang akan Anda pelajari dalam buku ini. Bagaimana Berdebat dengan Kucing akan mengajarkan pada Anda siasat untuk:
– Melakukan percakapan yang cerdas—salah satu dari beberapa hal yang lebih mudah dilakukan dengan kucing daripada dengan manusia.
– Berdebat secara logis, bahkan jika lawan bicara Anda berbulu dan irasional.
– Mengatasi falasi (logika yang seperti bola rambut).
– Membuat tubuh Anda berbicara, (Kucing sangat ahli dalam hal ini).
– Menjadi ahli dalam adab pergaulan, yaitu seni untuk menyesuaikan diri dengan para kucing, pemodal usaha, atau siapa pun.
– Mempelajari kearifan tentang pemilihan waktu bagi pemangsa dan menerkam pada saat yang tepat.
– Membuat seseorang melakukan atau berhenti melakukan sesuatu.
– Mendapatkan rasa hormat dan loyalitas dari makhluk apa pun.

Jay Heinrichs adalah penulis buku laris New York Times, yaitu Thank You for Arguing, yang telah bekerja selama 26 tahun sebagai penulis, editor, dan eksekutif penerbitan majalah sebelum akhirnya menjadi penasihat penuh waktu mengenai seni yang sudah hilang, yaitu retorika. Ia tinggal Bersama istri dan kucing-kucingnya di New Hampshire.

-10%Sold out
Bertrand Russell Apa Yang Aku Yakini
Close

Apa Yang Aku Yakini – Bertrand Russell – Circa

Rp 50.000 Rp 45.000

Apa yang Aku Yakini – Bertrand Russell

Dalam buku kecil ini saya mencoba menjelaskan apa yang saya pikirkan tentang kedudukan manusia di alam semesta, dan tentang kemungkinan-kemungkinannya dalam upaya mencapai kehidupan yang baik. Dalam Icarus or the Future of Science saya mengungkapkan ketakutan-ketakutan saya; sementara di buku ini saya akan menyampaikan harapan-harapan saya.

Kecuali dalam bidang astronomi, umat manusia belum mampu membuat seni memprediksi masa depan; dalam kehidupan manusia, kita dapat menyaksikan bahwa terdapat upaya-upaya untuk membuat manusia bahagia, dan juga sebaliknya, terdapat pula kekuatan-kekuatan yang ingin menyengsarakan manusia. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, namun agar kita mampu bertindak secara bijak kita harus mengetahui dan menyadari keduanya.

-10%
Close

Masa Depan Sebuah Ilusi

Rp 50.000 Rp 45.000

Masa Depan Sebuah Ilusi merupakan sebuah tawaran untuk berdialog tentang apa yang mungkin terjadi dalam peradaban manusia di masa depan, dengan agama, (atau) tanpa agama.

Pada masa kini ketika dialog kian jarang ditemukan sementara gagasan-gagasan hitam putih hadir semakin sering dan dipekikkan semakin nyaring, mungkin sudah saatnya umat manusia membaca ulang satu analisis saintifik tentang agama dan peradaban dari masa silam tentang masa depan yang sudah menjadi masa kini.

Itulah kiranya alasan yang paling penting mengapa bisikan singkat pada hampir satu abad silam dari salah satu genius yang mengguncang dunia ini perlu dipublikasikan terjemahan bahasa Indonesianya, untuk pertama kalinya, dengan sebaik-baiknya.

-8%
Close

Matahari & Baja

Rp 60.000 Rp 55.000

Buku ini bisa dibaca sebagai cerita tentang bagaimana seorang anak menemukan nilai penting tubuh. Namun, bisa juga dinikmati sebagai sebuah perenungan yang intim oleh seorang novelis terkemuka tentang relasi antara aksi dan seni, khususnya dengan karyanya sendiri.

Secara lebih personal, buku ini merupakan rekaman tentang pencarian akan identitas diri. Atau, bisa juga dipandang sebagai semacam demonstrasi tentang bagaimana kesibukan personal yang sangat intensif dapat tumbuh menjadi filsafat yang mendalam tentang kehidupan.

“Sejak saat aku menempatkan tubuh tanpa kata, yang penuh dengan keindahan fisik, dalam posisi bertentangan dengan kata-kata indah yang meniru keindahan fisik, dan dengan demikian menyamakan keduanya sebagai dua hal yang memancar dari sumber konseptual yang sama, maka tanpa menyadarinya aku telah membebaskan diriku dari pikiran kata-kata.”

-8%
Close

Yang Telah Tiada

Rp 40.000 Rp 37.000

Gabriel Conroy bersama istrinya, Gretta, menghadiri pesta Natal yang diselenggarakan bibi-bibinya. Dalam pesta itu Nona Ivors mengejeknya sebagai “Inggris Barat” dan Gabriel kemudian menyampaikan gagasan soal identitas dalam pidatonya di penghujung pesta. Setelah kembali ke hotel, Gabriel mengalami efifani dari kisah istrinya tentang cinta masa muda yang sebelumnya tak pernah diungkap.

“Novela yang sangat bagus tentang kelembutan dan hasrat, sekaligus juga tentang cinta yang berujung kecewa serta ekspektasi-ekspektasi pribadi dan karier yang gagal.” –Daniel R. Schwarz

“Yang Telah Tiada hampir merupakan novela terbaik yang ditulis dalam bahasa Inggris.” –Dan Barry, The New York Times

Close

Hikayat Kebo – Linda Christanty – Circa

Rp 85.000

Hikayat Kebo – Linda Christanty

Jurnalisme yang disodorkan Linda lewat 17 tulisan bukanlah jurnalisme biasa. Hikayat Kebo tidak dibuat dengan model soft-news. Linda bahkan mengolahnya jauh dari sekadar feature. Dia menggunakan teknik bertutur fiksi, dengan bahan fakta dan peristiwa, atau dikenal dengan jurnalisme sastra.

***

Seperti sikapnya dalam sastra, dia menjadikan jurnalisme sebagai karnaval orang-orang pinggiran, yang menggugat pusat kekuasaan.
– Nezar Patria, Pemimpin Redaksi The Jakarta Post

Hikayat Kebo tidak sekadar sindiran norak terhadap sejumlah peristiwa penting yang terjadi di negeri ini, tetapi lebih dari itu merupakan tonggak dalam perkembangan genre yang meleburkan cerita ke berita, atau sebaliknya. Praktis tidak ada ‘jarak’ antara berita dan cerita kecuali huruf ‘b’ dan ‘c’ yang mengawali dua kata itu. Itu sebabnya buku ini wajib kita baca dengan cermat dan cerdik.
– Sapardi Djoko Damono, Sastrawan

Melampaui sebuah utopia, sang penulis Hikayat Kebo juga memotret ketimpangan sosial di suatu locus dan tempus yang kerap diklaim sebagai era kemakmuran: Orde Baru. Lebih dari sekadar berkisah, ia secara lugas lalu memfalsifikasi narasi kejayaan masa lalu. Lebih dari itu, ia memprotesnya. Dengan memotret sosok penyair kerakyatan bernama Wiji Thukul, ia memperlihatkan jejak-jejak pemegang kuasa yang terus menyalahgunakan kepercayaan rakyat demi keserakahan diri, keluarga dan kroninya.
– Usman Hamid, Direktur Amnesty International Indonesia

-8%
Close

Mengapa Aku Begitu Pandai

Rp 60.000 Rp 55.000

Serial Buku Kecil Ide Besar menghadirkan gagasan-gagasan besar yang mengguncang atau unik dan autentik dari para penulis terbaik dunia. Pikiran-pikiran mereka bergema panjang, dan menginspirasi generasi demi generasi di pelbagai masa. Kami sajikan dalam format buku kecil yang ciamik, yang mudah dibawa ke mana-mana, dan bisa dibaca dalam dua atau tiga kali duduk di stasiun atau di bandara atau di mana pun.

Dalam buku tipis ini kita akan menemukan Nietzsche yang bertanya dan menjawab sendiri pertanyaannya dalam narasi-narasi sastrawi, dilanjutkan dengan aforisme-aforisme yang menjadi ciri khasnya: deret proposisi padat yang berpotensi menimbulkan pertanyaan panjang dalam imajinasi pembaca, proposisi-proposisi yang mengutip Milan Kundera, merupakan salah satu dari enam karya yang lahir pada masa kematangan Nietzsche.

-7%
Close

Pulang

Rp 70.000 Rp 65.000

“Indah dan kuat, brutal tapi menyentuh…. Lugas, disusun dengan padat dan mendalam seperti karya-karya Morrison lainnya…. [Sebuah] buku yang sangat manusiawi dan efektif, dan sangat relevan.”

—Helen McAlpin, NPR

“Kisah yang senyap ini merangkum seluruh tema dahsyat yang telah dieksplorasi Morrison sebelumnya. Sebelumnya ia tak pernah seringkas ini, dan pengekangan itu menunjukkan kekuatannya…. Sebuah cerita penuh harapan tentang kekuatan menyembuhkan—atau setidaknya tentang bertahan hidup dalam bayang-bayang kedamaian.”

—Ron Charles, The Washington Post

-10%Sold outHot
Close

Kisah-Kisah Penculikan

Rp 100.000 Rp 90.000

Upaya perdana Circa adalah Marquez. Peraih Nobel Sastra 1982 sekaligus penulis besar dunia yang dikenang lewat karya ikonik; Seratus Tahun Kesunyian.

Namun yang tak boleh dilupa, karya-karya jurnalistik Marquez pun mewarnai literasi dunia. News of kidnaping; kisah-kisah Penculikan merupakan karya nonfiksi Marquez yang menggemparkan tentang penculikan sepuluh orang Kolombia terkenal, terutama jurnalis dan politisi, pada 1990an awal yang kemudian dijadikan sandra oleh kartel narkoba Medellin. Mula-mula Marquez sebenarnya hanya ingin menceritakan kisah sekitar penculikan Maruja, tapi dia merasa bahwa tak mungkin memisahkan penculikan itu dari penculikan-penculikan lainnya yang terjadi pada saat yang bersamaan. Dikerjakan dalam waktu tiga tahun—Marquez menyebutnya sebagai tugas yang paling sedih dan sulit—buku ini menjadi testimoni yang menyingkap dengan detail peristiwa-peristiwa absurd yang juga komis, sarat intrik, teror dan kengerian yang membayang tak putus-putus, dengan akhir yang dramatis.-