Beranda » Sastra & Fiksi » Cerita Pendek

Show sidebar
-5%Sold out
Close

Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan – Joss Wibisono

Rp 64.000 Rp 60.800

“Matahari tercurah di atas Amsterdam yang murung. Musim semi tiba, tapi betapa kota kelahiranku ini lebih suka terus terlelap saja dalam winterslaap. Sebenarnya bukan melulu ibu kota, seantero Belanda juga tetular enggan menyambut musim semi 1941 ini. Dan, bukan hanya orang Belanda, para pendatangpun kejangkitan rasa malas yang tak pernah mereka rasakan sebelumnya. Tidak terkecuali para studenten Indonesia yang menuntut ilmu di negeri penjajah ini.” —Salam perkenalan spesial

Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan dan Cerita-cerita Lain adalah kumpulan cerpen pertama Joss Wibisono yang terbit sebagai buku. Karya-karyanya (termasuk cerita-cerita yang bersaling-silang dalam kumpulan ini, sebelum direvisi lebih jauh) telah terbit di berbagai media tanah air.

-5%Sold out
Close

Semasa – Maesy Ang

Rp 65.000 Rp 62.000

Semasa – TERKADANG hal-hal kecil di depanmu, hal-hal yang tak signifikan sebetulnya, mengingatkanmu akan rentetan kejadian masa lalu yang — dengan cara yang kerap berbelit-belit– seolah menjelaskan keadaanmu saat ini.

Begini misalnya, saat melihat anjing pincang yang terseok-seok di pinggir jalan, kau mulai mengira-ngira hal yang membuatnya demikian menyedihkan. Lalu ingatanmu melompat begitu saja ke seorang nenek yang pernah memukulimu dengan gagang payung. Si nenek main hantam bukan tanpa alasan, kau menyerobot taksi yang telah lama ditunggunya. Mungkin ia berhak melakukannya, tapi ini membuatmu menunggu lebih lama dan kau terlambat menjemput pacarmu yang gemar menggerutu. Saat akhirnya bertemu, pacarmu marah-marah, tentu, dan berkepanjangan. Ia menyerangmu dari berbagai sudut, termasuk betapa jika datang tepat waktu saja sulit, maka kau tentu tidak sanggup mengurus istri, anak, juga keluarga istrimu. Ini disampaikannya dengan tingkat kepastian yang seolah tak terbantahkan. Mau bagaimana lagi? Dia mengangkat dirinya menjadi pemegang kebenaran. Karenanya kau memutuskan menyuruhnya pergi ke laut, atau apalah, dan kau menunggu perempuan yang tepat untukmu. Tentunya tak ketemu. Kau luntang-luntung sendiri, berjalan sambil menendang-nendang kaleng, begitu terus, hingga siang saat anjing pincang kesepian yang jalannya terseok-seok melintas di depanmu. Begitu, terkadang seberbelit-belit itu.

Hot
Close

Seorang Dokter Desa

Rp 59.000

Cerpen-cerpen Franz Kafka dalam Seorang Dokter Desa ini, meski mungkin kurang relatif kurang dikenal dan dibicarakan, tidak kalah dan absurd daripada novel-novelnya. Kita bahkan bisa berargumen bahwa absurditas khas Kafka dapat lebih terasa bila dituangkan dalam bentuk cerita pendek. Sudah barang tentu bahwa kisah-kisah gubahan Kafka dalam kumpulan ini amatlah menarik: ada cerita tentang suatu mahkluk yang wujudnya mirip gulungan benang, tentang racauan seorang ayah mengenai anak-anaknya, tentang kuda yang bertindak bagai manusia, tentang kera yang bertindak bagai manusia, dan lain sebagainya. Selain berguna bagi pembaca yang memang sudah menggemari Kafka, buku yang diterjemahkan langsung dari bahasa Jerman ini, mengingat ukurannya yang tidak terlalu tebal dan cereita-ceritanya yang tidak terlalu panjang, kiranya juga akan berguna bagi Anda yang ingin membaca karya Franz Kafka dalam bahasa Indonesia untuk pertama kalinya.