Beranda » Sastra & Fiksi » Cerita Pendek

Tampilkan 28 hasil

Show sidebar
-8%Hot
Close

Mencari Cela(h) Untuk Tertawa

(1 ulasan pelanggan)
Rp 60.000 Rp 55.000

Secara umum, ada dua cara yang dilakukan seseorang dalam menyikapi kehidupan. Yang pertama secara serius dan ndakik-ndakik, yang kedua lebih santai dan menganggap sebagai hiburan. Dalam buku Mencari Cela(H) untuk Tertawa ini, Ema Yusuf mengambil cara kedua. Ia mengajak pembacanya untuk tertawa menyikapi berbagai fenomena yang terjadi melalui tulisan-tulisannya.

Sebagai seorang guru, kepala rumah tangga, umat beragama, dan warga masyarakat biasa, Yusuf merekam berbagai peristiwa yang dialaminya menjadi tulisan yang asyik dan sedap dibaca. Ia berusaha mencari cela dan celah agar setiap peristiwa meninggalkan hikmah. Hikmah yang dimaksud ya tertawa. Ia berupaya agar segala perdebatan, rasa geregetan, atau bahkan kemarahan cukup diselesaikan dengan santai dan tawa. Kalaupun mengumpat, umpatannya juga harus dengan nada tawa. Tak harus terlalu serius. Agar otot longgar, agar otak plong dan tenang.

Di balik itu, sebenarnya Yusuf menyelipkan banyak pesan, meski harus lewat sindiran, ejekan, satire, dan kritikan atas karut marutnya banyak hal di negara ini. Dengan lugas ia gambarkan keadaan masyarakat, dunia pendidikan, lingkungan, maupun cara beragama yang tentunya pantas untuk ditertawakan. Paling tidak menurut dirinya.

Semoga Anda bahagia

-10%Sold out
Close

Cerita Tentang Sebuah Cerita Tentang Sebuah Cerita

Rp 50.000 Rp 45.000

Ketika Yesus disalib, aku benar-benar ada di sana. Aku masih ingat aroma darah dan segala macamnya; tetapi yang melekat hanyasatu, yakni bahwa aku benar benar berada di suatu bukit, dan melihat beberapa lelaki disalib, yang salah satunya kukenal sebagai Yesus. Sembari menyaksikan itu, aku memikirkan apakah mayat-mayat di suatu tempat, yang kusembunyikan dihari yang sama, pada akhirnya ditemukan?

-6%Hot
Close

Pada Mulanya Adalah Amarah – Muhammad Azy

Rp 65.000 Rp 61.000

Tukang bakmi sudah membayangkan pukulan apa saja yang akan dilayangkan pada
bayang-bayang hitam nanti. Berharap kesialannya dapat berpindah. Tukang sayur sudah
memutuskan tubuh bagian mana saja yang akan didaratkan pukulannya. Tukang buah sudah
membawa timbangan untuk menghajar baying-bayang hitam. Tukang beras sudah menghitung
berapa kali kesempatan yang didapat untuk menyentuh pantat atau buah dada tukang buah yang
montok di tengah kerumunan orang yang menghajar bayang-bayang hitam nanti. Tukang jamu
sudah memikirkan untuk mengarak bayang-bayang hitam keliling desa. Pengangguran setuju ide
tukang jamu dan menganggap rencananya adalah bagian dari revolusi.

Close

Badai Berkisah – Dodi Spur

Rp 60.000

Badai berkisah, adalah kumpulan cerita tentang perjalanan hidup banyak orang. Kepada hal-hal yang mereka tuju, entah kepada cinta, cita-cita, keluarga, jati diri, atau identitas. Perjalanan adalah hal luar biasa yang tak hanya melibatkan kaki pemiliknya, namun juga melibatkan kepala, perasaan, bahkan airmata seseorang. Bukan tentang seberapa jauh, namun tentang seberapa besar pelajaran yang didapat dari kaki yang terus melangkah menjalani hidup! (Hidup yang penuh liku dan tanda tanya).   

-9%
Close

Kala Luka – Eko Yisva Rasti

Rp 33.000 Rp 30.000

“Langit menjadi mendung, anak-anak langit tertunduk murung. Ia yang turun ke puncak gunung kini terbuang jauh ke dalam lembah kekelaman. Ia tak lagi mampu melihat terang. ke dalam hening yang jauh ia lalu menerka-nerka, mengucap doa dan menanti sudah. Tak ada salwa dan manna, sertanya hanyalah baris-baris luka yang perlahan mulai kehilangan makna. Ke dalam Kala Luka, baris-baris luka itu menjelma bait-bait kata.”

-10%Hot
Close

Makam Seekor Kuda – Sunlie Thomas Alexander

Rp 50.000 Rp 45.000

Ayahku kebal api, dan tak mempan senjata tajam setiap kali dewa-dewa itu merasuki tubuhnya. Di depan mata kami sendiri ia membakar tangan dan kakinya, atau yang lebih mengerikan menggorok lehernya dengan pisau daging tajam! Tak terluka sedikit pun. Hanyalah atas kehendak Dewa Fa Kong ia bisa menembus pipinya sendiri dengan paku.
Hanya saja aku tidak tahu, apakah kau menganggap ayahku sebagai orang yang beruntung?

-8%Hot
Close

Lekat – Kumpulan Cerita Pendek

Rp 65.000 Rp 60.000

LEKAT

 

Kejadian terulang untuk ke sekian kalinya. Perjalanan pulang tidak pernah lagi nikmat seperti biasa. Semua akibat dia yang tidak tampak rupanya, namun terasa kehadirannya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, tak ada yang lebih ramah selain rumah beserta isinya. Ragamu yang sudah lelah akibat berlari meniti jalan pulang, menuntutmu untuk segera bertemu dengan tempat tidur kesayangan. Matamu terpejam, tapi tetap bergerak lincah di balik kelopaknya.

Ada sesuatu yang tidak biasa dari desau angin yang mencium jendela. Kamu memberanikan diri untuk membuka mata. Seketika bayangan hitam muncul di jendela. Tampak mengancam, tapi hilang secepat ia tiba. Kau menghampiri jendela, tapi tidak ada siapa-siapa di luar sana, seolah-olah matamu sendiri telah mengkhianatimu.

 

Tersedia tiga belas cerita yang berfariasi dalam buku ini. Tiap cerita di dalamnya terinspirasi dari teori-teori psikologi. Diakhir cerita, penulis menyebutkan teori yang mengilhami tiap ceritanya.

-6%Hot
Close

Perempuan Serigala – Gary Gaffuri

Rp 45.000 Rp 42.500

Kalian kemudian memulai kerja sama. Kau membuat beberapa poster yang berisi
propaganda agar kaum muda berani bergerak untuk menentang si babi tua yang mulai
sewenang-wenang menjalankan kekuasaannya. Perempuan serigala dan kawan-
kawannya memanfaatkan media sosial untuk mengunggah poster-postermu. Tentu saja
tim siber pemerintah bertindak ultra cepat dengan menghapus postermu dari laman
media sosial. Namun walaupun hanya satu jam mengudara, orang-orang sudah
terlanjur mengunduh poster-poster bikinanmu dan menyebarkannya layaknya wabah.
(Perempuan Serigala)

Kalau dipikir-pikir, mana ada orang yang menghabiskan uangnya hingga milyaran
rupiah hanya untuk pergi ke luar angkasa kalau ujung-ujungnya hanya buat ngentot.
(Perbincangan Tidak Penting Mengenai Cara Terbaik Untuk Mati Bunuh Diri, Cara
Bercinta Di Luar Angkasa, Kate Upton, Cara Menyunat Wolferine, dan Ilmu Rawa
Rontek)
Buku-buku yang berhasil diselundupkan kemudian dikumpulkan. Sebagian
disumbangkan ke taman baca, perpustakaan jalanan, atau mereka serahkan begitu
saja ke sembarang orang. Tukang becak, tukang parkir, penjaga fotokopi, hingga
gelandangan pernah mereka hadiahi buku. Mereka juga cermat dalam
menyumbangkan buku, karena tentunya tidak mungkin menyerahkan buku Atlas
Anatomi Manusia Sobotta karangan F. Paulsen dan J. Waschke kepada tukang
bangunan. Mereka menyerahkan buku tersebut kepada seorang tukang pijit jalanan
yang sering mangkal pada malam hari di sekitaran pasar. (Dua Orang Pencuri Buku)

Sudah seminggu lamanya kami terjebak di parit busuk yang dingin ini. Perang yang
diramalkan berjalan cepat dan taktis sudah berubah menjadi perebutan sejengkal tanah
yang brutal dan a lot dengan korban yang tak terhitung jumlahnya. Kemenangan
sekarang tidak lagi diukur dari kota per kota, tetapi diukur dalam ukuran yard. Kami
harus berkubang di lumpur dengan bau ratusan mayat yang membuat kepala pening
sambil menahan dinginnya salju desa Levantie, sebuah tempat terpencil di utara
Perancis. (Levantie)

***

Perempuan Serigala merupakan debut buku kumpulan cerpen karangan Gary
Ghaffuri. Tujuh cerita pendek di dalamnya memuat berbagai macam tema mulai dari
pergolakan politik yang secara tidak sengaja melibatkan seorang pemuda dengan
kemampuan istimewa, kronik pembunuhan di sebuah desa pada masa orde baru,

pergulatan antara tugas dan kemanusiaan dalam perang, tradisi yang membelenggu di
masyarakat hingga usaha seseorang dalam merawat ingatan melalui sepakbola.

-9%Hot
Close

Hari yang Sempurna Untuk Tidak Berpikir

Rp 55.000 Rp 50.000

Mendengar itu Kak Onang mendekat ke Teruna, lalu memegang tangannya, “Teruna, bermimpilah. Jangan takut bermimpi. Swiss tidak punya cokelat, tapi bisa jadi tempat pabrik cokelat terbaik di dunia. Setidaknya di Sumbawa sudah banyak sapi. Susunya bisa diperah di sini.” Teruna tidak paham apa Kak Onang sedang menyemangati atau merayunya. “Omong-omong namamu lucu… Teruna, seperti teru-teru bozu.” Kali ini ucapan itu disertai dengan remasan yang lebih kencang di tangan kanannya.

Sebuah kumpulan cerpen fiksi yang sebagian besar berlatar belakang di Sumbawa Besar. Pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Beberapa cerpen yang disajikan menceritakan bagaimana Sumbawa, kota kecil bagian selatan Samudra Hindia juga terdapat tempat-tempat yang menakjubkan yang bisa dengan segera untuk dinikmati keindahannya.

-6%Hot
Close

Tuhan Kau Di-PHK!

Rp 50.000 Rp 47.000
-8%Hot
Close

Ketika Emak Memakai Celana Dalamku

Rp 65.000 Rp 60.000

Akhirnya kutemukan juga celana dalamku. Hanya saja sekarang celana dalam itu lebih besar dari sebelumnya. Kolornya molor dan tak mau kembali. Ukuran celana dalamku sekarang menyamai ukuran Emak.

I did go to school late that day. And without any underpants.

*

Dengan bahasa yang jernih dan sederhana Ahmad Zaenudin memperkenalkan Emak (Ibu) kepada pembaca melalui sepuluh adegan atau cerita pendek. Emak, seorang janda miskin, adalah tokoh yang boleh dibilang nyentrik. Namun, melalui kesepuluh adegan tersebut, pembaca akhirnya bisa memahami dan memaklumi tindakan Emak yang kadang mengherankan, kadang menjengkelkan. Sepintas, kesan yang mau dibangun oleh penulis adalah humoris dengan fokus pada tingkah laku dan ungkapan Emak yang aneh dan lucu. Tetapi di bawah permukaan humoris ini terdapat pengalaman yang penuh dengan kesusahan, penderitaan, kekecewaan dan kesedihan. Ahmad Zaenudin hanya melaporkan apa yang terjadi; dia tidak menghakimi, tidak protes dan tidak juga berusaha untuk memancing emosi para pembaca. Walaupun begitu, pembaca tidak sanggup menahan air mata ketika membaca halaman-halaman terakhir buku ini.

Hywel Coleman

University of Leeds, Inggris

Pemerhati budaya, bahasa dan pendidikan Indonesia

-11%Hot
Close

Ketut Rapti: Kumpulan Cerpen Perempuan

Rp 45.000 Rp 40.000

Sebagian cerita dalam kumpulan Ketut Rapti merupakan pengalaman pribadi Ni Komang Ariani yang dimasukkan ke dalam alur cerita yang komikal dan absurd. Cerita Ketut Rapti sebetulnya bermula dari protes keras penulis pada diskriminasi terhadap “dialek kedaerahan” yang membuat seseorang tak dianggap layak untuk menjalani sebuah pekerjaan. Namun pada cerita Ketut Rapti yang kedua, ada dilema dan paradoks yang terjadi belakangan. Ternyata segala hal selalu bertaut dengan hal yang berkebalikan dengannya. Saat Ketut Rapti, kehilangan kehilangan akar kelokalannya, ia pun harus menghadapi menimbulkan bencana baru yang tak kalah peliknya.
Dalam Ketut Rapti, Ni Komang juga banyak menarasikan kisah perempuan yang “terjebak” dalam pernikahan. Bagi perempuan, menikah adalah sebuah pertaruhan: menjadi bahagia atau menjadi keset tempat semua daki diusapkan”

-9%Hot
Close

Nama Yang Tak Terpikirkan

Rp 55.000 Rp 50.000

Pikiran dan perasaan terpendam bukan sekadar menjadi tema utama dalam fiksi, mereka adalah penggerak kejadian, tragedi, dan kejutan dalam dinaamika hidup manusia sehari-hari.

melangkah menuju pelaminan dengan sakit hati yang mendalam, ladang padi yang mewadahi luapan emosi orang-orang yang melewatinya,imajinasi yang bersikeras menggantikan realitas dan berbagai cerita lain tentang sisi gelap manusia di balik senyumnya sehari-hari terangkum dalam kumpulan cerita pendek ini.

Dengan gaya penulisan dan sudut pandang yang memandang manusia sebagai mahkluk tidak bahagia mengajak pembaca untukmenengok pikiran dan perasaan terpendam keduanya.

Sold out
Close

Petuah Kinara Dan Kinari

Rp 50.000

Beberapa cerita pendek di buku ini pernah dimuat di majalah Bobo. Buku ini cocok untuk anak-anak karena banyak bercerita tentang pesan-pesan moral/kebaikan. Ada 9 cerita pendek yang kesemuanya bercerita tentang persahabatan, perundungan/bullying, liburan, mahkluk mitos dari abad ke-7, serta kepercayaan diri seorang anak, dan banyak lagi. Helmi menulis ceritanya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak kecil sekalipun. Buku yang pas untuk mengajarkan anak-anak untuk belajar menyukai buku dan cerita.

Close

Menagih Nyawa

Rp 40.000

Jangan sekalipun kamu bermain-main dengan nyawa! Nyawa seakan memiliki kemampuan tak kasatmata yang menagihmu tanpa lelah sampai kamu bisa menggantinya. Entah dengan nyawamu sendiri ataupun dengan nyawa orang lain yang kamu cintai. Camkan itu! Atau kamu maupun orang yang kamu cintai bakal selesai alias TAMAT!

Selain “Menagih Nyawa”, buku ini memuat sembilan belas cerita pendek beserta puisi lainnya yang mengusung dua bahasa universal umat manusia, yakni karma dan cinta. Dikisahkan dengan gaya penceritaan yang sederhana membuat kisah-kisah dalam buku ini tak cuma menarik namun juga sarat akan pembelajaran hidup.

-10%Hot
Close

wo(W)man: Tuhan Tidak Membuat Rencana yang Tak Sempurna

Rp 65.000 Rp 58.500

Membaca buku ini, membuat kita yakin bahwa kesempatan untuk menjadi baik selalu ada. Kita juga diingatkan waktu yang berlalu tidak akan terulang. Cara kita memaknai setiap peristiwa dalam hidup akan membuat waktu yang terlewati menjadi tidak sia-sia. Dengan bahasa yang lugas Merlyn mengingatkan bahwa
banyak tindakan kita dalam hidup ini yang berlandaskan cinta, kejujuran, dan keberanian menjadi diri sendiri.

Andy F Noya, Host Kick Andy di Metro TV

Saya selalu percaya, untuk menjadi jujur itu tidak mudah, that’s why “Jujur” adalah satu hal yang paling saya kagumi dari membaca buku ini. Merlyn dengan luar biasa memaparkan isi kepalanya dengan sangat jujur dan tanpa tedeng aling-aling.

Saya seperti sedang belajar lagi tentang bagaimana sederhananya memaknai hidup dan sedemikian sederhananya cinta.Merlyn mengajak saya dan kita semua untuk memulai kembali menata hidup dengan sederhana, apa adanya tapi penuh dengan cinta. Dan saya mau berterima kasih untuk masih peduli itu semua. By the way, “Mimpi Tentang Ibu” adalah bagian favorit saya, yang membuat saya sadar bahwa bagian terpenting tubuh kita adalah… baca aja 🙂

Hally Ahmad, Film Publicist, Event Spesialist

Sejauh yang saya kenal, Mbak Merlyn di segala keanggunan dan kejudesannya juga tergambar di kalimat yang ia pilih. Lugas, berani, jujur, tanpa tedeng aling-aling. Itu yang saya suka. Tak ada basa-basi. Membuat kita malu, gerah, tapi asyik untuk mengintip. Dengan beberapa kali gaya bertutur yang ‘keluar dari jalur’ tapi tetap menarik. Dan tanpa modal kecerdasan, Mbak Merlyn takkan mampu menelaah dan mengangkat hal yang sederhana di depan mata.

Dedy Darmawan, ST, Tarot Reader (Solusi Tarot Darma)

 

Mbak Merlyn yang kukenal adalah sosok yang cerdas, inspirasional, dan selalu positif. Setiap ngobrol dengannya, saya selalu kagum dengan semangatnya menciptakan kebaikan, kedamaian, optimisme, dan cinta kasih kepada sesama. Dan semua itu ia tuangkan dengan sangat apik dalam buku ini. Gaya bertutur di
tiap-tiap cerita mengalir lancar sehingga mudah dicerna. Katakatanya inspiratif, namun tak menggurui. Ceritanya blak-blakan, tapi tetap punya kelas. Buku ini mengungkapkan kejujuran hati seorang Merlyn Sopjan dengan tanpa basa-basi. Bagi saya, ini adalah refleksi diri yang jujur, cerdas dan humanis

Rizka Azizah (Chika), Features Editor Femina Magazine, @rizchik

Tanpa perlu menggurui dan menyebut inilah cita-cita atau harapan setiap orang, melalui buku ini yang ditulis dengan bahasa manis dan getir silih berganti, Merlyn mengingatkan bahwa kita perlu lebih beradab untuk memperbaiki kehidupan yang mulai melunturkan nilai-nilai kemanusiaan dan cinta sejati. Merlyn ingin dirinya lebih bermakna bagi sesama manusia dan kehidupan ini.

Inang Winarso, Antropolog UNPAD Bandung

Cinta kasih yang jauh melampaui tubuh. Sepotong kerinduan pada waktu yang lalu dan keberanian menjejak pada bumi yang absurd, dihidangkan dengan indah di setiap lembarnya oleh sang penulis.This fascinating book is so smart, sexy, entertaining. What an elegantly written.

Chrissy Siahaan, Women Activist

Melalui buku ketiganya, Merlyn kembali mengajak pembaca untuk berdialog tentang hidup dan kehidupan, yang sarat dengan ketidak-adilan akibat sekat yang tajam. Merlyn berusaha memaknai hidup dengan berpikir melampaui sekat yang masih sangat dominan dalam masyarakat kita. Bukan hal yang mudah dan tanpa tantangan, tetapi Merlyn secara konsisten terus melakukannya. Dan, semuanya dilakukannya melalui
tutur kata yang lugas, tanpa basa-basi.

Muhadi Sugiono, Staf pengajar Ilmu Hubungan Internasional, UGM, Mantan Konvener Jaringan Hak-hak Azasi Manusia Asia Tenggara (SEAHRN)

-5%
Close

Mbah Sjukur dan Cerita Lainnya yang Tak Patut Kau Percayai

Rp 45.000 Rp 42.750

“Membaca cerpen-cerpen Ade Ubaidil ini terasa ‘ajaib’. Seperti bukan karya Ade yang biasanya saya baca. Di kumcernya ini Ade sudah dewasa. Saya seolah membaca gaya bercerita dan menulis dari penulis luar negeri. Ade sudah bisa memadukan setting lokasi cerita di wilayah lokal dan setting lokasi entah di mana. Ini satu lompatan besar bagi karir kepenulisannya. Terus menulis, Ade.”

(Gol A Gong, Penulis dan Pendiri Rumah Dunia)

“Dunia penceritaan di tangan Ade Ubaidil menjadi dongeng yang kian lindap, hitam, dan kental. Ia seperti mau menulis seenak jidatnya saja, tanpa ingin bertanggungjawab apakah ceritanya masuk akal atau tidak. Namun demikian, surealisme dalam cerpen-cerpen Ade Ubaidil merupakan pilihan kerja kreatif yang dilakoni dengan spirit the adventure of ideas. Pembaca, oleh karenanya, perlu juga untuk menangkap ide-ide apa yang sekiranya telah ditanam pengarang di belantara ceritanya. Selamat untuk Ade. Maju terus! Banten ke depan semakin butuh generasi muda yang kreatif, cerdas, dan berani.”

(Chavchay Syaifullah, Penyair dan Ketua Dewan Kesenian Banten)

“Kalau cerpen adalah oase, kita bisa menikmati dari indahnya bahasa dalam buku ini. Kalau cerpen adalah sumur, kita bisa menimba banyak hal dari buku ini. Selamat menikmati sajian Ade kali ini.”

(Teguh Afandi, Penggiat Klub Baca)

“Ade Ubaidil mengolah kenyataan dan fantasi menjadi kritis, kemudian mengejutkan. Baca dan rasakan gejalanya.”

(Eko Triono, Penulis Buku, “Agama Apa yang Pantas Bagi Pohon-Pohon?”)

“Ide-ide yang diangkat sederhana tapi dieksekusi dengan sangat matang. Banyak adegan-adegan yang filmis ketika dibaca, ditambah racikan dialog yang ciamik dan menggugah. Salut buat penulisnya yang muda dan kreatif.”

(Sahrul Gibran, Sutradara dan Produser Film, “Mars”)

“Bagi saya, menulis adalah tentang bagaimana caramu mengatur emosi—dan karya ini terlahir atas hasil pergulatan pikiran serta emosi diri sendiri. Namun, pada akhirnya pengarang telah mati. Sekumpulan cerita pendek dalam buku ini kini menjadi milik pembaca. Maka hal berikutnya yang saya sampaikan tak lain: selamat membaca dan menyelami kehidupan para tokoh yang berada di dalamnya—yang sebenarnya nyata dan ada di sekitar kita. Tetapi sungguh, kau boleh memilih untuk tidak memercayainya.”—hal.13.

 

Sold out
Close

Kiambang

Rp 40.000

Kiambang menceritakan 13 kisah dengan berbagai macam rasa, cerita dari atas perbukitan hingga banglasnya lautan, riwayat sebuah kota hingga hari ulang tahun. Seluruhnya bertemu dalam cita yang muda dan mancawarna.

__________________

Kiambang adalah buku kumpulan cerita pendek modern berbahasa Indonesia pertama yang ditulis dalam aksara Jawa. Buku ini dapat dinikmati baik sebagai karya sastra maupun karya seni rupa.

-14%Sold out
Close

Lelaki yang Terus Mencari Sumbi

Rp 35.000 Rp 30.000

Lelaki yang Terus Mencari Sumbi karya Hermawan Aksan adalah cerita yang luar biasa, ditulis dengan cara yang memikat, lancar dan sangat memukau. Hermawan menceritakan kehidupan cinta Sangkuriang yang tak lelah mencari Sumbi. Ratusan kali reinkarnasi membuat Sangkuriang yakin, bahwa Sumbi bukan lagi ibu dan darah dagingnya. Kehidupan yang baru telah mengubah hidup mereka masing-masing. Sangkuriang mencari dan menunggu ratusan tahun, sebab cinta tak terbatas ruang dan waktu.Kekuatan cerita-cerita dalam buku ini bukan hanya pada ide yang jarang sekali disentuh penulis lain, tapi juga gaya bercerita yang lancar, plot-plot yang deras tak terduga, dan akhir cerita yang tak pernah biasa. Selain Sangkuriang yang Memburu sumbi, kisah-kisah lain dalam buku kumpulan cerpen ini tak juga kalah memikatnya.
———————————————————————————————-

“Tapi, Mas…”
“Apa lagi yang kau ragukan?”
“Saya bingung.”
“Mungkin dalam kehidupan yang sebelum-sebelumnya kau banyak mengalami guncangan peristiwa yang membuat kenanganmu terbenam. Tapi cobalah gali sedikit demi sedikit…”
“Aku…”
“Kuharap kau yakin sekarang bahwa kau benar-benar Sumbi, yang sekian abad kucari.”
“Oh.”
“Atau, kau… kau masih menganggap kita tak mungkin bersatu?”
“Mungkin ya.”
“Kau menganggap aku masih darah dagingmu?”
“Rasanya begitu.”
“Setelah sekian ratus tahun?”
Sudut mata yang bening itu tiba-tiba basah. Setetes air meleleh, kemudian membelah pipinya yang berpupur putih.
“Begini saja, Mas, aku mau kau bawa ke mana pun sekarang, asal…”
“Ah, apa pun permintaanmu.”
“Aku hanya ingin memastikan bahwa hidupku seterusnya takkan terlunta, hanya seorang wanita yang pulang malam, selalu menjadi bahan cemoohan, dan gelap akan masa depan. Syaratku sederhana. Sediakan sebuah rumah, tak perlu mewah, untuk nanti kita hidup bersama, dan akan kupelihara dengan sepenuh jiwa.
Lalu jemputlah aku dengan mobil yang nyaman untuk kita berbulan madu. Jemputlah aku di tempat kerjaku sebelum fajar merekah besok pagi.”
“Sumbi, ini zaman yang berbeda! Apakah kau masih hendak mengulang sejarah yang sudah terkubur?”
“Kalau kau tak sanggup…”
“Oh, bukan masalah besar, akan segera kupenuhi permintaanmu!”
Aku meloncat. Dan kulihat malam mulai jatuh.

-10%Sold out
Close

Saiman dan Cerita-Cerita Lainnya

Rp 50.000 Rp 45.000

KINI SEMUA ORANG BISA MENULIS, BEBAS MENULIS. Di buku harian, di media sosial, di media online, di tembok-tembok kota, di mana saja. Lebih bebas dari bertahun-tahun silam, meski tentu akan selalu ada batasan walau sedikit. Orang bisa menulis tentang dirinya, pengalamannya tentang apa saja, tentang orang lain, bercerita tentang segala sesuatu, atau mengarang. Menulis menurut banyak orang adalah sebuah kegiatan yang membebaskan. Saya yakin, penulis buku ini juga setuju. Itulah mengapa ia mengabadikan cerita-ceritanya dalam sebuah buku.

Ketika kumpulan cerpen ini saya baca, saya menemukan wajah asli kehidupan masyarakat daerah di Indonesia. Dengan persoalan yang masih seputar sosial dan ekonomi. Hubungan antartetangga dalam lingkungan kampung, bagaimana warga yang satu membicarakan warga yang lain entah karena jabatannya atau keburukannya. Istri yang punya anak dengan tetangga karena suami pergi jauh mencari nafkah, dan sebagainya. Potret kehidupan seperti inilah yang masih banyak terdapat di negara kita, yang ingin ditunjukkan penulis lewat cerita-ceritanya.

Saya rasa tak ada yang salah dengan menulis cerita- cerita yang apa adanya. Meskipun memang bikin miris hati. Tapi toh itulah faktanya, bahwa negara kita masih miskin moral, masih di bawah garis kemiskinan, masih kurang peka bahwa selalu ada realitas seperti ini di pinggir-pinggir kota dan di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Dengan membaca kumpulan cerita ini, diharapkan para pembaca dapat lebih peduli dengan realitas sosial yang ada di sekitar dan lebih bijaksana dalam menyikapi setiap persoalan hidup yang muncul. Pada akhirnya, saya ucapkan selamat membaca dan mempelajari setiap segi kehidupan manusia.

-14%Hot
Close

Surabaya Punya Cerita

Rp 70.000 Rp 60.000

Tak ada yang istimewa sebenarnya. Semuanya berawal dari kebiasaan saya yang selalu diceritani ibu saya asli Surabaya, tentang masa muda dan keadaan kota ini di masa lalu (tentu saja berdasarkan yang beliau ingat).

Kenapa harus cerita? Saya yakin, tak ada seorang pun yang tak suka diceritani ataupun bercerita. Cerita ini bisa berwujud sejarah, nostalgia, pengalaman, kekinian bahkan bisa saja impian di masa depan, yang terekam secara dinamis melalui gaya hidup, dinamika masyarakat, seni, budaya, dan lain-lain, yang biasa disebut sisik melik. Surabaya Punya Cerita: Sudut Berbagi Cerita dan Sisik Melik Surabaya.

-10%Sold out
Close

Sakrama Samaya

Rp 50.000 Rp 45.000

Mengangkat tema cinta degan sudut pandang yang berbeda, jelas butuh lebih dari sekadar menggunakan perspektif unik. Sakrama Samaya, merupakan judul yang dipilih dari 16 cerpen untuk menggambarkan kegelisahan kedua penulis dalam memahami cinta secara spiritual, konseptual, maupun horisontal. Cinta seorang ibu kepada anaknya, kepada Tuhan, bahkan cinta dengan jenis kelamin yang tak berbeda. Beberapa kisah terasa anomali memang, tapi di sanalah kekuatan kumpulan cerpen (kumcer) yang sedang berada dalam genggaman Anda ini. Nikmati saja perbedaan itu dan—akhir kata—selamat membaca.

-25%Hot
Close

Tentang Pertemuan

Rp 60.000 Rp 45.000

Telingaku tergelitik suara guyuran air yang terdengar cukup jelas dari tempatku duduk. Memancingku untuk berdiri. Pura-pura melihat foto yang terpajang di dinding. Perlahan tapi pasti, aku sudah di depan pintu kamar mandi tempat kakak Nanda berada. Suara guyuran semakin jelas dan aku mengambil kursi di dekat sana. Berjinjit. Kepala kakak Nanda samar terlihat dari ventilasi di salah satu sisi di atas kamar mandi.

Seperti tahu ada mata asing diam-diam mengintipnya, tiba-tiba kakak Nanda menoleh. Habislah aku! Wajahnya tampak terkejut dan refleks mengempaskan segayung penuh air ke arahku. Tepat masuk ke mata. Keseimbanganku goyah dan…

“BRUK!”

***

Sesuai judulnya, buku ini merupakan kumpulan cerita yang berkisah tentang pertemuan. Berbagai macam pertemuan yang kadang memiliki akhir yang memilukan dan tidak terduga. Imajinasi penulis yang unik membuat kumpulan ceritanya berbeda dengan cerita kebanyakan yang itu-itu saja dan mudah ditebak. Dikemas dengan gaya yang manis dan penuh kejutan.

***

“Cerita-cerita ini seperti bertutur sendiri. Kekuatan yang bahkan membuat sebuah kisah masih terus berlangsung di benak pembaca. Siapa yang sanggup menahan laju penasaran seperti Pada Laju Kereta? Cerdik, runut nan menawan”. (Oddie Frente, Penuis Cemburu Itu Peluru)

-14%Sold outHot
Close

Kupukupu-Kupukupu di Dalam Perutku (Pemenang Sayembara Buku Indie)

Rp 35.000 Rp 30.000

Kamu pernah jatuh cinta? Pernah patah hati? Pernah jatuh cinta dan patah hati pada pandangan pertama? Atau, kamu sedang jatuh cinta? Bilakah kamu sudah lupa bagaimana rasanya jatuh cinta?

Kupukupu-Kupukupu di Dalam Perutku menghadirkan 16 cerita tentang perasaan-perasaan di kala jatuh cinta sekaligus patah hati. Sesaat kita merasa berbunga-bunga, seketika semuanya berubah tanpa diduga-duga. Namun, seperti apa pun bentuk dan keadaannya, cinta tetaplah indah dan memesona, dan tak akan pernah membuatmu ingin benar-benar pensiun jatuh cinta.

Baca, dan rasakanlah sensasinya. Di dadamu. Di dalam perutmu. Kupukupu-kupukupu itu.

-22%Hot
Close

Wajah dalam Cermin

Rp 32.000 Rp 25.000

Tema-tema dalam kumpulan cerpen Wajah dalam Cermin karya Ibnu HS sangat dekat dengan realitas keseharian, karenanya ia menjadi sangat membumi. Alur ceritanya mengalir dengan lancar. Meski sarat dengan muatan dakwah, namun cerpen dari Mantan Ketua LFP Kalbar 2002-2003 ini mampu membuat kita bercermin dari peristiwa di dalamnya. Variasi tema dan garapan konfliknya ditambah dengan ending tak terduga dan perenungan yang dalam membuat kumpulan cerpen ini menjadi sangat istimewa.

Ada 15 cerpen dalam kumpulan ini. Kita bisa menemukan karya yang sarat dengan persoalan sosial dan memiliki nilai-nilai religi, sosial dan humanisme. Buku ini diterbitkan secara mandiri dan indie, sebagai respons penulis atas kerasnya tembok dunia penerbitan sastra kita saat ini. Persoalan ini tentu memiliki peristiwa sendiri yang rumit dan pelik. Ada banyak penulis daerah yang tak terwadahi sama sekali, selain sepi dan kurangnya minat masyarakat terhadap buku-buku sastra. Selain itu, dengan membeli buku ini, Anda juga ikut berpartisipasi untuk membantu pengobatan para penderita LUPUS di Indonesia. Selain berkelana dalam lautan hikmah, Anda sekaligus bisa beramal.