Hindari Kebiasaan ini Agar Membaca Jadi Lebih Efektif

Membaca buku adalah kegiatan yang penting dan sangat dianjurkan oleh banyak tokoh sukses di dunia. Sebut saja Bill Gates, tokoh yang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia ini punya kebiasaan membaca setidaknya satu buku per minggu. Apalagi buat kamu yang ingin jadi penulis, membaca buku harus jadi kegiatan yang wajib kamu lakukan secara rutin.

Namun, bagi sebagian orang yang belum terbiasa membaca buku, mereka pasti akan cepat merasa jenuh dan malas apalagi jika dihadapkan dengan buku berhalaman tebal dan bahasa yang rumit. Makna yang dibaca pun jadi kurang terserap dengan baik dan membaca jadi tidak efektif.

Oleh karena itu, kamu harus memerhatikan beberapa kebiasaan di bawah ini agar terhindar dari kebiasaan membaca yang kurang efektif:

1. Menggumamkan Tulisan Saat Membaca Buku

Secara tidak sadar, mungkin kamu pernah menggumamkan kalimat saat membaca buku. Tapi ternyata menggumamkan bacaan akan membuat kita kurang fokus dengan isi buku tersebut. Sehingga kamu memerlukan waktu yang lama untuk membaca buku karena rawan mengulang-ulang bacaan. Selain kurang efektif, inti dari buku tersebut jadi kurang terserap dengan baik.

Untuk menghindarinya, kamu bisa coba membaca buku sambil mendengarkan musik instrumental tanpa lirik atau sambil mengunyah permen karet. Dengan begitu, otakmu akan teralihkan untuk tidak menggumamkan bacaan kata per kata lagi.

2. Menggerakkan-gerakkan Kepala Mengikuti Bacaan

Sewaktu kecil, mungkin kita punya kebiasaan menggerakkan kepala mengikuti kalimat yang sedang kita baca. Kebiasaan ini terjadi karena saat kecil jangkauan mata kita masih sempit sehingga harus dibantu dengan gerakan kepala. Seiring bertambahnya usia, jangkauan mata semakin lebar sehingga kita tak perlu lagi menggerakkan kepala saat sedang membaca.

Ternyata, kebiasaan menggerakkan kepala ini juga bisa memperlambat kecepatan membaca kita. Salah satu cara untuk mengatasi kebiasaan ini adalah dengan duduk sambil menyangga kepala dengan tangan. Dengan begitu, kepala yang terbiasa bergerak saat membaca akan dipaksa untuk diam sehingga kita bisa fokus menggerakkan mata saja.

3. Membantu Menelusuri Baris-baris Bacaan dengan Jari

Salah satu kebiasaan membaca yang mungkin pernah kita lakukan saat kecil adalah membaca sambil menunjukkan jari menelusuri kalimat-kalimat yang dibaca. Sewaktu kecil, kebiasaan ini memang cukup membantu agar tidak ada kata yang terlewatkan. Kebiasaan menelusuri kalimat dengan jari pun terlihat seolah membuat kita lebih fokus karena membantu untuk memahami kata per kata. Namun, kebiasaan ini juga berpotensi untuk membuat kita gagal memahami kalimat secara keseluruhan karena hanya fokus di kalimatnya saja.

Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kebiasaan ini adalah dengan membaca sambil menggenggam sesuatu, atau bisa juga dengan memegang ujung buku. Dengan begitu, tangan kita akan memiliki kegiatan sendiri agar tidak lagi menelusuri bacaan.

4. Adanya Faktor Luar yang Memecah Konsentrasi

Beberapa hal yang bisa menyebabkan konsentrasi saat membaca mudah buyar adalah adanya suara musik yang berlirik, televisi yang menyala, atau ada orang di dekat kita yang sedang mengobrol. Bisa juga buku yang kita baca tidak sesuai dengan minat dan passion sehingga kita pun cepat merasa bosan. Faktor lain yang membuat konsentrasi saat membaca buku mudah terpecah juga disebabkan oleh kondisi tubuh, seperti badan yang kecapaian atau suasana hati yang sedang gundah.

Cara untuk mengatasi buyarnya konsentrasi berbeda-beda tergantung pada penyebab pecahnya konsentrasi tersebut. Saat membaca buku, cobalah untuk membaca di tempat yang tenang dengan penerangan yang memadai, kalau perlu nyalakan instrumen lembut untuk mendukung suasana saat membaca buku.

Posisi yang ideal untuk membaca buku adalah duduk, oleh karena itu carilah tempat duduk yang menurutmu paling nyaman. Selain itu, selesaikan dulu urusan yang masih harus dikerjakan sebelum membaca buku agar tidak terpikirkan saat sedang membaca. Apabila di tengah-tengah bacaan kamu tiba-tiba merasa tidak fokus, cobalah membaca buku lain yang lebih ringan sebagai selingan.

Membaca semakin banyak buku juga bisa memperkaya ide dan pengetahuan. Baca juga Tips Bagaimana Cara Membaca Banyak Buku untuk semakin memperluas idemu!

Tinggalkan Balasan

Close